Peringati HUT RI ke 76, Gerai Vaksin Drive Thru GOR Lembu Peteng Tulungagung Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Peserta Vaksin




TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung menggelar vaksinasi covid 19 jenis Sinovac Tahap II secara Drive Thru di GOR Lembu Peteng Jalan Ir. Soekarno Hatta Kabupaten Tulungagung, Minggu tanggal 1 Agustus 2021 pukul 08.00 s/d 12.00 WIB.

Dalam vaksinasi tersebut, setidaknya disiapkan 5.000 dosis untuk masyarakat, dan melibatkan Kurang lebih 80 vaksinator.

 Dalam vaksinasi kali ini, Polres Tulungagung bekerjasama dengan RS Bhayangkara Tulungagung, Urkes Polres Tulungagung, Kodim 0807, Puskesmas Simo, RS Muhammadiyah Bandung, Puskesmas Sembung dan Puskesmas Bandung.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko SH, mengatakan, sebelum pelaksanaan vaksin, masyarakat harus melakukan pendaftaran secara online melalui website http://bit.ly/POVAKSINASi selanjutnya apabila memenuhi syarat akan diumumkan melalui Http://bit.ly/pengumumandt.

Sedangkan teknis pelaksanaan vaksinasi yakni meliputi, pendaftaran, pengukuran tensi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin dan observasi setelah vaksin selama ± 30 menit.

"Alhamdulillah, dalam pelaksanaan vaksinasi tahap II secara Drive-thru di GOR Lembu Peteng ini, mendapatkan respon dan antusiasme yang cukup baik dari masyarakat dengan jumlah kehadiran yang cukup tinggi," ujar Iptu Nenny. 

Dalam Vaksinasi Drive Thru GOR hari ini ada yang berbeda dengan sebelumnya, Petugas Gerai Vaksinasi Drive Thru GOR Lembu Peteng Tulungagung nampak membagikan Bendera Merah Putih Kepada Peserta Vaksin dan juga ajakan untuk mengangkat dan mengibarkan bendera merah putih dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke 76.

"Kita bagikan bendera merah putih ini sebagai bentuk melawan Covid-19 yang kian hari semakin meningkat dan meneguhkan semangat Nasionalisme", ujar Paur Subbag Humas.

Digelarnya vaksinasi secara Drive Thru ini, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga masyarakat Tulungagung dapat melakukan aktifitas seperti biasa dan mempercepat pemulihan perekonomian.

"Kerawanan selama kegiatan telah diantisipasi dengan pelibatan 53 personil Polri dipimpin Iptu Sunarto Kasubbag Dalops. Alhamdulillah selama kegiatan berlangsung hingga berakhirnya  vaksinasi,  berjalan lancar," Pungkas Iptu Nenny (NN95)
Share:

Kapolri Siapkan Strategi Capai Vaksinasi 70 Persen di Hari Kemerdekaan



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan strategi vaksinasi massal sebagai hadiah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2021 nanti, pelaksanaan percepatan vaksinasi massal bisa mencapai 70 persen. 

Terkait dengan target tersebut, Sigit mengungkapkan bahwa, telah menginstruksikan kepada seluruh Kapolda jajaran untuk melakukan percepatan vaksinasi guna meraih target di Hari Kemerdekaan RI tersebut. 

"Kami laksanakan Vicon dengan para Kapolda pada tanggal 17 Agustus, Insya Allah kami dibantu dengan kerjasama rekan-rekan baik Pemda, TNI serta seluruh relawan akan mampu capai target 70 persen  untuk vaksin bersama," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8/2021).

Menurut Sigit, guna mencapai target 70 persen vaksinasi tersebut diperlukan pengorganisasian dan strategi yang baik. Diantaranya, adalah seperti yang akan dilaksanakan di Jakarta yakni melakukan 'Gerakan Vaksinasi Merdeka'. 

"Perlu ada pengorganisasian yang bagus kemudian strategi yang bagus. Tadi setelah dipaparkan, kami kemudian jadi jelas bahwa target ini bisa tercapai," ujar Sigit. 

Selain gerakan vaksinasi massal, Sigit menekankan, dalam percepatan pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona, pihak kepolisian juga telah membuka gerai-gerai vaksinasi. 

Diketahui, 'Gerakan Vaksinasi Merdeka' di Jakarta akan diselenggarakan di 668 titik gerai vaksinasi yang tersebar di 900 RW, yang berada di Jakarta dengan melibatkan 4.500 relawan yang terdiri dari 1.800 orang tenaga medis, dokter pelaksana screening dan vaksinator. Dan 2.700 orang non tenaga medis, observator dan input administrasi. 

Setiap relawan akan mendapatkan penggantian ongkos transportasi melalui aplikasi Gojek dan insentif. Target yang akan dicapai yaitu 200 suntikan per-RW per hari mulai dari 1 Agustus, sehingga dapat mencapai 3.060.000 suntikan pada saat hari Kemerdekaan RI ke-76 tanggal 17 Agustus nanti. (NN95)
Share:

Cek Penggunaan Aplikasi Tracer Silacak, Panglima TNI dan Kabaharkam didampingi Forkopimda Jawa Timur


TULUNGAGUNG - Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dampingi Panglima TNI serta Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) melakukan kunjungan di Jawa Timur, pada Sabtu (31/7/2021).

Dalam kunjungannya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, melakukan pengecekan terhadap tim Nakes dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa di lapangan.

Pengecekan tersebut dilakukan di sejumlah Puskesmas di Jawa Timur, diantaranya Puskesmas Porong Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Singosari, dan Puskesmas Polowijen Blimbing. 

Disetiap kunjungannya, Panglima TNI dan Kabaharkam melakukan pengecekan kepada anggota TNI Polri di lapangan, terkait kemampuan dalam melakukan Tracing, Testing dan Treatment (3T) dengan menggunakan Aplikasi Silacak. 

Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam melakukan 3T kepada masyarakat yang terpapar covid-19, guna percepatan penanganan kasus di Puskesmas dimasing - masing daerah. (NN95)
Share:

Hingga Pulau Terpencil, Polres Probolinggo Kota Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Covid -19



TULUNGAGUNG - Dalam rangka percepatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) PPKM Level IV, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin langsung pelaksanaan penyaluran bantuan sosial bagi 400 Kepala Keluarga di Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo. Sabtu (31/07/2021) 

Pulau Gili Ketapang merupakan satu pulau kecil di Kabupaten Probolinggo dengan luas wilayah 0,61 Km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 9.500 Jiwa, dimana Pulau Gili berjarak 3 Mil dari dermaga Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo. 

Kapolres menuturkan bahwa kegiatan penyaluran bantuan sosial berupa 2 Ton Beras diharapkan dapat membantu perekonomian warga masyarakat Pulau Gili ditengah penerapan PPKM Level IV. 

“Pandemi Covid dan Penerapan PPKM Level IV sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat, oleh karena itu Kami hadir untuk sedikit meringankan beban ekonomi dengan cara memberikan bantuan sosial,” terang Alumni Akpol Angkatan 2002 ini. 

Selain memberikan bantuan sosial berupa paket sembako, Kapolres Probolinggo Kota juga menyempatkan untuk berbincang dengan masyarakat sekitar, membagikan masker dan mengajak warga untuk patuh protokol kesehatan serta ikut vaksin. 

“Kami harap semoga bantuan ini bermanfaat dan jangan lupa tetap ikhtiar serta berdo’a agar pandemi segera berakhir dan tatanan kehidupan kembali normal sedia kala,” tutup AKBP Jauhari. 

Supariyono selaku Kepala Desa Gili Ketapang menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah di berikan oleh Kapolres Probolinggo Kota dan jajaran kepada warganya. 

“Terima kasih atas kepedulian Bapak Kapolres, bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan warga kami sehari-hari, dan semoga sinergitas ini tetap terjaga,” pungkasnya. (NN95)
Share:

Ali Kalora dkk Menyerahlah, Gubernur Rusdi Mastura Jadi Jaminan


 
Poso-Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura meminta agar kelompok Mujahiddin Indonesia Timur dapat berpikir jernih dan segera menyadari kekeliruannya. Dia ingin kelompok itu segera keluar hutan dan turun menyerah. Ia menilai kekerasan demi kekerasan dilakukan kelompok itu menyalahi praktik agama yang mereka yakini.

Demikian disampaikan oleh Gubernur Rusdi Mastura, usai pertemuan dengan Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO) Satuan Tugas Madago Raya, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso dan Wakil (PJKO), Brigadir Jenderal TNI Farid Makruf, Sabtu, 31 Juli 2021 siang di Markas Komando Taktis, Desa Tokorondo, Poso Pesisir, Poso. Pertemuan itu dihadiri pula oleh sejumlah perwira utama Satgas dan Bupati Poso Verna Inkiriwang.

Setelah mendengarkan paparan dari Pejabat PJKO terkait operasionalisasi Satgas Madago Raya, Cudi, sapaan akrab Gubernur Sulteng ini, menyatakan pula bersedia menjadi jaminan keamanan buat Ali Kalora dan kelompoknya bila segera menyerahkan diri.

“Selama saya menjadi Gubernur, bila mereka itu mau keluar hutan, turun menyerah, saya yang akan tanggung jawab. Saya menjadi jaminan keamanan buat mereka. Mereka tidak akan diapa-apakan oleh aparat keamanan,” tandas Cudi.

Ia meminta agar kelompok ini dapat berpikir jernih dan menyadari bila pemikiran mereka selama ini salah.

“Jangan melawan pemerintah, karena kami ini bekerja untuk kemaslahatan rakyat,” sebut dia.
Share:

Wujudkan Polri Peduli, Satlantas Polres Bojonegoro Berikan Paket Sembako dan Bendera Merah Putih untuk Warga Terdampak Covid -19



TULUNGAGUNG  – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro menggelar Bantuan Sosial (Bansos) berupa pemberian paket  sembako kepada masyarakat Kota Bojonegoro dalam rangka membantu masyarakat Kota Bojonegoro yang terkena dampak PPKM Darurat Level 4 di sekitaran  wilayah Hukum Polres Bojonegoro, Sabtu (31/7/2021) pagi tadi. 

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia melalui Kasat lantas AKP Rizal Nugra Wijaya menyampaikan, bahwa pemberian bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian bersama ditengah pandemi Covid-19. 

Kapolres Bojonegoro  berharap bisa meringankan beban masyarakat selama Pelaksanaan PPKM Darurat Level 4 dengan tetap melaksanakan aktivitas di rumah saja. 

"Hari ini kita salurkan bansos sejumlah  100 paket sembako kepada masyarakat Kota Bojonegoro yang terdampak PPKM Darurat Level 4 diantaranya tukang becak dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Rajekwesi," jelas Kasat Lantas, AKP Rizal Nugra Wijaya kepada wartawan dilokasi. 

Masih menurut AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan saat menyalurkan bansos juga diberikan bendera merah putih kecil kepada warga yang menerima bansos menjelang momentum memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-76 dan bendera  merah putih merangkum nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme serta kecintaan terhadap NKRI. 

“Masih dalam situasi pandemi  ini , mari bersama-sama menanggani dan menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bojonegoro ini. Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” kata AKP Rizal Nugra Wijaya. 

Di tempat terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu dari wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. 

"Kegiatan bansos ini dilakukan untuk mereka yang perlu dibantu, khususnya masyarakat yang terdampak dari Wabah Corona yang mengakibatkan pendapatan ekonomi menurun," pungkas AKBP EG Pandia. (NN95)
Share:

Sambut HKGB ke-69, PC Bhayangkari 04 Setukpa Polri Bagikan Alkes dan Sembako


Sukabumi | Pengurus Cabang (PC) Bhayangkari 04 Setukpa Lemdiklat Polri membagikan alat kesehatan (Alkes) dan sembako kepada tenaga kesehatan (Nakes) di RS Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri, Jumat (30/7/2021).

Ketua PC Bhayangkari Cabang 04 Setukpa, Ny. Tasha Mardiaz mengatakan, bakti sosial (Baksos) tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69 tahun 2021.

"Baksos kali ini merupakan salah satu bentuk perhatian, kepedulian, rasa kasih sayang serta apresiasi kami terhadap seluruh Nakes di Indonesia yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19," ujar Tasha.

Lebih lanjut didampingi Pembina Bhayangkari 04 Setukpa Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum dan PC Bhayangkari 04 Setukpa lainnya, Tasha menjelaskan bahwa selain Nakes, sasaran baksos juga kepada staf rumah sakit.

"Purnawirawan Polwan dan Warakawuri Polri, staf ASN Setukpa Lemdiklat Polri, guru-guru TK Kemala Bhayangkari 47 Setukpa, kader Posyandu Kemala Setukpa 02 dan 09 dan tenaga kebersihan di lingkungan Setukpa Lemdiklat Polri, juga kami beri," sebut Tasha.

Adapun paket baksos yang diberikan antara lain berupa alkes yaitu oxymeter, tensimeter dan kursi roda, serta paket sembako yang terdiri dari minyak goreng, teh, gula pasir, mie, kopi, kecap, ikan kaleng, madu, susu, mentega, dan tumpeng mini yang diterima langsung oleh Kepala RS Bhayangkara Setukpa AKBP dr. Moch. Sofwan, Sp.Ot.

"Kegiatan baksos ini diharapkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban serta mempererat rasa persaudaraan dan cinta kasih antar sesama manusia, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kita terhadap sesama disaat kita semua sedang mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19," ungkap Tasha Mardiaz.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan secara singkat dan tidak ada rangkaian ceremonial serta tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat.

(...)
Share:

Audensi Forkopimda kota kediri Bersama Pengurus PMII Cabang Kediri



TULUNGAGUNG - Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H bersama Forkopimda Kota Kediri melakukan audensi dengan  Pengurus PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Imdonesia)  Cabang Kediri  dalam upaya penggalangan guna mencegah adanya rencana aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh elemen mahasiswa sehubungan dengan adanya postingan  di media sosial.

Audensi yang berlangsung pada hari Jum'at tanggal 30 Juli 2021, Pukul 10.00  Wib bertempat di ruang joyoboyo  Pemkot Kota Kediri tersebut dihadiri oleh Walikota Kediri, Dandim 0809 Kediri, Kajari Kota Kediri, Ketua Umum dan pengurus PMII Cabang Kediri.

Dalam audensi tersebut  perwakilan dari PMII menyampaikan bahwa  secara prinsip mendukung  dalam pelaksanaan PPKM di Kota Kediri dan menghimbau pemerintah  maksimal dalam melaksanakan kebijakan dan pihak PMII  menyadari pandemi ini bukan salah pemerintah dan pejabat politik akan tetapi covid ini musibah kita bersama.

"Kita  rekan-rekan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi PMII, HMI, GMNI dan IMM sudah melaksanakan vaksinasi bersama polres Kediri  dan didalam mengajak vaksinasi kepada rekan-rekan mahasiswa itu ada cara atau treatment-treatment khusus dikarenakan banyak berita hoak terkait dengan vaksin." ungkap perwakilan PMII

Harapan perwakilan dari PMII sebagai mahasiswa ikut berperan didalam menanggulangi pandemi ini, dan alangkah baiknya dimasa yang serba susah ini kita melaksanakan bersama dengan elemen mahasiswa maupun dengan elemen lainnya.

"Kita apresiasi keikut sertaan dari para adek PMII didalam penaggulangan Covid 19. karena masalah covid ini adalah takdir dimana pemerintah tidak bisa bekerja menanggulangi sendiri tanpa keikut sertaan  rekan rekan dari semua elemen masyarakat termasuk rekan rekan adek dari PMII ( Pergerakan Mahasiswa Islam Imdonesia ). Dimana dengan adanya keberadaan mahasiswa masyarakat bisa lebih leluasa bercerita." Ungkap AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H.


Di dalam audensi pijak PMII ( Pengerakan Mahasiswa Islam Indonesia ) Cabang Kediri  berkomitmen siap mendukung dan berkolaborasi dengan  Pemerintah Kota Kediri  bersama TNI/POLRI dalam pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Kediri dalam rangka penanganan dan memutus penyebaran Wabah Covid 19. Dan siap  membantu dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pentingnya vaksinasi serta kegiatan sosial bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah.(NN95)
Share:

Akpol 91 Bhara Daksa Gelar Baksos Pada Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19



TULUNGAGUNG - Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan dalam rangka peringatan 30 tahun pengabdian Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 Bhara Daksa khususnya di Polda Jawa Timur, dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian sembako, Masker, dan Alat Pelindung Diri (APD) serta Vaksinasi pada Jumat (30/7/2021). 

Hal ini dilakukan sebagai wujud pengabdian Alumni Akpol 91 Bhara Daksa kepada Bangsa dan Negara, untuk membantu masyarakat, terlebih di masa-masa pandemi seperti sekarang ini. 

Kepala Biro Logistik Polda Jatim, Kombes Pol Pranyoto mengatakan, Sebanyak 3000 paket sembako dan Masker yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, dan ke warga Papua yang tinggal di Surabaya dan Malang, serta berbagai Pondok Pesantren (Ponpes), diantaranya Ponpes Mukmin Mandiri Sidoarjo, dan Ponpes Ahlus Safa Wal Wafa Sidoarjo. 

"Selain sembako kami juga membagikan Masker sebanyak 30 ribu, kepada masyarakat dan di Ponpes, serta 3000 Alat Pelindung Diri (APD) di RS Bhayangkara Surabaya, H.S Samsoeri Mertojoso," paparnya Kombes Pranyoto. 

Lebih lanjut Kombes Pranyoto menambahkan, kegiatan Baksos ini juga di lakukan oleh Alumni Akpol 91 diseluruh Nusantara. 

"Baksos ini juga dilakukan oleh Alumni Akpol 91 Bhara Daksa di seluruh Nusantara, dengan membagikan ratusan ribu bantuan sosial, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita, dengan cara membantu kepada warga yang terdampak oleh pandemi ini," Pungkas Pranyoto, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menambahkan, kegiatan Baksos ini juga dilakukan di Malang dengan menggelar Vaksinasi untuk masyarakat umum dan pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, diantaranya tukang becak dan Aremania. 

"Bansos untuk warga Papua kita berikan kepada Pendeta Ruben, mewakili warga papua di Surabaya, selain itu kita juga menggelar kegiatan vaksinasi kepada masyarakat di Malang, dan pembagian sembako kepada tukang becak, ojek online dan Aremania," tambah Kombes Gatot Repli Handoko di dampingi Ka SPN Mojokerto Kombes Pol Thomas Widodo Rahino.

Diharapkan dengan bantuan Alumni Akpol 91 Bhara Daksa ini, sedikit bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang terdampak langsung pandemi Covid-19. (NN95)
Share:

Upaya Pengendalian dan Pencegahan Covid-19, Polresta Banyuwangi Bentuk Tim Tracer


TULUNGAGUNG -  Pemerintah melakukan perpanjangan peberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kabupaten Banyuwangi sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri, Polresta Banyuwangi membentuk Team Tracer yang didalamnya ada anggota Babhinkamtibmas untuk mentracer (melacak Covid 19 di tiap wilayah).

Pembentukan team tracer tersebut diawali apel pelepasan petugas tracer yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu bersama Forkopimda, pejabat utama Polresta Banyuwangi,  tim dinas kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, relawan dari GP Ansor, Pemuda Muhammadyah dan Senkom di lapangan apel Mapolresta Banyuwangi, Jumat pagi (30/7).

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan dengan dibentuknya Team Tracer sesuai intruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM darurat di wilayah Jawa dan Bali.

“Aturan pemerintah mengenai PPKM darurat ini adalah 100% work from home (WFH) untuk sektor non-esensial, untuk sektor esensial diberlakukan 50% maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan yang ketat. Dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring, pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup, penjual makanan/minuman hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in),” ujar AKBP Nasrun.

Kemudian, kegiatan konstruksi 100% dengan protokol kesehatan ketat, tempat ibadah ditutup sementara, fasilitas umum ditutup: area publik, taman, tempat wisata, kegiatan seni/budaya, olahraga, sosial yang menimbulkan kerumunan ditutup, transportasi umum kapasitas maksimal 70%, resepsi pernikahan maksimal 30 orang tanpa makan di tempat.

AKBP Nasrun mengingatkan kepada para Babhinkamtibmas mengenai Tugas Tracer (pelacak Covid 19) agar dalam melaksanakan tugasnya tahu betul apa yang harus dilaksanakan.

“Yaitu tugasnya antara lain mencari dan memantau kontak erat selama karantina dan isolasi, memberikan informasi yang benar terkait covid 19 termasuk isolasi dan karantina yang benar. Memantau kondisi kesehatan orang yang melakukan karantina dan isolasi, Melaporkan hasil pemantauan kepada petugas Puskesmas sebagai koordinator traccer. Apabila ada yang bergejala harus di isolasi minimal 10 sampai 14 hari dan apabila ada gejala ringan seperti pilek dan batuk di tambah 3 hari,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

AKBP Nasrun menegaskan, yang paling penting adalah tempat dan karantina bagi yang terpapar atau kontak erat. Tempatnya yang menentukan adalah Satgas Covid Kecamatan seperti tempat isolasi mandiri atau terpusat agar tidak tercampur dengan yang lain. (NN95)
Share:

Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Harap Pertumbuhan Ekonomi Membaik



TULUNGAGUNG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal para pekerja atau buruh pada hari ini, Kamis (29/7). Vaksinasi massal ini diselenggarakan oleh PT. Ching Luh bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Polri mulai tanggal 28 Juli hingga 4 Agustus 2021.

Kapolri menyampaikan para pekerja atau buruh yang tergabung dalam perusahaan sektor esensial dan kritikal diberi kesempatan tetap melakukan produksi, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Untuk memaksimalkan kegiatan produksi tersebut, Kapolri menuturkan bahwa perlunya program vaksinasi untuk memperkuat proteksi para pekerja dan buruh agar tak terpapar virus COVID-19.

"Kita tahu bahwa saat ini rekan-rekan buruh khususnya yang tergabung dalam perusahaan ekspor diberi kesempatan melakukan produksinya dengan mengikuti prokes. Salah satu upaya lain kegiatan agar maksimal dengan melaksanakan program vaksinasi dan diharapkan rekan-rekan memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi terharap serangan COVID," kata Kapolri.

Menurut Kapolri, peran buruh sangat diperlukan untuk sama-sama menanggulangi Pandemi Covid-19 di Indonesia, sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Mengingat, dalam memerangi virus corona dewasa ini diperlukan sinergitas dan saling bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder. 

Disisi lain, kata Kapolri, untuk mencegah dan menekan laju pertumbuhan Covid-19, seluruh elemen termasuk buruh juga harus melaksanakan protokol kesehatan dengan sangat disiplin. Misalnya seperti 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).

Dengan adanya program vaksinasi para buruh ini, mantan Kabareskrim Polri ini berharap para pekerja atau buruh dapat bekerja secara maksimal, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin membaik.

"Program ini kita sesuaikan tidak hanya di sini tapi di daerah juga untuk sama-sama melaksanakan akselerasi vaksinasi rekan buruh dan kita harapkan rekan buruh bisa bekerja optimal dan pertumbuhan ekonomi semakin baik," ujarnya.

Meskipun sudah divaksin, Kapolri tetap meminta para pekerja atau buruh mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Sementara itu Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih kepada Polri atas kerja sama program vaksinasi. Ia pun menyampaikan program vaksinasi ini akan dilakukan di daerah-daerah lainnya.

"Terima kasih pak Kapolri. Program ini akan dilakukan di beberapa daerah. Vaksin presisi ini sangat membentuk herd immunity. Salut untuk Polri," katanya.

Adapun total target vaksinasi sebanyak 14.600 orang dengan target vaksinasi harian sebanyak 1.250 orang yang berasal dari masyarakat umum, karyawan PT Victory Ching Luh Pasar Kemis, dan anggota KSPSI.

Total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 19.500 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Biddokes Polda Metro Jaya 5.000 dosis, Mabes Polri 5.000 dosis, Pemda Kabupaten Tanggerang 9.500 dosis.

Jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 57 orang yang terdiri dari Polri sebanyak 25 vaksinator dan relawan sebanyak 32 vaksinator. Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial sebanyak 2.500 paket kepada pekerja atau buruh serta masyarakat umum. (NN95)
Share:

DPO TERORIS POSO MENYERAHLAH !!! ANGGOTA DPRD SULTENG ANGKAT BICARA


Poso-Enam orang Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus tindak pidana terorisme yang masih berkeliaran di wilayah  pengunungan Kabupaten Poso,Kabupaten Parimo dan Kabupaten Sigi terus di buru aparat TNI-Polri yang tergabung dalam satgas Madago Raya.

untuk menghindari korban jiwa yang lebih banyak lagi, berbagai kalangan menyerahkan agar seluruh DPO Teroris Poso tersebut segera menyerahkan diri.

menyikapi hal itu Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Dapil Poso — Tojo Una Una - Morowali — Morowali Utara, Muhaimin Yunus Hadi,SE juga menyerahkan dan meminta sisa 6 DPO Teroris Sipil bersenjata untuk dapat segera menyerahkan diri secara baik-baik. 

Menurut Anleg PAW DPRD Provinsi yang menggantikan Suprapto Dg. Situru itu, menyerahkan diri adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan tindak terorisme di Poso agar tidak lagi terjadi kontak tembak yang dapat mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. 

Hal itu disampaikannya saat ditemui media ini usai melaksanakan kegiatan Reses Penjaringan Aspirasi Masyarakat di Kelurahan Sayo, Poso Sulawesi Tengah pada Selasa (27/7/2021) waktu setempat. 

Seperti diketahui Muhaimin Yunus merupakan salah satu Anggota DPRD Provinsi yang getol menyuarakan penuntasan terorisme di wilayah Kabupaten Poso sejak dirinya masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Poso pada 2014-2019 lalu. Dirinya yang juga merupakan warga asli Kabupaten Poso itu berharap agar keamanan dan kedamaian di Kota Poso dapat kembaili seperti sedia kala. 

Sehingga dirinya berharap kepada para sisa DPO sipil bersenjata pimpinan Ali Kalora CS yang berada di wilayah Kabupaten Poso dapat menyerahkan diri secara baikbaik. Muhaimin menegaskan bila hal itu dapat dilakukan, dirinya menjamin atas keamanan dan perlindungan dari para seluruh sisa DPO tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Untuk itu dirinya juga berharap kepada pihak Kepolisian dan TNI yang tergabung dalam satgas Madago Raya untuk dapat lebih serius dan memaksimalkan kinerja dalam rangka upaya penyelesaian berbagai kasus tindak pidana terorisme diwilayah Kabupaten Poso yang hingga 
saat ini belum juga dapat terselesaikan.

Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme  Komjen Pol Dr.Boy Rafly Amar dalam kunjunganya di Kabupaten Poso beberapa saat lalu juga menyerahkan agar DPO Teroris Poso Ali Kalora Cs segera menyerahkan diri pada aparat atau Satgas Madago Raya,

" Kalau kepada enam DPO, imbauan yang paling tepat adalah apabila mereka bisa mendengar informasi ini sebaiknya menyerahkan diri, secepatnya,” harap Boy Rafli.

Kepada masyarakat Boy juga berharap, perlu diingatkan untuk terus waspada. Jangan sampai mudah terprovokasi oleh para DPO. “Inilah yang kita berikan pemahaman dan pendidikan kepada masyarakat kita. Jangan sampai generasi muda lainnya, para remaja terprovokasi oleh narasi yang mereka sampaikan kepada masyarakat,” ungkap mantan Kadiv Humas polri.

Sebelumnya juga sudah disampaikan oleh Wakasatgas Humas Madago Raya AKBP Bronto, kepada sisa DPO Teroris yang berada di pegunungan biru dan di wilayah Kab. Poso, Kab Sigi dan Kab. Parimo untuk segera menyerahkan diri kepada aparat untuk di proses sesuai dengan hukum atas tindakan mereka sebelumnya dan kembali kepada pangkuan NKRI.
Share:

Instruksi Kapolri ke Jajaran : Pendampingan Anggaran Covid-19 dan Pastikan Bansos Tepat Sasaran




JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk melakukan pendampingan percepatan penyerapan anggaran penanggulangan Pandemi Covid-19, hingga melakukan pengawalan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran. 

Terkait pendampingan anggaran Covid-19, Sigit juga telah menerbitkan surat telegram nomor ST/1488/VII/RES.3./2021, yang berisikan pengarahan atau langkah-langkah ke jajaran terkait dengan implementasi hal itu. 

Dalam pendampingan tersebut, Sigit menekankan perlu adanya komunikasi dan koordinasi dengan APIP. Lalu, sosialisasi peran dan dukungan Polri terkait dengan percepatan penyerapan anggaran itu. 

"Membangun sinergi dan kerjasama pengawasan melalui pembentukan desk, melaksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir dengan mengedepankan peran APIP dan memaksimalkan pemulihan kerugian negara," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk melakukan percepatan penggunaan anggaran Covid-19 untuk membantu masyarakat di tengah Pandemi virus corona. 

Sigit menambahkan, dalam pendampingan dan percepatan penyerapan anggaran tersebut, jajaran kepolisian diinstruksikan untuk, tidak ada diskresi yang dikriminalisasi. 

Pasalnya, kata mantan Kabareskrim Polri ini, apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kesalahan maka harus dibuktikan secara profesional dengan disertai hasil pemeriksaan BPK yang menyatakan adanya kerugian negara. 

"Kesalahan dalam pengelolaan anggaran harus dibuktikan dengan adanya niat jahat atau kesengajaan dan dilengkapi hasil pemeriksaan BPK RI yang menyatakan adanya kerugian keuangan negara riil," ujar eks Kapolda Banten tersebut. 

Sigit memastikan, Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memiliki komitmen bersama untuk sama-sama mengawal untuk mempercepat anggaran Pandemi Covid-19. 

"Polri dan Kejaksaan berkomitmen untuk melakukan monitoring, memperingatkan dan mendampingi percepatan penyerapan anggaran penanggulangan Covid-19," ucap Sigit.

Tak hanya pendampingan anggaran Covid-19, Sigit juga menginstruksikan bahwa seluruh personel kepolisian untuk melakukan pengamanan dan pengawalan distribusi bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. 

Menurut Sigit, pengawalan tersebut penting dilakukan guna memastikan bahwa bansos tersebut tersalurkan tepat sasaran, kepada masyarakat yang paling terdampak perekonomiannya di tengah Pandemi Covid-19. Terlebih lagi, di saat penerapan PPKM Level 4 saat ini. 

"Polri siap melakukan pengamanan dan mendampingi proses distribusi bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat, guna memastikan pendistribusian cepat, tepat sasaran dan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan," tutur Sigit. 

Seluruh kegiatan ini, kata Sigit, untuk memastikan masyarakat cepat mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Pada akselerasi itu, Sigit juga merangkul seluruh elemen masyarakat untuk melakukan percepatan penyaluran bansos tersebut. 

"Lakukan percepatan penyaluran bansos karena masyarakat sangat membutuhkannya. Serta libatkan
kelompok masyarakat dalam penyaluran," ujar Sigit. 

Diketahui, dalam periode 3 sampai dengan 26 Juli 2021 Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda, sebanyak 843.609 paket sembako dan 4.888.711 Kg atau 4.888,7 ton beras. Serta Alkes berupa masker, handsanitizer, tempat cuci tangan sebanyak 55.194.936. (NN95)
Share:

Menggunakan Motor, Pangdam dan Kapolda Jatim Cek Penanganan Pasien Covid di Kabupaten Gresik




TULUNGAGUNG ,- Berangkat dari Makodam V Brawijaya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim. Rabu (28/7/2021) siang, berkeliling menggunakan motor dari Surabaya menuju ke Gresik, untuk melakukan pengecekan penanganan pasien Covid-19.

Tujuan pertama, pangdam dan kapolda menuju ke Gor Stadion Joko Samudro, Kabupaten Gresik.

Tiba di ruang pemantauan pasien, di stadion joko samudro, pangdam dan kapolda berbincang dengan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Gor joko samudro, yang dipergunakan tempat isolasi pasien Covid-19.

Usai mendapatkan penjelasan dari nakes, rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Puskesmas Gending, yang berada di Jalan Veteran nomor 175 Kecamatan Kebomas Gresik.

Disini pangdam dan kapolda kembali berbincang kepada perawat jaga. Mulai dari penanganan pasien, Tracing, ketersediaan oksigen, maupun penanganan warga jika ada yang positif Covid-19.

Dijelaskan oleh salah satu perawat jaga, bahwa sampai saat ini tracing sudah dilakukan. Selain itu, saat ini sudah banyak yang sembuh dari Covid-19, meski masih ada warga yang dirawat dan melakukan isoman.

Dalam giat tersebut hadir juga Bupati Gresik, Kadinkes, Kapolres dan Dandim Kabupaten Gresik.

Usai dari puskesmas, pangdam dan kapolda jatim menuju ke Posko PPKM di Kantor Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik. Pangdam dan kapolda jatim di kantor kelurahan kembali berbincang dengan Lurah Gending terkait dengan penanganan Covid-19.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, menjelaskan, hari ini pihaknya bersama kapolda jatim melaksanakan pengecekan pelaksanaan isolasi terpusat di Gor Joko Samudro. Saat ini ada 65 pasien Covid-19 yang sedang dirawat, angka ini menurun dari angka sebelumnya yang mencapai 90 orang.

"Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri juga sudah menyiapkan isolasi - isolasi terpusat di tingkat Kecamatan. Harapannya memudahkan pemantauan pasien yang isolasi terpusat," jelas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, usai melakukan peninjauan di Kabupaten Gresik, Rabu (28/7/202) petang.

Ditambahkan pangdam, selain juga melakukan pengecekan di Posko PPKM Puskesmas, pihaknya juga melihat sejauh mana kegiatan di Posko PPKM.

"Petugas ini rata-rata sudah memahami dan mengerti akan tugasnya. Yang menonjol saat ini yakni soal tracing, gimana petugas puskesmas, Babinkantibmas, Babinsa maupun relawan masih mendalami aplikasi Silacak," tambahnya.

Nantinya pelaksanaan tracing tetap akan terus dilakukan, namun datanya dilaporkan secara manual dari puskesmas ke dinkes dengan menghimpun seluruh kabupaten gresik baru dilaporkan ke aplikasi silacak.

"Sedangkan dari polda juga sama, anggota babinkantibmas melaporkan ke polsek, polsek melaporkan ke polda sehingga polda akan menghimpun secara keseluruhan dan membuat data pembanding, hal serupa juga dilakukan oleh babinsa, melaporkan ke koramil sampai ke kodam," pungkasnya.

Usai melakukan pengecekan dan terakhir di Kantor Desa, pangdam dan kapolda jatim memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak PPKM Level 4 yang saat ini diterapkan oleh Pemerintah.

Sebelumnya, pangdam dan kapolda juga melakukan pengecekan yang sama kemarin, Selasa (27/7/2021) di Kabupaten Sidoarjo. (NN95)
Share:

Sukses Amankan Pelantikan Pilkades, Kapolres Bangkalan Tuai Pujian Dari Berbagai Pihak



TULUNGAGUNG  - Berjalannya pelantikan Kepala Desa secara langsung dan virtual dengan aman dan lancar pada hari ini, Rabu (28/07/2021) tak lepas dari peran serta Kepolisian Resor Bangkalan yang kali ini menurunkan personil lengkapnya dan juga bantuan dari Brimob Polda Jatim untuk mengamankan pelantikan Kepala Desa di Pendopo Agung, Bangkalan agar tetap aman dan tidak ricuh. 

Puluhan polisi yang berjaga rapi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan siang hari tadi hingga selesainya acara memang menjadi salah satu bentuk keamanan polri agar tidak ada penyusup yang masuk ke pendopo agung dan merusak jalannya acara. Tentunya, suksesnya pengamanan ini pun tak lepas dari sang komando AKBP Alith Alarino, S.I.K. 

Perwira berpangkat melati dua di pundak tersebut meminta seluruh anggotanya baik yang berjaga di pendopo maupun yang berada di kantor kecamatan masing-masing untuk berjaga dan mengamankan setiap jalannya pelantikan agar tak ada gesekan yang bisa menimbulkann kericuhan. Tak ayal, orang nomor satu di Mapolres Bangkalan tersebut mendapat banyak sekali pujian dari berbagai pihak, salah satunya bupati Bangkalan. "Suksesnya acara ini tentu tak lepas dari peran serta Kepolisian yang mengamankan berbagai macam fase dari mulai pentahapan pilkades hingga hari ini pelantikan. AKBP Alith benar benar berada di garda terdepan dalam mengamankan jalannya pelantikan hari ini," urai sang bupati. 

Dipuji setinggi langit oleh orang nomor satu di Bangkalan, tak lantas membuat AKBP Alith Alarino menjadi jumawa. Bagi periwira berkacamata ini, suksesnya acara pelantikan kepala desa secara langsung dan virtual ini memang merupakan langkah kepolisian dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. "Saya bukan apa apa tanpa personil Polres Bangkalan. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personil Polres Bangkalan yang hari ini terlibat dalam PAM pilkades baik yang di Pendopo Agung maupun yang PAM di kantor kecamatan masing-masing karena mengikuti pelantikan secara virtual. Dan semoga, kedepan kami terus meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat luas," tutup Alumnus Akpol tahun 2002 ini.
Share:

Polresta Malang Kota Turunkan 17 Psikolog, Pendampingan Trauma Healing Bagi Pasien Covid-19



TULUNGAGUNG - Kapolresta Malang Kota  AKBP. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si bersama jajaran PJU dan Forkopimda  melaksanakan Apel gabungan dalam rangka peresmian program "Sama Ramah" Satgas Malang Raya Trauma Healing korban Covid-19 di wilayah Kota Malang , Rabu (28 /07/2021) 

Apel yang diadakan di Halaman depan Polresta Malang Kota Jl. JA. Suprapto No. 19 dipimpin langsung Walikota Malang Drs. Sutiaji dan Komandan Apel AKP Suwarno (Wakasat Lantas Polresta Malang Kota) serta diikuti sekitar 80 orang.

Dalam sambutannya Walikota menyampaikan rasa syukur karena diberikan kesehatan untuk menghadiri launching "Sama Rama" Satgas Malang Raya
Trauma Healing korban Covid-19  di Polresta Malang Kota.

"Atas nama masyarakat Arema yang kita cintai kami berterima kasih kepada bapak Kapolresta Malang Kota yang telah menginisiasi kegiatan ini dan akan menjadi pilot projects kedepan, " Ungkap Sutiaji

Ia menambahkan kegiatan trauma healing ini pernah di temui di Medsos namun masih minim dan tidak banyak, hanya 1 (daerah) saja.

"Saat ini banyak varian Covid-19 yang luar biasa, oleh karena itu kami bersama dengan jajaran samping terus melakukan inovasi,bahwa Covid-19 ini bukan hanya urusan Pemerintah saja namun juga menjadi urusan semua masyarakat" Tegas Walikota

Selain literasi terkait kepatuhan terhadap Prokes yang harus di galakkan di masyarakat, Walikota dan Forkopimda beeharap bisa  membantu masyarakat yang menjadi korban Covid-19.

"Kami harapkan seluruh psikolog dari masing-masing instansi baik Pemerintah Daerah, Polresta, Kodim, dll, dapat memberikan literasi terkait trauma healing bagi korban Covid-19." Tuturnya. 

Ia mengungkapkan tidak ada perbedaan antara pejabat dan masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan di launchingnya "Sama Rama" ini dapat membantu masyarakat di Kota Malang ini. dan
terima kasih kepada Kapolresta Malang Kota karena telah menyebar Bhabinkamtibmas di masing-masing Kelurahan diwilayah Kota Malang dalam membantu menangani Covid-19."pungkasnya

Kapolres menambahkan "Penuntasan Covid 19 harus paralel dari saat sebelum dan setelah, dimulai pencegahan, pembagian masker,  saat  vaksinasi massal , saatpembagian bansos serta trauma healing ," Imbuh Kapolres (NN95)
Share:

Kapolri Gelar Posko PPKM di Pasar, Pastikan Perekonomian dan Protokol Kesehatan Berjalan.


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk membentuk posko PPKM di pasar-pasar rakyat. Hal itu bertujuan guna memastikan perekonomian masyarakat tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes). 

Dalam perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021, Pemerintah melakukan pelonggaran terhadap pusat perekonomian masyarakat. Diantaranya adalah, pasar rakyat diperbolehkan beroperasi namun dengan protokol kesehatan yang ketat. 

"Seluruh jajaran membentuk Posko PPKM di pasar untuk antisipasi pelonggaran ekonomi kerakyatan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Mantan Kapolda Banten itu menekankan, posko PPKM di pasar tersebut nantinya akan bertugas untuk memastikan pedagang maupun pengunjung telah menerapkan standar protokol kesehatan yang sesuai dengan penanganan Pandemi Covid-19.

Posko itu nantinya, kata Sigit, harus menerapkan One Gate System untuk membatasi kapasitas pengunjung. Lalu, melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk. 

"Menyiapkan lokasi cuci tangan, membagikan masker, pengaturan jaga jarak antar-pedagang serta melakukan random check swab antigen," ujar Sigit. 

Tak hanya itu, Sigit menyatakan bahwa, dalam posko PPKM di pasar tersebut, disiapkan pula vaksinasi mobile dalam rangka percepatan pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. 

Posko PPKM di pasar itu nantinya juga menyiapkan bantuan sosial (bansos) PPKM Level 4 dari Pemerintah kepada masyatakat yang paling terdampak perekonomiannya. 

Penerapan Posko PPKM di pasar, Sigit meminta kepada jajarannya untuk bersinergi dan berkomunikasi dengan seluruh pihak terkait dalam pelaksanaannya.

"Pemberdayaan koordinator pengawas disiplin prokes dengan melibatkan petugas keamanan atau paguyuban pelaku usaha," ucap Sigit. 

Diketahui, pembentukan posko PPKM pasar ini mulai aktif pada kemarin hari. Hingga saat ini tercatat, sudah ada 9.213 posko di seluruh Indonesia. Jumlah itu berasal dari unsur TNI, Polri dan relawan. (NN95)
Share:

Pecahkan Rekor MURI dan Terima Penghargaan Komnas PA, Polres Trenggalek Dapat Apresiasi Kapolda Jatim



TULUNGAGUNG - Kepolisian Resor Trenggalek kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Tak main-main, Kepolisian Bumi Menak Sopal ini mendapatkan hattrick 3 rekor Musium Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dan piagam penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak.

Penghargaan diberikan oleh Senior Manager MURI Jusuf Ngadri dan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait Kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H., M.H. didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur Ny. Ully Nico Afinta dan Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Trenggalek Ny Famella Dwiasi Secara Virtual dengan Prokes. Rabu, (28/7).

Polres Trenggalek mencatat 3 rekor MURI sekaligus yakni melukis masker kain terbanyak (3.000 masker dalam 8 hari) yang dilakukan 76 siswa siswi siswa SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek, melakukan pemidanaan kasus anak terbanyak di tingkat Polres selama 1 tahun dan melakukan pengungkapan dan penanganan kasus anak terbanyak di tingkat Polres selama 1 tahun.

Sedangkan Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai lembaga independen dibidang pemenuhan dan perlindungan hak anak memberikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus melalui pembinaan kreatifitas siswa SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Trenggalek atas prestasi yang telah diraih. Penghargaan MURI dan Komisi Nasional Perlindungan Anak ini merupakan Kado terindah dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI dan memperingati Hari Anak Nasional.

“Terima kasih. Terus berkarya, jadikan Polres Trenggalek sebagai Polres yang ramah bagi anak” Ujar Kapolda

Sementara itu, AKBP Dwiasi menuturkan penghargaan tersebut merupakan buah kerja keras dari kepala sekolah, para guru, tenaga pendidik dan siswa yang telah berinisiasi dan ingin berjuang menyelamatkan masyarakat dengan melukis masker kain.

“Satu masker menyelamatkan 40.000 jiwa dari penularan Covid-19 di Jawa Timur khususnya Kabupaten Trenggalek dan menjadikan pahlawan bagi semua.” Ujar AKBP Dwiasi

Lebih lanjut perwira menengah alumni Akpol tahun 2002 ini menegaskan, sebelumnya Polres Trenggalek juga telah menerima penghargaan atas penanganan kasus anak tercepat dan terkait dengan Covid-19, Polres Trenggalek telah menggelar vaksinasi khusus bagi pelajar berkebutuhan khusus.

“Agar anak-anak kita bisa memiliki ketahanan tubuh, sehat dan tetap berprestasi.” Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin, Dandim 0806 Trenggalek, Dandim 0806 Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto., S.I.P., M.I.Pol., Kajari Darfiah, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Deny Riswanto, S.H.,M.H. serta sejumlah kepala OPD terkait. (NN95)
Share:

Polri Sambut Baik Peluang Kerjasama Dengan Negara Panama



JAKARTA—Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Agus Andrianto menyampaikan, Polri menyambut baik peluang kerjasama LIndonesia dengan Panama khususnya antar intitusi kepolisian kedua negara. 

Agus berharap institusi kepolisian kedua negara dapat bekerja sama membahas penanggulangan kejahatan transnasional. 

“Berbagai macam isu yang menjadi perhatian bersama, misalnya perdagangan obat-obat terlarang dan perdagangan manusia," kata Komjen Agus Andrianto dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7/2021). 

Kemudian, lanjut Agus, Indonesia yang dikenal ahli dalam menangani peredaran gelap narkoba khususnya jenis sabu bisa bertukar metode penanggulangannya dengan kepolisian Panama yang lebih banyak perdagangan narkoba jenis kokain. 

“Sehingga dua hal berbeda ini bisa saling dipertukarkan ilmunya,” tandas Agus. 

Sebelumnya Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Panama Sukmo Harsono melakukan kunjungan resmi atau courtesy visit ke Wakil Menteri Keamanan Publik Panama HE Ivor Axel Pitti. 

Dalam pertemuannya itu, Sukmo membahas beberapa hal, mulai dari kerjasama bilateral yang telah dilakukan antara Indonesia dan Panama hingga penjajakan potensi kerja sama antara Polri dengan Kepolisian Panama.

"Kami membahas upaya peningkatan lebih lanjut hubungan kedua negara, terutama isntitusi kepolisian Indonesia dengan kepolisian Panama," ungkap Sukmo,  (NN95)
Share:

Forkopimda Jatim Cek Tempat Isoter dan 3T di Posko PPKM Sidoarjo




TULUNGAGUNG - Forkopimda Jawa Timur melakukan patroli menggunakan kendaraan roda dua berkeliling di kawasan Sidoarjo, dalam rangka pengecekan tempat isoter, serta pelaksanaan Testing, Tracing, dan Treatment di Posko PPKM Mikro Sidoarjo, pada Selasa (27/7/2021). 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, melakukan Patroli dengan mengendarai kendaraan roda dua, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, serta Dandim 0816 dan Kapolres Sidoarjo, melakukan pengecekan tempat Isolasi Terpusat (Isoter), pelaksanaan 3T di posko PPKM Mikro yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo. 

Kegiatan diawali dengan patroli menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, dan Puskesmas di kecamatan Candi Sidoarjo, untuk meninjau pelaksanaan Isoter dan pelaksanaan 3T, guna memastikan pelaksanakan sesuai alur tracing yang ditentukan. 

Selain itu, dalam kegiatan ini Kapolda dan Pangdam juga melakukan pembagian paket sembako kepada warga di desa Buduran, bertujuan untuk memelihara kamtibmas dan membantu meringankan beban warga masyarakat yang terdampak dengan diberlakukannya kebijakan PPKM Level 4.

Kegiatan diakhiri dengan meninjau Posko PPKM Mikro di Desa Buduran untuk memastikan pelaksanann 3T serta pemberian bantuan sosial berupa
150 peket sembako, kepada masyarakat di desa Buduran Sidoarjo. 

Hal ini dilakukan sebagai upaya TNI-Polri memantau Kamtibmas dan menyalurkan Bansos, agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 atau pemberlakukan PPKM. (NN95)
Share:

Polresta Mojokerto Salurkan Bansos untuk Pekerja Seni dan Pelaku Industri Kreatif



TULUNGAGUNG  – Demi tercapainya bantuan sosial dari Pemerintah yang tepat sasaran, Polresta Mojokerto menyalurkan bantuan paket sembako dan kesehatan untuk puluhan pekerja seni maupun pelaku industri kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 dan pelaksanaan Pembatasan Pemberlakuan (PPKM) di Kota Mojokerto. 

Penyerahan langsung dilakukan oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan didampingi Kasatlantas AKP Fitria Wijayanti, Kasat Binmas AKP Anang Leo Afera, Kasatnarkoba, Kasatreskrim, dan Kasubag Humas Ipda MK. Umam di Lapangan Mahapatih Gajahmada, Selasa, 27 Juli 2021. Siang

Saat ditemui media, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan menerima dan merespon cepat keluhan yang diterima dari komunitas pekerja seni dan pelaku industri kreatif dengan adanya pembatasan ruang gerak beraktivitas, selama pandemi dan penerapan perpanjangan PPKM Darurat level 4.

PPKM Darurat sendiri dilaksanakan sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Lalu diperpanjang dengan nama PPKM Level 3 dan Level 4 sampai 25 Juli, dan kembali diperpanjang hingga 2 Agustus nanti.

"Dengan adanya pembatasan masyarakat, cafe, warung yang harus take away. Dimana ada kelengkapan di cafe yang menggunakan musik, dan akhirnya tidak bisa bekerja," ucapnya.

Selain itu, pekerja seni seperti pembatik, dan pelukis yang juga sangat terdampak karena tak ada marketnya. Untuk itu, Lanjut Rofiq, pihaknya hadir meringankan sedikit beban masyarakat yang terdampak.

Berupa satu tas berisi naget, telur, mie instan, kecap, obat-obatan, vitamin, dan probiotik. Kemudian ada tambahan beras dari pemerintah daerah. 

"Alhamdulilah banyak yang mau berbagi, dan kita membantu menyalurkan ke sekitar 3.500 orang. didalamnya ada 29 orang komunitas pekerja seni dan pelaku industri kreatif yang terdata Bhabinkamtibmas dengan koordinasi dengan Dandim 0815, dan Dinsos Kota Mojokerto agar tidak terjadi double bantuan," Pungkas AKBP Rofiq

Sementara penerima bansos Pemerint, Wiranto Trenggono salah satu maestro pelukis Kota Mojokerto mengaku sangat berterimakasih dan mengapresiasi adanya bentuk perhatian dari jajaran kepolisoan terhadap pekerja seni yang sangat terdampak terhadap dirinya

Selama ini yang bersangkutan bersama keluarga bergantung penghidupan dari melukis dan menjual hasil karya tersebut. Melalui Penjualan secara online pun tak mampu memenuhi penghidupan sehari-hari. 

"Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini, sejak ada pandemi tidak bisa mengadakan pameran. Penjualan lebih banyak dari pameran ketimbang online. Ini bisa meringankan beban dalam bertahan hidup," kata Wiranto saat memberikan kesan kepada media (NN95)
Share:

Kabaharkam Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Tanggulangi Covid-19



TULUNGAGUNG - Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mendampingi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) Komisaris Jenderal Polisi Arief Sulistyanto, saat melakukan kunjungan di Malang, dalam upaya penanganan covid-19, pada Selasa (27/7/2021). 

Usai melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda kota Malang, di Balai Kota Malang. Kabaharkam Polri lanjut memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada Komunitas Papua di Malang, Arema, dan Dinas Perhubungan Kota Malang. 

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Arief Sulistyanto mengatakan, kunjungannya di Kota Malang ini dalam rangka Operasi Amanusa dan memberikan asistensi pelaksanaan PPKM level 4, sekaligus meninjau pelaksanaan pengelolaan dan penanggulangan pandemi covid-19. 

"Tadi Pak Walikota sudah menyampaikan langkah-langkah yang sudah dilakukan dan saya katakan luar biasa, Wali Kota Malang dan jajaran Forkopimda sangat kolaboratif membangun sinergitas untuk menyelamatkan warga masyarakat dari pandemi covid-19 ini," paparnya. 

Lebih lanjut Kabaharkam Polri menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan sangat komprehensif, mulai dari penanganan masalah-masalah yang bisa mempercepat proses penanggulangan covid di Kota Malang. Dan ini juga didukung oleh kesadaran warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, mengikuti apa yang diarahkan oleh pemerintah untuk melakukan isolasi, kemudian diberikan bantuan obat-obatan dan bantuan sosial, sehingga tidak terjadi kendala dalam pelaksanaan penanggulangan covid-19 ini. 

"Diharapkan rekan-rekan media juga membantu apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, dan ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia," Jelasnya usai memberikan Bansos kepada masyarakat Malang. 

"Yang perlu saya ingatkan bahwa penanggulangan pandemi ini tanggung jawab kita bersama. Covid-19 tidak melihat status seseorang. Dia akan menyerang siapa saja. Oleh karena itu yang harus kita tekankan kepada seluruh warga masyarakat adalah mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan ini yang harus terus digelorakan di seluruh warga masyarakat," tandasnya Komjen Pol Arief Sulistyanto. 

Selain itu, Kabaharkam Polri menambahkan, penanggulangan ini harus jadi tanggung jawab kita bersama. 

"Bukan tanggung jawab Walikota saja, bukan tanggung jawab Dandim dan Kapolres saja, tapi juga seluruh warga masyarakat dan seluruh komponen masyarakat, untuk bersama-sama saling bahu-membahu, bersama-sama untuk menanggulangi covid-19 ini," Pungkasnya. (NN95)
Share:

Pimpin Vicon, Kabaharkam Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4



JAKARTA--Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto memimpin video conference (vicon) kepada seluruh jajaran terkait penanganan pandemi Covid-19 di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/7).

Selaku Kepala Operasi (Kaops) Aman Nusa II Lanjutan, Arief menekankan beberapa arahan Presiden Joko Widodo selama penerapan PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. 

"Intensifkan hasil Ops Aman Nusa II, laksanakan dengan konsisten, proaktif dan koordinatif," tekan Arif dalam keterangan tertulis. 

Adapun penekanan arahan Presiden Joko Widodo yang harus dengan baik diterjemahkan di lapangan antara lain, pengaturan operasional pasar tradisional, PKL dan warung makan. Terkait hal ini, Arief menekankan agar betul-betul dikontrol terkait jam buka dan penegakan protokol kesehatannya. 

"Koordinasi dengan Pemda dan Dinas Pasar. Lakukan pengurangan jumlah pedagang di pasar lalu dibuatkan atau usulkan lokasi perluasan di luar pasar hingga pengaturan parkir," ujar Arief. 

Kemudian, sambung Arief, selama penerapan PPKM Level 4 bagaimana Peran Polri mengurangi beban masyarakat. Dalam hal ini, penyaluran bantuan sosial, sembako yang harus dikawal sepenuhnya hingga tepat sasaran. 

Arief, sebagaimana penekanan Presiden Jokowi juga meminta memetakan wilayah dengan angka kematian tinggi, dengan memantau peningkatan kapasitas RS, isolasi terpusat hingga peningkatan ketersediaan oksigen. 

Oleh karena itu, pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini Arief meminta agar jajaran berkoordinasi dengan Forkompimda, kolaborasi dan sinergitas. 

"Polri agar mendinamisasi sinergitas seluruh komponen. Dan tak kalah penting kesehatan dan keselamatan personel diutamakan," tandas Arief. 

Lalu kemudian, Arief menekankan dalam rangka peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap prokes merupakan aspek penting dalam penurunan jumlah kasus positif. Dengan cara, melakukan sosialisasi dan edukasi masif baik secara langsung dengan mobil patroli maupun melalui media sosial. 

"Dilakukan pada komunitas level terkecil, penegakan prokes dilakukan dengan cara humanis, hindari cara arogan," tekan Arief.

Dalam pelaksanaan 3T, Arief mengarahkan agar mengintesifkan pada level PPKM Mikro dengan berkoordinasi kepada 4 pilar. Lalu bentuk tracer untuk laksanakan tracing sekaligus melaksanakan sosialisasi atau edukasi prokes dan memastikan ketersediaan alat testing (antigen/PCR). 

Sejauh ini, kata Arief, jumlah tracer di 34 Polda berjumlah 61.217, yang terbagi 58,929 tracer di lapangan 2,288 tracer di ruang digital. 

Pelaksanaan vaksinasi juga turut menjadi atensi, untuk itu agar personel memperhatikan dan memastikan jumlah warga yang telah dilakukan vaksin. Arief menekankan agar akselerasi vaksinasi di elaborasi sehingga target herd immunity segera tercapai, di komunitas. (NN95)
Share:

Kampus Polri Peduli : Sespim Lemdiklat Laksanakan Gebyar Vakasinasi Anak Usia 12 Sampai 17 Tahun dan Baksos

Jabar - Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mendukung kebijakan Pemerintah dalam mewujudkan Herd Immunity di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, terus dilakukan dan dibuktikan,    dimana pada hari ini, Senin (26/07/2021) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Sespim Lemdiklat Polri, melaksanakan Program Kampus Polri Peduli, dengan Acara Gebyar Vaksinasi Anak Usia 12 Sampai dengan 17 Tahun, yang dilaksanakan di Sespim Lemdiklat Polri, dengan menerapkan Protokol kesehatan secara ketat.

Tampak hadir dalam Acara tersebut Kasespimti Polri, Kasespimmen, Kasespimma Dandim 0609/Cimahi, Koordinator Widya Iswara beserta jajaran Widya Iswara Sespim Lemdiklat Polri, PLT Bupati Bandung Barat, Kapolres Cimahi, Forkopimda, Pejabat Utama Sespim Lemdiklat Polri, Pengurus Bhayangkari Cabang 04 Sespim, dan Kepala Sekolah SMA N 1 Lembang, Kepala Sekolah SMP N 1 Lembang, Kepala Sekolah SD N 1 Kayu Ambon, dan Perwakilan Widya Iswara Sespimmen Diantara nya, Kombes Pol Guntur Hindarsyah, Kombes Pol Arief Kurniawan, Kombes Pol Sulistyaningsih, Kombes Pol Olga Sandah, Kombes Pol Yus Fadillah, dan perwakilan Serdik Sespim Lemdiklat Polri.

Dalam arahan nya Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Drs. Rokhmad Sunanto, M.M, mengatakan. Pada Hari ini, kita merasa berbahagia menyaksikan Satu wujud keteladanan dari para serdik Sespimti 30 dan Serdik Sespimmen 61, Tahun Anggaran 2021, dengan pemberian Sembako dan Vaksin Oleh Klinik Pratama Sespim Lemdiklat Polri.

" Saya sebagai pimpinan Sespim Lemdiklat Polri merasa berbangga kepada petugas kesehatan klinik pratama, dapat menyelenggarakan Acara Bakti Sosial secara nyata dibidang kesehatan, yang merupakan salah satu perwujudan, dan kepedulian untuk meningkatkan kualitas Kesehatan Masyarakat dimasa Pandemi Covid 19 ini", ucapnya.

Seperti yang sama sama kita ketahui, untuk kondisi sekarang Kabupaten Bandung barat merupakan Zona Merah Covid 19, sehingga dengan adanya Program Gebyar Vaksinasi anak Usia 12 Sampai dengan 17 Tahun  sekaligus pemberian Sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 ini, dapat membantu Program Pemerintah dalam pelaksanaan penanggulangan Pandemi Covid 19, jelas Jenderal Bintang dua dibahu ini.

" Perlu diketahui Selama Pandemi Covid 19 ini, Sespim Lemdiklat Polri, telah beberapa kali menyelenggarakan Bakti Sosial berupa pemberian Sembako diwilayah Kabupaten Bandung barat, Khususnya di Kecamatan Lembang, dan pemeberian Vaksin kepada Masyarakat sekitar Sespim Lemdiklat Polri, dan pelaksanaan Vaksin hari ini, kita khususkan untuk anak Usia 12 sampai 17 tahun", tukas Kasespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Rokhmad Sunanto, M.M.

Usai menyampaikan kata sambutan nya, Kasespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Rokhmad Sunanto, M.M, meninjau fasilitas Sespim, dan pelaksanaan gebyar vaksin anak di klinik Pratama Sespim Lemdiklat Polri.(NN95)
Share:

Secara Simbolis, Kapolres Probolinggo Serahkan Bansos Beras kepada Ansor dan Banser



TULUNGAGUNG  - Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mendistribusikan bantuan sosial (bansos) kepada sejumlah Ormas (Organisasi Kemasyarakatan), Senin (26/7/2021). 

Bantuan tersebut berupa beras dan dibagikan saat kegiatan apel pagi pada jam 07.30 WIB di lapangan apel Mapolres Probolinggo. 

Pendistribusian bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di masa PPKM Darurat mengingat PPKM Darurat mulai diperpanjang. 

"Sesuai yang diumumkan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa PPKM level 4 diperpanjang sampai 2 Agustus 2021, Polres Probolinggo memberikan bantuan beras untuk PPKM Darurat level 3 di Kabupaten Probolinggo," jelas Kapolres. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo menyerahkan secara simbolis bantuan beras tersebut kepada 10 orang perwakilan dari GP Ansor dan Banser Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, Kapolres juga berpesan kepada seluruh anggota dan Ormas yang mengikuti apel untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Protokol kesehatan dan imunitas harus dijaga  serta ditingkatkan agar Personil Polres Probolinggo maupun masyarakat tidak terpapar Covid-19," pesannya. 

Ia juga mengajak seluruh personil dan ormas untuk turut mensukseskan program vaksinasi massal. Dengan mengajak keluarga maupun kerabat agar turut disuntik vaksin.

Selanjutnya Kapolres memberikan arahan terkait atensi mengenai wilayah hukum Polres Probolinggo memasuki PPKM Darurat level 3 dan atensi mengenai sarana kontak dengan masyarakat yaitu dengan cara memberikan bansos dari pemerintah yang disalurkan oleh TNI - Polri. (NN95)
Share:

Hadapi Pandemi, Kapolresta Sidoarjo Bekali Paket Kesehatan Bagi Anggota Polri dan ASN


TULUNGAGUNG - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro salurkan paket kesehatan bagi anggota Polri dan ASN di lingkup Polresta Sidoarjo serta Polsek jajaran, dalam apel Senin (26/7/2021) pagi di Mapolresta Sidoarjo.

Paket kesehatan yang diberikan Kapolresta Sidoarjo terdiri dari vitamin C, Vitamin B, Prebiotik dan hand sanitizer. Diberikannya paket ini bertujuan untuk menunjang kesehatan bagi anggota Polri dan ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari di tengah masa Pandemi Covid-19.

“Sesuai yang diumumkan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa PPKM level 4 diperpanjang sampai 2 Agustus 2021. Tentunya tugas yang kita laksanakan kedepan semakin padat, karena pemberian paket kesehatan ini dapat menunjang kesehatan kita semua dalam melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Dihadapan para personelnya, ia juga berpesan agar selalu mentaati protokol kesehatan, jaga kesehatan agar imunitas tubuh tetap terjaga, serta jangan lelah untuk mengedukasi masyarakat supaya mematuhi segala peraturan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.

Selain itu, untuk mempercepat herd immunity, kepada para anggota Polri dan ASN supaya turut serta mensukseskan program vaksinasi massal. Dengan mengajak keluarga maupun kerabat agar turut disuntik vaksin.

“Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan kepada kita, dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab,” pungkasnya. (NN95)
Share:

Kurikulum PRESISI Mulai Diterapkan di SPN Polda Jatim

 

TULUNGAGUNG - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara pembukaan pendidikan dan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2021 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, pada Senin (26/7/2021). 

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Jatim membacakan amanat dari Kalemdiklat Polri, dengan sejumlah penekanan, untuk dapat diterapkan dalam tahun ajaran baru ini, diantaranya. Pendidikan pembentukan Bintara Polri merupakan langkah awal para siswa dalam mewujudkan cita-cita para siswa Bintara Polri menjadi anggota Polri yang sejati, yang unggul, kreatif dan inovatif.

Kehidupan adalah pembelajaran yang panjang dan tidak akan pernah berakhir untuk belajar. 

"Oleh karena itu, para siswa Bintara belajar dan berlatihlah, dengan penuh semangat, tekun dan riang gembira," amanatnya.

Lebih lanjut Kapolda membacakan amanat. Pendidikan Bintara tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19. 

"Oleh karena itu, terus gelorakan disiplin protokol kesehatan, jangan lengah, jangan kendor, dan tuntaskan vaksinasi, baik untuk Peserta Didik maupun para Tenaga Pendidik dan pengasuh," disampaikan dihadapan calon Bintara Baru. 

Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara tahun ini diikuti sebanyak 727 siswa, untuk menjadi anggota Polri di level Bintara di SPN Polda Jatim, dan sekaligus merupakan pertama kalinya akan diterapkan penguatan kurikulum baru, yang telah diresmikan oleh bapak Kapolri pada peringatan hari Bhayangkara ke-75, yang diberi nama kurikulum PRESISI. 

Kegiatan ini juga diikuti oleh pejabat utama Polda Jatim dan diakhiri dengan pemberian bantuan sosial Kampus Polri Peduli, kepada warga sekitar SPN Polda Jatim, yang terdampak pandemi Covid-19 sebanyak 100 paket sembako. (NN95)
Share:

Forkopimda Jatim Harapkan Pentahelix Dapat Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim



TULUNGAGUNG - Upaya mewujudkan herd immunity di Jawa Timur. Forkopimda gencar melakukan kunjungan pengecekan vaksinasi diberbagai daerah, diantaranya sektor Kampus dan pesantren. Sinergitas pentahelix menjadi bagian dalam penanganan ini, diantaranya adalah kampus. 

"Jadi ada pemerintah, ada kampus, ada private sector, ada masyarakat, ada media. Konsep Pentahelix approach ini harus bisa memberikan penanganan yang terbaik bagi seluruh masyarakat, yang kita harapkan bahwa herd immunity ini bisa segera kita wujudkan," paparnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan pengecekan vaksinasi di Universitas Airlangga Surabaya, Minggu (25/7/2021). 

Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim didampingi oleh Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Mahasiswa dan Tenaga Pendidik Universitas Airlangga. 

Vaksinasi ini dilaksanakan selama 2 hari, yakni hari Sabtu dan Minggu, pada tanggal 24 - 25 Juli, dengan sasaran 6000 Peserta yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa dan Alumni Unair, kegiatan ini melibatkan 50 tenaga kesehatan, gabungan dari RSUD Dr. Soetomo dan RS UNAIR. 

Sinergitas dan strong partnership menjadi bagian yang sangat penting, seluruh elemen strategis yang memiliki energi untuk bisa bersama - sama melakukan percepatan vaksinasi. Kami berharap semuanya bisa kita maksimalkan. 

"Insyaallah perguruan tinggi, perguruan tinggi lain juga akan mendapatkan kuota yang sama dari Pemprov yang sudah di-deliver oleh pemerintah pusat. Mudah-mudahan ini bisa terus kita lakukan dan percepatan bisa kita wujudkan," tandasnya Gubernur Jatim. 

Diharapkan capaian target serbuan vaksinasi ini dapat didukung oleh semua pihak, sehingga herd immunity bisa terbentuk pada Agustus mendatang, sebagai kado istimewa di HUT RI 76. (NN95)
Share:

Forkopimda Jatim Tinjau Vaksinasi di Pesantren


TULUNGAGUNG - Forkompimda Jawa Timur meninjau pelaksanaan vaksinasi berbasis pelajar. Hal ini dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi, sehingga HUT ke 76 dapat terwujudnya herd immunity di Jatim, hal tersebut di sampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Minggu (25/7/2021), saat di Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat, Lebo Sidoarjo. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya meninjau jalannya vaksinasi berbasis pelajar. 

Vaksinasi di pondok pesantren ini dikhususkan untuk anak-anak berusia 12 sampai dengan 17 tahun, dengan target 3 juta 50 ribu. 

"Lalu yang usia SMA, SMK di Jawa Timur ini 1,3 juta. Jadi itu yang kita ingin maksimalkan dari stok yang ada, pokoknya kita ingin memaksimalkan dari seluruh sinergitas yang bisa kita bangun, kita maksimalkan," paparnya Gubernur Jatim saat meninjau serbuan vaksinasi di Ponpes Bumi Sholawat. 

Gubernur Jatim mengatakan, harapannya kita tetap semangat dan dapat mencapai target, pada saat HUT ke 76 kita bisa mencapai herd immunity. 

"Kita bangun semangat, kita sih pinginnya, HUT 76 ya kita herd immunity-nya bukan 70 tapi 76 persen. Dan saya ingin menyampaikan bahwa alhamdulillah sampai dengan hari ini yang tercatat di dashboard Kemenkes, vaksinasi Jawa Timur secara dosis 1 masih tertinggi seluruh Indonesia. Dosis ke 2 juga tertinggi," ujar Khofifah. 

Kita jaga supaya ritme ini tetap bisa kita bangun semangat sinergitas yang terus lebih baik, herd immunity lebih cepat. 

"Untuk dosis vaksin itu tergantung datangnya, kalau kita kebutuhannya hampir 31 juta, dari total itu datangnya tidak bisa di pastikan, kapan hari 220 ribu dosis, kemarin pagi datang 506 ribu dosis, tapi ya langsung habis-habis dibagi," tandasnya. (NN95)
Share:

Percepatan Herd Imunity, Forpimda Kabupaten Malang Vaksinasi 15.000 Orang



TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Malang bersama Polres Malang dan Kodim 0818 Malang-Batu melaksanakan kegiatan serbuan vaksinasi massal untuk masyarakat umum di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Minggu (25/7/2021) pagi.

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengatakan, serbuan vaksinasi massal hari ini ditargetkan untuk total 15.000 orang.

"Total target vaksinasi massal hari ini adalah 15.000 dosis vaksin atau 15.000 orang. Jumlah ini termasuk pelaksanaan vaksin di Stadion Kanjuruhan juga di setiap Puskesmas se Kabupaten Malang," kata Bagoes di lokasi.

Bagoes menyatakan, vaksinasi massal ini merupakan langkah pihaknya mendukung dan mewujudkan program nasional guna mencapai Herd Immunity (kekebalan komunitas) yang dilakukan dalam upaya menghentikan pandemi Covid-19.

"Tujuan vaksinasi massal ini untuk mempecepat pembentukan herd imunity di Kabupaten Malang," jelas ex Kapolres Madiun ini. 

Bagoes menegaskan, pihaknya akan bekerja maksimal untuk terus mendukung program pemerintah dengan tujuan mulia menyelamatkan jiwa manusia ini.

"Kami akan bekerja nonstop tanpa lelah untuk mempercepat program pemerintah menciptakan herd imunity demi menyelamatkan nyawa manusia

Sementara, Kabag Ops Polres Malang, Kompol Hegy Renanta menyatakan, pelaksanaan vaksin massal dilakukan di empat zona, yakni Zona A,B,C dan D.

"Padal (perwira pengendali) di masing-masing zona,  bertanggung jawab atas penerapan protokol kesehatan di titik masing-masing," kata Hegy.

Kabag Ops menegaskan, petugas yang berjaga akan terus menggencarkan prokes agar tidak kontradiksi dengan upaya vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tim pengamanan agar bekerja keras untuk memastikan peserta vaksinasi untuk tidak bergerombol, dan wajib menggunakan masker," tambahnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forkopimda Kab. Malang ini sangat diminati masyarakat, namun masyarakat diminta dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya agar tetap menjaga prokes 3 M, yakni mencuci tangan,memakai masker dan tetap menjaga jarak. (NN95)
Share:

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Hari Ini Hoaks


JAKARTA - Beredar video aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan dengan menarasikan bahwa demonstrasi tersebut dilaksanakan pada hari ini 24 Juli 2021.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan bahwa video yang menyatakan bahwa kerusuhan demo tersebut pada hari ini adalah hoaks atau informasi palsu. 

"Itu video hoaks. Faktanya adalah demonstrasi itu merupakan peristiwa lama saat demonstrasi tolak omnibus law ciptaker di Jakarta pada 8 Oktober 2020," kata Argo kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

Argo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi palsu yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab. 

"Masyarakat jangan mudah termakan hoaks. Saring before sharing," ujar Argo. 

Menurut Argo, sampai dengan saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) berjalan aman, damai dan kondusif. Tidak ada demonstrasi yang berjalan pada hari ini.

"Situasi aman dan kondusif. Tidak ada gangguan yang berarti," tutup Argo. (NN95)
Share:

Kapolres Tulungagung Pimpin Patroli Skala Besar dan Bagikan Bansos Pada Masyarakat Terdampak PPKM



TULUNGAGUNG  - Polres Tulungagung bersama TNI Kodim 0807 dan Satpol PP Kabupaten Tulungagung menggelar Patroli Skala Besar sekaligus memberikan bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat yang terdampak Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sebelum melaksanakan patroli, dilaksanakan Apel bersama di Mapolres Tulungagung dipimpin Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH diikuti Wakapolres Tulungagung, PJU Polres Tulungagung dan Personil Gabungan, Sabtu (24/7/2021) malam

Kapolres Tulungagung dalam Apel memberikan Arahan cara bertindak saat melaksanakan patroli pendisiplinan, guna menyamakan persepsi dalam bertindak dilapangan aupaya Jangan sampai ada benturan dengan masyarakat. 

"Kita laksanakan tugas dengan tulus iklas, saling mengingatkan, tetap persuasif dan humanis. Selalu ingatkan masyarakat tentang protokol kesehatan", arahan Kapolres dalam apel. 

Terkait  tetap digelarnya patroli skala besar dan operasi yustisi,  Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH menegaskan, hal itu dilakukan bukan untuk memutus mata pencaharian masyarakat, tetapi sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Wilayah Tulungagung.
Q
“Kegiatan malam ini selain melaksanakan patroli skala besar juga melaksanakan Baksos dengan tujuan utama  memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi saat ini,” Terangnya

“Patroli sekala besar (gabungan) TNI- Polri dan Sat Pol PP  dilakukan guna menjaga Kamtibmas di Wilayah Kabupaten Tulungagung,” lanjutnya.

Selain kegiatan tersebut,  pihaknya juga membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya dimasa PPKM Level 4 saat ini. 

"Kita juga berikan bantuan berupa beras dari Bapak Presiden, Bapak Kapolri dan dari rekanan pengusa serta dari yayasan, selain itu ada juga obat- obatan dan masker untuk di distribusikan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian pada masyarakat yang terdampak covid 19,” terang AKBP Handono

Orang nomer satu di Polres Tulungagung itu menuturkan, pada saat menggelar patroli kemudian menjumpai café, rumah makan, pedagang angkringan yang masih jualan melebehi kententuan yang sudah ditetapkan, petugas gabungan menghimbau untuk mentaati aturan.

“Kita menghimbau secara humanis agar segera tutup dan pulang kerumah masing-masing, untuk menghindari kerumunan,” tuturnya.

Saat kegiatan juga disampaikan pesan kamtibmas agar senantiasa tetap optimis dan semangat dalam menjalani hidup di masa PPKM Level 4 dengan senantiasa tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Selalu pakai masker, jaga jarak dan patuhi aturan pemerintah, bersama-sama memutus mata rantai penularan Covid-19 kususnya di kabupaten Tulungagung,” pungkas Kapolres 

Sementara itu, Said salah satu warga Kelurahan Kampung dalem yang menerima bansos dari Kapolres Tulungagung megucapkan terimakasih. 

"Terimakasih atas bantuan yang di berikan Pak Kapolres,  semoga bermanfaat bagi warga yang menerima dan Polri tetap Jaya", ucap Said (NN95)
Share:

Kapolda Jatim Bagikan Beras dan Kenakan Masker Pada Anak Kecil


TULUNGAGUNG - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta kembali turun ke lapangan bagikan beras dan daging rendang kepada masyarakat yang terdampak PPKM darurat. Selain itu Kapolda juga membagikan masker serta sempat mengenakannya kepada seorang anak kecil yang diketahui tidak menggunakan masker, di kawasan Ketintang Surabaya, pada Sabtu (24/7/2021). 

Sebanyak 250 paket beras isi 5 kg dan 2750 box rendang daging sapi siap saji serta 1000 buah masker dibagikan oleh Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, pembagian tersebut menyasar tempat mangkalnya para ojek online (Ojol), tambal ban, atau masyarakat yang menggantungkan hidupnya di jalan.

Satmoko, salah satu ojol mengaku senang mendapatkan bantuan beras dan rendang, lantaran dirinya mengaku semenjak penerapan PPKM, dirinya menjadi sulit mencari pendapatan. Selain jalan banyak yang ditutup, masyarakat juga lebih banyak memilih memasak sendiri di rumah ketimbang menggunakan jasanya.

"Ya jalan-jalan kalau ditutup semakin susah Mas saya cari rezeki. Dan lagi mutarnya terlalu jauh," ucap Satmoko setelah mendapatkan beras dan rendang. 

"Saya sangat berterima kasih karena dapat membantu anak istri saya dan Semoga Bapak Kapolda lancar sukses terima kasih Pak Kapolda," tambah Satmoko salah satu ojol yang kebetulan lewat dan menerima bantuan dari Kapolda Jatim. 

Sementara, pada saat Kapolda Jatim membagikan bantuan kepada masyarakat, ia melihat seorang anak tanpa masker yang digendong ibunya, kemudian Irjen Pol Nico Afinta menghampiri dan memberikan beras serta mengenakan masker kepada si anak, sembari berpesan kepada sang ibu untuk selalu menggunakan masker baik dirinya dan untuk si anak. 

Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga mengatakan, pembagian bantuan berupa sembako atau beras ini terus dilakukan, namun kali ini kapolda membagikan beras dan olahan daging rendang yang dimasak oleh anggota Brimob dan bekerja sama dengan rumah makan padang untuk mengolah daging kurban menjadi olahan daging rendang siap saji.

"Kemudian jumlah bantuan yang dibagikan hari ini yaitu sebanyak 250 paket isi beras 5 kilo gram, ditambah 2750 box rendang siap saji, sehingga diharapkan nanti penerima bisa masak beras dan lauknya bisa dengan rendang," pungkas Kapolda Jatim. (NN95)
Share:

POLRES MALANG RAYA GANDENG PENGUSAHA PEDULI NKRI UNTUK SALURKAN BANSOS KEPADA MASYARAKAT



TULUNGAGUNG - Jajaran Polres malang raya bersama Forkopimda dan Pengusaha peduli NKRI mendistribusikan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Covid 19. Apel pelepasan digelar di lapangan mako Polres Batu yang dihadiri oleh Walikota Batu Dra. Hj. Dewantie Rumpoko, M.S.i, Kapolresta Malang AKBP Budi Hermanto, SIK., MSi, Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono, H.K,S.I.K.,M.S.I, perwakilan Jajaran Kodim dan perwakilan dari yayasan Budha Tzu Chi Bpk. Valentino serta Pengusaha Juragan 99 Bpk. Gilang . Sabtu 24 Juli 2021.

Dalam kegiatan ini, Walikota Batu mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang sudah mau perduli terhadap kondisi bangsa yang sedang mengalami pandemic covid.

“ Saya sebagai Walikota Batu secara pribadi mengucapkan kepada Yayasan Budha TzuChi Mas Valentino dan pengusaha Malang dalam hal Ini Pak gilang dengan MS. Glownya yang sudah perduli dan ikhlas mau membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid 19 di wiiilayah malang raya ini” .

“ Semoga kebaikan bapak ibu semua dibalas oleh Allah dengan rejeki yang melimpah dan kesehatan yang tidak terputus serta dicatat sebagai amal baik untuk bapak ibu semua “ Ujarnya.

Mewakili jajaran Kepolisian Malang Raya, Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto sangat mengapresiasi keperdulian para pengusaha dan yayasan BudhaTzu Chi. 

“ Terima kasih yang sebesar besarnya saya sampaikan kepada Budha Tzu Ci dan Juragan 99 yang sudah ikut menjadi manusia yang berguna bagi orang lain karena sebaik baik manusia adalah yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain dangan apa yang sudah dilakukan seperti saat ini” kata Buher.

Adapun rincian untuk bantuan dari yayasan Budha Tzu Chi sebanyak 1500 pakettiap polres dan dari juragan 99 sebanyak 5000 paket yang dibagi  untuk jajaran Polres Malang Raya yaitu Polres Malang kota mendapatkan 2000 paket, Polres Malang mendapatkan 1500 paket dan Polres Batu mendapatkan 1500 paket  yang berisi antara lain beras, gula, minyak, mie instant, kecap, hand sanitizer dan ikan dalam kemasan ( Sarden).

Dalam wawancaranya, Bpk. Gilang selaku Owdner dari Ms. Glow mengatakan bahwa apa yang diberikan ini tidak ada apa apanya , hanya sedikit ini semoga bisa berguna buat masyarakat,

“ Apa yang kami salurkan ini semua tidak ada apa apanya, semoga paket ini berguna untuk masyarakat yang saat ini sedang kesulitan di tengah pandemi Covid 19, dan kami berharap kepada masyarakat untuk tetapmematuhi prokes seperti yang dianjurkan oleh pemerintah agar pandemi ini segera berakhir serta marilah kita semua untuk melaksanakan vaksnasi” ungkapnya. (NN95)
Share:

Arsip Blog