Kapolda Jatim Cek Pelaksanaan Vaksinasi di NUIS Pakis, Kabupaten Malang



TULUNGAGUNG  - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta beserta rombongan, mengecek pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Nahdlatul Ulama Islamic School (NUIS) Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Minggu (29/8/2021).

Turut hadir dalam rombongan tersebut, Karo Ops Kombes Pol Puji Santoso, Dir Intelkam Kombes Pol Yuda Gustawan, Dir Binmas Kombes Pol Asep Irpan Rosadi, Kabid Humas Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko, Kabid Propam Kombes. Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, Kabiddokkes Kombes. Pol. dr. Erwin Zainul Hakim serta Kapolres Malang Akbp Raden Bagoes Wibisono.,SIK dan Forkopimda Malang.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan vaksinasi massal siang hari ini, dari TNI-Polri dan Dinkes yang bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama, tentunya juga seluruh tim nakes.
Ucapan terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah datang dan mau vaksin. Di Jawa Timur, persentase vaksin sudah mencapai 24% dari total sasaran vaksin," ucap Nico.

Pada pelaksanaan peninjauan, Nico menyempatkan berkomunikasi dengan beberapa peserta vaksin yang sedang duduk menunggu antrian untuk divaksin. Bahkan, mantan Kapolda Kalimantan Selatan tersebut ikut mengecek proses entry data peserta vaksin yang dilakukan sejumlah petugas dari Puskesmas Pakis di lokasi kegiatan.

"Saya ingatkan kepada masyarakat agar nanti setelah divaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan, bukan berarti habis divaksin terus merasa kebal tidak jaga prokes. Vaksin meningkatkan imun kita, dan harus tetap pakai masker dimana-mana," pesan Nico kepada peserta vaksin.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Ketua MWC NU Kecamatan Pakis, Gus Djunaidi mengatakan bahwa kuota vaksinasi massal kali ini berjumlah 1.050 dosis, dengan vaksin yang digunakan berjenis Astrazeneca yang nantinya diperuntukan bagi peserta vaksin diantaranya warga Nahdliyin se-Kecamatan Pakis serta masyarakat umum di sekitar lingkungan NUIS.

Sementara itu, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kecamatan Pakis, total sasaran vaksinasi sebanyak 1.050 orang yang terdiri dari warga Nahdliyin tingkat ranting se-Kecamatan Pakis, warga lanjut usia, masyarakat rentan serta masyarakat umum. (NN95)
Share:

11 bom lontong milik DPO teroris Poso di musnahkan oleh Satgas Madago raya


Poso(Sulteng), Barang bukti sebanyak sebelas buah bom lontong milik teroris Poso kembali dilakukan disposal oleh Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng bertempat di markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng, Sabtu (28/8/2021), di Poso, Sulawesi Tengah.

Bripka Ismail Ngemba dari Subden II Gegana Satbrimob Polda Sulteng memimpin langsung pelaksanaan disposal yang diketahui memiliki daya ledak tinggi atau high explosive.

“Sebelas buah bom lontong yang dilakukan disposal merupakan barang bukti sitaan Satgas Madago Raya selama tahun 2020 dan 2021,” demikian antara lain diungkapkan AKBP Bronto Budiono selaku Wakasatgas Humas Ops Madago Raya di Poso.

“Sebelas bom lontong tersebut terdiri 10 buah bom pipa PVC dan 1 bom pipa besi yang kesemuanya memiliki daya ledak tinggi,” tambahnya.

Wakasatgas Humas juga menjelaskan, tahun 2020 ada 3 kasus dengan 10 buah barang bukti bom lontong, 7 buah bom lontong merupakan temuan di Kelurahan Tegalrejo Poso dan hasil sitaan saat kontak senjata di Pegunungan Padopi dan Pegunungan Peaka Poso dengan barang bukti masing-masing 1 buah bon lontong.

“Sedangkan tahun 2021 ada 2 kasus dengan 2 buah barang bukti bom lontong yaitu saat kontak senjata di Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parimo dan temuan di Desa Penedapa, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso,” jelas Wakasatgas Humas.

Wakasatgas Humas juga menerangkan bahwa sebelum dilakukan disposal barang bukti tersebut diurai oleh tim detasemen Gegana guna mengetahui dan mempelajari unsur yang terkandung dalam bom lontong tersebut.

“Untuk menghindari resiko bahaya dalam penyimpanan barang bukti bom lontong maka dilakukan disposal atau dimusnahkan dengan cara diledakkan,” pungkasnya Wakasatgas Humas.

Disamping itu Bronto juga menyampaikan “Bahwa sampai saat ini pengejaran terhadap 6 orang sisa DPO teroris Poso terus dilakukan oleh satgas Madago Raya, kami berharap dukungan dan doa dari masyarakat Poso, Sigi dan Parimo serta masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya untuk menuntaskan terhadap segala bentuk teror yang dilakukan oleh DPO teroris Poso tersebut, sehingga daerah Poso, Sigi dan Parimo khususnya dan Sulawesi Tengah kembali aman dan kondusif” tutup Bronto.
Share:

Kapolri Minta Strategi Pengendalian Covid-19 di Bali Diperkuat Agar Ekonomi Terus Tumbuh



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Forkopimda Bali untuk terus memperkuat penerapan strategi pengendalian Covid-19, untuk menjamin kesehatan masyarakat. Dengan begitu, aktivitas perekonomian warga di Pulau Dewata akan terus tumbuh, setelah terpukul akibat Pandemi virus corona. 

Pengarahan itu disampaikan Sigit saat memimpin rapat dengan Forkopimda Bali, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu (29/8/2021).

"Dengan kesehatan masyarakat yang terjaga maka pertumbuhan ekonomi di Bali juga akan semakin tumbuh," kata Sigit dalam pengarahannya. 

Ditengah pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia sudah mulai tumbuh sebesar 7,07 persen. Demikian juga dengan perekonomian Bali yang mulai tumbuh sebesar 2,83 persen. 

Sigit memaparkan, strategi pengendalian Covid-19 dibagi menjadi tiga. Yaitu, protokol kesehatan (prokes) ketat dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Kemudian, memperkuat 3T (Tracing, Testing dan Treatment). Dan yang terakhir, percepatan program vaksinasi massal.

Selain memperkuat strategi tersebut, eks Kapolda Banten ini juga meminta Forkopimda untuk memaksimalkan kebijakan penyekatan. Mulai dari penyekatan antar-provinsi, antar-kab/kota, dan pembatasan mobilitas dan aktifitas masyarakat. 

"Mengintensifkan penyekatan antar-provinsi melalui pintu masuk transportasi udara, penyekatan di Bandara Ngurah Rai. Melalui pintu masuk transportasi laut, penyekatan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dan Pelabuhan Lembar-Padangbai. Penyekatan antar-kab/kota melalui pos check point antar kab/kota, terminal, maupun pintu gerbang tol," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit memaparkan, untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) atau domestik sudah mendapatkan
kelonggaran dengan memenuhi syarat yang telah diatur dalam Inmendagri Nomor 35 tahun 2021. 

Adapun persyaratannya, pelaku perjalanan antar-provinsi, menunjukkan kartu vaksin dengan minimal dosis pertama. Pelaku perjalanan dengan moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api dan kapal laut, menunjukkan hasil negatif antigen H -1. Pelaku perjalanan dengan moda transportasi pesawat udara menunjukkan hasil negatif PCR H-2. 

Lalu, perjalanan dengan pesawat antar kab/kota di Jawa-Bali, harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan. 

Termasuk untuk para petugas akan dilakukan pengawasan yaitu "Akan diberikan sanksi tegas bagi petugas yang tidak  melakukan pemeriksaan yang benar 
dalam pelaksanaan penyekatan," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit juga berharap kepada Forkopimda Bali untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan menggunakan pendekatan adat melalui para pemuka adat untuk mengajak warga yang terpapar virus corona, mau di karantina di Isolasi Terpusat (Isoter) yang saat ini sudah sangat bagus di Bali. Menurut Sigit, tingkat kesembuhan di Isoter lebih tinggi, karena ditunjang fasilitas dan diawasi penuh serta langsung oleh tenaga kesehatan (nakes). 

"Upaya menggeser isoman ke isoter perlu dilakukan secara maksimal dengan bantuan Pemerintah Daerah (Pemda), seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat. Serta perlu penjelasan secara baik dengan menyesuaikan adat istiadat setempat yang dapat memberikan ketenangan kepada masyarakat ketika akan mengajak ke isoter," papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, Forkopimda Bali harus terus melakukan akselerasi terhadap target Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait vaksinasi nasional. Tujuannya, agar Herd Immunity terhadap Covid-19 segera terbentuk.

"Untuk mengurangi risiko penularan dan kematian akibat Covid-19, TNI-Polri bersama Pemda terus melakukan akselerasi vaksinasi. Untuk mencapai target tersebut diperlukan sinergisitas TNI-Polri dan Pemda serta seluruh elemen masyarakat. Dalam menyiapkan strategi vaksinasi dapat dilakukan serbuan vaksinasi, gerai vaksinasi, vaksinasi mobile, dan door to door, ketika stok vaksin datang dalam jumlah besar," kata Sigit.

Dengan segala upaya, keseriusan, kerjasama dengan seluruh elemen, dan langkah Extraordinary, menurut Sigit, kesehatan masyarakat dapat terjamin, sehingga aktivitas perekonomian dapat berjalan seiring dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan. 

"Ketika kasus Covid-19 di bisa terkendali, maka secara otomatis daerah tersebut akan mendapat pelonggaran dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan dengan lebih baik. Seperti yang terjadi pada aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya. Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, dan seluruh masyarakat," ujar Sigit.

Setelah memberikan pengarahan ke Forkopimda Bali, Panglima TNI dan Kapolri melakukan peninjauan langsung ke Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur Bali yang dijadikan lokasi Isoter. Mereka melihat secara langsung penanganan serta perawatan pasien Covid-19. (NN95)
Share:

Serbuan Vaksin Polresta Malang Kota Dalam Rangka Hari Jadi Polwan ke 73



MALANG KOTA -  Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto kunjungi Lapas Wanita Kelas 2 Malang untuk cek pelaksanaan Vaksinasi untuk warga binaan Lapas Perempuan Kelas 2 Kota Malang, dalam rangka memperingati HUT Polwan ke 73.

Kurang lebih ada 260 Dosis Vaksin  yang di siapkan untuk Warga Binaan Lapas Wanita, Kapolresta saat mendatangi pelaksanaan vaksin di Lapas Wanita di terima langsung oleh Kalapas Wanita yang dilanjutkan pemantauan pelaksanaan vaksinasi.

Dalam kunjungan nya AKBP Budi Hermanto menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksin ini adalah mendukung program pemerintah untuk menuju herd immunity dan kita semua segera pulih dari ekonomi, warga binaan lapas pun juga wajib di vaksin ucap Buher.

Dan kegiatan ini adalah untuk memperingati hari jadi Polwan yang ke 73 di tahun 2021, semoga yang diberikan ini dapat memberikan manfaat khususnya penanganan di massa pandemi hingga saat ini, dan tentunya ini juga untuk mempercepat Herd Immunity di kota malang.

Kalapas Wanita juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada polresta malang kota dan polwan yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di lapas Wanita ini, semoga kita segera menuju Herd Immunity, tidak lupa kita juga masih harus terapkan prokes, dan saya ucapkan selamat ulang tahun hari jadi polwan yang ke 73 semoga polwan semakin sukses. (NN95)
Share:

Baksos di Pantai Pancer, Polwan Polres Jember Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Masyarakat




JEMBER – Dalam Rangka Hari Jadi Polwan ke 73, Polwan Polres Jember  melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu di Pantai Pancer Desa Puger Kulon Kec. Puger Kabupaten Jember, Sabtu (28/08/2021).

Kegiatan di Pimpin oleh Kabag SDM Kompol Nurmala didampingi Kasat Binmas AKP Yuliat dan kegiatan diikuti oleh Personel Polwan Polres Jember.

Selain di sekitar Pantai Pancer Puger, kegiatan juga dilaksanakan di Pulau Kucur Gunung Watangan Desa Lojejer Kec wuluhan Kab. Jember. Dua daerah yang berdekatan tapi berbeda Kecamatan. 

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, SIK, MH menyampaikan, Sebanyak 200 paket sembako dibagikan ke Dua Wilayah yang mana wilayah kecamatan wuluhan, Para Personel Polwan harus menggunakan perahu menyeberang ke daerah tersebut, ujarnya.

Arif juga menuturkan bahwa kegiatan Bakti sosial dilakukan oleh Polisi Wanita Polres Jember harus hadir ditengah masyarakat pada saat situasi pandemi covid 19 saat ini. 

“Jadi, Polwan kita langsung terjun kelapangan membagikan bantuan sembako dan masker kepada masyarakat terdampak covid-19,” Ungkap Arif.

Ia juga menambahkan, pembagian paket sembako dilakukan Polwan Polres Jember sebanyak 200 paket sembako langsung dibagikan secara door to door kepada masyarakat terdampak Covid 19 di dua Desa yaitu Desa Puger Kulon Kec. Puger dan Desa Lojejer Kec wuluhan Pantai Pancer. 

“Paket yang dibagikan sebanyak 200 Paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, semoga kiranya bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban ekonomi masyarakat selama pandemi Virus Covid-19,” Tandas Arif (NN95)
Share:

Akhir Desember Ditargetkan 70% Masyarakat Jatim Telah di Vaksin



TULUNGAGUNG - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Sabtu (28/8/2021) melakukan pengecekan serbuan vaksinasi Merdeka, yang berlangsung di Wage Sidoarjo dan Mapolres Mojokerto Kabupaten. Masing-masing menyiapkan sebanyak 1000 dosis baik tahap satu maupun tahap dua.

Serbuan vaksinasi yang berlangsung di desa Wage Kabupaten Sidoarjo dan Mapolres Mojokerto Kabupaten ini berlangsung secara kondusif. Masyarakat sangat antusias mendatangi tempat-tempat vaksinasi yang telah disediakan. 

Sementara, dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi, Polri bekerja sama dengan Artha Graha Peduli dan Puti Guntur Sukarno (Anggota Komisi X DPR RI) melaksanakan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat umum, khususnya kecamatan Taman Desa Wage Kabupaten Sidoarjo. 

Sedangkan, dalam selenggaraan vaksinasi di Mapolres Mojokerto Kabupaten sendiri dilakukan setiap hari Sabtu, selama persediaan vaksinasi masih ada, dengan sasaran pelajar maupun dewasa. Program vaksinasi ini juga dilaksanakan secara serentak, pada hari ini. Dengan sasaran sebanyak 5000 orang. 

Dalam kunjungannya di tempat vaksinasi, baik di Kabupaten Sidoarjo maupun di Mapolres Mojokerto Kabupaten. Kapolda Jatim tak lupa menyapa dan berbincang dengan masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi, Kapolda juga membagikan bendera merah putih kepada masyarakat yang sedang mengantri vaksin di Mapolres Mojokerto Kabupaten. 

"Kami telah melaksanakan pengecekan vaksinasi di sejumlah daerah, tadi di Sidoarjo, dan sekarang di Mojokerto. Kemarin kami juga telah melaksanakan 18.000 vaksinasi kepada masyarakat. lalu rencana untuk hari Minggu kami juga melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain ada di Kabupaten Malang, dan beberapa Polres lainnya," paparnya Kapolda. 

Selain itu, Kapolda juga tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, walaupun sudah melakukan vaksinasi, dan mengingatkan kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi diharapkan dapat mendatangi gerai vaksin tang telah di sediakan. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang sudah bekerja dan terlebih khusus lagi kepada masyarakat yang mau datang dan sadar untuk ikut vaksinasi," ucap Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama Polda Jatim. 

"Ayo vaksinasi dan mudah-mudahan nanti target di awal September akan banyak datang vaksin, 970 Puskesmas yang tersebar, akan kami dukung baik dari TNI maupun Polri, untuk mendukung Puskesmas sebagai penjuru dalam pelaksanaan vaksinasi," tandasnya. 

Kapolda Jatim juga menyampaikan, bahwa Gubernur Jatim juga akan mendorong dua tenaga kesehatan yang berasal dari sekolah kesehatan disetiap puskesmas. 

"Kami minta nanti Kapolres berkoordinasi dengan Bupati supaya menambah, setidaknya dua atau lebih, sehingga setiap puskesmas tenaga kesehatannya siap datang. Dimohon masyarakat secara rutin datang ke puskesmas untuk melaksanakan vaksinasi," tambahnya. 

"Harapannya di akhir Desember target 70 persen dari Provinsi Jawa Timur semuanya sudah terpenuhi. Makin cepat makin baik," pungkas Kapolda Jatim. (NN95)
Share:

Kapolres Sampang Tinjau Vaksinasi 1500 Pelajar SMA dan SMK Di Kabupaten Sampang




SAMPANG - Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tingkat pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Sampang, Sabtu (28/08/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini hampir seluruh sekolah menengah tingkat atas maupun sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Sampang melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk herd immunity di lingkungan pendidikan.

Selain instruksi dari dinas pendidikan provinsi Jawa timur, kegiatan vaksinasi hari ini merupakan tindak lanjut rapat terbatas Forkopimda bersama para kepala sekolah SMA PK-LB, SMK, MAN dan SMP, MTS dalam rangka pengendalian Covid-19 di lingkungan sekolah Kabupaten Sampang pada hari Kamis (26/08/2021) di Mapolres Sampang 

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si pada hari ini meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMK Negeri 1 Sampang dan SMK Negeri 2 Sampang dengan di dampingi Kasat Intel Polres Sampang AKP Khoirul Anwar SH dan Kapolsek Sampang Iptu Tomo S.Pd.

Sedangkan pelaksanaan vaksinasi di SMA dan SMK lainnya, AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si memerintahkan Wakapolres Sampang Kompol Rizky Tri Putra E.A.W S.IK, MH dan seluruh Kapolsek jajaran Polres Sampang.

Kapolres Sampang saat meninjau vaksinasi di SMK Negeri 1 Sampang berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Satgas percepatan dan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sampang.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si yang mewakili Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang mengatakan kepada awak media bahwa target vaksinasi pada hari ini berjumlah 1500 pelajar tingkat SMA dan SMK di seluruh Kabupaten Sampang.

"Dalam percepatan dan penanggulangan Pandemi Covid-19 dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat" terang Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Saat ditanya wartawan terkait antusiasme pelajar dan masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang, AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si mengatakan bahwa sekarang ini para pelajar dan masyarakat sudah mulai sadar dan paham manfaat dari vaksinasi serta mulai mendatangi tempat vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Sampang salah satunya di Gerai Vaksin Presisi Polres Sampang yang berada di depan Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang.

Sebelum meninggalkan SMK Negeri 1 Sampang, Kapolres Sampang berpesan kepada seluruh guru dan siswa-siswi untuk selalu mentaati protokol kesehatan dilingkungan sekolah. 

"Walaupun sudah mendapatkan vaksin Covid-19 saya harapkan seluruh guru dan siswa tetap mematuhi protokol kesehatan khususnya pemakaian masker selama proses belajar mengajar" pungkas Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si. (NN95)
Share:

Rapat Kesiapan PON XX Bareng Forkopimda Mimika, Kapolri : Perlu Langkah Extraordinary Cegah Covid-19


JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menpora Zainudin Amali, kembali melakukan pengarahan di Provinsi Papua terkait dengan persiapan jelang PON ke-XX. Kali ini, mereka memberikan pengarahan kepada Forkopimda Kabupaten Mimika. 

Dalam pengarahannya, Sigit mengimbau kepada Forkopimda Mimika, untuk menyiapkan langkah Extraordinary agar laju pertumbuhan Covid-19 tidak mengalami peningkatan ketika berlangsungnya perhelatan pekan olahraga nasional tersebut. 

"Kondisi kasus Covid-19 di Papua yang sudah melandai pasca-lonjakan kasus pada tanggal 8 Agustus 2021 harus kita pertahankan dengan langkah-langkah extraordinary, jangan sampai terjadi lonjakan kasus kembali ketika PON XX Papua dilaksanakan," kata Sigit saat memimpin rapat bersama Forkopimda Mimika, Papua, Sabtu (28/8/2021).

Persiapan dengan langkah luar biasa itu, kata Sigit bisa dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat bagi atlet, pelatih, official, tamu undangan, dan panitia PON ke-XX. 

Terkait hal itu, mantan Kapolda Banten itu menyebut strategi penanganan dan pengendalian virus corona untuk seluruh pihak terkait, harus dilakukan sejak keberangkatan, ketika tiba, dan saat menetap ketika menjalani pertandingan. 

Untuk peserta yang hendak berangkat mengikuti PON, Sigit menekankan harus melakukan test Covid-19 dalam waktu dua atau tiga hari sebelum perjalanan. 

"Kurangi kontak fisik dengan orang lain selama 14 hari sebelum keberangkatan. Siapkan daftar nama orang yang kontak erat untuk di validasi oleh petugas Covid-19 PB PON XX. Laksanakan protokol kesehatan sesuai rekomendasi Kemenkes, termasuk mengganti masker setiap hari atau masker kain dilapis 2 atau 3," ujar Sigit.

Kemudian ketika tiba di Papua, Sigit mendorong Forkopimda untuk aktif memastikan penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Menyerahkan hasil test Covid-19. 

Selanjutnya ketika menetap untuk mengikuti pertandingan, Sigit meminta agar melakukan pengawasan ekstra ketat. Diantaranya, membatasi aktivitasi atau hanya sebatas menjalani tugas dan peran. Mematuhi protokol kesehatan yang diatur. Lalu, wajib lapor kondisi kesehatan melalui aplikasi pelaporan kesehatan PB PON XX atau ke dokter kontingen masing-masing.

"Bila dianggap perlu maka akan dilaksanakan tes Covid-19. Akan dilakukan tes Covid-19 secara reguler selama PON berlangsung, sesuai tugas dan peran masing-masing. Jika hasil tes positif maka akan dilakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke RS sesuai pedoman Kemenkes. Akan dilaksanakan tracing terhadap kontak erat," tutur Sigit.

Selain itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga tetap mendorong Forkopimda Mimika untuk tetap melakukan strategi pengadilan Covid-19, yakni prokes ketat 3M, penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta akselerasi program vaksinasi massal.

Sigit menginstruksikan kepada personel TNI-Polri untuk membantu atau bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk melakukan akselerasi vaksinasi massal. Tujuannya, agar mempercepat target dari Pemerintah untuk mewujudkan Herd Immunity terhadap virus corona. 

Strategi dan mempercepat vaksinasi di Papua, Sigit menyebut, bakal menyiapkan tempat vaksin di sekolah-sekolah untuk menyasar target siswa dan orang tua murid. Serta, di tempat-tempat ibadah untuk para masyarakat. Bahkan, nantinya, percepatan vaksinasi juga akan door to door sampai ke distrik atau kampung.

"Untuk mengurangi risiko penularan dan kematian akibat Covid-19, TNI-Polri bersama Pemda terus melakukan akselerasi vaksinasi. Untuk mencapai target tersebut  diperlukan sinergisitas TNI-Polri dan Pemda serta seluruh elemen masyarakat. Dalam menyiapkan strategi vaksinasi diantaranya, serbuan vaksinasi, gerai vaksinasi, vaksinasi mobile, dan door to door, ketika stok vaksin datang dalam jumlah besar," papar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga mendorong Forkopimda untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mau menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat (isoter) yang telah disediakan. Menurutnya, hal itu akan lebih baik untuk kesembuhan masyarakat yang terpapar virus corona, lantaran  ditunjang dengan fasilitas memadai dan diawasi penuh oleh tenaga kesehatan (nakes). 

"Tetap lebih diutamakan isolasi atau karantina di Isoter karena di bawah pengawasan tenaga medis," kata Sigit.

Sigit menegaskan bahwa, pelaksanaan PON ke-XX juga bisa membangkitkan roda perekonomian masyarakat setempat. Oleh sebab itu, faktor kesehatan di tengah Pandemi Covid-19 harus diperkuat. 

"PON XX Papua sukses dan lancar, investasi aman, pertumbuhan ekonomi meningkat, Papua semakin maju dan modern, masyarakat sehat sejahtera," tutur Sigit. (NN95)
Share:

Kalemdiklat Polri Berikan Kuliah Umum Kepada Siswa SIP Angkatan Ke-50


Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Komjen. Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si memberikan kuliah umum
tentang leadership kepada peserta didik (Serdik) Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-50 Resimen Wira Satya Adhipradana (WSA) di Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021).

Kuliah umum yang diikuti 2.013 Siswa SIP angkatan ke-50 ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat, 250 orang secara tatap muka langsung di Gedung Anton Sujarwo dan yang lainnya secara online via zoom meeting di Batalyon masing-masing.



Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum dalam sambutannya mengatakan bahwa seluruh SIP angkatan ke-50 Resimen WSA telah diasah di Setukpa ini untuk bisa menjadi seorang perwira Polri yang Presisi.

Sementara itu, Kalemdiklat Polri Komjen. Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si berpesan bahwa kepemimpinan seseorang haruslah memiliki perilaku yang bisa ditiru, contoh dan kesuksesan yang bisa diikuti oleh orang lain (role model).

Kalemdiklat Komjen Rycko mengatakan bahwa sebelumnya Wakalemdiklat Polri telah memberikan pembekalan untuk para Siswa SIP angkatan 50. “Tugas saya sekarang ingin merangkum semua,” ujar Rycko.



Komjen Rycko menegaskan bahwa perwira polisi haruslah bertindak berdasarkan berbagai dukungan konsep dan teori, berbagai tingkatan dengan mengutamakan pencegahan. “Itulah ciri polisi modern dan polisi masa depan,” katanya.

“Wujudkan polisi masa depan yang berada dalam koridor demokratis, dan humanis, Harus dilengkapi dengan ilmu pengetahuan yang maju,” Rycko menambahkan.

Mantan Kapolda Sumut ini melanjutkan, jika keterampilan sosial bisa dicapai dengan cara mengelola masalah-masalah sosial itu dilandasi dengan ilmu pengetahuan, itulah yang disebut dengan polisi masyarakat dalam negara-negara modern dan demokratis, yang tujuannya adalah agar tercapai keteraturan sosial

Di akhir materi kuliah umumnya, Kalemdiklat Polri berpesan Hidup itu bukan hanya mencari jati diri, tapi harus mampu mengembangkan jati diri, itu demokrasi.

Selesai acara kuliah umum Kalemdiklat Polri beserta seluruh pejabat utama Lemdiklat dan Setukpa, malanjutkan acara peresmian lapangan tembak Wira Satya Adhipradana.

*Humas WSA*
Share:

Polrestabes Surabaya Salurkan Ribuan Paket Bantuan Sosial



Surabaya – Polrestabes Surabaya salurkan ribuan bantuan sosial berupa paket sembako melalui 22 Mobil Gerai Vaksin Merdeka untuk masyarakat yang membutuhkan akibat terdampak pandemi covid-19 dalam rangka program Jum’at berkah.

Kapolrestabes Surabaya, kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han menyebutkan, bahwa mobil Vaksin Merdeka ini adalah mobil multifungsi, terutama dalam melaksanakan bantuan vaksinasi covid-19 untuk masyarakat. Menurutnya, program vaksinasi ini akan terus berjalan serta bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya untuk mewujudkan Herd Immunity.

“Jadi dalam program Jum’at berkah ini, sekaligus menyalurkan bantuan gotong royong masyarakat dan pemerintah. Dan juga kebetulan pelaksanaannya yang dikedepankan fungsi-fungsi Polwan yang baru saja melakasanakan Hari Jadi Polwan ke-73,” ucap Kapolrestabes Surabaya, Kompol A. Yusep Gunawan, Jum’at (27/08/2021).

Kemudian, orang nomor satu di Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya ini, mengatakan sangat bangga adanya gerakan gotong royong dari masyarakat untuk saling bahu-membahu membantu warga yang membutuhkan. Dan ia juga berharap dengan gerakan ini Surabaya segera menjadi zona hijau dari kasus pandemi covid-19.

Selain itu ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mentaati prokes serta mensukseskan program vaksinasi dengan semboyan “Ayo Prokes, Ayo Vaksin”

“Khususnya dalam pelaksanaan PPKM Level 3, tentunya akan banyak kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik proses belajar-mengajar, tempat-tempat peribadatan maupun pusat perbelanjaan dan tranportasi ini harus ditaati,” tutur Kombes Pol A.Yusep Gunawan.(NN95)
Share:

Jumat Berkah , Polresta Banyuwangi Berbagi Nasi Kotak Kepada Pekerja Hingga Loper Koran



BANYUWANGI,  – Para pekerja hingga loper koran yang berada di Traffic Light Cungking, Kecamatan Banyuwangi mendadak didatangi petugas berseragam lengkap dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, kemarin (27/8).

Mereka sempat mengira ada razia penertiban, namun rupanya aparat kepolisian yang datang itu hendak memberikan nasi kotak gratis. ”Saya kira mau ditertibkan, ternyata kami diberi nasi kotak. Ya Alhamdulillah, lumayan untuk mengganjal perut,” ujar loper koran Jawa Pos Radar Banyuwangi, Sumiyarto

Sumiyanto mengatakan, bagi-bagi nasi kotak gratis oleh Kepolisian ini bisa dilakukan setiap hari. Tidak hanya pada hari Jumat ataupun selama pandemi Covid-19. ”Terimakasih bapak-bapak Polisi, sudah meluangkan waktunya untuk membagikan nasi kotak kepada kami. Ya mudah- mudahan hal ini terus ada, tak hanya saat pandemi saja,” harapnya.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, bagi-bagi nasi kotak ini akan dilakukan rutin setiap hari, khususnya pada hari Jumat. Aksi kemanusiaan dan sosial dengan cara berbagi kebahagiaan di tengah masa pandemi ini, juga sebagai upaya polisi membantu masyarakat di tengah pandemi. ”Kita terus membantu masyarakat, untuk saling menguatkan selama pandemi,” katanya.

Kegiatan tersebut, jelas Nasrun, juga sebagai upaya memberikan imbauan kepada masyarakat. Terutama kepada para pekerja, agar selalu mengutamakan keselamata dalam beraktivitas. ”Selalu menerapkan protokol kesehatan dan juga menjaga keselamattan,” terangnya.

Selain itu, masih kata Nasrun, masyarakat luas agar meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Jangan sampai lengah, ingat 3M (mencuci tangan, memakai masker, mejaga jarak) saat beraktivitas. Kegiatan serupa akan dilaksanakan, hingga merata. ”Seluruh masyarakat bisa bekerjasama dalam menekan angka penyebaran Covid-19,” jelasnya. (NN95)
Share:

Kapolri Serahkan Oksigen Generator Bantu Penanganan Covid-19 di Papua




JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan satu unit Oksigen Generator untuk penanganan dan pengendalian Covid-19 di Papua. Sigit berharap dengan adanya pemberian alat itu dapat membantu memenuhi kebutuhan oksigen bagi masyarakat bumi Cenderawasih itu.

Penyerahan itu dalam rangka kunjungan Kapolri bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke kegiatan vaksinasi massal di SDN Inpres Harapan atau Sekolah Lentera Harapan, Kabupdate Jayapura, Papua, Jumat (27/8/2021).

"Alat itu memiliki kemampuan pengisian per hari sebanyak 12 tabung oksigen ukuran 6m3 atau 72 tabung oksigen untuk ukuran 1m3," kata Sigit saat menyerahkan secara simbolis bantuan Oksigen Generator tersebut.

Dalam kesempatan itu, mantan Kapolda Banten ini juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), kepada masyarakat yang perekonomiannya paling terdampak akibat Pandemi Covid-19.

"Ini ada bantuan dari Pak Presiden. Semoga bermanfaat ya," ujar Sigit.

Panglima dan Kapolri melanjutkan tinjauannya pada kegiatan vaksinasi massal di GOR Waringin Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Pada kesempatan itu, Sigit menyebut masyarakat Papua sangat antusias untuk mendapatkan suntikan vaksin. Hal itu terbukti dari capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua yang dipaparkan oleh Dinkes setempat.

"Kami dapatkan laporan daru bu Dinkes bahwa target capaian vaksinasi dosis pertama sudah 47 persen dan kedua 29 persen. Kami sangat senang dengar, itu artinya antusiasme masyarakat untuk dapatkan vaksinasi makin hari makin bertambah," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit berharap, peserta vaksinasi mau mengajak masyarakat Papua lainnya untuk mau disuntik vaksin. Mengingat, hal itu dapat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh terhadap virus corona. 

Apalagi, kata Sigit, Papua akan menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX. Sebab itu, percepatan vaksinasi harus segera dikejar, agar laju pertumbuhan virus corona dapat ditekan. 

"Apalagi sebentar lagi Papua akan laksanakan PON. Sehingga dengan vaksin maka potensi bisa terkena penularan Covid-19 bisa dicegah dan bisa ditangkal. Karena kita sudah memiliki imunitas. Jadi sampaikan ke saudara, mama, pace dan semuanya untuk berbondong-bondong laksanakan vaksin. Sehingga PON lancar," tutup Sigit. (NN95)
Share:

Ajak Warga Papua Untuk Isolasi di Isoter, Kapolri : Fasilitas Lengkap dan Diawasi Intensif oleh Nakes



PAPUA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung tempat isolasi terpusat (isoter) di KM Tidar, Papua, Jumat (27/8/2021). Dalam kesempatan tersebut, mereka berdua juga melakukan interaksi langsung secara virtual dengan pasien yang dirawat di tempat isolasi terapung tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengajak kepada seluruh warga Papua yang terpapar virus corona untuk menjalani isolasi di tempat isoter. Mengingat, kata Sigit, berdasarkan pengakuan dari pasien di tempat itu, isoter memiliki fasilitas penunjang lengkap dan diawasi secara intensif oleh tenaga kesehatan (nakes).

"Saya dengan pak Panglima dan tim tentunya sangat terima kasih dan sangat senang tadi dari saudara-saudara sampaikan bahwa di isoter dapatkan pelayanan yang baik dari fasilitas maupun pengawasan secara intensif dari tenaga kesehatan," kata Sigit.

Dengan adanya hal itu, Sigit berharap kepada warga untuk mau mengajak atau menyosialisasikan ke keluarga dan kerabatnya agar mau melakukan isolasi di tempat isoter. 

"Jadi tentunya harapan kami kegiatan di isoter, fasilitas di isoter disampaikan ke saudara-saudara kita yang saat ini mungkin masih memilih untuk laksanakan isoman," ujar eks Kapolda Banten itu.

Menurut Sigit, dengan lengkapnya fasilitas dan pengawasan penuh secara langsung dari tenaga kesehatan, maka kesembuhan pasien dari paparan virus corona akan semakin tinggi. Selain itu, kata Sigit, dengan perawatan di isoter dapat mencegah penularan terhadap orang lainnya. 

"Sampaikan ke saudara-saudara bahwa isoter yang ada Kapal terapung ini fasilitasnya lengkap dan kita semua dapatkan jaminan bahwa dengan dokter yang ada, obat yang ada, maka kesembuhan akan menjadi harapan untuk lebih baik. Daripada dirawat di rumah masing-masing. Tolong disampaikan kepada saudara-saudara yang memilih isoman daripada isoter," ucap Sigit.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang terus berjuang tanpa kenal lelah untuk merawat masyarakat yang terpapar virus corona.

"Terima kasih kepada tenaga kesehatan, karena sudah dirawat saudara-saudara kita. Tolong terus setiap hari di cek secara intensif, sehingga saudara kita segera sehat dan sembuh," tutur Sigit. (NN95)
Share:

Satgas Madago Raya dipercaya Untuk Membagikan 2000 Paket Bansos Presiden RI

       

Poso - Masyarakat diwilayah Operasi Satuan tugas Madago Raya mendapat perhatian pemerintah dengan disalurkannya 2000 paket sembako bantuan sosial (Bansos) dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Bahkan pendistribusianpun dilakukan satgas Madago Raya menggunakan fasilitas Hellycopter Polri yang ada di Poskotis Tokorondo,
 
Pembagianpun langsung dilakukan TNI Polri yang tergabung dalam satgas Madago Raya dari rumah ke rumah penduduk agar tidak terjadi kerumunan,

Kasatgas Humas Ops Madago Raya Kombes Polisi Didik Supranoto dalam keterangan resminya yang dibagikan kepada media, Kamis (26/8/2021) mengungkapkan “Sebanyak 2000 paket sembako bansos Presiden RI telah didistribusikan kepada masyarakat yang bermukim diwilayah Operasi Madago Raya, ”
 
Lanjut Didik menjelaskan, Pemberian bantuan sosial berupa paket sembako ini merupakan perhatian dan kehadiran negara dimasa pandemic covid.19 yang dampaknya sangat dirasakan masyarakat kecil,

Masih kata Didik, pembagian tidak dipusatkan salah satu tempat tetapi dilakukan langsung dari rumah ke rumah, hal tersebut untuk menghindari terjadinya kerumunan dan tetap terjaganya protokol kesehatan,
 
“Ada sekitar 14 wilayah yang menjadi sasaran pendistribusian bansos antara lain, Tokorondo, Wiralulu, Gantinadi, Pantango, Taunca, Bulok, Padalembara, Irigasi Tambarana, Kalora, Kawende, Gayatri, kampung  Maros, kampung Mouro dan Timbungan" terang Didik

Semoga bansos ini dapat membantu, jangan dilihat wujudnya tetapi bagaimana negara memberikan perhatian kepada masyarakat, dan jangan lupa agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, tidak banyak beraktifitas diluar rumah bila tidak perlu serta menghindari kerumunan, pungkas Didik.
Share:

Forkompimda Jatim Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Vaksinasi Pesantren Tebu Ireng Jombang



JOMBANG - Forkopimda Jawa Timur dampingi kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam rangka silaturahmi dan meningkatkan sinergitas TNI- Polri, dengan keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng Jombang, serta melaksanakan vaksinasi guna membentuk herd immunity di lingkungan ponpes dalam upaya mencegah penularan covid 19, pada Rabu (25/8/2021). 

Sesampainya di alun alun Kabupaten Jombang, Panglima TNI dan Kapolri disambut oleh Forkopimda Jawa Timur diantaranya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, selanjutnya menuju Ponpes Tebu Ireng dan melakukan pertemuan tertutup di kediaman kesepuan pengasuh Ponpes Tebu Ireng. 

Dalam kegiatan tersebut, KH. Abdul Hakim Mahfudz yang lebih akrab dipanggil Gus Kikin menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan Forkopimda Jatim guna mempererat tali silaturahmi antara TNI-Polri dan keluarga besar Ponpes Tebu Ireng, serta upaya pencegahan penularan covid 19 di lingkungan Pondok Pesantren melalui vaksinasi. 

Usai melakukan pertemuan dengan pengasuh Ponpes Tebu ireng, Panglima TNI dan Kapolri lanjut melakukan pengecekan vaksinasi, didampingi Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Puskesmas, dan Lurah setempat, melihat jalannya vaksinasi yang berlokasi tidak jauh dari kediaman pengasuh Ponpes. 

Kegiatan dilanjut dengan peninjauan vaksinasi, di Museum Islam Indonesia KH. Hasyim Asy'ari Tebu Ireng, yang diperuntukan bagi santri Tebu Ireng, vaksin tahap ke I, dengan capaian target vaksin sebanyak 4.979 dosis vaksin. 

Kegiatan vaksinasi didukung oleh Vaksin Mabes TNI jenis Sinovac, dengan Tenaga kesehatan dari 18 Tim Gabungan TNI, Polri dan Dinkes Kab. Jombang. 

Selain melakukan pengecekan vaksinasi kepada para santri di Ponpes Tebu Ireng ini, Panglima TNI dan Kapolri juga melakukan komunikasi secara Virtual, dengan sejumlah anggota TNI, Polri dan Pemerintah setempat yang sedang melaksanakan Vaksinasi tersebar di 41 Ponpes yang ada di Jawa Timur. 

Selanjutnya, dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi Pemerintah. TNI dan Polri melaksanakan serbuan vaksinasi kepada 110 Pondok Pesantren di Jawa Timur, sebanyak 315.581 dosis jenis Sinovac yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus hingga 7 September 2021 (NN95)
Share:

Lebih Dari 30 Ribu Buruh se-Jawa Barat, Banten dan DKI Mendapatkan Vaksin Serta sembako Gratis Kerjasama Mabes Polri dan KSPI



TANGERANG - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indoenesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan; atas nama buruh Indonesia, KSPI mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah melalui Mabes Polri yang telah memberikan vaksin presisi secara tidak berbayar (gratis) kepada lebih dari 30 ribu buruh di Jawa Barat, Banten, dan DKI. 

“Bahkan puluhan ribu buruh dan keluarganya yang mengikuti vaksin presisi tidak berbayar atau gratis tersebut juga diberikan bantuan sembako gratis dari Mabes Polri,” kata Said Iqbal.

Program vaksin tidak berbayar kerjasama Mabes Polri dan KSPI ini merupakan suatu bentuk nyata, bahwa tuntutan buruh agar Pemerintah melakukan vaksinisasi bagi kalangan buruh di pabrik-pabrik secara gratis telah diwujudkan. 

Tuntutan vaksin gratis ini, lanjut Said Iqbal, didasarkan pada data dan fakta yang didapat oleh KSPI. Di mana sejak mulai diberlakukannya PPKM Darurat hingga 2 minggu setelahnya, tingkat angka penularan Covid 19 di lingkungan pabrik mencapai rata-rata 10% buruh. Bahkan secara total sudah ada ratusan buruh yang meninggal dunia. 

Terkait dengan tuntutan buruh tersebut, Mabes Polri mewakili Pemerintah memberikan respon yang cepat terhadap tuntutan buruh ini. Salah satunya dengan melakukan pemberian vaksin tidak berbayar (gratis) kepada buruh di beberapa pabrik. Pabrik yang telah diberikan vaksin gratis tersebut antara lain, PT EPSON di Bekasi, PT Honoris di Bogor, PT Nitto di Bogor, PT Aisin di Bekasi, PT Xacti di Depok, serta beberapa perusahaan di Jakarta, Tangerang, Karawang, dan Purwakarta.

Dalam acara pemberian vaksin presisi (gratis) kepada buruh tersebut juga dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Seperti di PT Epson Bekasi, PT Chih Lung Tangerang (KSPSI), dan PT Kahatex Bandung (KSPSI). Bahkan vaksin gratis untuk buruh di PT Kahatex Bandung, selain dihadiri oleh Kapolri juga dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

“Dalam kesempatan itu, Kapolri langsung memberikan sembako gratis dari Mabes Polri kepada para buruh yang mengikui program vaksin presisi,” ujar Said Iqbal.

Sementara itu, program vaksin di PT Aisin dihadiri oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono . Sedangkan di perusahaan yang lain, dihadiri oleh Irjen Suntana, Wakaba Intelkam.

Disampaikan Said Iqbal, program vaksin tidak berbayar (gratis) ini, selain bekerjasama dengan KSPI, Mabes Polri juga bekerjasama dengan KSPSI Andi Gani. Dengan demikian, jumlah buruh yang tervaksin lebih dari 30 ribu buruh.

KSPI mengharapkan seluruh program vaksin untuk buruh dan keluarganya digratiskan (tidak berbayar), sebagaimana program vaksin presisi dari Mabes Polri. Hal ini, karena, dengan program vaksin gratis akan lebih cepat tercapai herd immunity. 

“Dengan tercapainya herd immnunity, yaitu 50% orang dalam satu komunitas sudah tervaksin, maka diharapkan para buruh bisa bekerja secara optimal. Sehingga dapat dihindari terjadinya ledakan PHK, dan perusahaan dapat beroperasi 100%, khususnya yang berorienstasi ekspor,” tegas Said Iqbal.

Namun demikian, protokol kesehatan tetap wajib dijalankan perusahaan. Meliputi pemberian masker gratis, melakukan tes antigen gratis secara berkala untuk buruh, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan, melakukan kerja bergilir bilamana ditemui angka penularan Covbd-19 meningkat kembali, dan memberikan vitamin serta obat-obatan Covid-19 kepada buruh yang melakukan isoman. 

“Oleh karenanya, KSPI menegaskan kembali bahwa program vaksin untuk buruh yang dilakukan oleh Mabes Polri bekerjasama dengan KSPI dan KSPSI AGN adalah program vaksin tidak berbayar (gratis). Selain itu, juga disertai pemberian sembako gratis dari Mabes Polri kepada para pekerja/buruh yang mengikuti program vaksin gratis tersebut. Sekali lagi, buruh mengapresiasi program ini,” pungkasnya. (NN95)
Share:

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal UNISA Yogyakarta


Yogyakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Rabu (25/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada  Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Rektor UNISA Warsiti beserta personel TNI-Polri, yang telah mau terlibat aktif membantu akselerasi program vaksinasi Pemerintah Indonesia, demi mewujudkan Herd Immunity terhadap virus corona. 

"Baru saja, kami melihat langsung kegiatan vaksinasi bersama. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak Prof. Dr. Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ibu Warsiti, M.Kep, Sp. Mat selaku Rektor Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, seluruh anggota TNI-Polri dan tenaga kesehatan yang bertugas serta segenap keluarga besar civitas akademika UNISA Yogyakarta maupun kepada seluruh pihak yang telah membantu atas terselenggaranya acara ini," kata Sigit. 

Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini Indonesia telah mengalami tren penurunan Covid-19 yang cukup signifikan, dimana sampai dengan tanggal 24 Agustus 2021 kasus konfirmasi harian sudah turun lebih dari 66 persen menjadi 19.106 kasus per hari dan BOR sebesar 32 persen.

Menurut Sigit, penurunan kasus Covid-19 ini dapat terjadi karena berbagai langkah-langkah extraordinary yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Mulai dari penguatan 3M, dan 3T, PPKM Mikro, penerapan PPKM Darurat, dan kebijakan PPKM level 1-4.

"Yang dilanjutkan sampai saat ini dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan secara bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian Pemerintah agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 kembali," ujar Sigit.

Sementara itu, Sigit menekankan, bagi daerah yang berhasil menurunkan level berdasarkan hasil assesmen situasi atau standar WHO), secara otomatis akan mendapat pelonggaran dan aktivitas ekonomi masyarakat 
bisa kembali berjalan dengan baik. 

Oleh sebab itu, Sigit menyebut, untuk mempertahankan hal ini diperlukan komitmen dan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat agar tetap menahan laju pertumbuhan Covid-19.

"Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah dengan masyarakat," ucap Sigit.

Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan atas kerjasama Dinkes Provinsi DIY, Pemprov DIY dan UNISA dengan TNI-Polri mulai tanggal 25 sampai dengan 28 Agustus 2021.

Adapun, target vaksinasi ini sebanyak 6.500 orang dengan sasaran yaitu pelajar, mahasiswa, dosen, keluarga besar UNISA, dan masyarakat umum. Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 6.500 dosis jenis sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan 
ini sejumlah 72 orang. (NN95)
Share:

Terbukti Langgar UU ITE, Bareskrim Polri Tangkap Youtuber Muhammad Kece


Dittipidsiber Bareskrim Polri berhasil menangkap Youtuber Muhammad Kece atas dugaan penistaan agama. Youtuber Muhammad Kece ditangkap oleh kepolisian di wilayah Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, pada Selasa (24/8). Selanjutnya Muhammad Kece dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si.

Sebelumnya Muhammad Kece dilaporkan oleh sejumlah pihak terkait konten-konten video kontoversial yang diunggahnya bersinggungan dengan SARA. 

"Dengan cara menyebarkan konten bermuatan SARA terhadap Umat muslim yang beragama ISLAM melalui Media Youtube Channel MuhammadKece," tutur Dirtipidsiber Bareskrim Polri.

Ucapannya dalam sejumlah video di YouTube pun dinilai telah menistakan agama. Akibat perbuatannya Muhammad Kece terjerat UU ITE. 

"Tersangka dijerat Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 156 dan/atau Pasal 156 huruf a KUHPidana," jelas Brigjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., dalam keterangan tertulisnya.
Share:

Kapolri Ajak Semua Angkatan Akpol Mempercepat Vaksinasi




Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi massal dan bakti sosial alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994 di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021).  Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka Bakti 27 Tahun Pengabdian Alumni Akpol Angkatan 1994.

Sigit pun mengapresiasi apa yang dilakukan para alumni Akpol 94. Menurutnya, program ini selaras dengan target Pemerintah Indonesia untuk akselerasi vaksinasi sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Hari ini rekan-rekan alumni Akpol 94 terpanggil untuk ikut membantu melaksanakan akselerasi terkait program vaksinasi nasional yang memang sampai saat ini kita harapkan untuk bisa dipercepat dan kemudian targetnya ditingkatkan karena pak presiden sudah memberikan target harapannya satu hari bisa 2 juta (vaksinasi. Oleh karena itu secara bertahap kita bisa menyesuaikan sesuai arahan pak presiden," kata Sigit dalam konferensi pers di Gedung PTIK.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengapresiasi para alumni Akpol 94 yang memanfaatkan momentum hari Kemerdekaan Republik Indonesia untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Dalam kegiatan ini, ia mendapatkan laporan bahwa pada hari ini hingga esok hari vaksinasi diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah dengan target vaksinasi sebanyak 42 ribu.

"Kemudian dibagikan juga voucher hasil kerja sama dengan Alfamart sebanyak 45 ribu dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak Covid-19," ujar Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten ini juga mengajak semua alumni akademi kepolisian dari seluruh angkatan juga ikut berkontribusi mempercepat vaksinasi. Hal ini dibutuhkan guna mempercepat target pemerintah mewujudkan Herd Immunity.

"Saya memberikan kesempatan kepada seluruh angkatan yang ada di kepolisian untuk ikut berkontribusi melaksanakan akselerasi vaksinasi, sehingga target pemerintah mewujudkan herd immunity bisa tercapai," ucap Sigit.

Dalam kegiatan vaksinasi ini, stok vaksin yang disiapkan yakni Sinovac dan Astrazeneca. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 46 orang vaksinator tenaga Kesehatan Biddokkes Polda Metro Jaya yang terbagi dalam 20 tim (1 tim terdiri dari 2 personel) dan 6 dokter konsulen dan mini ICU.

Selain menyelenggarakan vaksinasi dan bakti sosial, dibagikan juga paket APD dan vitamin. (NN95)
Share:

Alumni Akpol 94 Gelar Baksos dan Vaksinasi di 33 Polda



TULUNGAGUNG - Peringati HUT ke 76, alumni Akademi Kepolisian (AKPOL) Tunggal Panaluan 1994 peduli, gelar bakti sosial vaksinasi massal di Dyandra Convention Center Surabaya, pada Rabu (25/8/2021). Sebanyak 5000 vaksinasi jenis sinovac disiapkan untuk masyarakat Surabaya, baik untuk dosis 1 maupun 2.

Kegiatan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Akpol 94 peduli ini, berlangsung secara serentak di 33 Polda diseluruh Indonesia. Secara langsung kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Video Conference (Vicon). 

Sementara, kegiatan di Surabaya sendiri dihadiri oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dalam keterangannya Jendral bintang satu ini mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya kepolisian dalam rangka membantu pemerintah, mewujudkan herd immunity di Jawa Timur. 

"Mudah-mudahan ini bisa membawa Jawa Timur khususnya masyarakat bisa tervaksin. Kemudian kegiatan vaksinasi ini kurang lebih ada sekitar 5000, dengan sasaran adalah pedagang kaki lima, para pengurus masjid, karyawan pasar, dan sisanya untuk masyarakat umum," tandasnya Wakapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi. 

Wakapolda menambahkan. Dalam kegiatan vaksinasi yang di selenggarakan alumni Akpol Tunggal Panaluan ini melayani 25% masyarakat yang baru melakukan vaksin pertama, dan 75% untuk masyarakat yang melaksanakan vaksinasi kedua. 

"Mudah-mudahan dengan bakti sosial yang dilaksanakan oleh rekan-rekan dari Akpol angkatan 94 ini betul-betul bisa berikhtiar membawa masyarakat Jawa Timur terjadi kekebalan komunal, dan terhindar dari covid-19," papar Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Kapusdik Brimob, Dansat Brimob, Ditreskrimum, dan Karo SDM Polda Jatim. 

Usai melakukan vaksinasi, 3000 masyarakat pendaftar mendapatkan vocer belanja sebesar 100 ribu. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian kepolisian kepada masyarakat khususnya yang terdampak penerapan PPKM. 

"Tentunya ini adalah rasa tanggung jawab moral dari angkatan 94 mengingatkan dampak dari covid-19 ini cukup dirasakan oleh masyarakat. Ya mudah-mudahan dengan memberikan voucher senilai 100 ribu ini bisa meringankan beban masyarakat akibat terdampak covid-19," pungkasnya Wakapolda Jatim. (NN95)
Share:

Basri napiter Poso, serukan Ali Kalora CS segera turun gunung dan menyerahkan diri



POSO,  Satuan tugas operasi Madago Raya terus menyerukan upaya persuasif dan humanis kepada enam Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso Ali Kalora,CS

Ditengah terus diserukannya oleh beberapa pihak agar Ali Kalora,CS segera menyerahkan diri telah beredar rekaman video dibeberapa grup media sosial whatsapp dari seorang napi teroris (napiter) Poso

Rekaman video berdurasi 1,53 menit tersebut tertulis nama Basri alias Bagong alias Ayas alias Opa anak buah Santoso alias Abu Wardah yang menyerahkan diri tanggal 14-9-2016

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, nama saya Basri alias Ayas alias Bagong alias Opa, Alhamdullilah, saya dalam keadaan baik, baik dan sehat sehat, saya turun untuk menyerahkan diri, untuk mempertanggung jawabkan perbuatan saya,” Ucapnya

“Adik-adikku, kakak-kakakku yang saya cintai, saya sayangi, marilah turun dari hutan, marilah kita persoalan ini kita duduk bersama, kita selesaikan bersama, ndak usah lagi begitu mari kita hidup tenang, kita bangun kota Poso bersama. Kalau adik-adikku, kakak-kakakku, saudara-saudaraku yang masih ada dihutan, kalau kalian takut untuk turun menyerahkan diri, saya yang akan bertanggung jawab, sayalah yang akan menjemput kalian” pesan Basri kepada para DPO teroris Poso yang masih ada di hutan,

Kata Basri kembali dalam rekaman video tersebut, “saya akan jemput kalian, bapak-bapak kita dari Polisi memperlakukan saya baik-baik, melebihi saudara mereka sendiri, sekali lagi marilah kita turun, marilah kita turun, sudah tinggalkan perbuatan kita yang melanggar hukum” harapnya

“Sekali lagi kita bangun-kita bangun Kota Poso seperti dulu lagi. Saya berdoa kepada Allah SWT, Insyaallah adik-adikku mendapatkan hidayah, kekuatan, bisa turun-turun dari gunung untuk menyerahkan diri, apabila kalian takut, sayalah yang akan menjemput kalian, semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” tutup Basri sebagaimana video yang beredar.

Untuk diketahui pemilik nama lengkap Mohammad Basri bin Baco Sampe alias Ayas alias Bagong alias Opa yang merupakan tangan kanan Santoso (pimpinan MIT Poso saat itu), telah terbukti melakukan serangkaian kekerasan, pembunuhan dan tindak terorisme di Poso sehingga Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 19 tahun penjara,

Baru menjalani masa pidana 6 tahun, pada April 2013 Basri sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Ampana, tetapi kemudian tanggal 14 September 2016 menyerahkan diri kepada Satgas Operasi Tinombala.

Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiyono di Poso, saat dikonfirmasi media (24/8/2021) membenarkan beredarnya video napi teroris saudara Basri alias Bagong alias Ayas alias Opa,

“Iya benar, telah beredar video dengan durasi 1,53 menit dari narapidana teroris Poso yaitu saudara Basri alias Bagong alias Ayas alias Opa, isi video tersebut adalah ajakan kepada DPO teroris Poso yang masih ada digunung untuk segera turun dan menyerahkan diri,”

Basri adalah salah satu contoh pelaku tindak pidana terorisme di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah yang menyerahkan diri dan diperlakukan sebaik-baiknya oleh Kepolisian. Semoga ajakan Basri dapat didengar oleh Ali Kalora CS, pungkas Bronto.
Share:

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Berhasil Gagalkan Peredaran 13,4 Kg Sabu



SURABAYA  – Satrenarkoba Polrestabes Surabaya kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur jenis sabu-sabu seberat ± 13,4 Kg dari 3 orang tersangka.

Penangkapan terhadap tersangka berawal dari laporan masyarakat pada tanggal 21 Juli 2021 yang lalu terkait adanya jaringan peredaran narkoba di daerah Jawa Timur. 

Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka berinisial SR (42) seorang perempuan dirumah kostnya yang beralamat Jalan Pakis Surabaya dengan jumlah barang bukti ± 2,6 kg dan beberapa barang bukti lainnya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han didampingi Kasatresnarkoba, Kompol Daniel Somanonasa dan Kasihumas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchamad Fakih saat konferensi pers, menyebutkan yang bersangkutan merupakan seorang perempuan, selain menjadi kurir ia juga pengedar jaringan lintas Provinsi diantaranya Sumatera-Jawa.

“Total barang bukti yang diamankan dari yang bersangkutan sekitar 2,6 Kg sabu dan yang sudah tersebar sekitar ± 10 kg,” jelas Kombes Pol A. Yusep Gunawan, Selasa (24/08/2021).

Setelah diinterogasi petugas, tersangka SR mengaku telah melakukan pekerjaan itu sebanyak 5 kali yang diperintah oleh seorang bandar untuk mengambil barang haram ini dan diantarkan kepemesannya dengan diiming-imingi imbalan yang cukup besar sekitar 10 juta rupiah.

Kemudian yang bersangkutan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut, sehingga akhirnya petugas berhasil mendapatkan data baru yang mengarah terhadap seorang pria yang beralamat Menganti Permai Gresik.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan ke lokasi yang di tunjuk tersebut. Pada hari Rabu 28 Juli 2021 mengamankan tersangka KA (38) bersama barang bukti berupa 10 (sepuluh) bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram di rumah kostnya Menganti Permai Gresik.

“Saudara tersangka KA juga berstatus bandar dan pengidar, adapun barang bukti yang diamankan 10 bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram dan yang sudah diedarkan sebanyak ± 3 kg sabu di wilayah surabaya,” lanjut Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Setelah diinterogasi, tersangka KA mengaku telah beberapa kali mengambil barang yang diranjau oleh seorang bandar dengan imbalan uang sebesar Rp. 2.000.000  dan sudah bekerja dengan bandar tersebut sejak bulan April 2021 yang lalu.

Kemudian tersangka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, sehingga Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman paket narkoba jenis sabu dari Jakarta ke Surabaya.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, sehingga pada hari Senin, 02 Agustus 2021 sekitar Pukul 01.00 WIB di pintu tol Warugunung Surabaya, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka atas nama berinisial SP (47) warga Rawa Kuning Jakarta Timur dengan barang bukti 1 kotak kardus berisi 10 bungkus teh cina berisi sabu seberat ± 10 kg.

Adapun tersangka SP juga berperan sebagai kurir antar Kota. Selain itu, ia mengaku diperintah oleh seorang bandar untuk mengambil paket narkoba jenis sabu tersebut di Jl. Pulo Gebang Jakarta kemudian diminta untuk mengirimkannya pada seseorang yang sudah menunggu di Terminal Bungurasih Sidoarjo.

“Bedasarkan hasil penyidikan, tersangka menjelaskan bahwa telah mengirimkan narkotika jenis sabu ke wilayah Jawa Timur sebanyak 7x sejak bulan April 2021 yang lalu dengan jumlah total narkotika jenis sabu sebesar ± 100 kg,” tuturnya Kapolrestabes Surabaya.

Adapun jumlah keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka adalah berupa 13,4 kg sabu, serbuk ektasi ± 1,64 gram, 10 unit Hand Phone berbagai macam merk, 2 buku catatan, 4 ATM BCA, sebuah buku tabungan BCA, 3 buah timbangan dan 1 unit sepeda motor Yamaha merk NMAX, 1 sepeda motor Honda merk Vario beserta puluhan poket pelastik.

Atas perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika; dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun penjara dan maksimal 20 (dua puluh) tahun penjara/ hukuman mati, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (NN95)
Share:

Dirsamapta Polda Jatim Bahas Pelaporan Data Covid-19 di Polresta Sidoarjo



TULUNGAGUNG - Koordinasi terkait sinkronisasi data dan penanganan Covid-19 di wilayah Surabaya Raya, dalam hal ini termasuk Kabupaten Sidoarjo, berlangsung Selasa (24/8/2021) di Mapolresta Sidoarjo.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, Kasat Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Amostian, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Waka Polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, dan pejabat utama Polresta Sidoarjo.

Dalam kesempatan ini, Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono menyampaikan arahan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta terkait, percepatan tracing dan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah jajaran Polda Jawa Timur. Upaya tracing nantinya diharapkan bersinergi dengan TNI maupun instansi terkait, yakni pihak dinas kesehatan setempat. Sehingga dapat membentuk relawan-relawan kesehatan sebagai tracer. 

“Kemudian hasil dari tracing ini, harus sinkron data pelaporannya ke pusat. Termasuk upaya tindak lanjut dari pemindahan isoman ke tempat isoter, yang didukung data valid. Sehingga segala perkembangan Covid-19 dapat terpantau secara akurat,” jelas Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono.

Sementara terkait percepatan vaksinasi Covid-19, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko menyampaikan bahwa Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta menginstruksikan jajarannya agar menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Agar aplikasi ini terinstall di telepon seluler seluruh anggotanya. Sehingga dimulai dari internal anggota Polri maupun ASN dapat terlacak siapa dan yang belum disuntik vaksin Covid-19.

“Setelah itu nantinya dapat diterapkan menjadi syarat bagi siapa pun, baik anggota maupun masyarakat umum yang masuk ke dalam mako polda sampai tingkat polsek, harus di scan barcode vaksin Covid-19 menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Jadi syarat menunjukan keterangan vaksin tidak hanya di mall saja, masuk kantor polisi juga wajib sudah di vaksin,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko.

Di akhir pertemuan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan bahwa Polresta Sidoarjo dan jajaran bersama Pemkab Sidoarjo, TNI maupun pihak terkait dalam penanganan Covid-19, siap menjalankan atensi Kapolda Jatim terkait sinkronisasi data pelaporan, upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment), percepatan vaksinasi Covid-19 hingga pemindahan warga isoman ke tempat isoter. (NN95)
Share:

Selamatkan Uang Negara, Kapolres Malang Raih Penghargaan dari Kemensos RI



TULUNGAGUNG  - Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono menerima penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, dalam rangka Pemberian Penghargaan kepada Aparat Penegakan Hukum (APH) yang telah membantu penyelamatan keuangan negara terkait bantuan sosial, Selasa (24/8/2021) pagi.

Penghargaan itu bukan tanpa alasan, 
Pasalnya Bagoes dan jajarannya telah berhasil mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dana Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan salah satu oknum pendamping desa di kabupaten Malang.

Pengungkapan kasus yang merugikan negara hingga 450 juta tersebut langsung mendapatkan apresiasi secara langsung oleh Mentri Sosial Tri Rismaharini yang langsung datang ke lokasi di desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang beberapa hari lalu.

Pada saat itu diketahui bahwa Risma mengapresiasi kerja cepat Polres Malang, dalam merespon dugaan tindak pidana korupsi dari salah satu oknum pendamping desa tersebut. Dengan segera melakukan penyeledikan, hingga akhirnya oknum pendamping desa tersebut dinyatakan bersalah dan berstatus Tersangka.

Penghargaan yang dilaksanakan di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial, Jakarta Pusat dan dengan menerapkan Protokol Kesehatan ketat.

Penghargaan itu diterima langsung oleh AKBP Bagoes dengan didampingi oleh Kasat Reskirm Polres Malang AKP Donny Bara'langi. (NN95)
Share:

Akpol 1992 Pratisarawirya Peduli Berbagi Untuk Negeri



TULUNGAGUNG - Peringati HUT ke 29, Batalyon Pratisarawirya, Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 bertajuk "Peduli Berbagi Untuk Negeri", gelar bakti sosial dengan berbagai kegiatan. Secara simbolis dilakukan di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya pada (23/8/2021). 

1000 paket sembako ini secara simbolis diberikan kepada perwakilan masyarakat yang terdampak PPKM atau pandemi covid-19, dari kalangan masyarakat, diantaranya Ojek Online (Ojol) dan tukang becak. Selain itu, pembagian bingkisan sembako juga dilakukan di traffic light depan monumen tugu pahlawan, kepada pengguna jalan yang melintas. 

AKBP Subiyantoro perwakilan dari Akpol 1992 mengatakan. Bakti sosial ini dilakukan secara serentak di masing-masing Polda di seluruh Indonesia, atas nama Batalyon Pratisarawirya Akpol 1992. Selain membagikan ribuan paket sebako, kegiatan sosial lainnya juga dilakukan, seperti bedah rumah, dan vaksinasi. 

"Ini dalam rangka peringatan dua puluh sembilan tahun mengabdi untuk negeri. Pelaksanaannya di setiap Polda yang ada rekan kami. Dari kegiatannya selain pembagian paket sembako juga ada bedah rumah, ada vaksinasi, tapi secara umum sebagian besar adalah pembagian paket sembako," tandasnya AKBP Subiyantoro, usai membagikan sembako kepada masyarakat di depan Monumen Tugu Pahlawan. 

Sementara, untuk pembagian paket sembako di Polda Jatim sendiri ada 1000 paket, yang sebagian sudah didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak langsung penerapan PPKM. 

"Jadi kalau untuk yang ada di Polda Jawa Timur, ini jumlahnya 1000 paket sembako, tapi sebagaimana kita lihat sudah didistribusikan dibantu oleh beberapa Direktorat Polda, untuk mendistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya AKBP Subiyantoro perwakilan Akpol 1992, didampingi Kapolrestabes Surabaya, Dirlantas Polda Jatim. (NN95)
Share:

Semua pihak menunggu niat baik Ali Kalora, CS



PALU, Setelah “upaya pendekatan” melalui pesan dan imbauan humanis berbagai elemen dan pemangku kebijakan, Bagaimana dengan sikap Ali Kalora dan kawan-kawan.

Bagai berpantun belum berbalas, Inilah momen menunggu sahutan atau niat baik dari Ali Kalora alias Ali Ahmad dan kawan-kawan yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso,

Berbagai pihak sangat berharap agar Ali Kalora dan kawan-kawan segera menyerahkan diri, sembari mengakui kesalahan. Apalagi ini masih dalam suasana hari kemerdekaan RI, sehingga timingnya sangat tepat.

Kalaupun kini para DPO teroris Poso masih bertahan dan bersembunyi di hutan Poso atau sekitar wilayah Sigi atau di salah satu sudut belantara Parigi Moutong (Parimo), tetap ditunggu itikad baik mereka.

Momen 76 tahun Kemerdekaan RI adalah saat yang tepat, untuk kita bisa memberikan sesuatu yang istimewa kepada NKRI, dengan kembali kepada NKRI, dengan tunduk kepada hukum, maka akan membuka lembaran baru untuk menciptakan Kabupaten Poso yang aman dan Sulawesi Tengah yang kondusif, Jelas Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiyono, di Poso (23/8/2021)

Kepada Istri, keluarga dan tokoh agama diharapkan dapat menjembatani Ali Kalora,CS apabila ada niat baik untuk segera menyerahkan diri, TNI Polri di Kabupaten Poso atau Sulawesi Tengah siap membuka pintu 1x24 jam, kapanpun dan dimanapun, tegas Bronto.

Ali Kalora CS diminta kembali ke keluarga, lingkungan masyarakat dan pulang ke pangkuan NKRI. Sementara kepulangan mereka, telah ditunggu dengan keterbukaan tangan pemerintah, TNI Polri dengan penuh kekeluargaan dan sambutan persahabatan, harapnya.

Nikmat dan dispensasi apa lagi mau didustakan Ali Kalora dan para pengikutnya, jika mulai dari Kepala BNPT RI, Gubernur Sulteng, Kapolda Sulteng, Danrem 132 Tadulako, Bupati Poso, para anggota DPRD Sulteng asal Poso bersama anggota DPRD Poso juga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kabupaten Poso sendiri yang meminta, Ali Kalora untuk “Turun Gunung” dari persembunyian dan pelarian, untuk kemudian menyerahkan diri bersama sisa pengikutnya secara baik-baik. Serta Gubernur Sulteng dan beberapa anggota DPRD Sulteng serta Bupati Poso sebagai jaminan apabila Ali Kalora Cs mau menyerahkan diri.

Kini semua menunggu suara dan lebih ditunggu lagi kemunculan Ali Kalora dan kawan-kawan,  dengan pilihan opsi yang mana, pungkas Wakasatgas Humas Ops Madago Raya ini.
Share:

Kapolri Pastikan Vaksinasi untuk Buruh Bakal Dipercepat Hingga Akhir Agustus



TULUNGAGUNG - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi masyarakat dan buruh di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (22/8/2021).

Pelaksanaan vaksinasi ini diinisiasi oleh PT Pan Brothers yang bekerja sama dengan TNI-Polri serta Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Adapun total target vaksinasi sebanyak 1.000 orang masyarakat umum dan buruh PT. Pan Brothers.

Kapolri menyampaikan dengan pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan mempercepat program vaksinasi nasional. Bahkan khusus untuk buruh, target vaksinasi hingga akhir Agustus sebanyak 100 ribu sudah divaksin.


"Target vaksinasi buruh di wilayah solo raya sampai agustus paling tidak 100 ribu buruh tervaksin dan akan bertahap ditambahkan terus, sehingga dari  kebutuhan vaksin untuk masyarakat industri untuk buruh yang memang menjadi pahlawan devisa bisa kita maksimalkan," kata Kapolri.

Selain vaksinasi buruh, mantan Kabareskrim Polri ini juga akan terus mempercepat vaksinasi untuk masyarakat sekitar dan diharapkan akhir september program vaksinasi juga cukup meningkat.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, selain mempercepat vaksinasi, pelaksanaan testing dan tracing atas kasus konfirmasi COVID-19 di Boyolali juga harus dimaksimalkan.


"Bagi mereka yang terkonfirmasi dan memiliki kontak erat untuk dirawat di isoter bagi yang masuk gejala ringan termasuk sedang. Isoman terus kita lakukan pendampingan agar terpantau hingga bisa menekan bisa penularan COVID," katanya.


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menitipkan pesan bahwa masyarakat harus menyeimbangkan antara kesehatan dan ekonomi. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap hidup sehat dan disiplin prokes dengan memakai masker.


"Pesan kami karena virus ini kan akan hidup dengan kita beberala tahun ke depan supaya kita bisa menyeimbangkan hidup sehat, tapi juga bisa bekerja dan beraktivitas. Jangan lupa pakai maskernya harus disiplin dan testing dan tracingnya sampai level terbawah terus jalan. kalau itu jalan tidak usah ada buka tutup. Jadi kita bisa jalan imbang ekonomi dan kesehatan," katanya.


Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 1.000 dosis jenis Moderna yang berasal dari Polri. Jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 25 orang yang terdiri dari TNI-Polri dan relawan. Dalam kegiatan ini juga akan disalurkan paket bansos kepada masyarakat yang membutuhkan sebanyak 435 paket bansos. ( NN95)
Share:

Kapolda Segera Terapkan Vaksinasi Door to door di Jatim Secara Menyeluruh



TULUNGAGUNG - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi merdeka semeru, bagi masyarakat umum dan anak usia 12 tahun ke atas, pada Minggu (22/8/2021), di Mapolres Bojonegoro. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat program pemerintah, dalam membentuk herd immunity di Jatim. 

Dalam pengecekannya Kapolda Jatim didampingi Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, menyapa masyarakat yang melakukan vaksinasi di Polres Bojonegoro. 

Kegiatan vaksiansi di Polres Bojonegoro sendiri disiapkan 5000 dosis, dengan sasaran seluruh masyarakat baik dosis pertama maupun ke dua, menggunakan Sinopharm dan Sinovac, untuk kegiatan vaksinasi di Polres Bojonegoro melibatkan 19 relawan Nakes dan 14 tim Nakes gabungan dari Polda, Kodam V/Brawijaya, Dinkes  Prov Jatim serta Polres dan Kodim Bojonegoro.

Pendaftaran vaksinasi ini dilakukan dengan metode online, selanjutnya petugas melakukan singkronisasi data pendaftaran online tersebut melalui barcode, sesuai dengan pendaftaran peserta vaksin. Sehingga dapat menghindari kerumunan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah datang mendaftar untuk melaksanakan vaksin ini, selain itu tak lupa Kapolda Jatim juga menyampaikan ucapan terimakasih pada panitia yang sudah menyiapkan kegiatan ini dan tenaga kesehatan yang sudah datang menyiapkan diri, sehingga proses semuanya berjalan dengan lancar. 

"Harapan kami Polres Bojonegoro maupun Kodim serta seluruh Forkopimda, bisa terus melaksanakan kegiatan vaksinasi, dan tentunya masyarakat saya juga ucapkan terima kasih atas antusiasnya," ucap Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di Gedung Olahraga Sanika Satyawada Polres Bojonegoro. 

Sementara Kapolda Jatim menyampaikan, di Polres Bojonegoro pada pagi ini yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 800 orang, dan nantinya masih akan berjalan terus. 

"Kami rencananya akan mendapat tambahan vaksin sebanyak 300ribu, dan ini akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, sehingga vaksin ini juga bisa diberikan kepada seluruh jajaran," lanjut Kapolda. 

Kapolda juga menyampaikan, antusias masyarakat dengan vaksinasi door to door begitu besar, seperti yang sudah dilaksanakan oleh beberapa Polres. 

"Tentunya nanti kami akan koordinasi supaya vaksinasi door to door ini bisa menyerap kepada masyarakat pinggiran," pungkas Kapolda. 

Perlu diketahui, serbuan pelaksanaan vaksinasi merdeka semeru yang dilakukan secara serentak di Bojonegoro ini dilakukan secara gabungan antara jajaran Kodam dengan Polda dan Pemprov jatim, serta Polres dengan Kodim, beserta seluruh tenaga kesehatan. (NN95)
Share:

Bentuk Kepedulian Kepada Tahfidz, Serdik Sespimmen 61 Serahkan Bantuan Keperluan Yayasan




MAKASSAR, Bentuk Kepedulian Serdik Sespimmen angkatan 61 melakukan pemberian bantuan senilai Rp20 Juta untuk Pembangunan dan Pengadaan Sarana Prasarana yayasan media dakwah sunnah Makassar. Tahfidz Al-Qur’an media dakwah sunnah ini terletak di jalan hertasning kota Makassar.

Bantuan diserahkan oleh Kompol Diari Astetika S.IK yang merupakan Serdik Sespimmen angkatan 61 kepada Ketua Yayasan Media Dakwah, Al Ustadz Abdul Malik Al Buthony di lokasi pembangunan Tahfidz Al-Qur’an Media Sunnah, jumat (20/08/2021).

Diari Astetika mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian dirinya terhadap pendidikan dalam membentuk generasi muda yang Qurani. yayasan ini diharapkan bisa mencetak para penghafal Al-Qur’an yang mumpuni dan berjiwa leadership tinggi.

“Menjadi kebanggan bagi kami karena bisa berkontribusi dalam pembangunan yayasan Tahfidz Al-Qur’an ini. Sungguh niat baik, dan ini sejalan dengan niat saya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di bidang keagamaan,” jelas Diari.

Lebih lanjut, Kompol Diari meyampaikan, "kurikulum pendidikan di yayasans bermuara pada penciptaan generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing tinggi. Bukan hanya dari sisi skill, tapi juga menyangkut nilai-nilai dasar kemanusian,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Media Dakwah Sunnah Ustadz Abdul Malik Al Buthony mengatakan "jumlah Tahfidz Al-Qur’an sudah banyak. Namun apa yang diajarkan di yayasan media dakwah sedikit berbeda. Di sini santri tidak hanya dibentuk menjadi penghafal Al-Qur’an, melainkan juga dibekali dengan wawasan leadership dan entrepreneurship. Sehingga nanti kalau mereka lulus tidak harus kembali ke pondok menjadi pengajar, jelasnya.

“Terima kasih atas bantuan Bapak Kompol Diari Astetika, semoga bermanfaat bagi para santri dan masyarakat sekitar”, ujar Ustadz Abdul Malik Al Buthony.(*)
Share:

Kendarai Motor, Forkopimda Sidoarjo Pantau Vaksinasi Covid-19 di Dusun Kepetingan



TULUNGAGUNG - Forkopimda Sidoarjo mengendarai motor trail mengecek pelaksanaan vaksinasi Covid-19 on the road di wilayah terpencil. Tepatnya di Dusun Kepetingan, Kelurahan Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (21/8/2021) siang. 

Vaksinasi Covid-19 tahap pertama Di Dusun Kepetingan disediakan 300 dosis vaksin. Mayoritas warga Kepetingan bekerja sebagai buruh tambak dan nelayan. Untuk menuju ke lokasi, hanya dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua melalui jalur tambak Desa Sawohan yang berliku. Menempuh lama perjalanan sekitar satu jam dengan jarak 10 kilometer dari Desa Sawohan ke Dusun Kepetingan. Atau dapat juga ditempuh melalui jalur sungai menggunakan perahu.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama Wakil Bupati Sidoarjo Subandi serta Dandim 0816 Sidoarjo Mohammad Iswan Nusi kompak turun langsung menyapa warga Kepetingan. Selain memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pada kesempatan ini Forkopimda Sidoarjo juga menyalurkan bantuan sosial paket sembako kepada warga Dusun Kepetingan.

Kapolresta Sidoarjo menyambut baik antusias warga Kepetingan terhadap program vaksinasi Covid-19 on the road dan distribusi bansos ini. “Melalui upaya vaksinasi ini, diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kekebalan komunal bagi masyarakat di tengah masa pandemi. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan diterapkannya PPKM level 4, agar mata rantai Covid-19 dapat segera terputus,” jelasnya.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, dihadapan warga Dusun Kepetingan memastikan percepatan vaksin serta distribusi bantuan sosial bagi warga terdampak adanya pandemi Covid-19, dapat terlaksana maksimal dan tepat sasaran. Karena Pemkab Sidoarjo bersama TNI-Polri turun langsung bersama-sama memantau pelaksanaan vaksinasi dan mendistribusikan bantuan sosial kepada warga terdampak pandemi.

Terkait adanya program vaksinasi on the road dan distribusi bansos ke warga Dusun Kepetingan, Kepala Desa Sawohan Nurul Munfatiq, mengapresiasi inisiatif program ini dan sinergitas Forkopimda Sidoarjo yang rela bersusah payah datang ke Dusun Kepetingan. “Meskipun medan yang dilalui cukup susah dengan mengendarai motor, Forkopimda Sidoarjo berkenan turun langsung bagikan bansos door to door dan fasilitasi vaksin warganya,” ungkapnya.

Warga Dusun Kepetingan Mukhlis, mengaku senang dirinya sudah disuntik vaksin Covid-19 dan menerima paket sembako. “Alhamdulillah tidak sakit suntikannya. Setelah disuntik kami juga mendapatkan sembako, tentunya sangat membantu di tengah situasi serba sulit sekarang,” ujarnya. (NN95)
Share:

Kapolresta malang bantu warga yang lumpuh ke RSSA



TULUNGAGUNG -  Gerak cepat Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto terlihat nyata, Pasalnya, setelah mendengar kabar yang menimpa Siswoyo (49), pria yang akrab disapa Buher tersebut langsung memindahkannya ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

"Pasien dievakuasi Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pak Lurah untuk di bawa ke RSSA," ujar Buher saat dikonfirmasi, Perlu diketahui, Siswoyo sendiri telah lumpuh sejak delapan bulan lalu, Lumpuhnya Siswoyo, dikarenakan telah terjadi insiden kecelakaan di wilayah Pujon beserta istrinya.

Namun nahasnya, istri dari Siswoyo meninggal dunia di tempat bersama supir angkot yang ditumpanginya, Akan tetapi, Siswoyo sendiri selamat dan hingga saat ini mengalami kelumpuhan sejak kejadian tersebut.

Siswoyo lumpuh, ia pun harus dirawat oleh anaknya, yakni Rizky yang berusia 10 tahun dan Ilham yang masih berusia 4 tahun.

Sedihnya, selama ini anaknya yang berusia 10 tahun terpaksa putus sekolah dan harus berjualan mainan hingga nasi kuning untuk bisa menghidupi adik dan ayahnya.

Usai dievakuasi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta pihak kelurahan, Buher pun segera berkomunikasi dengan pihak RSSA guna segera menangani Siswoyo.

Evakuasi sekitar pukul 20.30 WIB malam ini. Saya komunikasikan dengan dr Kohar (Direktur RSSA Malang) untuk bantu tangani (Siswoyo)," ungka Buher.

Saat dikonfirmasi Bhabinkamtibmas Tlogomas menceritakan "Jadi kemarin malam, pak Kapolresta menghubungi saya melalui video call. Dan video call itu saya kasihkan ke pak Siswoyo. Dalam video call itu, bapak Kapolresta meminta izin untuk membawa pak Siswoyo ke RSSA dan pak Siswoyo pun berkenan”. 

Setelah mendapatkan persetujuan tersebut, Siswoyo dibawa ke RSSA Malang menggunakan mobil ambulans dari PMI Kota Malang.

"Jam 21.00 WIB, pak Siswoyo kami bawa ke RSSA Malang. Dan saat ini, pak Siswoyo menjalani perawatan di ruang rawat inap RSSA. Saat ini, kondisinya stabil dan makan dengan lahap. Lalu ini tadi, saya ajak bercanda dan bergurau," terangnya.

Dirinya juga mengungkapkan, saat ini Siswoyo menjalani rawat inap dengan didampingi oleh pihak keluarga. 

Sementara itu dari informasi yang didapat, kedua anak Siswoyo yang berinisial I (10) dan R (4) dititipkan dan dirawat oleh salah seorang warga sekitar.

Kedua anaknya dirawat oleh salah seorang warga kami. Dan hal itu, atas dasar keinginan kedua anak itu sendiri, Ucap Ketua RT 4 RW 7, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Sampurna Dwi Jaya. (NN95)
Share:

Arsip Blog