Kapolda : Ada 503 Gerai Vaksinasi di Jatim untuk percepatan Vaksinasi


TULUNGAGUNG - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakukan peninjauan Gerai Vaksinasi Presisi, di Taman Bungkul, Surabaya, pada Rabu (30/6/2021), dalam rangka mendukung  program pemerintah 1 juta vaksin perhari, untuk membentuk Herd Immunity. 

Pelaksanaan peninjauan vaksinasi ini dimulai dari tahapan pendaftaran, Skrining, Vaksinasi, hingga Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Pelaksanaan vaksinasi di gerai vaksinasi Presisi Taman Bungkul ini ditargetkan dapat mencapai 250 orang, dengan petugas vaksinasi terdiri dari 10 tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim. 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam kesempatan ini mengatakan. Hari ini jajaran Polda Jawa Timur, secara serentak melaksanakan vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 23 ribu diseluruh jajaran Jawa Timur, kemarin pihaknya telah mendirikan 503 gerai vaksinasi, yang tersebar di seluruh jajaran Jawa Timur.

"Hari ini, salah satunya saya mengecek gerai vaksinasi yang berada di Taman Bungkul. Rencananya hari ini kami melaksanakan vaksinasi untuk 250 orang disini, antusias masyarakat sangat tinggi, sehingga sampai sekarang sudah berjalan 170, harapan kami nanti sebelum jam empat sore, 250 itu sudah habis," kata Kapolda Jatim. 

"Jadi rata-rata kami akan Melaksanakan 23 ribu per hari oleh Polri saja. Itu terbagi menjadi 503 gerai. Untuk percepatan program vaksinasi. Salah satu gerainya ini, di Taman Bungkul sini ada 250 vaksin. Nanti ada gerai lain bisa 200, ada yang 500. Tergantung dari ketersediaan vaksin dan kedatangan masyarakat untuk melaksanakan vaksin," tandasnya Irjen Pol Nico Afinta. 

Kapolda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat, untuk datang di gerai-gerai vaksin yang sudah ada, atau yang sudah dimiliki oleh Puskesmas. Hal ini untuk meningkatkan herd immunity. 

"Jadi tinggal membawa KTP kemudian mengisi form dan nanti dilaksanakan skrining pemeriksaan kesehatan, yang bersangkutan itu bisa atau tidak mengikuti vaksinasi," Jelasnya 

Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, kepada seluruh anggota, mari kita laksanakan program vaksinasi ini, sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Provinsi dengan masyarakat kita jaga terus. 

"Harapannya 117 ribu vaksin per hari di wilayah Timur, yang dilaksanakan oleh Pemprov, TNI-Polri bisa terlaksana dengan dukungan masyarakat Jawa Timur," harapnya. 

Irjen Nico Afinta menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengajak untuk tetap menjaga diri, keluarga, dan negara. 

"Ayo jaga kesehatan diri, jaga kesehatan keluarga dan jaga kesehatan negara," ajak Kapolda. (NN95)
Share:

Forkopimda Jatim Sosialisasi Pemberlakuan PPKM Darurat



TULUNGAGUNG - Forkompimda Jatim dan Pejabat Utama Polda Jatim melakukan sosialisasi menjelang pemberlakuan PPKM Darurat, yang nantinya secara resmi akan diumumkan oleh Presiden Jokowi pada 2 Juli mendatang.

Forkopimda Jatim diantaranya ada Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Gubernur Jatim yang diwakili oleh Plt. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Selasa malam (29/6/2021), melakukan sosialisasi jelang pemberlakuan PPKM Darurat di Jalan Kedungdoro, Surabaya. 

Dalam kesempatan ini, Mayjend TNI Suharyanto menjelaskan. Yang menonjol dalam pemberlakuan PPKM darurat adalah pembatasan keramaian masyarakat, Jam operasional restoran boleh buka hanya sampai Pukul 17.00, setelah itu bisa beli denga  cara take away sampai pukul 21.00. 

"Ini berlaku di setiap wilayah termasuk di Jawa Timur. Kemudian kami bertiga ini melaksanakan pengecekan awal untuk melihat dan sosialisasi terlebih dahulu, jangan sampai nanti setelah diumumkan oleh pemerintah masyarakat Jawa Timur atau Kota Surabaya ini terkaget-kaget," ucap Pangdam V Brawijaya. 

PPKM Darurat dilakukan selama 2 Minggu, mulai tanggal 3 Juli, sampai dengan 21 Juli 2021. 

"Mudah-mudahan dalam 2 Minggu ini nanti bisa segera turun drastis. Nah nanti langkah berikutnya setelah tanggal 21 ini akan ditentukan oleh pemerintah," tambah Pangdam.

Saat melakukan sosialisasi PPKM Darurat ini, Kapolda Jatim berdialog dengan pedagang kaki lima, dengan menghimbau penyebaran covid-19 yang masih menghantui kita semu, namun Kapolda melakukan dengan Bahasa Jawa Timuran. 

"Sepurane yo cak tutup disek, soale kasus covid jek dukur, (mohon maaf ya mas tutup dulu, soalnya kasus penyebaran covid-19 masih tinggi)," kata Kapolda saat memberikan sosialisasi PPKM Darurat sembari memintabkepada pedagang untuk menutup lapaknya. 

"Saya lihat masyarakat sudah mulai patuh, dan harapan kami, ini bisa dilaksanakan di seluruh Jawa Timur, sehingga upaya kita didalam menertibkan adanya kerumunan, kemudian adanya tempat-tempat umum yang mengundang kerumunan ini bisa ikuti aturan," papar Kapolda Jatim. 

"Untuk restoran, Mall, kemudian tempat ibadah, mohon kiranya masyarakat patuh terhadap itu. Tujuannya satu, kita semua bisa terhindar dari covid," imbau Kapolda untuk dipahami dan dilakukan oleh masyarakat. 

Lebih lanjut Kapolda menyampaikan hasil operasi yustisi yang telah dilakukan diseluruh Jawa Timur, ada banyak masyarakat yang telah diterbitkan dengan dilakukan teguran, penindakan dan surat tertulis. 

Selain itu, Kapolda Jatim juga telag membukan gerai ratusan gerai vaksinasi di seluruh Jawa Timur, dan ribuan orang juga telah dilakukan vaksinasi. 

"Untuk hasilnya, kami rata-rata seluruh Jawa Timur itu ada 2500 kegiatan. Sedangkan untuk vaksinasi, hari ini ada 409 gerai yang kami buka, dan sudah mencapai target kurang lebih ada 23 ribu, pada jam empat sore tadi, dan sekarang diperkirakan sudah sampai 50 ribu. Ini akan kami terus lakukan untuk vaksinasinya juga," pungkas Jenderal asli Suroboyo ini.

Sosialisasi penerapan PPKM Darurat ini akan terus dilakukan sebelum Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi. Bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penerapan PPKM Darurat yang segera diberlakukan. (NN95)
Share:

Mensos RI Ucapkan Terima Kasih untuk Polres Malang


TULUNGAGUNG  – Kunjungan Kerja Menteri Sosial Republik Indonesia Dr. Ir. Tri Rismaharini beserta rombongan di Balai Desa Kanigoro, dalam rangka memberikan bantuan penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang, serta tindak lanjut penyalahgunaan dari pendamping program keluarga harapan (PKH). Selasa (29/6/2021).

“Terima kasih kepada Polres Malang sudah membantu kami dalam penanganan masalah penyalahgunaan program keluarga harapan, mohon maaf kami terlambat, karena saya ikut menyiapkan tempat mandi, makam jenazah di Keputih Surabaya karena kasus meninggal,” ujar Tri Rismaharini.

Tri Rismaharini menegaskan, untuk seluruh pendamping program PKH sudah tidak ada kata maaf apabila ada lagi kasus tentang penyalahgunaan program ini, jangan sekali-kali memanfaatkan program manfaat bagi masyarakat yang tidak mampu, program ini merupakan Hak bagi kaum miskin yang memang perlu kita tolong.

“Terima kasih sekali lagi kepada Polres Malang sudah membantu kami dalam penanganan masalah penyalahgunaan program keluarga harapan, kemudian saya titip kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Kabupaten Malang untuk mengawasi dan mendampingi program keluarga harapan, ini merupakan simbol untuk pendamping di daerah lainnya agar tidak main - main dengan program ini,” tutupnya.

Perlu diketahui bersama bahwa varian delta ini sangat mematikan. Menteri Sosial Republik Indonesia Dr. Ir. Tri Rismaharini juga akan memberikan 10 tenda untuk membantu Kabupaten Malang dalam penanaganan Covid-19 guna memaksimalkan penanganan pasien Covid-19. (NN95)
Share:

Polri Raih Predikat WTP Delapan Tahun Berturut-turut dari BPK



JAKARTA—Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan (LHPLK) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) TA 2020. 


LHPLK diserahkan langsung oleh Anggota I BPK RI Bidang Polhukam, Hendra Susanto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2021). 

Dengan demikian selamat delapan tahun berturut-turut sejak 2013 sampai 2020, Polri berhasil meraih WTP dari BPK.

Kapolri menyampaikan bahwa Korps Bhayangkara selalu berkomitmen untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan uang negara dengan sebaik-baiknya. 

“Capaian tersebut harus  dipertahankan dan terus ditingkatkan guna mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara,” kata Sigit dalam keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021). 

Sementara itu, Hendra Susanto mengatakan, WTP yang diberikan bukanlah hadiah dari BPK, melainkan kepatuhan Polri dalam mengelola dan menjunjung tinggi akuntabilitas. “Opini ini bukan hadiah dari BPK tetapi sebagai kepatuhan Polri dalam mengelola keuangan negara,” kata Hendra. 

BPK, kata dia, tidak menemukan permasalahan signifikan yang berdampak pada kewajaran penyajian laporan keuangan. Pemeriksaan terdiri atas pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. 

Tujuan utama pemeriksaan laporan keuangan adalah untuk memberikan opini yang merupakan pendapat profesional pemeriksa atas kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dengan sejumlah kriteria. (NN95)
Share:

Momentum Hari Bhayangkara ke-75, Kapolda Jatim Ziarah ke TMP 10 November Surabaya



SURABAYA ,- Dalam rangka hari Bhayangkara yang ke-75 tahun 2021, diadakan kegiatan ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya, Jalan Mayjen Sungkono Surabaya.

Bersama dengan pejabat utama polda jatim serta kapolrestabes surabaya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (29/6/2021) pagi, melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP).

Upacara ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, yang diikuti oleh seluruh Pejabat utama Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan tabur bunga sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasa pahlawan Polri.

Meski kegiatan ziarah ini di tengah Pandemi Covid-19, Kapolda Jatim dalam kegiatan ini, menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat. Baik menggunakan masker, jaga jarak dan tidak berkerumun. (NN95)
Share:

Polri Gelar Pelatihan 2.284 Orang untuk Jadi Tracer Covid-19



JAKARTA - Baharkam Polri menggelar pelatihan terhadap 2.284 orang untuk menjadi tracer Covid-19 atau virus corona. Kegiatan tersebut dilakukan mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2021 mendatang. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa, pelatihan tersebut dilakukan kepada personel Polri dan elemen masyarakat yang merupakan mitra kepolisian.

"Peserta sebanyak 2.284 orang. dengan rincian Relawan Senkom 530 orang, Bintara PMJ 270 orang, Baja SPN Lido 552 orang, Baja SPN Jabar 539 orang, Baja SPN Banten 192 orang dan Baja SPN Jateng 201 orang," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Menurut Argo, pelatihan ribuan orang sebagai tracer ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kewajiban dari seluruh personel Korps Bhayangkara kepada masyarakat dalam menjalankan tugasnya di tengah Pandemi Covid-19.

"Dimana ini sebagai bentuk amal dan tanggung jawab kita terhadap masyarakat. Khususnya sebagai anggota Polri adalah kewajiban kita untuk melaksanakan hal tersebut," ujar Argo.

Sebab itu, Argo menekankan, jajaran kepolisian harus bisa bertugas secara profesional dan memahami tugas sebagai tracer. Selain itu, Argo mengimbau kepada jajarannya untuk tetap menjaga diri sendiri saat bertugas.

"Agar rekan-rekan paham betul akan apa saja yang harus dilakukan. Yang pertama menjaga diri kita sendiri, kemudian membuka mata dan telinga, dan mendata siapa saja yang terkonfirmasi positif, jangan pasif," ucap Argo.

Argo juga menyampaikan apresiasi kepada elemen masyarakat mitra polisi karena telah mau turut serta dan berperan aktif menjadi seorang tracer. 

"Agar selalu melakukan langkah-langkah yang tepat dan proaktif tetapi tetap menjaga protokol kesehatan yang seharusnya," tutup Argo. (NN95)
Share:

Dua Hacker Indonesia Ditangkap Polda Jatim



TULUNGAGUNG - Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, Senin (28/6/2021) kembali merilis dua tersangka, hasil pengembangan kasus Ilegal Akses (Hacker), yang sebelumnya emoat tersangka telah di tangkap lebih dulu. 

Dua tersangka yang ditangkap adalah FSR warga Bekasi dan AZ warga Jakarta, mereka ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari keempat tersangka lain, yang sebelumnya telah ditangkap oleh anggota Unit III Subdit V Siber di beberapa tempat yang berbeda.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka HTS, dihubungkan dengan barang bukti yang ada, diperoleh petunjuk yang mengarah kepada tersangka lainnya, yaitu tersangka
FSR yang memiliki peran sebagai penyedia layanan Rekening Bersama (rekber) dan berhasil diamankan oleh petugas di Kabupaten Bekasi.

Pemeriksaan terhadap Tersangka HTS juga mengarah kepada Tersangka lainnya yang memiliki peran sebagai data email (email result) ke Tersangka HTS. Selanjutnya petugas mengamankan tersangka AZ di Jakarta.

Tersangka FSR merupakan penyedia layanan rekening bersama (rekber). Dalam hal ini FSR telah memfasilitasi HTS (telah ditangkap lebih dulu) dan PS (DPO) dalam melakukan transaksi jual beli data CC kartu kredit, dengan kesepakatan tertentu, dan FSR mendapat keuntungan dari transaksi yang telah dilakukan oleh HTS dan PS. 

Sementara HTS ini diketahui sebagai koordinator, dan telah menampung seluruh data yang diperoleh dari RS, RH, dan AZ, yang berperan sebagai penyedia data akun bank, data email, serta data CC milik orang lain, yang dikirim oleh HTS kepada AD selaku eksekutor, untuk diolah menjadi suatu produk yang dapat menghasilkan atau diuangkan.

Sedangkan AD selaku eksekutor dalam hal ini berperan mengolah seluruh data yang dikirim dari HTS, untuk dijadikan kode voucher Indodax, yang dapat digunakan dan dikonversikan menjadi mata uang kripto (mata uang digital, ex bitcoin).

Para pelaku ini memanfaatkan data milik orang lain untuk membuat akun Paxful. Begitu juga dengan data CC dan akun Venmo, yang tertera di dalam Email Result tersebut, data milik orang lain.

Selain itu, data akun layanan perbankan, Bank Of America yang digunakan pelaku sebagai sarana, untuk mengkonversi mata uang Kripto, seperti Bitcoin dalam Akun Paxful, adalah milik orang lain.

Rangkaian perbuatan tindak pidana ITE para tersangka, yaitu memindahkan atau mentransfer Informasi Elektronik atau Dokumen Elektronik kepada Sistem Elektronik orang lain yang tidak berhak. 

Diketahui bahwa Informasi Elektronik 
atau Dokumen Elektronik yang dikirimkan berisi data pribadi dan data perbankan milik warga negara asing. Dari sejumlah data tersebut selanjutnya diolah sedemikian 
rupa untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, dari hasil penangkapan kedua tersangka FSR dan AZ, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah handphone, buku tabungan BCA, buku tabungan BTPN dan kartu ATM BCA.

"Sedangkan dari tersangka AZ berhasil diamankan satu buah handphone berikut akun Facebook yang selama ini digunakan oleh yang bersangkutan dalam melakukan kegiatan ilegalnya," papar Kombes Gatot. 

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendy menambahkan, kedua tersangka merupakan komplotan tersangka HTS. Mereka saling terkait. 

"Mereka komplotan akan terus kami kembangkan," ungkapnya. 

Zulham menambahkan, dari aktivitas ilegal tersebut, tersangka mampu meraup keuntungan uang ratusan juta, dan polsi masih melakukan pemburuan terhadap pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini. 

"Kami masih mengejar tiga pelaku lainnya," pungkas Wadirreskrimsus Polda Jatim. 

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita enam buah ponsel berbagai merek, dua buah laptop dan beberapa akun Facebook. 

Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang peruabahn atas UU RI tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika, Pasal 30 ayat 2 Jo Pasal 46 ayat 2 dan Pasal 32 ayat 2 Jo Pasal 48 ayat 2. Serta Pasal 480 KUHP dan Pasal 55 dan 56 KUHP. (NN95)
Share:

Percepat Proses Vaksinasi, Kapolda Jatim : Sesuai Instruksi Panglima TNI dan Kapolri Kami Akan Buka Gerai Vaksinasi


TULUNGAGUNG ,- Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Danrem 082/CPYJ, pejabat utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat utama Polda Jatim, bupati Mojokerto, Dandim dan Kapolres Mojokerto, Senin (28/6/2021) siang, meninjau Gerai Vaksinasi Presisi yang dilaksanakan di halaman Polres Mojokerto.

Pelaksanaan kegiatan Peninjauan Gerai Vaksin Presisi Polres Mojokerto Kabupaten, bertujuan untuk mendukung program Presiden RI dalam membentuk Herd Immunity atau kekebalan kelompok dengan capaian target 1 juta vaksin per/hari yang mengambil tema "Bhakti kesehatan Bhayangkara untuk Negeri".

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, menindaklanjuti perintah dari Bapak Presiden, Panglima TNI dan Kapolri. Terkait mempercepat proses vaksinasi yang ditargetkan 1 juta vaksinasi di seluruh Indonesia dalam sehari.

"Sedangkan di jajaran Polda Jawa Timur mendapatkan target sebanyak 117.478 ribu. dan diminta meneruskan per/hari, sehingga kami melakukan koordinasi dengan Pangdam V Brawijaya kemudian jajaran di tingkat bawah," jelas Kapolda Jatim, Senin (28/6/2021).

Lanjut Kapolda, untuk mempercepat proses vaksinasi. Membuka gerai-gerai vaksinasi, baik di kantor Polsek, Polres maupun di Koramil dan juga Kodim. Yang nantinya gerai-gerai ini dijaga oleh anggota TNI dan Polri.

"Jumlah vaksinasi yang diselenggarakan di Polres Mojokerto kali ini awalnya sebanyak 750 dosis namun karena animo masyarakat sangat tinggi maka ditambah lagi sebanyak 150 dosis. Kegiatan ini terwujud karena Sinergitas antara TNI, Polri dan pemerintah provinsi yang diikuti oleh Bupati/ Walikota yang didukung oleh Dandim dan Kapolres juga tenaga kesehatan TNI dan Polri, kita harapkan bersama-sama dengan percepatan vaksinasi jumlah angka aktif covid dapat ditekan sehingga aktifitas perekonomian jawa timur kembali bangkit," tutup kapolda jatim.

Usai meninjau vaksinasi, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto dilanjutkan pelaksanaan rapat koordinasi membahas terkait antisipasi penanganan Covid-19 di mako Polres Mojokerto ( NN95)
Share:

Polri Dirikan Gerai Vaksin Presisi di Polres-Polsek, Gratis dan Tanpa Syarat KTP Domisili



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran di Polda, Polres dan Polsek untuk membuka gerai vaksin Presisi guna memfasilitasi masyarakat yang belum disuntik vaksin Covid-19 atau virus corona. 

"Polri mendirikan gerai vaksin Presisi seluruh Polda, Polres, Polsek di Indonesia. Gerai vaksin Presisi akan melayani masyarakat yang belum vaksin," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (28/6/2021).

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, gerai Presisi tersebut tidak dipungut biaya atau gratis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. 

Gerai vaksin Presisi sendiri sudah dimulai di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Klinik Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok, Polres Metro Tangerang, Mall CGV Tangerang, Polres Metro Kota Bekasi dengan sembilan Polsek dibawahnya, dan Polsek Tebet. Sementara, Polda, Polres dan Polsek lain bakal segera mengaktifkan gerai tersebut.

Selain itu, kata Sigit, gerai vaksin Presisi juga berlaku untuk seluruh elemen masyarakat tanpa syarat domisili. Dengan kata lain, warga yang beralamat dimanapun di KTP dipersilakan datang ke kantor polisi terdekat. 

"Masyarakat silakan datang yang belum vaksin cukup bawa KTP saja.  KTP se-Indonesia," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Menurut Sigit, gerai Presisi didirikan sebagai upaya mempertahankan kemampuan vaksinasi satu hari sejuta demi terwujudnya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus SARS-CoV-2 tersebut. 

Polri sendiri telah mewujudkan program sehari satu juta vaksin pada 26 Juni 2021 lalu. Hal itu sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-75, yakni, 'Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju'. 

"Gerai vaksin Presisi ini, sebagai upaya Polri dalam pertahankan kemampuan vaksinasi 1 juta perhari," ucap Sigit. 

Pada tanggal 26 Juni 2021 lalu, dalam Dashboard Highlight yang dimiliki Polri sebagai bentuk keterbukaan, tercatat 1.285.460 orang telah disuntik vaksin. (NN95)
Share:

Kapolda Lantik 631 Bintara Remaja di SPN Polda Jatim



Surabaya - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara penutupan dan menandatangani naskah sumpah janji, sekaligus penyematan pangkat kepada Bintara Polri, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Mojokerto, pada Senin (28/6/2021). Kegiatan ini merupakan akhir dari pendidikan pembentukan Bintara Polri, tahun anggaran 2020-2021.

Upacara yang diselenggarakan pada hari ini merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan pembentukan Bintara Polri, tahun anggaran 2020-2021, yang diselenggarakan selama 7 bulan di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, dan 31 SPN Polda se-Indonesia. 

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan selamat kepada para Bintara remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020-2021, yang secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua. 

Dengan berakhirnya program pendidikan ini maka Polri telah berhasil menambah personil golongan pangkat Bintara se-Indonesia sebanyak 11.198 orang terdiri dari 10.638 Polisi laki-laki dan 560 Polisi Wanita (Polwan), sedangkan untuk SPN Polda Jatim sendiri melantik sebanyak 631 orang Brigadir Polisi Laki-laki. 

"Hal ini tentunya menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri, agar lebih optimal melalui penambahan jumlah personal ini, diharapkan penyebaran pelayanan publik semakin luas, dan kehadiran Polisi di tengah lingkungan sosial akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,"Jelas Kapolda dalam menyampaikan amanat. 

Lanjut Kapolda menyampaikan kepada ribuan remaja Bintara.m atau peserta upacara. Mulai hari ini, pada diri saudara-saudara sekalian telah melekat identitas dan kehormatan profesi serta tugas dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara, yang dituntut untuk senantiasa harus mampu diaktualisasikan dalam setiap sikap, tutur kata, dan perilaku hidup, baik dalam perdinasan maupun diluar kedinasan, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.

"Apa yang telah saudara-saudara capai pada hari ini bukanlah akhir dari perjuangan saudara-saudara sekalian, melainkan awal pengabdian nyata sebagai insan Bhayangkara. Oleh karena itu, bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti untuk senantiasa memberikan darma bakti terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, Kesatuan Republik Indonesia, yang kita cintai dan kita banggakan." tegasnya Irjen Pol Nico Afinta. 

"Kita pahami bersama, bahwa perkembangan situasi di era penuh ketidakpastian serta kemunculan berbagai jenis kejahatan berdimensi baru, menjadi tantangan memelihara Kamtibmas serta sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat," tandasnya. 

Oleh karena itu, institusi Polri harus didukung dengan sumber daya manusia yang handal Dan memenuhi tugas serta perannya. Salah satu upaya yang ditempuh dalam memilih kebutuhan SDM yang unggul dan handal adalah melalui pendidikan pembentukan Bintara Polri, yang telah dilaksanakan. 

"Saudara merupakan garda terdepan pelaksanaan tugas di lapangan yang akan berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadiran Saudara akan menjadi cerminan Polri secara keseluruhan," tuturnya.  

Lebih lanjut Kapolda Jatim menyampaikan. Bintara Polri ini telah dididik, dilatih, dan ditempa dengan berbagai teori dan praktek agar mampu menjadi sosok anggota Polri yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik. 

"Hal tersebut harus saudara gunakan dengan baik dalam berbagai tugas dilapangan. Namun demikian, dengan waktu pendidikan yang sangat singkat ini belum cukup mampu untuk dapat membentuk petugas lapangan cakap dan handal," paparnya. 

"Oleh karena itu, kedepan diperlukan upaya pengembangan kemampuan diri, yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan, melalui proses belajar dari pengalaman maupun melibatkan diri, pada berbagai kegiatan operasional, guna menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan, sehingga pelaksanaan tugas Polri akan dapat terselenggara dengan baik," tambahnya. 

Tak lupa Kapolda juga menyampaikan arahan-arahan dari bapak Kapolri untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh para Bintara remaja Polri, diantaranya. 

1. Tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas yang diemban. 

2. Pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara. 

3. Pahami dan laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, dan penuh keikhlasan serta selalu mengimplementasikan setiap pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.

4. Tegakkan supirmasi hukum, serta hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga, serta segala hal yang dapat merusak citra baik institusi Polri. 

5. Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya, guna membeli stabilitas kamtibmas yang kondusif. 

"Saya berharap saudara mampu merubah wajah Polri menjadi memenuhi harapan masyarakat. Berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Berbasis pada hukum yang berkeadilan, menghormati hak asasi manusia, serta mengawal proses demokrasi. Tugas Polri ke depan, khususnya dalam melaksanakan tugas pokok Polri dalam menegakkan hukum," pesan Kapolda Jatim dihadapan para Bintara. (NN95)
Share:

Mengunjungi desa Manggalapi Kab. Sigi, Kapolda Sulteng bagikan paket sembako




Poso, Ibarat sambil menyelam minum air, itulah yang dilakukan oleh Kapolda Sulteng Irjen Polisi Abdul Rakhman Baso pada saat mengunjungi pos terdepan dalam upaya pencarian dan pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso,

Kali ini Kapolda Sulteng yang juga selaku Penanggung Jawab Kegiatan Operasi (PJKO) Operasi Madago Raya didampingi Danrem 132 Tadulako Farid Makruf dan Kepala Operasi satgas Madago Raya Brigjen Polisi Reza Arif Dewanto mengunjungi Pos sekat di Desa Manggalapi Kab. Sigi Sulawesi Tengah, Sabtu (26/6/2021)

Tidak hanya memberikan semangat dan motivasi kepada personil Polri yang ada di Pos terdepan dalam pegelaran pasukan Satgas Operasi Madago Raya, tetapi Kapolda Sulteng menyempatkan berbagi paket sembako kepada masyarakat desa Manggalapi yang mayoritas adalah petani,

“Ini ada sedikit tali asih kepada bapak ibu sekalian dalam rangka kebersamaan masyarakat dengan aparat, semoga ini bisa diterima sebagai tanda silaturahim kita, sama-sama kita dan aparat bersatu untuk menghadapi barang itu, yaa udah barang itu teroris lah ! demi untuk siapa ? untuk merah putih,” pinta Kapolda Sulteng kepada masyarakat Manggalapi

Irjen Polisi Abdul Rakhman Baso juga menegaskan, bersatu bersama aparat dan masyarakat untuk melawan teroris pengacau negara, agar kita aman dalam bekerja, berkebun dan bersawah, tegasnya

Terpisah Kasatgas Humas Satgas Ops Madago Raya Kombes Polisi Didik Supranoto mengatakan pada saat mengunjungi desa Manggalapi Kab. Sigi Kapolda didampingi Danrem 132 Tadulako dan Kaops Madago raya menyerahkan bantuan sebanyak 126 paket sembako, 126 pasang sepatu boat dan 300 meter tali kapal untuk membantu masyarakat menyeberangi sungai Manggalapi,

Bantuan paket sembako dilakukan sebagai bentuk silaturahmi aparat dengan masyarakat dan sekaligus meminta dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan teroris yang tergabung dalam MIT Poso, demi Merah Putih, pungkas Didik.
Share:

Satu Juta Vaksin Hadiah Bhayangkara ke-75 Untuk Masyarakat Sehat - Indonesia maju



JAKARTA  -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan akselerasi terhadap target vaksinasi massal Pemerintah Indonesia satu juta per hari, untuk menciptakan kekebalan kelompok atau Herd Immunity dari virus corona atau Covid-19.

Di tengah momentum hari Bhayangkara ke-75, Mabes Polri pun memberikan hadiah kepada Indonesia dengan mewujudkan target vaksinasi satu juta sehari demi terciptanya masyarakat sehat menuju Indonesia maju. 

Dalam hal ini, Polri dan 34 Polda menjadi istitusi yang pertama menggelar vaksinasi massal dengan target 1 juta lebih. Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pun melakukan peninjauan langsung ke kegiatan yang diinisiasi oleh Polri itu di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, pada 26 Juni 2021.

"Untuk memenuhi target 1 juta orang per hari, kami perlu melakukan percepatan program vaksinasi dengan pengorganisasian yang tepat," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (27/6/2021).

Target tersebut tercapai sesuai dengan tema Hari Bhayangkara tahun ini, yaitu 'Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju'.

Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Polri menyiapkan Dashboard Highlight terkait dengan vaksinasi tersebut yang dapat diakses di https://serbuanvaksinasi.polri.go.id/highlight. Sebanyak 1.285.460 terpantau sudah di vaksin.

Publik dapat melihat secara real time total masyarakat yang sudah dilakukan vaksinasi. Serta, provinsi mana yang terendah dan tertinggi jumlah yang telah di vaksin.

Demi menciptakan data akuntabel, Polri juga menggandeng Dirjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kemenkes RI untuk pemantauan jumlah vaksinasi Covid-19. Hingga saat ini dalam pengitungan lembaga itu setidaknya sudah 1.285.353 orang disuntik vaksin. 

Tak hanya itu, Polri juga melibatkan Komite Penanganan Covid- 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC- PEN) dalam pengitungan vaksinasi. 
Dari Dashboard itu tercatat sudah 1.301.663 melakukan vaksinasi. 

Sigit menambahkan, untuk terus mempertahankan tren satu juta vaksin sehari, telah disiapkan sejumlah strategi. Diantaranya adalah, setiap provinsi menyiapkan minimal tiga sentra vaksinasi di Provinsi, Bidokkes, RS Bhayangkara dan Mapolda. Untuk provinsi 
percepatan 5 sentra vaksin.

"Setiap Polres menyiapkan minimal 2 sentra vaksinasi, Polres di pulau Jawa, Polresta-Polrestabes minimal 3 sentra vaksin," ujar mantan Kapolda Banten ini.

Kemudian, kata Sigit, perlu adanya pengamanan dan percepatan distribusi vaksin dari biofarma ke kab/kota selanjutnya, kota untuk kegiatan vaksinasi. Selanjutnya, mobilisasi masyarakat atau peserta oleh Ditbinmas dan Bhabinkamtibmas Polsek dan Polres. Mengantisipasi hoaks atas KIPI atau kehalalan vaksin, terutama astrazeneca.

"Membentuk 12 rayonisasi vaksinator yang disiapkan Polri sebagai tenaga vaksinator tambahan dalam rangka pendampingan kegiatan vaksinasi nasional sebanyak 1.600 personel," ucap Sigit. 

Tak hanya itu, kata Sigit, nantinya akan disiapkan Tim Revaco atau Resimen Vaksinator Covid-19 untuk mengisi kegiatan vaksin di sentra yang kekurangan vaksinator seperti Kepri, Riau, Jabar,Jateng, Jatim. 

Dalam proses vaksinasi, Sigit bakal meminta jajaran untuk melakukan pemantauan kepada masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M. Menurut Sigit, semua upaya yang dilakukan oleh Polri adalah berdasarkan asas Salus Populi Supreme Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi. (NN95)
Share:

Kapolri, Panglima TNI dan Menkes Tinjau Rusun Nagrak dan PPKM di Semper Barat



JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau tempat isolasi pasien COVID-19 di Rusun Nagrak Cilincing dan pos PPKM Mikro di Semper Barat hari ini, Minggu, 27 Juni 2021.

Dalam kunjungan kedua tempat tersebut, ketiganya melihat beberapa fasilitas dan kesiapan bagaimana penanganan COVID-19. Untuk di Rusun Nagrak Cilincing, dilaporkan Bed Occupancy Rate (BOR) sudah mencapai 75 persen. Dimana dari 1.020 tempat tidur yang tersedia sudah terisi 757 tempat tidur.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, guna menangani pasien COVID-19 di Rusun Nagrak, pihaknya akan menambah lagi tenaga kesehatan dari Polri. "Polri akan menambahkan nakes dari Polri," katanya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Rusun Nagrek disiapkan untuk pasien COVID-19 yang tak bergejala atau ODG dan tanpa komorbid. "Namun akan disiapkan emergency dan ICU dan farmasi akan ditarik dari Wisma Atlet untuk memperkuat di Rusun Nagrak," ungkapnya.

Di lokasi PPKM Mikro di Semper Barat, Kapolri pun mempertanyakan beberapa penanganan jika ada pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri hingga pengawasan terhadap orang keluar masuk perkampungan.

"Di setiap sekat langkahnya harus detail. Apabila ditemukan tanda-tanda hasil screening maka lakukan pengecekan dokter, sediakan tempat karantina untuk menunggu hasil dokter. Data di posko harus dilengkapi dengan data orang yang sakit," ujarnya.

Panglima juga meminta agar program vaksinasi terus dilakukan serta tracing terhadap pasien COVID-19 terus dimasifkan. "Batasi kegiatan masyarakat, tanamkan ke masyarakat untuk patuhi prokes. Posko PPKM juga harus dilengkapi peta situasi COVID-19," katanya. (NN95)
Share:

Sidak PPKM Mikro Ulujami, Kapolri Minta Pengawasan Ketat ke Warga Yang Isoman



JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Posko PPKM Mikro Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (26/6/2021).

Dalam sidak itu, Sigit menekankan kepada pihak empat pilar setempat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (isoman). Tujuan agar mencegah penyebaran virus corona ke masyarakat setempat lainnya. 

Selama isoman, Sigit juga meminta untuk empat pilar memberikan bantuan pasokan makanan ataupun obat-obatan yang dibutuhkan oleh warga ketika menjalani isoman. 

"Pastikan dan yakini yang positif tidak keluar-keluar rumah. Tapi pastikan juga kebutuhan obat dan bahan pokok terpenuhi," kata Sigit dalam sidak tersebut.

Eks Kabareskrim Polri itu mengingatkan kepada penanggungjawab Posko PPKM Mikro di Ulujami, untuk memajemen soal prosedur penanganan wilayab zona merah, oranye dan hijau. 

Selain itu, Sigit menyebut, kedepannya perlu didirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Kemudian, harus dilakukan penyisiran dari awal dengan melaksanakan tracing. 

"Yag bisa masuk hanya petugas. Lockdown selama 14 hari kedepan setelah dinyatakan positif. Kebutuhan obat sudah tersedia oleh Puskesmas dan keputusan bersama yang menyatakan isolasi mandiri," ujar mantan Kapolda Banten tersebut. 

Disisi lain, Sigit menyebut, untuk wilayah Ulujami, nantinya bakal dilakukan kembali proses vaksinasi massal untuk masyarakat setempat. 

Sementara, Panglima TNI meminta kepada jajarannya untuk membantu menyiapkan Velbed bagi masyatakat setempat. Serta, prosedur penanganan warga yang isolasi mandiri juga diatur sedimikian rupa.

"Kepada Pangdam agar bantu siapkan Velbed untuk warga. OTG tidak apa-apa dengan prosedur yang sudah, namun kalau ODG harus laksanalan isolasi terkendali atauterpadu," kata Hadi di kesempatan yang sama. 

Senada, Menkes Budi menekankan soal penguatan penanganan bagi warga yang sudah dinyatakan positif terpapar virus SARS-CoV-2 tersebut. (NN95)
Share:

Kapolda Jambi Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal Yang Diikuti Ribuan Masyarakat di Gor Kotabaru


Jambi - Hari ini, Ribuan masyarakat Jambi, secara antusias mengikuti pelaksanaan  vaksinasi massal yang di gelar oleh Polda Jambi dalam rangka Vaksinasi Massal Covid-19 kepada Masyarakat, Sabtu (26/06/2021).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut, dilaksanakan bertempat di gedung Gor Kotabaru, Kota Jambi, dengan tetap menerapkan disiplin Protokol kesehatan secara ketat, dan bertemakan, " Serbuan Vaksinasi Nasional TNI Polri Sehari Satu Juta Orang Serentak di 34 Wilayah Polda Ini, dimulai pukul 08.00 WIB.

Terlihat dari pantauan dilapangan, masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi tersebut, dengan patuh mengantri, dan menjaga jarak,  mengikuti tahapan demi tahapan pelaksanaan vaksin, dengan dipandu oleh host Wakapolresta Jambi AKBP Rully Yunidianto, S.I.K, dan dibantu oleh personil, serta turut pula para personil tersebut, memberikan imbauan kepada masyarakat yang mengantri, untuk mematuhi disiplin protokol kesehatan. 

Selain itu, Untuk memberikan rasa nyaman kepada warga masyarakat yang akan divaksin, Polda Jambi juga menyediakan snack serta bubur sebagai sarapan pagi masyarakat yang sedang mengikuti proses Vaksinasi.

Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, S.I.K, bersama Wakapolda Brigjen Pol Drs. Yudawan Roswinarso, S.H.,M.H, berikut Pejabat Utama Polda Jambi dan Ketua Bhayangkari Daerah Jambi, beserta Pengurus turut menyaksikan secara langsung vaksinasi massal yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Polda di Indonesia.(man).
Share:

BARANG BUKTI MILIK DPO MIT POSO DITEMUKAN, PENGEJARAN TERUS DILAKUKAN



POSO - Tim Kejar Satgas III Tindak Operasi Madago raya saat melakukan Patroli dan penyisiran di wilayah pengunungan Manggalapi menemukan sebuah pondok yang diduga milik kelompok DPO kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso Pada Co 51M 2036799872823.

Setelah  dilakukan pemeriksaan oleh Satgas Madago Raya ditemukan berbagai macam barang bukti dipengunungan Manggalapi kampung Sri Rejeki Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi.

Penemuan ini bermula saat Tim Bravo 16 melaksanakan kegiatan Patroli di Wilayah  pengunungan  Manggalapi desa Sri Rejeki Kecamatan Palolo sekira pukul 17.00 wita, mendapatkan laporan dari masyarakat  bahwa disalah satu Pondok di pegunungan Manggalapi dicurigai  sebagai tempat persembunyian dan camp dari DPO Teroris jaringan MIT.
Pos sekat Bravo 16 bersama warga melakukan pengecekan  dipondok tersebut dan  ditemukan  beberapa barang bukti yang diduga milik dari kelompok DPO Mit Poso.

Kasatgas VI Humas mengatakan " Bahwa kelompok MIT Poso  keberadaannya berpindah-pindah,  dengan ditemukannya sebuah pondok di pegunungan manggalapi, kami satgas operasi Madago Raya menghimbau kepada masyarakat untuk dapat membantu pihak keamanan dengan cara tidak memberikan informasi maupun logistik kepada kelompok DPO tersebut” ujar Didik (Poso, 26/06/21)

Didik juga mengakatan “bahwa saat ini Tim Kejar satgas tindak terus melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris MIT Poso, diduga masih bersembunyi di penggunungan manggalapi. Situasi Kabupaten Poso, Sigi dan Parimo sampai saat ini aman dan kondusif, apabila mengetahui atau melihat orang-orang yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada aparat terdekat”tutupnya.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara ditemukan berbagai macam barang bukti, antara lain :
1. 4 buah tas rangsel rakitan/buatan sendiri warna hitam
2. 2 bilah parang panjang
3. 1 buah gergaji kayu ukuran 50 cm
4.  1 bh gergaji besi ukuran 30 c
5. 1 buah Tongkat kayu yang ujungnya bercabang dgn ukuran panjang 1 meter 10cm
6. 1 buah hp Nokia warna hitam putih tanpa baterai dengan nomor imei
7. 3 buah gunting kain
8.  1 buah HT warna hitam merk  WEIERWEI
9. beberapa butir peluru Senapan angin
10. Bahan makanan, minuman& alat masak
11. 7 buah charger HP
12. 2 buah kabel USB
13. 1 buah wadah tempat peples
14. 1 buah alat Avo meter
15. 5 buah hammock yang terbuat daru bahan kain sarung dan tali nilon.
16. 3 buah alat Solar cell :
 - 1 bh solar cell ukuran 49 cm x 35 cm
 - 2 bh solar cell ukuran 50 cm x 42 cm
17. 4 buah jergen putih ukuran 5 liter
18. 1 buah rompi terbuat dari bahan kain warna hitam coklatM
19. 3 bh topi rimba
20. 4 bh topo koplok/seboh warna hitam
21. 7 pasang kaos kaki panjang warna hitam
22. 4 lembar selimut
23. 4 lembar baju lengan panjang
24. 2 lembar baju lengan pendek warna loreng
25. 1 lembar baju gamis

Semua barang bukti sudah diserahkan oleh Satgas Madago Raya ke Satreskrim Polres Poso untuk penyelidikan lebih lanjut. (NN95)
Share:

Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Peringati HUT Bhayangkara ke-75



JAKARTA—- Presiden Joko Widodo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (26/6/2021). 

Presiden didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito. 

Dalam tinjauannya, Presiden melihat langsung tahapan proses 1 juta vaksinasi serentak seluruh jajaran Polri di Indonesia dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-75 sekaligus akselerasi perintah Presiden Jokowi 1 juta vaksin perhari. 

Melalui layar virtual, Presiden Jokowi mengecek pelaksanaan vaksin di Polda jajaran. Seperti Polda Jawa Tengah, yang melaporkan hari ini telah melaksanakan serentak di 35 Polres dengan total vaksin sebanyak 141.000 di 340 titik lokasi vaksinasi yang telah didistribusi habis. 

Presiden Jokowi meminta agar total vaksin di Jawa Tengah agar ditambah dua kali lipat. Presiden juga menanyakan pengananan Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah yang dilaporkan sudah menurun. 

Dari total keseluruhan serbuan vaksinasi massal ini, Polri menargetkan sebanyak 1.348.298 dosis vaksin yang akan disuntikan kepada masyarakat Indonesia dalam satu hari. 

Yang terdiri dari, Polda Aceh sebanyak 28.884 vaksin di 335 titik, Polda Sumut 65.750 vaksin di 193 titik, Polda Sumbar 25.109 vaksin di 124 titik, Polda Riau 32.600 di 86 titik, Polda Kepri 7.917 vaksin di 25 titik, Polda Jambi 14.589 vaksin di 230 titik, Polda Sumsel 241.000 vaksin di 509 titik, Polda Babel 4.375 vaksin di 46 titik. 

Lalu Polda Bengkulu 14.793 vaksin di 156 titik, Polda Lampung 33.198 vaksin di 85 titik, Polda Banten 42.662 vaksin di 25 titik, Polda Metro Jaya 10.500 vaksin di enam titik. Polda Jawa Barat 178.643 vaksin di 832 titik, Polda Jateng 141.043 vaksin di 340 titik, Polda DIY 12.996 vaksin di 30 titik, Polda Jatim 117.994 vaksin di 206 titik. 

Kemudian Polda Bali 12.500 vaksin di 10 titik, Polda Kalbar 21.000 vaksin di 30 titik, Polda Kalsel 18.936 vaksin di 183 titik, Polda Kalteng 11.117 vaksin di 17 titik, Polda Kaltara 2.025 vaksin di enam titik, Polda Sulsel 39.044 vaksin di 290 titik, Polda Sultra 13.375 vaksin di 235 titik, Polda Sulteng 13.550 di 21 titik. 

Selanjutnya di Polda Sulut 9.777 vaksin di 15 titik, Polda Sulbar 5.312 vaksin di 67 titik, Polda Gorontalo 4.298 vaksin di tujuh titik, Polda NTB 152.385 vaksin di 229 titik, Polda NTT 27.796 vaksin di 138 titik, Polda Maluku 8.622 vaksin di 22 titik, Polda Maluku Utara 5.400 vaksin di 15 titik, Polda Papua 15.759 vaksin di 85 titik dan Polda Papua Barat 4.275 vaksin di 41 titik. (NN95)
Share:

SATGAS VI HUMAS, KUNJUNGI 5 EX NAPITER, KERINDUAN UNTUK POSO YANG AMAN

POSO - Satgas VI Humas Ops Madago Raya  tahap II 2021 lakukan kegiatan kemitraan   kepada lima mantan narapidana kasus terorisme (napiter) yang kini menjadi peternak ayam di Desa Poso Pesisir, Kelurahan Tabalu, Kabupaten Poso, Sulteng, Jumat(25/06/2021).

Kelima mantan napiter tersebut, yaitu Ramdan alias andang, Supriadi alias upik pagar,Salamun alian amun, Rafli tamanjeka dan Imron tamanjeka.

Setelah sadar akan perbuatan kesalahan masa lalunya dan kembali untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kelimanya membuka usaha ternak ayam petelur.

usaha peternakan yang dikelola saat ini merupakan bantuan dari  Kepala BNPT selain bantuan ayam juga diberi  bantuan satu unit motor yang dilengkapi bak terbuka untuk mendukung kegiatan operasinal usaha ternak ayam petelur.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program deradikalisasi yang digagas oleh Subdit Bina Masyarakat pada Direktorat Deradikalisasi BNPT.

Kasatgas VI Humas Kombes Pol Didik Supranoto, yang didampingi oleh Wakasatgas I Satgas VI Humas Ajun Komisaris Besar Polisi  Bronto Budiyono mengungkapkan "kegiatan kemitraan  Tim Satgas VI Humas ke Ex Napiter Poso ini  merupakan salah satu kegiatan kemitraan dalam rangka untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kegiatan operasi madago Raya yang saat ini sedang berlangsung bahwa tidak selamanya operasi kepolisian harus berdarah-darah namun hubungan humanis kepada warga juga di utamakan  " ungkap Kombes Didik

ex napiter supriadi alias upik pagar  mengungkapkan
“Awalnya per orang itu ternah sebanyak 500 ekor ayam. Lalu meningkat lagi menjadi 5000 ekor dan saat ini kami sementara pembuatan kandang yang menampung sekitar 5000 ekor lagi dan  bibit ayamnya juga sudah siap, doakan semoga dalam minggu depan ini sudah mulai beroprasi" ungkap napiter ini

selain menceritakan tentang aktifitas peternakan ayam yang saat ini dikelola, juga berharap adanya pembinaan remaja dan anak muda didesa-desa dalam bentuk taklim yang dibina oleh bhabinkamtibmas dan babinsa masing-masing desa sehingga aktifitas pemuda dapat dikontrol, kami rindu dengan Poso yang aman" tambah upik yang diaminkan ex napiter lainya yang hadir (NN95)
Share:

Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Polri Gelar Baksos Serentak se - Indonesia



Jakarta - Mabes Polri menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) serentak di 34 Polda jajaran atau se-Indonesia dalam rangka menjelang Hari Bhayangkara ke-75 pada 1 Juli 2021 mendatang. 

"Pelaksanaan bakti sosial serentak ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang diwakili atau dibacakan oleh Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2021).

Kapolri, disampaikan Agung, berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat terbantukan, terutama mereka yang perekonomiannya terganggu akibat Pandemi Covid-19 atau virus corona. 

Adapun dalam kegiatan ini, Polri bakal membagikan 272.662 paket sembako, 200.000 masker, dan 40.000 hand sanitizer.

Menurut Agung, meskipun situasi di Indonesia dan seluruh dunia sedang dilanda wabah virus corona, tidak menyurutkan khidmat dan tekad seluruh prajurit Korps Bhayangkara dalam meningkatkan kinerja untuk mengabdi kepada masyarakat dan mendukung program Pemerintah.

Hal itu sesuai dengan tema yang diusung dalam Hari Bhayangkara tahun ini yakni, 'Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju'.

Selain itu, Polri juga akan melaksanakan vaksinasi massal kepada 1.031.056 masyarakat secara serentak di 34 Polda dan kegiatan kemanusiaan lainnya seperti kegiatan donor darah, donor plasma convalesen, operasi katarak, operasi bibir sumbing, pengobatan massal, dan pelayanan penerbitan SIM bagi masyarakat yang berulang tahun pada tanggal 1 Juli 2021. 

"Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung terbentuknya kondisi kesehatan masyarakat yang mantap. Dengan kondisi kesehatan yang mantap, akan menumbuhkan jiwa yang kuat dan semangat yang tinggi untuk bekerja sehingga pemulihan ekonomi nasional akan semakin dekat dan visi Indonesia Maju akan mudah tercapai," papar Agung. 

Sementara, Kakorlantas Polri sekaligus Ketua Panitia kegiatan bakti sosial Hari Bhayangkara, Irjen Istiono mengungkapkan, paket sembako tersebut nantinya bakal diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan. 

"Kepada para yatim piatu, fakir miskin dan kaum duafa, buruh dan karyawan korban PHK, panti jompo, panti asuhan, panti sosial, kalangan supir, ojek pangkalan, penyandang disabilitas, purnawirawan/warakawuri TNI-Polri, tenaga medis, UMKM terdampak pandemi, serta kelompok masyarakat lainnya," kata Istiono saat menyampaikan laporan kegiatan. 

Istiono juga menyebut bahwa, di seluruh Indonesia, Korps Bhayangkara juga telah membagikan masker sebanyak  2.521.815 dan Hand Sanitizer ssbanyak 272.662 botol. (NN95)
Share:

104 Pelaku, 338 Gram Sabu dan 86 Kasus Berhasil Diungkap lSatresnarkoba Polres Tulungagung



TULUNGAGUNG - Sat Resnarkoba Polres Tulungagung bersama Polsek Jajaran yang berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Tulungagung, dibuktikan dengan wujud nyata.

Setidaknya, 86 kasus berhasil diungkap, 54 diungkap Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dan 32 kasus  diungkap Polsek Jajaran. 

Tidak tanggung-tanggung, dalam 86 kasus yang diungkap selama periode Januari hingga Juni 2021, Satresnarkoba Polres Tulungagung bersama Polsek Jajaran, berhasil menangkap 104 pelaki penyalahgunaan narkotika, dimana 9 tersangka merupakan residivis. 

Dari 104 tersangka, 70 tersangka merupakan tangkapan Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dengan rincian, 66 tersangka pria dan 4 tersangka wanita.

Sedangkan Polsek Jajaran menangkap 34 tersangka dengan rincian, 31 tersangka pria dan 3 tersangka wanita.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto SH, SIK, MH saat menggelar konferensi pers dihalaman Mapolres Tulungagung, Kamis (24/6/21) menyampaikan, dari 104  pelaku dan barang bukti sabu seberat 338 gram diamankan dari 86 TKP yang berbeda yang tersebar  diwilayah hukum Polres Tulungagung.

"Adapun barang bukti keseluruhan yang diamankan dari semua tersangka yakni diantaranya, 338,42 gram sabu, 2 butir Pil Inex, 160 gram ganja, 726 butir Pil Alprazolam, 60.549 butir Pil Double L, 569 bungkus Pil Stelan dari berbagai merk, 97 botol miras jenis ciu, 2 jurigen miras jenis ciu, 2 botol Anggur Merah, uang tunai Rp. 12.027.000, 49 buah pipet kaca, 16 buah timbangan, 93 buah handphone, 37 buah bong, 14 unit sepeda motor dan 1 unit Mobil Suzuki Pick Up warna putih," Terang AKBP Handono

Sedangkan pasal-pasal yang sudah disematkan kepada masing-masing tersangka diantaranya, Pasal 114 Sub Pasal 112 UURI No. 35 Th. 2009 Tentang Narkotika, Pasal 111 ayat (1) UURI No 35 Th. 2009 Tentang Narkotika, Pasal 197 Sub Pasal 196 UURI No.36 Tentang Kesehatan, Pasal 62 UURI No. 5 Tahun 1997 Tentang Psykotropika, Pasal 142 UURI No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan dan Pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) huruf g dan i UURI NO. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan konsumen.

"Setiap pasal yang dijeratkan kepada tersangka, disesuaikan dengan peranan para pelaku. Hampir seluruh tersangka yang diamankan adalah seorang pengedar, sedangkan 9 pelaku yang residivis kemungkinan besar akan mendapatkan tambahan masa tahanan," tambah Kapolres

Komitmen untuk memberantas peredaran narkotika, akan terus digalakkan oleh Polres Tulungagung melalui Sat Resnarkobanya bersama Polsek Jajajaran.

Sehingga, wilayah Kabupaten Tulungagung dapat bebas dari pengaruh narkotika.

"Terlebih, saat ini, kita tengah memperingati Hari Bhayangkara ke 75 dan juga Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021. Tentunya akan menjadi cambuk seluruh anggota Polri di Kabupaten Tulungagung untuk semakin kencang menabuh genderang perang terhadap narkotika," pungkas AKBP Handono ( NN95)
Share:

Panglima TNI, Kapolri dan Menkes, Tinjau Vaksinasi Massal Jelang HUT Bhayangkara



JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung vaksinasi massal masyarakat dalam rangka menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara pada 1 Juli. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Kamis (24/6/2021). Mereka meninjau secara langsung proses vaksinasi masyarakat mulai dari tahap pendaftaran, penyuntikan hingga observasi pasca-vaksin. 

"Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka menyambut momentum hari Bhayangkara," kata Sigit dalam jumpa pers di lokasi. 

Menurut Sigit, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk mengimplementasikan program vaksinasi satu juga dosis per hari sebagaimana arahan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). 

"Sesuai dengan arahan bapak Presiden dalam rangka melaksanakan program vaksinasi massal untuk mencapai 1 juta sehari maka kami dari jajaran Kepolisian bergabung dengan TNI dan tentunya rekan-rekan di Dinkes melaksanakan vaksinasi masal secara setentak," ujar mantan Kapolda Banten itu.

Eks Kabareskrim Polri ini mengungkapkan bahwa, pada hari ini terdapat 2.100 titik yang melakukan vaksinasi massal. Dengan begitu, Sigit berharap, pada akhir Juni 2021 nanti program sehari satu juta vaksin dapat terwujud. 

"Harapan kami sesuai dengan arahan Presiden di akhir Juni kami masuk di angka 1 juta. Tanggal 26 kami laksanakan dalam kegiatan serentak. Harapan kami di tanggal tersebut dapat tercapai oleh karena itu kami harus bisa melaksanakan program tersebut dan bisa kami pertahankan harapan kami di minggu ke depannnya lagi bisa kami tingkatkan," tutur Sigit.

Senada, Panglima TNI menyebut bahwa, untuk mewujudkan target Presiden Jokowi, TNI, Polri serta Dinas Kesehatan bakal menggelar program vaksinasi massal di titik-titik sentral masyarakat. 

"Kami laksanakan vaksinasi secara serentak yang dilaksanakan TNI-Polri, selain itu TNI sendiri di wilayah remote di wilayah terpencil seperti Kodim, Koramil, Lanud, Lanal, juga melaksanakan kegiatan secara serentak. Apabila wilayah di situ juga ada satuan TNI-Polri dan Dinkes maka dilaksanakan secara bersama-sama. Kami berharap 1 juta perhari bisa terealisasi apabila ka.i laksanakan serentak. Dan kami lihat, Insya Allah semuanya bisa terealisasi," kata Hadi di kesempatan yang sama. 

Sementara Menkes Budi menyampaikan apresiasinya kepada pihak TNI-Polri yang berusaha mewujudkan program vaksinasi untuk masyarakat dalam rangka mencegah Covid-19 atau virus corona. 

"Sekali lagi, untuk mengejar angka 1 juta suntik perhari tidak mungkin dilakukan sendiri, kami harus kompak bersama melakukan. Dan saya bangga melihat TNI-Polri mampu membantu kita bersama sama," ujar Budi. (NN95)
Share:

Pencarian DPO MIT Poso di pegunungan, Satgas Madago Raya kerahkan Helli Dauphin


Palu, Kapolda Sulawesi Tengah Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso Selaku Pejabat Penanggung Jawab  Operasi Madago Raya tahun 2021 terus berikan semangat kepada Personel Polri yang melaksanakan pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, 

Pucuk pimpinan di Polda Sulteng itu dengan menggunakan helikopter Dauphin AS 365 N3 kembali mendarat di helipad Poskotis Tokorondo Poso, pada Rabu (23/6/2021) siang,  

Kapolda langsung memberikan semangat kepada personel Satgas Madago Raya yang telah siap untuk melaksanakan  pencarian dan pengejaran DPO MIT Poso, 

Irjen Polisi Rakhman Baso pun juga langsung memerintahkan pilot Helikopter Dauphin AS 365 N3 langsung take off lagi guna malakukan pergeseran  pasukan diwilayah pengunungan di sekitar Poso, Parimo dan Sigi. 

Kasatgas Humas Ops Madago Raya Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan "pasukan gabungan TNI-Polri saat ini intens melaksanakan pengejaran Kelompok Mujahidin Indonesia Timur guna mempersempit ruang geraknya, mohon doanya semoga mereka segera tertangkap" ucap Kasatgas Humas.

Tercatat hari ini mulai pukul 11.30 wita sudah dua kali pergeseran pasukan yang dibawa oleh helikopter Dauphin AS 365 N3 untuk mengangkut pasukan yang akan ditempatkan pada pos-pos sekat maupun kejar yang telah disiapkan, punkas Kombes Pol. Didik Supranoto.
Share:

Peringati Hari Bhayangkara ke 75, Polda Jatim Gelar Upacara Pencucian Pataka


TULUNGAGUNG - Dalam rangka tradisi peringatan hari Bhayangkara ke 75 Polda Jawa Timur gelar upacara pemuliaan nilai - nilai luhur Tribrata Pataka Polda Jatim, 
bertempat di Lobby Gedung Patuh, Polda Jatim, pada Rabu (23/6/2021). 

Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan, dalam rangka memperingati hari Bhayangkara, yang bertujuan untuk mensucikan nilai luhur Tribrata, sebagai pedoman hidup Polri. 

Peringatan hari Bhayangkara yang ke 75 di Polda Jatim ini dilakukan dengan tradisi pencucian pataka Tribrata, sementara Tribrata sendiri memiliki makna mengajak kembali anggota Polri kepada jati diri Polri yang suci dan murni, sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. 

Setelah pelaksanaan kegiatan upacara, dilanjutkan dengan pengarahan dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta kepada seluruh peserta upacara terkait nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman hidup Polri. 

Kapolda juga mengimbau dan mengingatkan kembali agar selalu menjaga kesehatan, dan menerapkan protokol kesehatan di tengah masa pandemi covid-19 saat ini.

"Para kasatker supaya melaksanakan testing secara rutin dengan antigen, untuk mencegah penularan Covid-19 bagi personil Polri, bila ada anggota yang merasa kurang enak badan segera memeriksakan diri ke dokter," himbau Kapolda Jatim dalam pengarahannya, usai upacara pemuliaan nilai-nilai luhur Tribrata Pataka Polda Jawa Timur. (NN95)
Share:

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal Pelaut Hingga Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok


JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (23/6/2021).

Vaksinasi ini diikuti sebanyak 5.000 orang yang merupakan masyarakat maritim. "Vaksinator dari TNI-Polri dan dinkes dengan sasaran para pelaut, supir truk, tenaga kerja bongkar muat dan pekerja Pelabuhan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini menegaskan, program vaksinasi massal ini dilakukan guna menekan penyebaran COVID-19, disamping pelaksanaan PPKM Mikro. "Untuk memutus penyebaran COVID-19 dengan melaksanakan PPKM mikro dan vaksinasi massal," ungkapnya.

Selain meninjau program vaksinasi massal di Pelabuhan Tanjung Priok, dua pimpinan TNI-Polri ini meninjau PPKM Mikro di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Dalam kunjungan ini, Panglima TNI dan Kapolri berdialog dengan Kapolsek, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas kesehatan desa mengenai keselamatan warga baru balik mudik, serta penanganan warga yang terpapar COVID-19.

"Tracer untuk mengetahui kontak erat yang sedang dirawat di rumah sakit. Apabila ditemuan reaktif COVID-19 di PCR dulu. Peta zonasi per RW sudah disiapkan sebagai pemantauan daripada warga," tandas Kapolri (NN95)
Share:

Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB


JAKARTA -  Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri mengisi seminar yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia (PTMI). 

Dalam seminar tersebut, Kepal Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Paulus Waterpauw menjadi salah satu pembicara atau keynote speakers. Adapun seminar diikuti 100 mahasiswa dari berbagai macam universitas di DKI Jakarta. 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pokok-pokok pemikiran mengenai Papua dan segala macan dinamikanya dipaparkan. 

“Provinsi Papua mempunyai wilayah yang cukup luas, karakterisnik unik dan memiliki kekayaan alam melimpah. Namun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua adalah yang paling rendah di Indonesia,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6). 

Disisi lain, kata Argo, sejak Papua kembali kepada pangkuan ibu pertiwi tahun 1963, proses internalisasi nilai-nilai Pancasila belum tuntnas, ditambah adanya akumulasi kekecewaan masyarakat Papua atas terbatasnya pelayanan dalam bidang ekonomi, kesejahteraan dan pendidikan. 

Dalam seminar itu, kata Argo, Baintelkam Polri juga memaprkan bahwa terdapat empat aspek krusial sebagai akar dari berbagai permasalahan penegakan hukum di Papua, yaitu aspek politik kolonialisme, aspek ekonomi dan kesejahteraan, aspek sosio kultural dan aspek idiologis serta nasionalisme. 

Kemudian, Argo menekankan bahwa salah satu spesifikasi ancaman kerawanan yang membedakan antara provinsi Papua dengan provinsi lainnya di Indonesia, adalah adanya gangguan kamtibmas yang ditimbulkan oleh aktifitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

“Namun tidak semua wilayah di Papua terjadi kekerasan bersenjata hanya dibeberapa Kabupaten antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Mimika,” ungkap Argo. 

Untuk itu, Polri mengajak elemen mahasiswa dan pemuda agar menjadi pioner of problem solving dalam menyelesaikan berbagai permalsahan di lingkungan sekitar juga pioner of nationalism untuk mengikis ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan pioner kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan Papua. (NN95)
Share:

Orasi Ilmiah di Seminar IPKN, Kapolri : Sinergitas Polri - Auditor Kunci Cegah Korupsi


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan orasi ilmiah di Seminar Institut Pemeriksa Keuangan Negara (IPKN), secara virtual, Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan soal pentingnya sinergitas antara Polri dan Auditor terkait dengan pencegahan dan penegakan hukum tindak pidana ekonomi dan korupsi terkait kebocoran anggaran negara. 

"Kerjasama dan sinergisitas Polri dan Auditor merupakan kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan dan penegakkan hukum terhadap tindak pidana ekonomi, khususnya tindak pidana korupsi yang menyebabkan kebocoran anggaran negera," kata Sigit dalam orasi ilmiahnya. 

Oleh sebab itu, mantan Kapolda Banten ini menekankan perlu adanya tindaklanjut untuk penguatan kerjasama antara Polri dan Auditor dalam kegiatan operasional pencegahan dan penegakkan hukum.

"Maupun peningkatan kompetensi dan kapabilitas penyidik dan auditor sampai ke tingkat daerah melalui sertifikasi CSFA," ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Karena itu, Sigit mengapresiasi adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Hal ini merupakan wujud untuk menciptakan tata kelola yang baik.

Usai memberikan orasi ilmiah, Sigit memperoleh Sertifikat CSFA oleh Rektor IPKN. Hal itu terkait dengan capaian Good Governance and Clean Government, pada pengelolaan keuangan negara secara bertanggung jawab.

Diketahui, Polri telah memperoleh delapan kali berturut-turut penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sejak tahun anggaran 2013 hingga 2020. (NN95)
Share:

Ditreskrimsus Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuatan Ijazah Palsu Illegal



SURABAYA,- Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (22/6/2021) siang, menggelar konferensi pers tentang penjualan hasil manipulasi dan atau pemalsuan data berupa ijazah melalui media sosial (Medsos) Facebook (FB), Instagram (IG) dan juga Whatshapp (WA).

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menyebutkan, kejadian sekitar bulan Mei tahun 2021, dari pengungkapan ini subdit V/siber ditreskrimsus polda jatim mengamankan dua orang tersangka.

"Keduanya melakukan aktifitas Illegal memalsukan ijazah dan menawarkan pembuatan ijazah palsu di medsos. Dari pengakuan kedua pelaku, hasilnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi," kata Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat rilis di Bid humas polda jatim, Selasa (22/6/2021) siang.

Sementara itu AKBP Zulham, Wadirreskrimsus polda Jatim menjelaskan, bahwa modusnya sejak akhir tahun 2019, dua pelaku menawarkan di medsos. Ada 9 jenis produk yang dibuat oleh kedua pelaku dengan variasi harga yang berbeda beda.

"Untuk ijazah SD dipatok 500 ribu, SMP 700 ribu, SMA/SMK 800 ribu, ijazah S1 2 juta, ijazah S2 2,5 juta, KTP 300 ribu, KK 300 ribu, akta kelahiran 250 ribu dan sertifikat pelatihan satpam 500 ribu," jelas AKBP Zulham, Wadirreskrimsus polda jatim.

Kedua pelaku yang berhasil diamankan yakni, MW (32) warga Jalan Kesambi Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura dan BP, (26) warga Jalan Kedinding Lor Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Ditambahkan Zulham, kedua pelaku memang sengaja menawarkan kepada orang - orang yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan syarat - syarat tertentu. Ada beberapa orang yang sudah kami periksa, dan saat ini masih kami lacak orang - orang yang menggunakan jasa kedua pelaku.

"Tersangka BP berperan aktif dan dia yang mencetak sedangkan MW juga melakukan mencetak ijazah palsu. Sejak operasional tahun 2019 keduanya sudah mendapatkan keuntungan 86 juta," pungkasnya.

Sedangkan untuk cara memesan ijazah palsu dari pelaku, korban cukup menelfon tersangka BP dan memesan ijazah. Dan hanya mengirimkan nama juga gelar yang diinginkan dan tidak ada identitas lengkap.

Dari perbuatan kedua tersangka, mereka akan dikenakan Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 263 Jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (NN95)
Share:

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si Himbau Masyarakat Untuk Stay At Home, Stay Clean, Stay Safe dan Stay Healthy


TULUNGAGUNG  – Dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang dan mengantisipasi masuknya varian baru virus corona yang lagi melanda Kabupaten Bangkalan, Polres Sampang dengan dukungan penuh dari Kodim 0828 Sampang, Pemkab Sampang dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Sampang masih bersemangat melindungi masyarakat Kabupaten Sampang dari bahayanya virus tersebut.

Sinergitas 4 Pilar (Polres Sampang, Kodim 0828 Sampang, Pemkab Sampang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang) terjalin dengan harmonis dalam kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan secara rutin setiap harinya.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, MSi mengatakan bahwa TNI, POLRI, Pemkab Sampang dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Sampang dan anggota BKO personil Brimob dari Mabes Polri masih bekerja maksimal melaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang sekaligus menekan penyebaran varian baru Covid-19 dari Kabupaten Bangkalan.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si juga menjelaskan bahwa setiap hari dilaksanakan kegiatan KRYD dan penyekatan mobilitas masyarakat sekaligus melakukan tes swab antigen secara acak terhadap masyarakat yang akan memasuki wilayah Kabupaten Sampang.

“Setiap hari kami laksanakan kegiatan KRYD dalam rangka penyekatan mobilitas masyarakat yang akan melintas di perbatasan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Bangkalan yang berada di jalan raya Desa Trapang Kecamatan Banyuates dan jalan raya Desa Panyepen Kecamatan Jrengik Sampang Madura” tutur Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Lebih lanjut lagi Kapolres Sampang juga mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut selalu dilaksanakan tes swab antigen secara acak kepada masyarakat yang melintas sekaligus melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk memastikan bahwa masyarakat aman dari virus corona.

Selain melaksanakan kegiatan di perbatasan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Bangkalan, TNI, POLRI, Pemkab Sampang dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 juga melaksanakan KRYD dalam rangka penyekatan imbangan di wilayah Kabupaten Sampang pasca ditemukan pasien Covid-19 varian baru di wilayah Kabupaten Bangkalan dan pelaksanaan tes swab antigen serta vaksinasi Covid-19 di kecamatan-kecamatan secara bergantian.

Kapolres Sampang menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Sampang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan melalui 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan / keramaian dan Mengurangi mobilitas diluar rumah) dan selalu meningkatkan imun dengan rutin berolahraga serta ikut serta menyukseskan program vaksinasi secara nasional.

“Selain itu juga kami mengharapkan masyarakat di Kabupaten Sampang untuk menunda dulu bepergian untuk mencegah penyebaran Covid-19, apabila ada keperluan mendesak dan sangat penting masyarakat kami himbau untuk melengkapi diri dengan surat keterangan bebas Covid-19 dan yang terpenting adalah stay at home, stay clean, stay safe dan stay healthy kepada seluruh masyarakat” pungkas Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si. (NN95)
Share:

Ribuan Masyarakat Sumenep Antusias di Vaksinasi


TULUNGAGUNG - Program vaksinasi massal demi mewujudkan transformasi Polri yang Presisi, dan bertujuan mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat, dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. Kapolres Sumenep menargetkan seribu lebih orang dalam satu hari dapat dilakukan vaksinasi. 

Kegiatan Vaksinasi Massal Program Polri tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep pada pukul 07.00 wib s/d 19.00 wib.

Program Vaksinasi ini terus dilaksanakan selama 12 hari kedepan dan akan digelar di tiap- tiap Kecamatan secara bergiliran di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan Vaksinasi massal yang bertempat di Pendopo Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, tersebut di mulai pada pukul 07.00 wib sampai dengan 19.00 wib.

Sementara, petugas vaksinator Polri yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 6 orang, dan petugas vaksinator dari Dinas Kesehatan (Dinkes) sebanyak 40 orang, serta dibantu petugas keamanan dari Polres Sumenep dan Kodim 0827

"Pengamanan pelaksanaan Vaksin massal tersebut dilakukan pengamanan oleh 30 anggota Polres Sumenep dan Kodim 0827 dibawah kendali langsung Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Achmad Robial," ujar Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya.

Mantan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Jatim ini juga mengatakan, kegiatan yang bertujuan mendukung penuh percepatan penanganan covid-19, dan di targetkan sehari seribu orang dapat di vaksin. 

"Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh masyarakat Sumenep, khususnya Kecamatan Rubaru. Kami menargetkan sehari bisa seribu lebih orang dapat dilakukan vaksinasi," kata Kapolres Sumenep. 

Kapolres juga menambahkan, kegiatan dukungan dari Polri Presisi tersebut sebagai bentuk keseriusan Institusi Polri dalam meningkatkan sebuah kepercayaan dan kepedulian kepada masyarakat.

"Sesuai dengan amanah dan Perintah Kapolri bahwa Program- Program terbaik Polri yang Presisi bertujuan untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 agar masyarakat sehat, juga demi pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju," pungkas Kapolres saat di temui di Mako Polresta Sumenep. (NN95)
Share:

Bobol Uang Perusahaan Puluhan Juta, Gadis ini Akhirnya Mendekam di Tahanan Polres Tulungagung



TULUNGAGUNG - 
Seorang perempuan (SNS) terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian setelah ketahuan membobol rekening dan brankas tempatnya bekerja.

Gadis berusia 24 tahun tersebut, ketahuan menilap uang perusahaan tempatnya bekerja sebesar Rp. 60.930.300.

Aksi gadis asal Dusun Pundensari, Desa Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung  terbongkar setelah tim audit perusahaan yang menaunginya  menemukan kejanggalan terhadap nominal uang yang ada di perusahaan tersebut.

SNS merupakan karyawan di Kantor koperasi simpan pinjam Bangun Jaya Makmur Jatim Cabang Tulungagung yang berlokasi di Jalan Pahlawan Gang 8 Dusun Sukorejo, RT 08 / RW 04, Ds. Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Atas kejadian tersebut, pihak perusahaan, melaporkan ke Polres Tulungagung.

Selanjutnya pada hari Kamis (17/06/2021), SNS ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui serangkaian gelar perkara.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih, SIK melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, S.H., menjelaskan, berdasarkan keterangan tim audit, uang perusahaan, seharusnya berjumlah Rp. 74.617.300. Namun, realitanya  hanya ada Rp. 13.687.000.

"Dari uang Rp 13.687.000 tersebut, Rp 6.081.000 berada direkening pelaku, uang kertas senilai Rp. 7.502.000 dan uang logam senilai Rp. 104.000 berada di brankas perusahaan," Terang Iptu Nenny.

Dalam kasus tersebut, petugas menyita barang bukti berupa, 2 buku rekening Bank BRI atas nama Silvi Nilam Sari, buku - buku laporan keuangan perusahaan dan juga bukti transfer / transaksi.

"Dari pengakuan pelaku, uang tersebut, digunakan untuk membantu orang tua dan juga membayar hutang / pinjaman online. 

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku akan dijerat Pasal 374 KUHP dengan ancaman pidana paling lama lima tahun hukuman penjara," Pungkas Iptu Nenny (NN95/SYA)
Share:

Sambangi mantan napiter dan keluarganya, Satgas Madago raya berikan bantuan




Poso, Kegiatan Satgas Madago Raya hari ini memberikan perhatian kepada mantan narapidana teroris (napiter) berikut keluarga napiter yang masih menjalani masa hukuman dibeberapa lembaga pemasyarakatan di tanah air, Sabtu (20/6/2021)

Satgas Madago Raya yang tergabung dalam satgas preemtif menyambangi  Dusun Tamanjeka Desa Masani Kec. Poso Pesisir Kabupaten Poso untuk menyerahkan paket sembako,

Adalah pondok pesantren Takfidz Quran Amanah yang dikunjungi dan diserahkan paket sembako oleh Satgas preemtif dipimpin Ajun Komisaris Polisi Kartompo dan diterima ustad Burhan dan ustad Kadri

Selain ke pondok pesantren, Satgas Madago Raya juga menyerahkan paket sembako secara door to door kepada warga masyarakat yang diketahui mayoritas adalah mantan narapidana teroris (napiter),

Selain untuk bersilaturahmi, satgas Madago raya melalui Satgas Preemtif juga turut melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah dan dilanjutkan door to door menyerahkan paket sembako kepada keluarga napiter yang masih menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan,

Terpisah Kasatgas Humas Madago Raya Kombes Polisi Didik Supranoto kepada media di Sulawesi Tengah, Minggu (20/6/2021) mengatakan mantan narapidana teroris (napiter) dan keluarganya tetap diperhatikan keberlangsungan hidupnya oleh satgas Madago raya,

“Satgas Madago Raya hari Sabtu (19/6/2021) kemarin mengunjungi Dusun Tamanjeka Desa Masani Kec. Poso Pesisir, selain untuk bersilaturahmi dan melakukan pembinaan sekaligus menyerahkan paket sembako baik kepada pengasuh Pondok pesantren, mantan narapidana dan keluarga napiter yang saat ini masih menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan,” jelas Didik

Mantan Napiter yang sudah kembali ke masyarakat, terus dilakukan penggalangan dan pembinaan guna menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ungkap Didik

Demikian juga kepada keluarga pelaku yang terlibat dalam jaringan MIT Poso dan menjalani hukuman, Satgas Madago raya juga akan memberikan perhatian sebagaimana yang dilakukan saat ini, harapan Kepolisian dan TNI tentunya mantan napiter dan keluarganya tidak kembali melibatkan kepada MIT Poso, karena teroris menjadi musuh bersama, pungkas Kombes Polisi Didik. ( NN95)
Share:

Forkopimda Jatim Gelar Rakor Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di BPWS Bangkalan



TULUNGAGUNG -  Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Sabtu (19/6/2021) sore, melaksanakan Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 yang bertempat di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) di Kabupaten Bangkalan, Madura.

Dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh, Sekda Provinsi Jatim, PJU kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kepala OPD provinsi atim, Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim, Dandim 0829/Bangkalan, Kapolres Bangkalan dan stake holder terkait.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menyebutkan, terkait analisa dan evaluasi efektifitas personil yang ditugaskan dalam penanganan Covid-19 di 4 (empat) Kecamatan prioritas di Kabupaten Bangkalan.

"Penyekatan mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten harus diperketat guna mencegah penyebaran penularan Covid-19," jelas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, saat Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19," Sabtu (19/6/2021) sore.

Sementara itu Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, pelaksanaan analisa dan evaluasi harian melalui sarana komunikasi yang tersedia seperti zoom meeting, maupun grub media sosial yang telah dibentuk sebelumnya.

"Untuk menjadi dasar dalam menentukan langkah tidak lanjut penanganan Covid-19 sehingga pelaksanaan pencegahan bisa berjalan efektif dan efisien," kata kapolda jatim.

Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerangkan, terkait keseriusan penanganan Covid-19 di Bangkalan. Merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah penyebaran Covid-19. 

"Diperlukan update data sebaran Covid-19 dengan klasifikasi zona wilayah sebagai panduan pelaksanaan tugas bagi personil gabungan dan bahan analisa evaluasi pelaksanaan tugas," tegas gubernur jatim.

Selain itu, Kakesdam V/Brawijaya menyebut, perkuatan tenaga kesehatan di RSUD Bangkalan terutama spesialis penyakit dalam, radiologi dan paru guna memperkuat treatment dan meminimalisir angka kematian. Dan Kabiddokkes Polda Jatim menyebutkan, peningkatan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas penyekatan maupun vaksinasi sudah dibuat jadwal pelaksanaan tugas personil gabungan dari personil TNI, Polri, Dinkes Provinsi Jatim dan Pemkab Bangkalan. 

Selain itu Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan. Perlu penambahan tempat isolasi dan karantina serta RS. Lapangan untuk menampung pasien Covid-19. Guna memastikan yang terinfeksi terisolasi dan terawasi untuk mempermudah pengawasan dan meningkatkan efektifitas pencegahan," jelasnya.(NN95)
Share:

Berkunjung ke Kelurahan Cilangkap, Panglima dan Kapolri Apresiasi Peran 4 Pilar Tekan Kasus Corona


JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus blusukan ke sejumlah wilayah yang tinggi penyebaran kasus Covid-19. Setelah ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, kunjungan berakhir di RT003 RW003, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (19/6/2021). 

Keduanya melihat langsung kegiatan atau langkah-langkah yang dilakukan 4 pilar (bhabinkamtibmas, babinsa, kelurahan dan puskesmas) dalam menerapkan PPKM Mikro. Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

Kapolri meminta agar 4 pilar terus melakukan mapping jangan sampai ada orang masuk ke wilayah RT atau RW tidak mengenalnya. Terus lakukan pengecekan dan edukasi terhadap warga terutama dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

"Ada mobil dapur umum disiapkan oleh Brimob. Seandainya ada warga yang terpapar segera dibawa ke rumah sakit atau Wisma Atlet atau isolasi mandiri," kata Sigit dalam keterangannya. 

Jenderal bintang empat itu juga meminta 4 pilar untuk terus melakukan edukasi kepada warga untuk menerapkan prokes. "Apa yang dilakukan 4 pilar sudah bagus. Terus edukasi masyarakat. Jangan kendor dan patuhi prokes," ungkap mantam Kabareskrim Polri itu. 

Panglima TNI juga mengapresiasi peran 4 pilar yang telah melakukan langkah-langkah sehingga satu RT yang positif dapat dilakukan penanganan menjadi sembuh. "Kita bersyukur para petugas sudah paham dengan warganya jika ditemukan ada yang positif," katanya.(NN95)
Share:

Arsip Blog