Rakernis Bidhumas Polda Jatim, Sihumas Polres Tulungagung Dapat Dua Penghargaan





TULUNGAGUNG - Bidang Humas Polda Jatim menggelar Rakernis Bidang Humas Jajaran Polda Jatim 2021 di Grand Surya, Prigen Pasuruan, Kamis (30/09/2021).

Sejumlah narasumber yang berkompeten hadir dalam kegiatan yang diikuti seluruh Humas di Polres Jajaran Polda Jatim.

Kegiatan dibuka oleh Waka Polda Jawa Timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo di hadiri Para PJU Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jajaran Pejabat Bid Humas Polda Jatim dan Para Kasi serta Operator Hunas Jajaran Polda Jatim. 

Rakernis Bidhumas Polda Jatim TA 2021 mengambil tema ”Strategi Pemantapan Komunikasi Publik Humas Polda Jatim yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi di Era Post Truth di masa Pandemi Covid-19“ dihadiri seluruh Humas Polres se-Polda Jatim dimulai dengan penjelasan pembicara dari berbagai narasumber terkait publikasi media.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko Juga sebagai narasumber penyampaian tugas dan fungsi kehumasan dan Penyampaian Hasil Rakernis di Divisi Humas Polri.

Gatot berharap dengan kegiatan ini mampu meningkatkan profesionalisme kehumasan Polri, ungkapnya.

Sementara Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko menyampaikan bahwa Dalam kegiatan Rakernis Tersebut, Si Humas Polres Tulungagung mendapatkan Penghargaan Terbaik I dan Teraktif II Dalam Viralisasi Produk di Media Online. 

“Penghargaan tersebut diberikan langsung dalam acara Rakernis, kategori penghargaan yang di peroleh Terbaik I dan Teraktif II sebagai Sihumas Polres Jajaran Polda Jatim Terbaik dalam partisipasi aktif Aplifikasi Pada Media Online Tingkat Mabes Dan Polda Periode Januari sampai dengan Agustus 2021”, ungkap Iptu Nenny.

Nara Sumber yang dihadirkan dalam rakernis Bidhumas Polda Jatim diantaranya Dr Suko Widodo Pakar Komunikasi Unair Surabaya, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jatim Dr Hudiyono, Msi, Lukman Rozak Ketua IJTi dan dari Boy Slamet Photographer. (NN95)
Share:

Satlantas Polres Kediri terus berupaya menekan laju penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan cara membuka pelayanan registrasi pajak tahunan kendaraan pada malam hari.“Bagi masyarakat yang ingin membayar pajak STNK kami membuka pelayanan pada malam setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 18.00 WIB hingga 20.00 WIB. Masyarakat bisa langsung datang ke Samsat Katang dan Pare,”ucap Kasat Lantas Polres Kediri AKP Mohammad Bobby Zulfikar, Selasa (28/9/2021).Pelayanan registrasi pajak tahunan online dengan menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19. Diungkapkan AKP Bobby, pada malam hari buka untuk mengurangi kerumunan pada siang hari.“Pelayanan registrasi pajak tahunan di buka pada malam hari tentunya untuk mengurangi kerumunan. Kami terus berupaya mendukung pemerintah melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19,”ungkap Kasat Lantas.Dijelaskan Kasat Lantas, sebagai institusi yang berhubungan dengan masyarakat, Kantor Sistem Manunggal Satu Atap (Samsat) di Kabupaten Kediri terus melakukan perbaikan internal melalui penerapan sistem mutu layanan yang diakui secara internasional.Upaya yang dilakukan antara lain dengan menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015. Selanjutnya analisa dan penyempurnaan terhadap seluruh jasa pelayanan.“ Kami memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada wajib pajak (WP) sesuai standar ISO 9001:2015,”kata Kasat Lantas Polres Kediri AKP M Bobby Zulfikar.“Kami pun ingin mempertahankan kualitas tersebut. Bahkan menjadikan lebih baik dari yang sudah kami dapat sekarang. Sesuai janji kami kepuasan masyarakat adalah citra pelayanan kami,”jelas AKP Bobby.Pihaknya juga menerapkan sistem keamanan dan pengawasan internal. Hal itu dilakukan untuk menghindari penyimpangan petugas dalam melayani masyarakat agar terhindar dari komplain.“Pengawasan internal juga dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi anggota dalam melayani masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Kasat Lantas Polres Kediri.


Satlantas Polres Kediri terus berupaya menekan laju penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan cara membuka pelayanan registrasi pajak tahunan kendaraan pada malam hari.
“Bagi masyarakat yang ingin membayar pajak STNK kami membuka pelayanan pada malam setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 18.00 WIB hingga 20.00 WIB. Masyarakat bisa langsung datang ke Samsat Katang dan Pare,”ucap Kasat Lantas Polres Kediri AKP Mohammad Bobby Zulfikar, Selasa (28/9/2021).
Pelayanan registrasi pajak tahunan online dengan menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19. Diungkapkan AKP Bobby, pada malam hari buka untuk mengurangi kerumunan pada siang hari.
“Pelayanan registrasi pajak tahunan di buka pada malam hari tentunya untuk mengurangi kerumunan. Kami terus berupaya mendukung pemerintah melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19,”ungkap Kasat Lantas.
Dijelaskan Kasat Lantas, sebagai institusi yang berhubungan dengan masyarakat, Kantor Sistem Manunggal Satu Atap (Samsat) di Kabupaten Kediri terus melakukan perbaikan internal melalui penerapan sistem mutu layanan yang diakui secara internasional.
Upaya yang dilakukan antara lain dengan menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015. Selanjutnya analisa dan penyempurnaan terhadap seluruh jasa pelayanan.“ Kami memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada wajib pajak (WP) sesuai standar ISO 9001:2015,”kata Kasat Lantas Polres Kediri AKP M Bobby Zulfikar.
“Kami pun ingin mempertahankan kualitas tersebut. Bahkan menjadikan lebih baik dari yang sudah kami dapat sekarang. Sesuai janji kami kepuasan masyarakat adalah citra pelayanan kami,”jelas AKP Bobby.
Pihaknya juga menerapkan sistem keamanan dan pengawasan internal. Hal itu dilakukan untuk menghindari penyimpangan petugas dalam melayani masyarakat agar terhindar dari komplain.
“Pengawasan internal juga dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi anggota dalam melayani masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Kasat Lantas Polres Kediri.
Share:

Masuk Mapolda Jatim Masyarakat Wajib Siapkan Aplikasi PeduliLindungi, Kapolda Jatim : Ini Dilakukan Di seluruh Jajaran Satker



TULUNGAGUNG - , Polda Jawa Timur memberlakukan scan QR-Code Aplikasi PeduliLindungi kepada seluruh tamu yang datang, maupun kepada seluruh anggota, yang dimulai pada hari ini, Selasa (28/9/2021).

Satu persatu baik pengendara roda dua maupun roda empat, sebelum masuk ke Markas Polisi Daerah Jawa Timur (Mapolda Jatim) Diwajibkan untuk mendownload Aplikasi pedulilindungi kemudian men-scan barcode.

Barcode sendiri telah disiapkan oleh petugas jaga di depan pintu masuk gerbang mapolda jatim.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim Turun langsung melakukan pengecekan di pos penjagaan.

Kapolda menjelaskan, jajaran Polda Jatim beserta seluruh jajaran Satker wilayah Polres - polres melaksanakan proses pedulilindungi. Maka setiap satuan di polda jatim diberikan QR Code, dan masyarakat yang akan masuk kantor polisi di jatim, maka wajib mendownload aplikasi pedulilindungi kemudian men-scan barcode.

"Akan terdata berapa jumlah orang yang masuk, serta terdata status si pengguna barcode yang berisi data status vaksinasi dan hasil test covid 19. Ada 4 status yaitu Hijau, Kuning, Merah dan Hitam. Hal ini diadakan agar Prokes dilaksanakan di setiap satuan wilayah polda jatim," jelas Irjen Pol Nico Afinta, usai melihat secara langsung proses QRcode di pos penjagaan, Mapolda Jatim, Selasa (28/9/2021) pagi.

"Kami memohon kepada masyarakat, ayo download aplikasi pedulilindungi, karena selain dikantor polisi juga digunakan di mal, tempat wisata, serta melakukan perjalanan darat, laut dan udara," tambahnya.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat jawa timur, mendownload aplikasi pedulilindungi dan tetap jaga protokol kesehatan (prokes) dimanapun berada.

Adapun data vaksinasi dan test covid19 yang muncul di aplikasi pedulilindung setelah pengguna men-scan barcode di pintu masuk terdiri dari 4 warna yaitu:

Warna Hijau Ketika pengguna sudah melakukan vaksinasi sebanyak 2 kali dan tidak sedang terinfeksi Covid-19.
Warna hijau yang muncul pada aplikasi PeduliLindungi ini menandakan bahwa orang tersebut bisa melanjutkan aktivitas di dalam ruang publik.

Warna Kuning Ketika pengguna sudah melakukan vaksinasi sebanyak 1 kali dan tidak sedang terinfeksi Covid-19. Jika muncul warna ini, berarti pengunjung diizinkan masuk ke dalam ruang publik.
Namun, tetap dengan menyesuaikan kebijakan dari pengelola tempat

Warna Merah Ketika data vaksinasi pengguna tidak dapat ditemukan dan tidak sedang terinfeksi Covid-19.
Pengunjung yang memiliki status warna ini di aplikasi PeduliLindungi tidak diperbolehkan masuk ke tempat umum dan dianjurkan untuk segera melakukan vaksinasi.

Warna Hitam Ketika data vaksinasi pengguna tidak dapat ditemukan dan sedang terinfeksi Covid-19 atau kontak dengan kasus Covid selama kurang dari 14 hari. (NN95)
Share:

Ditresnarkoba Polda Jatim, Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba Jaringan Internasional



TULUNGAGUNG - Subdit I Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, berhasil meringkus empat orang tersangka pengedar Narkotika jenis sabu jaringan Internasional.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan, bahwa anggota Direktorat Narkoba Polda Jatim, berhasil mengungkap peredaran Narkoba jenis sabu jaringan Internasional.

"Tersangka yang diamankan ada 4 (empat) orang di depan Indomart Rest Area KM 14 Karang Tengah, Jalan Tol Jakarta - Tangerang, pada Selasa 6 Juli 2021, sekira pukul 15.00 WIB," kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (27/9/2021) siang.

Empat tersangka yang diamankan yakni, DS, RZ, ST dan FK. Dari empat tersangka yang diamankan, satu orang seorang wanita. 

Sementara itu, Kompol James, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim, menyebutkan, awalnya petugas Ditresnarkoba polda jatim, mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dari Afrika Selatan, ke Bandara Juanda Surabaya.

Anggota dari Ditnarkoba polda jatim akhirnya, berkoordinasi dengan petugas Bea Cukai dari bandara Juanda, kemudian di dapatkan hasil, bahwa barang narkotika jenis sabu tersebut tidak jadi dikirim melalui Bandara Juanda melainkan akan dikirimkan melalui bandara Soekarno Hatta di Jakarta.

Kemudian anggota dari Ditresnarkoba bersama petugas dari Bea Cukai Juanda, melakukan koordinasi dengan petugas dari Bea Cukai Soekarno Hatta, dimana akan ada paket yang akan dikirim dari Afrika Selatan.

Paket tersebut yang diduga sabu, dimasukkan ke dalam koper yang sudah di modifikasi. Kemudian, petugas Bea dan Cukai Soekarno Hatta, memberikan dua koper itu kepada petugas dari Ditresnarkoba polda jatim.

"Kemudian kami lakukan Control Delivery terhadap penerima paket tersebut. Dan melakukan titik temu di Rest Area KM 14 Karang Tengah, Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Kota Tangerang," jelas Kompol James.

Lanjut James, kemudian para tersangka menghampiri petugas, pertama tersangka RZ untuk mengambil paket. Yang memindahkan paket tersebut ke mobilnya.

"Setelah paket itu dipindahkan ke dalam mobilnya, petugas akhirnya mengamankan tersangka RZ dan ST. Yang kemudian juga menangkap tersangka lain yakni, DS dan FK," lanjut dia.

Kemudian setelah dilakukan interogasi terhadap para tersangka, bahwa sabu tersebut akan diserahkan kepada pemilik barang yaitu saudara Juragan alias Eman. Yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari penangkapan para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti. Diantaranya, 2 (dua) bungkus plastik yang didalamnya diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor seluruhnya 4.067 gram. Dua koper warna merah, satu unit mobil Datsun warna hitam Nopol AB 333 LT.

Terhadap para tersangka, mereka akan dikenakan Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009. Serta Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009. (NN95)
Share:

Polemik Pegawai KPK yang tidak lolos TWK : DImas Prayoga - Korpus BEM Nusantara, Segera Laksanakan Putusan MK


Pada 30 September nanti, para pegawai KPK yang tidak lulus TWK akan diberhentikan. Hal ini lantas memicu respon dari publik yang banyak memberikan dukungan kepada pegawai KPK yang dipecat.

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memutuskan untuk memberhentikan pegawai yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 30 September mendatang. Jadwal ini lebih cepat dari keputusan sebelumnya yakni 1 November 2021.

Keputusan tersebut, tentunya mendapat sorotan dari berbagai pihak. Banyak pihak yang mendukung pegawai KPK lulus TWK.

Kendati begitu, Dimas Prayoga, selaku Koordinator Pusat BEM Nusantara mengatakan, saat ini pemerintah juga menanti proses hukum yang berlangsung di MK dan MA. Teruntuk Pegawai KPK yang tak lolos TWK, kata dia, harus menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kami berharap dan percaya bahwa MK dan MA akan memberikan putusan yang seadil-adilnya, dalam waktu yang tidak terlalu lama, sesuai dengan ketentuan hukum yg berlaku dan rasa keadilan masyarakat, saya juga meminta KPK untuk mempercepat pelaksanaan putusan MK,” kata dia, Sabtu, (25/09/2021).

Ia juga menyampaikan bentuk empati terhadap puluhan pegawai KPK yang dipecat, termasuk juga di dalamnya penyidik senior, Novel Baswedan. Dalam wawancara nya, ia juga menunjukkan bentuk rasa kepedulian nya kepada pegawai KPK yang dipecat.

“Setiap keputusan yang diambil oleh Panitia penyelenggara TWK adalah pilihan yang terbaik, tolong dihormati dan jangan memprovokasi masyarakat,” ujar Dimas, Sabtu (25/09/2021).

Lebih lanjut, Dimas meminta kepada semua elemen masyarakat untuk tidak percaya kepada sekelompok orang yang berniat untuk melemahkan KPK atau niat jahat menghambat pemberantasan korupsi.

“Ini adalah ujung dari perjalanan yang panjang untuk untuk melakukan konsolidasi kelembagaan. Jangan percaya bahwa ini pelemahan atau niat jahat menghambat pemberantasan korupsi, tidak! Jangan pernah meragukan KPK hanya karena orang-orang tertentu tak lagi disana,” ujar Dimas.

Dimas juga menilai aksi demo yang dilakukan ditengah pandemi adalah langkah kontra produktif.

“Kita dari BEM Nusantara fokus terhadap menciptakan herd immunity secara serentak dan fokus pada pemilihan ekonomi di Indonesia,” tutupnya
Share:

Dorong Penyelesaian Persoalan KPK, Korpus DEMA : Pemerintah Harus Tegas Tegakkan Hukum



Polemik TWK terus berlanjut hingga saat ini tak kunjung selesai. Sedangkan Mahkamah Konstisusi (MK) menolak permohonan uji materi UU Undang-undang Nomor 19/2019 tentang KPK, terkait Pasal 68B Ayat 1 dan Pasal 69C yang mengatur soal peralihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dewan Eksekutif Mahasiswa komentari soal peralihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Korpus DEMA PTKIN Se-Indonesia mengajak semua elemen masyarakat patuh terhadap keputusan  Mahkamah Konstitusi 
“Mengajak semua pihak berpedoman pada putusan MK yang bersifat final and binding." Tegas Onky 

Lebih lanjut Onky menjelaskan bahwa penagasan dan gerakan harus dilakukan namun sebagai Warga Negara kita juga harus taat pada produk hukum yang berlaku. 

"Meluruskan perihal isu gerakan aksi yang akan dilakukan Mahasiswa harus dilakukan dengan kajian aspek hukum yang matang karena kita sebagai warga Nagara juga harus patuh terhadap putusan Hukum serta memperhatikan aspek ancaman ditengah pandemi agar menghindari kerumunan terjadi." tegas Onky.
Share:

Polrestabes Surabaya Musnahkan 39 Kg Sabu dari 120 Orang Tersangka



TULUNGAGUNG  - Jajaran Polrestabes Surabaya baru saja melaksanakan operasi. Hasil ungkap kasus Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 tersebut dipamerkan di halaman Mapolrestabes Surabaya, Jumat (24/9/2021).

Gelaran operasi sejak 01 September hingga 12 september 2021, selama 12 hari saja ada 120 orang yang diamankan mulai dari pemakai, pengedar hingga kurir dari bandar.

Total keseluruhan 90 kasus, 30 kasus diantaranya target operasi (TO) dan 60 kasus lainnya non TO. Dari 120 tersangka ini, terdiri 117 orang laki-laki 117 dan 3 orang perempuan.

Total barang bukti hasil Tumpas Semeru berupa, Sabu 652,94 gram, Ganja 45,9 gram, Ektasi 10,5 butir, Pil LL 50.438 butir.

Sementara, total jumlah barang bukti yang dimusnahkan keseluruhan, sebanyak 39 kilo 373,75 gram Sabu, 2 kilo 479,73 gram Ganja, 400 butir Happy five, 39.000 butir Pil koplo LL.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han menyebutkan hasil penangkapan dari Operasi Tumpas Narkoba 2021  ada 120 tersangka yang berhasil diamankan, tiga diantaranya adalah perempuan yang terlibat baik sebagai pengedar maupun pengguna narkotika.

 “Operasi ini dilaksanakan selama 12 hari khususnya wilayah hukum Polrestabes Surabaya, menjerat 120 orang penyalahgunaan narkoba. Saat ini dalam proses penyidikan Satarkoba Polrestabes Surabaya,” kata Kombes Pol Yusep, Jumat (24/9/2021).

Kombes Pol A. Yusep Gunawan menambahkan dan mengatakan bahwa perederan dan penyalahgunaan obat terlarang di Surabaya hingga saat ini masih terhitung sangat tinngi.

Kemudian beliau mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersam-sama mencegah penyalahgunaan narkotika untuk menyelamatkan bangsa dari bahaya obat terlarang tersebut.

“Kami menghimbau, mari kita bersama-sama untuk dapat menangani penyalahgunaan narkoba ini, dengan melibatkan semua pihak dan bapak Kapolda dalam waktu dekat ini akan menghidupkan fungsi Direktorat Narkoba dan jajarannya akan memaksimalkan program zero narkoba di masing-masing wilayah,” tambah Yusep.

Polrestabes Surabaya juga dalam waktu dekat ini akan menentukan titik titik zero narkoba dalam suatu Kelurahan ataupun RW, dan ini mohon dukungan dari pada semua pihak agar program tersebut dapat berjalan dengan baik dan dapat menyelamatkan anak-anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Walikota Surabaya, Eri Chayadi saat menyampaikan sambutan dalam acara pemusnahan ini mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Kapolrestabes Surabaya bersama jajarannya atas keberhasilannya yang telah berusaha keras menumpas peredaran narkotika di wilayah Kota Surabaya.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Kapolrestabes Surabaya bersama jajarannya dan juga kepada BBN daerah yang telah berusaha keras untuk melindungi warga Kota Surabaya dari pengaruh narkoba,” tutur Eri Chayadi. (NN95)
Share:

Inilah Catatan Kekejaman dan Fakta Tentang Ali Kalora Pemimpin MIT Poso


PALU-Sepak terjang Ali Ahmad alias Ali Kalora akhirnya berhasil dihentikan oleh Satuan tugas Operasi (Satgas Ops) Madago Raya di Desa Astina Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9/2021)

Keberadaan pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso dan para pengikutnya ini sangat meresahkan masyarakat petani khususnya di wilayah Kabupaten Poso, Parigi Moutong dan Sigi.

"Ekonomi warga Poso menurun karena Aksi teror Kelompok MIT" demikian diungkapkan Yasin Mangun Wakil Bupati Poso usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah terkait penanganan kasus terorisme di Poso pada tanggal 2 Juni 2021, (dikutip dari SKH Sulteng Raya, 4/6/2021)

Saat ini pemimpin teroris Poso Ali Ahmad alias Ali Kalora telah tewas bersama anak buahnya Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya.
 
Inilah catatan kekejaman berikut fakta tentang Ali Ahmad alias Ali Kalora, selama memimpin MIT Poso :

 Nama asli Ali Kalora adalah Ali Ahmad, nama Kalora disematkan pada dirinya karena pernah tinggal di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, Ali Kalora lahir tanggal 30 Mei 1981 di Gowa Sulawesi Selatan.

Ali Kalora menjadi pemimpin  kelompok teroris MIT Poso pada 2016 silam, pasca tewasnya pimpinan sebelumnya, Santoso.

Sebelumnya Ali Kalora memimpin kelompok teroris MIT bersama Basri, namun setelah Basri ditangkap Pasukan Satgas Operasi Tinombala, Ali Kalora kemudian menjadi pemimpin tunggal dan menjadi target utama Operasi Tinombala.

Ali Kalora disebut-sebut sebagai teroris yang ahli merakit bom lontong dan memiliki kemampuan bertahan hidup dalam pelarian.

Ali Kalora kerap menyamar sebagai warga biasa dan menjadi petani untuk menghindar dari kejaran pasukan pemburu teroris.

Pasukan Satgas Operasi Tinombala hingga berganti nama menjadi Satgas Operasi Madago Raya, selalu meminta agar Ali Kalora menyerahkan diri, namun ia tidak mengindahkannya.

Sementara itu Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiyono menjelaskan, berdasarkan catatan Satgas Madago Raya setidaknya ada 10 kasus pembunuhan dan pembakaran yg merupakan bukti kekejaman Ali Kalora Dkk, Jumat (24/9/2021)

Bronto lebih lengkap menerangkan 10 kasus yang dilakukan Ali Kalora dari tahun 2017 s.d 2021 antara lain

1. Kasus pembunuhan di Desa Parigi Mpu Kab. Parigi Moutong pada tanggal 3 Agustus 2017 dengan korban Simon Suju.

2. Kasus pembunuhan di desa Salubanga Kec. Sausu Kab. Parigi Moutong tanggal 30 Desember 2018 korban Ronal Batau alias Anang.

3. Pembunuhan di Pegunungan Penghulu Kanan Desa Berdikari Kec. Palolo Kab. Sigi tanggal 23 Mei 2019, korban Njue.

4. Pembunuhan di Pegunungan batu tiga desa Tindaki Kec. Parigi Selatan Kab. Parigi Moutong tanggal 25 Juli 2019, korban Tamar dan Patte.

5. Pembunuhan di perkebunan dusun sipatuo desa Kilo Kec. Poso Pesisir Utara Kab. Poso tanggal 7 April 2020, korban Rattapo alias Daeng Tapo.

6. Pembunuhan di pegunungan Km.9 desa Kawende Kec. Poso Pesisir Utara Kab. Poso tanggal 19 April 2020, korban Ambo Ajeng alias Papa Angga.

7. Pembunuhan di perkebunan Tahiti desa Sangginora Kec. Poso Pesisir Selatan Kab. Poso tanggal 9 Agustus 2020, korban Agus Balumba alias Papa Sela.

8. Penemuan mayat di Jalan trans Poso Napu desa Maholo Kec. Lore Timur Kab. Poso tanggal 14 Agustus 2020, korban Eliyas Lapulalang.

9. Pembunuhan dan pembakaran di dusun V trans lenovu desa Lembantongoa Kec. Palolo Kab. Sigi tanggal 27 November 2020, korban 4 orang yaitu Nakka, Ferdy alias Pedi, Pinu dan Yasa

10. Pembunuhan di pegunungan Patiroa Desa Kalimago Kec. Lore timur Kab. Poso tanggal 11 Mei 2021, korban 4 orang atas nama Lukas Lese Puyu, Paulus Papa, Simson Susa, Marten Solong.

Lanjut Bronto juga mengungkapkan data kejahatan atau kekejaman diluar perikemanusiaan yang dilakukan Ali Kalora perlu dipublish agar masyarakat memahami perbuatan yang telah dilakukan. 

Berdasarkan fakta-fakta diatas dihimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan rasa simpati sekecil apapun kelompok ini (kelompok teroris Poso), karena mereka bukan pahlawan tetapi sebagai kelompok teroris yang selalu menyebar ketakutan.
Jangan berikan bantuan logistik/makanan, informasi dan laporkan kepada Polri  atau TNI apabila ada orang yang mencurigakan yang mempunyai ciri-ciri fisik seperti gambar DPO yang telah disebar oleh Satgas Madagoraya.

DPO saat ini tersisa 4 orang dan tim satgas madago terus mengintensifkan pencarian, mohon doa dan dukungan masyarakat Sulteng agar tugas dapat segera diselesaikan, pungkas Wakasatgas Humas Madagoraya.
Share:

Peringatan Hut Lalulintas Ke 66, Polres Tulungagung Gelar Vaksinasi Untuk Tuna Wisma



TULUNGAGUNG - Dalam Rangka Peringatan Hut Lalulintas Ke 66, Polres Tulungagung mengikuti secara Virtual dengan Polda Jatim  kwgiatan Tasyakuran dan Bhakti Polisi Lalu Lintas Untuk Tuna Wisma Terdampak Covid 19  bertempat di Kantor KB Samsat Tulungagung, Kamis (23/09/2021) pagi.

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., Sekda Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M. Si., Kasdim 0807 Tulungagung Mayor Inf Muji Wahono, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tulungagung , Kasi Pengadilan Negeri Tulungagung, Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Direktur Pt. Jasa Raharja Persero Di Tulungagung, Ka Dispenda Kabupaten Tulungagung, Adpel Kb. Samsat Tulungagung, PJU Polres Tulungagung dan Tuna Wisma Wilayah Tulungagung

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 66 tahun 2021.

Selain vaksinasi kepada Masyarakat Pemulung dan Tuna Wisma, Ditlantas Polda Jatim serta Sat Lantas di 39 Polres/Polresta jajaran Polda Jatim juga memberikan bantuan sosial berupa sembako, sebanyak 3500 paket.

Forkopimda Jatim juga menyapa dan berkomunikasi interaktif terkait perkembangan penanganan covid-19 kepada para Forkopimda kabupaten kota di 39 Polres dan Polresta jajaran Polda Jatim secara virtual yang sedang melakukan kegiatan vaksinasi dan bansos HUT Lalulintas Bhayangkara ke 66 tahun 2021.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan dengan slogan "Membentuk Polantas yang Presisi, Tangguh dan Tumbuh di era Kenormalan Baru", peringatan HUT Lalu lintas ke 66 tahun ini diselenggarakan.

 Ada beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, diantaranya kunjungan sosial ke rumah-rumah Purnawirawan Polri, kegiatan Bhakti sosial, Vaksinasi bagi Difabel serta Pengangkatan orang tua asuh bagi 7.044 anak yatim piatu korban covid-19 di seluruh Jawa Timur. 

"Hari ini kami melaksanakan vaksinasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur, dengan melibatkan seluruh stake holder, TNI, Polri, kepala daerah, dan utamanya adalah kami melaksanakan kegiatan ini untuk mendukung program vaksinasi dan penanganan covid-19," ucap Kapolda Jatim didampungi Gubernur Jatim, dan Pangdam V Brawijaya. 

Sementara Kapolres Tulungagung AKBP Handono mengatakan Kegiatan hari ini merupakan rangkaian peringatan HUT Lalulintas Ke 66 dimana sebelumnya Satlantas telah menyelenggarakan kegiatan pengangkatan anak asuh korban covid 19.

“Sekarang ini dilanjutkan dengan kegiatan Vaksinasi bagi Tuna Wisma serta Bhakti Sosial”, ujar Kapolres

Sebagaimana tema HUT Lalulintas yaitu "Polantas yang PRESISI, Tangguh dan Tumbuh di Era Kenormalan Baru. “:Tema tersebut dapat dimaknai bahwa Polantas yang Presisi menggambarkan Polantas yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern, yang mampu menerapkan pemolisian prediktif, responsibilitas, akuntabilitas, dan transparan serta berkeadilan, dalam menjalankan tugas kepolisian di bidang lalu lintas”, Ujar AKBP Handono

Dalam peringatan HUT Lalulintas Ke 66, Sat Lantas Polres Tulungagung melaksanakan giat Vaksinasi jenis Sinovac dosis pertama dengan sasaran tuna wisma. 

“Sebanyak 100 Dosis Sinovac dengan Vaksinator dari klinik Pratama Tunggal Panaluan Sidokkes Polres Tulungagung”, terang Kapolres

“Kegiatan Vaksinasi dengan sasaran tuna wisma ini juga bertujuan mendukung upaya Pemerintah dalam upaya percepatan Vaksinasi sehingga diharapkan Wilayah Jawa Timur khususnya Tulungagung mencapai target 70 %”, lanjut AKBP Handono

Selain melalui gerai vaksin, untuk percepatan Vaksinasi, “Polres Tulungagung juga akan mengoptimalkan Mobil Gaspol dalam pelaksanaan vaksinasi di beberapa daerah pinggiran utamnya para lansia sehingga masyarakat tervaksin dapat merata dan memenuhi target sehingga terbentuk Herd Immunity”, pungksa Kapolres

Dalam Tasyakuran peringatan HUT Lalulintas Ke 66 di Polres Tulungagung juga diberikan Bantuan Bakti Sosial kepada tuna wisma oleh Kapolres Tulungagung beserta perwakilan jajaran Forkopimda Tulungagung. (NN95 - HUM RESTU)
Share:

Mobil Gerai Vaksin Presisi Mulai Beroperasi, Kapolres Bangkalan : Ayo Segera Vaksin dan Jangan Lupa Pakai Masker



TULUNGAGUNG - Berbagai kreatifitas terus digelorakan oleh Kepolisian Resor Bangkalan dalam peran serta mensukseskan vaksinasi covid-19 di bumi dzikir dan sholawat. Kali ini, Mobil Gerai Vaksin Presisi mulai beroperasi pada Kamis (23/09/2021) pagi untuk melaksanakan vaksinasi covid-19, sekaligus memberi himbauan tentang pentingnya vaksin dan juga penggunaaan masker menuju era kenormalan baru. 

Seperti yang terpantau, mobil gerai vaksin presisi  mendatangi sejumlah sekolah di wilayah kota Bangkalan untuk membagikan masker dan juga vaksinasi covid-19.

Seperti pada pagi hari ini, dimana Mobil Gerai Vaksin Presisi Polres Bangkalan menggelar pelaksanan vaksin di SMPN 03 Bangkalan yang ditujukan bagi siswa sekolah dan sejumlah masyarakat di SMPN 03 Bangkalan yang terletak di kelurahan Demangan, kota Bangkalan. 

Kegiatan keliling mobil gerai vaksin presisi Polres Bangkalan  dipimpin langsung oleh Kasatbinmas Iptu Suyitno, S.H., M.H. didampingi salah satu anggota Satbinmas yang juga Polwan dan Bhabinkamtibmas di wilayah SMPN 03 Bangkalan yaitu Briptu Navynda Sherly Fatikasari, S.M. bersama Lurah Demangan Ardhi Perdana, S.IP.

 Antusiasme masyarakat pun cukup meningkat karena hadirnya mobil gerai vaksin presisi ini, masyarakat lebih paham bahwa vaksinasi covid-19 itu sangat penting untuk menjaga herd immunity atau kekebalan komunal. 

Sementara itu, ditemui ditempat terpisah Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika hadirnya mobil gerai vaksin presisi, pihaknya menargetkan bahwa jangkauan vaksinasi covid-19 akan lebih meluas lagi. 

"Dengan hadirnya mobil gerai vaksin presisi yang siap keliling dari berbagai titik ke titik lainnya di kabupaten Bangkalan, kami berharap masyarakat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi covid-19 serta tidak mudah percaya berita hoax yang tidak jelas kebenarannya.

Oleh karena itu, Ayo segera vaksin. Agar Bangkalan segera bangkit dan menuju zona hijau bebas covid-19" ujar AKBP Alith dengan penuh semangat. 

Tak hanya itu saja, kedepan AKBP alith berharap bahwa mobil gerai vaksin presisi ini juga bisa semakin meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan terutama menggunakan masker. "Saya menghimbau kepada masyarakat untuk memakai masker saat berkendara ataupun saat beraktivitas demi mencegah penyebaran covid-19," jelas sang Kapolres ketika dimintai keterangan di Mapolres Bangkalan pagi ini. (NN95)
Share:

Biddokkes Jateng Bersama Unimus Semarang Gelar Vaksinasi Merdeka



Bidang Kedokteran Polda  Serentak seluruh Indonesia yang di adakan hari ini, Rabu (22/9). Vaksinasi ini menargetkan untuk masyarakat dan mahasiswa.

Vaksinasi terus dilakukan untuk mensukseskan program pemerintah untuk seluruh masyarkaat Indonesia telah dilakukan vaksinasi. Biddokkes Polda Jateng bekerjasama dengan Universitas Muhammadiah (Unimus) Semarang untuk melaksankaan Vaksinasi Merdeka ini di RSGM Unimus Semarang.

 
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 hari dengan target yang sama 1500 orang. Vaksin yang digunakan untuk giat ini adalah Sinovac untuk Dosis Pertama.

“Target kita hari ini 1500 orang namun kami dari Biddokkes menyiapkan 3000 dosis untuk kegiatan Vaksinasi Merdeka di RSGM Unimus ini diharapkan melampaui target yang seharusnya,” ujar Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol Dr. dr. Sumy Hastry P, Sp.f , D.F.M

Vaksinasi ini melibatkan para mahasiswa untuk ikut peran dalam pelaksanaan membantu dalam penginputan data dan Screening kepada masyarkat. Kegiatan ini juga melibatkan Vaksinasi merdeka ini dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan .
Share:

Polri Bersinergi Dengan BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia




Jakarta - Polri bersinergi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) menggelar kegiatan vaksinasi merdeka di seluruh Indonesia secara serentak. 

Kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Institut Pertanian Bogor (IPB), Rabu (22/9/2021), yang merupakan lokasi acara puncak vaksinasi merdeka tersebut.

Menurut Sigit, sinergitas dengan BEM dan OKP tersebut, merupakan upaya dari Polri untuk mempercepat dan mencapai target yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, terkait vaksinasi satu hari dua juta dosis.

"Vaksinasi Merdeka ini dilaksanakan secara serentak, yang merupakan sinergi antara Polri dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP)," kata Sigit saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi merdeka di IPB.

Dalam hal ini, Sigit juga menekankan, sinergi dengan BEM dan OKP juga dapat membantu Pemerintah dalam melakukan sosialisasi pentingnya vaksinasi kepada masyarakat. Sehingga diharapkan, warga tak ragu atau takut untuk melaksanakan vaksin. 

Mengingat, kata Sigit, sebagaimana dengan pernyataan Presiden Jokowi, dua kunci pengendalian Covid-19 yakni percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dengan ketat. 

"Sehingga semua masyarakat tahu manfaat vaksin bisa cegah fatalitas dan bentuk kekebalan komunal sebagai persiapan dari pandemi menuju ke endemi," ucap Sigit.

Sigit mengungkapkan, vaksinasi ini diselenggarakan di 96 titik yang meliputi 51 Universitas, 15 Sekolah Tinggi/Institut/Akademi/Politeknik dan 30 Lokasi lainnya seperti Pondok Pesantren (Ponpes), tempat Ibadah, SD, SMK, lapangan, Balairung, Rumah Sakit (RS), Yayasan, Kantor Kecamatan, Aula, Stadion, Balai Desa, Greenpark, Gedung DPRD, Perumahan, Auditorium, Gereja, Mall dan Gedung Wanita.

"Dengan sasaran yaitu mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi dan Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual daerah lainnya yang juga menggelar kegiatan vaksinasi merdeka, yakni Papua Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kepulauan Riau (Kepri). 

Tak hanya itu, vaksinasi merdeka inu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang perekonomiannya paling terdampak Pandemi Covid-19. 

Adapun BEM yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya adalah, BEM-SI, BEM Nusantara, BEM Bulukumba, BEM Universitas Halmahera, BEM UGM, BEM UIN Yogyakarta, BEM Nusantara, BEM Bandung Raya, BEM Muh Banjarmasin, BEM IPB Bogor, BEM Efarina Pematang Siantar, BEM Universitas Riau, BEM Universitas Warmadewa, dan BEM Universitas Muhammadiyah.

Kemudian, 15 OKP yang terlibat yakni, PB Semmi, Rumah Milenial, OKP Sahat, GAMKI, GMNI, GINKA, Barisan Aktifis Muda, JAMNUSA, PMI, Cipayung, Perempuan Milenial Indonesia, Milenial Mitra Polisi, Kaukus Muda Indonesia, MPARA Blora, dan Pemuda Lintas. 

Vaksinasi merdeka digelar mulai dari 22 September hingga 23 September 2021. Adapun, vaksin yang dipersiapkan sebanyak 253.297. Sementara, bansos yang disalurkan kepada masyarakat sejumlah 103.247 paket sembako.

Tinjauan vaksinasi merdeka di IPB juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria. (NN95)
Share:

Polsek Ngantru Polres Tulungagung Kawal Vasinasi Pelajar Diwilayah Kecamatan Ngantru



TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung mengelar vaksinasi merdeka di Balai Desa Pucunglor Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung.

 Vaksinasi di ikuti sejumlah masyarakat dan pelajar Desa Pucunglor, melibatkan vaksinator Nakes Kecamatan Ngantru Tulungagung, Sabtu (18/09/2021)

Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo, SH menjelaskan, vaksinasi Polres Tulungagung bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Tulungagung untuk pencegahan Covid-19.

"Ini bentuk dukungan mensukseskan program pemerintah mengatasi Pandemi Covid-19," kata AKP Puji Widodo.

Hari ini rencana digelar vaksinasi di Balai Desa Pucunglor Kecamatan Ngantru.

"Kegiatan Vaksinasi hari ini ditargetkan diikuti sebanyak 175 orang masyarakat Desa Pucunglor yakni vaksin jenis Astra zeneca," lanjutnya

Vaksinasi merdeka ini merupakan kegiatan percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity dalam usaha pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tulungagung.

AKP Puji Widodo juga mengatakan, dalam kegiatan tersebut, Personil Polsek Ngantru bersama TNI hadir dilokasi untuk melaksanakan pengamanan guna kelancaran kegiatan vaksinasi Covid-19.

“Pengamanan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, sekaligus mengantisipasi terjadinya kerumunan demi mencegah penyebaran Covid-19,” terang AKP Puji Widodo.

Selain mengawal kegiatan vaksinasi di Desa Pucunglor, Personil gabungan juga mengawal kegiatan vaksinasi kemarin Hari Jumat (17/09/2021) kepada pelajar setingkat SPM di MTs N 07 Tulungagung melibatkan vaksinator dari Nakes Kecamatan Ngantru dan di Desa Srikaton vaksinator dari Nakes Pucunglor.

“Yang divaksin di SPM di MTs N 07 Tulungagung 303 orang Siswa jenis vaksin Sinovac dan di Balai Desa Srikaton 166 orang jenis vaksin Sinovac”, ujar Kapolsek

Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi  berjalan aman dan lancar serta tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan.

Tak lupa AKP Puji Widodo mengajak kepada seluruh masyarakat, "meskipun sudah divaksin masyarakat harus tetap disiplin Prokes, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitiser, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas", pungkasnya. (NN95)
Share:

Pokjar 13 Serdik Sespimmen 61 Sespim Lemdiklat Polri Laksanakan Praktek Kuliah Profesi Ke Polres Lamongan


kabarpolri.com.
LAMONGAN - Pokjar 13 Serdik Sespimmen Angkatan 61 Tahun 2021,  kemarin, Senin, Tanggal 20 September 2021, laksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Ke Mapolres Lamongan, Polda Jatim.

Setibanya di Mapolres Lamongan, Pokjar 13 Serdik Sespimmen 61 Sespim Lemdiklat Polri yang dipimpin oleh Patun   Kombes Pol. Nugrah Trihardi, S.I.K beserta Kombes Pol. Dra. Sulistianingsih ini disambut langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, S.I.K bersama Wakapolres Kompol Argya Satrya Bhawana, S.I.K, beserta Para Kabag, Kasat dan Kapolsek Polres Lamongan.

Selain itu turut pula dihadiri oleh Bupati Lamongan, DR. H. Yuhronur Effendi, MBA yang juga selaku Ketua Gugus Percepatan Covid 19, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf. Sidik Wiyono, Kepala BPBD, DR. Mugito, M.M, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, DR. Taufiq, Kepala Dinas Pariwisata, Sisyanto, Kepala Dinas Industri dan Perdagangan, Zamroni, Kasatpol PP, Prapto, Perwakilan Tempat Usaha Kabupaten Lamongan, H. Aan Yunianto, Tokoh Agama yang juga Ketua MUI, KH. Abdul Aziz, berikut Perwakilan Tokoh Masyarakat, Sujoko, dengan menerapkan Protokol kesehatan secara ketat.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, S.I.K, pada kata sambutan nya menyampaikan Ucapan Selamat datang kepada  Patun dan Serdik Sespimmen 61 di Mapolres Lamongan, dimana Kapolres juga turut mengucapkan Terimakasih atas kepercayaan dari pihak Sespim Lemdiklat Polri yang telah memilih Polres Lamongan Sebagai objek Praktek Kuliah Profesi Para Serdik Sespimmen Pokjar 13, ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Selasa (21/09/2021) Serdik Sespimmen 61, yang juga merupakan Kasihumas, Serdik Arif Irawan, menyampaikan.  

" kami dari Serdik Sespimmen 61 Sespim Lemdiklat Polri, Khususnya Pokjar 13 dan Mewakili Patun, mengucapkan Rasa Terimakasih atas sambutan dan dukungan dari Kapolres Lamongan beserta Wakapolres dan Pejabat Utama, sekaligus Forkopimda dan OPD Kabupaten Lamongan  yang telah hadir untuk membantu kami para Serdik dalam menghimpun data yang kami perlukan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi ini", ucap Serdik Arif Irawan.(hy/bs/man).
Share:

Pasca Ali Kalora dan Jaka Ramadhan tewas, Polisi revisi DPO teroris Poso




PALU, Satuan tugas Operasi Madago Raya terus mengintensifkan perburuan terhadap sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso.

Pasca ditangkapnya Ali Ahmad alias Ali Kalora dan Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama pada Sabtu 18 September 2021 di desa Astina Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong, kini Satgas Madago Raya merilis 4 sisa DPO teroris Poso.

Pasca tertangkapnya Ali Kalora dan Jaka Ramadhan, Satgas Madago Raya merivisi foto sisa DPO teroris Poso, demikian dijelaskan Wakasatgas Humas Ops Madago Raya kepada media di Palu, Selasa (21/9/2021)

Saat ini DPO teroris Poso tersisa 4 orang, masing-masing atas nama Askar alias Pak Guru, Mukhlas alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata, urai AKBP Bronto.

Bronto juga menegaskan kepada sisa DPO teroris Poso untuk sebaiknya segera menyerahkan diri secara baik-baik dan akan dijamin keamanan serta keselamatannya,

Terima kasih kepada masyarakat Sulawesi Tengah khususnya masyarakat Poso, Parigi Moutong dan Sigi atas kerjasama yang dilakukan sehingga Ali Kalora dan Jaka Ramadhan berhasil ditangkap.

Diharapkan terus kerjasamanya agar Satgas Madago Raya dapat segera menuntaskan sisa DPO tetoris Poso yang kemungkinan saat ini masih berada di wilayah hutan Poso, Parigi Moutong dan Sigi, pungkas Wakasatgas Humas Ops Madago Raya.
Share:

Sinergitas TNI-Polri, Alumni AKABRI 98 Nawahasta Gelar Vaksinasi dan Baksos di Seluruh Nusantara



TULUNGAGUNG - Serbuan vaksinasi dan Bhakti Sosial yang dilakukan oleh alumni AKABRI 1998 Nawahasta ini, berlangsung secara serentak di seluruh Nusantara, pada Selasa (21/9/2021). Panglima TNI dan Kapolri secara langsung juga menyapa secara virtual dari Tangerang Banten.
  
Sementara di Jawa Timur, kegiatan serbuan vaksinasi Nawahasta AKABRI 1998 ini dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, dan Pejabat Utama Polda Jatim, yang berlangsung di PT. Siantar Top, Dusun Tambak Jabon, Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Sebanyak 5000 vaksin jenis sinovac tahap pertama dan kedua disiapkan, untuk masyarakat dan para Buruh, serta pembagian 6000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam keterangannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan. Hal ini sangat baik dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi, karena akan disuntikkan kurang lebih 100ribu vaksinasi di seluruh wilayah nusantara, di 34 Provinsi, termasuk pembagian masker, bantuan tabung oksigen, dan sembako. 

"Hal ini sangat bagus, mudah-mudahan apa yang dilaksanakan dari alumni AKABRI 98 bisa terus meningkatkan laju vaksinasi, sesuai dengan target yang kita inginkan, dan terus memberikan satu motivasi untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan," kata Panglima TNI secara virtual. 

"Kami harapkan juga AKABRI 98 juga melakukan kegiatan yaitu membantu melaksanakan tracing, testing untuk terus mempertahankan positivity rate yang saat ini di bawah 5%, sehingga terus akan turun sampai dengan yang kita harapkan termasuk dengan angka reproduksi efektif (Rt) dibawa satu," imbuhnya.

Lebih lanjut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan. Tentunya ini adalah merupakan bentuk wujud sinergitas dan soliditas dari TNI-Polri Polri khususnya di dalam upaya melaksanakan strategi untuk mengatasi laju pertumbuhan covid-19. 

"Sebagaimana kita ketahui, bahwa sampai saat ini pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk menekan laju pertumbuhan covid, dan alhamdulillah dari kegiatan-kegiatan PPKM level 1 sampai dengan 4, saat ini telah dilaksanakan assessment dan telah terjadi penurunan level, hampir di seluruh wilayah," jelasnya di hadapan awak media secara langsung maupun virtual. 

"Kita saat ini masuk dalam posisi, yang apabila dibandingkan dengan kondisi pertengahan Juli, waktu dimana kita pernah mencapai angka positif harian 56000 dan BOR rumah sakit 90%, ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholder TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan seluruh pemerintah daerah, seluruh masyarakat yang terkait, maka kita bisa mengucapkan selamat dan juga bersyukur bahwa saat ini Nasional sudah turun sangat jauh, di angka kurang lebih 11%, dan laju pertumbuhan kasus harian, saat ini ada di angka kurang lebih 1200," tandasnya Kapolri. 


Selain itu, Kapolri juga menekankan, karena ini harus kita pertanggung jawabkan. Strateginya adalah bagaimana kita melaksanakan kegiatan 3T, yaitu bagaimana kepatuhan terhadap protokol kesehatan, utamanya memakai masker, penguatan terkait dengan testing, tracing dan tentunya tindak lanjut dari treatment yang ada, apakah dirawat di rumah sakit isolasi terpusat maupun isolasi mandiri. 

"Yang paling penting adalah bagaimana kita mewujudkan kekebalan, meningkatkan imunitas masyarakat dengan mempercepat mengakselerasi vaksinasi. Yang tentunya kita harapkan dengan adanya tiga strategi ini maka laju pertumbuhan covid betul-betul bisa kita kendalikan dan pertumbuhan ekonomi bisa kembali bertumbuh," pesannya. 

"Alhamdulillah di kuartal kedua kemarin kita sudah tumbuh positif dan harapan kita di kuartal ketiga bisa mempertahankan dan itu semua bisa terjadi kalau kita semua tetap waspada tidak euria dengan angka-angka yang sudah turun kita tetap menjaga protokol kesehatan, dan tentunya masyarakat yang belum divaksin harus semuanya segera datang ke gerai-gerai, ke lokasi-lokasi yang memang sudah dipersiapkan untuk melaksanakan vaksinasi," lanjut Kapolri. 

Dengan demikian kegiatan masyarakat bisa ditingkatkan, aktivitas masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik, namun laju pertumbuhan covid tetap bisa dikendalikan. 

"Tentu ini harapan kita bersama, kita bisa hidup bersama dengan covid, menggeser dari pandemik menuju endemik untuk Indonesia yang lebih baik," ujarnya. 

Sekali lagi Kapolri mengucapkan selamat kepada seluruh angkatan AKABRI 98 yang telah peduli untuk ikut berkontribusi langsung dalam kegiatan vaksinasi, bakti sosial dan juga kegiatan-kegiatan dalam rangka membantu masyarakat terdampak.

Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga memberikan suport dan apresiasi kepada alumni AKABRI 98 Nawahasta, yang telah melakukan kegiatan vaksinasi dan bakti sosial secara serentak yang dilaksanakan di jajaran Jawa Timur. 

Dengan target pada hari ini 6000 orang, kemudian dibantu oleh 180 orang Nakes. Dalam kegiatan ini angkatan 98 juga melaksanakan kegiatan bakti sosial, dengan sasaran masyarakat yang kurang mampu. 

"Kami dari Polda maupun dari bapak Pangdam serta ibu gubernur mengapresiasi setip kegiatan upaya di dalam penanganan covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya khususnya pada hari ini untuk AKABRI 98 Nawahasta," ucapnya Kapolda Jatim. 

Kapolda juga berharap, upaya-upaya ini terus dilakukan dengan bersinergi, antara TNI-Polri dengan pemerintah maupun dengan masyarakat, sehingga harapannya covid-19 dapat dihadapi bersama. 

"Kami yakin dan percaya, kita yakin dan percaya masyarakat juga harus percaya, bahwa kita harus punya kesamaan pemikiran, perkataan, dan perbuatan di dalam menangani covid-19 ini dibutuhkan kekompakan, dibutuhkan pemahaman yang sama bahwa covid-19 masih ada di sekeliling kita," pesan Kapolda. 

"Untuk itu protokol kesehatan wajib dilaksanakan, vaksinasi terus ditingkatkan dan kalau itu bisa terlaksana maka kegiatan ekonomi bisa berjalan," paparnya. 

Kapolda berpesan untuk tetap semangat, tetap jaga protokol kesehatan, "mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kita kesehatan kekuatan sehingga kita bisa melaksanakan tugas ke depan lebih baik" pungkasnya. (NN95)
Share:

Tinjau Serbuan Vaksinasi AKABRI 1998, Kapolri : Wujud Sinergitas TNI-Polri Tekan Pertumbuhan Covid-19


Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Alumni AKABRI 1998 atau Nawahasta di WOW Sport Club Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan bahwa, kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan wujud dari sinergitas dan soliditas dari TNI-Polri dalam menekan dan mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19. 

"Ini merupakan bentuk wujud sinergitas dan soliditas TNI-Polri, khususnya upaya melaksanakan strategi menekan laju pertumbuhan Covid-19," kata Sigit usai melakukan peninjauan. 

Menurut mantan Kapolda Banten ini, serbuan vaksinasi dan bakti sosial juga implementasi dari TNI-Polri membantu upaya Pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan virus corona. 

Sigit mengungkapkan, berkat kerja keras Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ikut membantu, untuk saat ini, seluruh wilayah di Indonesia telah mengalami penurunan level PPKM. 

Lebih dalam, Sigit menyebut, angka kasus harian virus corona dewasa ini jauh lebih menurun dibandingkan ketika bulan Juli lalu. Dimana, angka positif Covid-19 mencapai 56 ribu dan BOR di rumah sakit menjadi 90 persen. Sebab itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama untuk mengendalikan Covid-19 di Indonesia. 

"Maka saat ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholders TNI, Polri, tenaga kesehatan dan Pemda dan masyarakat, maka angka saat ini kami bisa mengucapkan selamat dan bersyukur bahwa saat ini BOR nasional turun jauh 11 persen dan laju kasus harian kurang lebih 1.900-an," ujar mantan Kabareskrim Polri tersebut. 

Meski begitu, Sigit menegaskan, seluruh stakeholder jangan terbuai dengan penurunan angka virus corona saat ini. Menurutnya, tetap harus melakukan dan menegakan strategi pengendalian Covid-19, yakni disiplin protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan vaksinasi.

"Ini harus pertahankan strateginya bagaimana kami melaksanakan 3T, prokes utamanya memakai masker, dan yang paling penting kita mewujudkan kekebalan imunitas dengan mempercepat vaksinasi. Yang tentunya kami harapkan dengan ada tiga strategi ini laju Covid-19 bisa dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi tumbuh," papar Sigit.

Sigit memaparkan, di tengah Pandemi Covid-19 laju pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan. Karena itu, ia menyebut, harus tetap melakukan pengawasan ketat terkait dengan aktivitas masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan. 

"Semua bisa terjadi apabila kita semua tetap waspada jangan euforia dengan angka yang turun kita tetap jaga prokes dan tentunya masyarakat yang belum divaksin harus semuanya segera datang ke lokasi yang disiapkan untuk lakukan vaksin. Dengan begitu kegiatan dan aktivitas masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik namun laju Covid-19 bisa dikendalikan. Harapan kita bersama menggeser dari pandemi menjadi endemi," kata Sigit.

Kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Alumni AKABRI 
1998 atau Nawahasta dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi, mulai dari tanggal 14 September-21 September 2021.
Share:

Kapolresta Sidoarjo Pantau Vaksinasi Alumni AKABRI 1998 di Gereja Bethany House of Glory



TULUNGAGUNG -Percepatan membentuk herd immunity di rumah ibadah terus dilakukan. Melalui akselerasi vaksinasi, jemaat Gereja Bethany House of Glory Jalan Diponegoro, Sidoarjo, Senin (20/9/2021) disuntik vaksin Covid-19.

Vaksinasi di rumah ibadah gereja tersebut, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan membentuk kekebalan imunitas bersama. Mulai dari pendeta, pengurus gereja, jemaat dan masyarakat sekitarnya. Sehingga semakin banyak masyarakat yang divaksin, maka semakin cepat herd immunity terbentuk di tengah dimulainya ibadah tatap muka.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro memantau jalannya vaksinasi di Gereja Bethany House of Glory. Ia mengapresiasi antusias masyarakat, khususnya jemaat gereja untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

“Kami dari AKABRI 1998 Nawahasta, turut berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Yakni melalui kegiatan vaksinasi serentak se-Indonesia. Kali ini bertempat di Gereja Bethany House of Glory dengan menyediakan 1.500 dosis vaksin,” ujarnya.

Soliditas sinergi TNI-Polri juga begitu tampak pada kegiatan tersebut. Mulai dari tenaga kesehatan, bagian input data serta personel yang membagikan baksos ke warga juga melibatkan anggota TNI-Polri di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Terkait dengan kegiatan di Gereja Bethany House of Glory, Pendeta Willy Joseph Candra menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri, khususnya Alumni AKABRI 1998 Nawahasta yang mengadakan kegiatan vaksinasi dan bakti sosial di gerejanya. “Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kepedulian kepada warga terdampak, harus kita lakukan bersama-sama. Karena itu kegiatan di tempat kami ini upaya yang sangat baik,” ungkapnya. (NN95)
Share:

Satreskrim Polres Blitar Kota Kawal Bantuan Jagung dari Presiden RI untuk Suroto Peternak Asal Blitar.




TULUNGAGUNG  – Satreskrim Polres Blitar Kota mengawal pemberian jagung untuk Suroto (51) Warga Desa Suruwadang Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, peternak yang bentangkan poster bertuliskan, Pak Jokowi Tolong bantu peternak beli jagung dengan harga wajar. Bantuan berupa Jagung sebanyak 2 Ton dari Presiden Joko Widodo tersebut dikirim menggunakan 2 truk oleh Team Advance Kementerian Sekretariat Negara yang dikawal oleh Satreskrim Polres Blitar Kota menuju Desa Suruwadang Kec. Kademangan Kab. Blitar Senin (20/9/2021).

Bantuan jagung tersebut langsung diserahkan digudang Suroto oleh tim Advance President RI dan disaksikan langsung Forkopimda Blitar Raya. Suroto peternak ayam petelur mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, karena sudah merespon dan bergerak cepat menangani keluhan peternak terkait harga jagung yang saat ini mahal. Selain itu juga dia berterima kasih karena sudah diundang ke Istana dan diberi kesempatan langsung bertemu Pak Jokowi.
“Saya pribadi sangat berterimakasih, atas perhatian dari pak Jokowi yang sudah merespon keluhan saya dan peternak lainya, dengan telah bergerak cepat dan memberi bantuan sebanyak dua puluh ton jagung yang di serahkan langsung kepada saya hari ini,” kata Suroto.
Suroto menambahkan, dua puluh ton jagung bantuan dari Presiden ini, nantinya selain untuk diri sendiri. Dia akan membagikan kepada peternak yang saat ini mengalami kerugian atau terdampak dengan harga pakan sekarang.
“Jadi nanti saya akan bagi kepada peternak yang hampir punah di desa saya.Namun nanti  saya tidak bisa mengatakan berapa dapatnya. Entah dapat satu karung atau dua karung yang penting rata dan bisa mempertahankan ternaknya sebagai penghasilan sehari hari,” ujarnya
Dia berharap,dengan adanya bantuan jagung dari Presiden ini,usaha  ternaknya bisa bangkit kembali dan terhindar dari kerugian karena sebelumnya kondisi ternaknya sudah diambang kerugian. (NN95)
Share:

Tinjau Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Strategi Pengendalian Covid-19


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Vaksinasi massal dan penyerahan bantuan sosial yang diselenggarakan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 bataliyon Wira Pratama di Gedung eks Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (20/9/2021). 

Kapolri memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan para alumni Akpol 1997 yang digelar di 34 Polda jajaran dan tiga negara yakni, Malaysia, Saudi Arabia dan Turki. 

“Tentunya saya memberikan apresiasi kepada adik-adik saya angkatan 97 di seluruh wilayah yang telah ikut berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi dan bansos kepada masyarakat Indonesia yang saat ini memang sedang menghadapi situasi yang sulit,” kata Kapolri dalam sambutannya. 

Dalam kesempatan ini, Kapolri mengingatkan agar jajaran Kepolisian terus bekerja optimal membantu Pemerintah dalam rangka pengendalian Pandemi Covid-19 diantaranya melalui penerapan kebijakan PPKM level 1 hingga 4 di wilayah seluruh Indonesia. 

Strategi pengendalian diharapkan betul-betul dikawal sehingga efektif, bukan hanya dari sisi angka penurunan kasus Covid-19, melainkan juga jalannya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Strategi pengendalian virus corona diantaranya penegakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (tracing, testing dan treatment dan percepatan vaksinasi. 

“Bagaimana kita kembali menuju ke kehidupan normal dan mengembalikan ekonomi yang sempat menurun karena situasi Covid-19. Di satu sisi bagaimana aktivitas masyarakat dalam rangka mengembalikan pertumbuhan ekonomi tetap bisa terkendali dan angka Covid-19 tidak naik lagi. Ini menjadi tantangan kita dan menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatur antara gas dan rem agar seimbang,” tekan Kapolri mengingatkan. 

Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual pihak Kedubes Malaysia. Ia memantau langsung penanganan virus corona terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut. 

Disatu sisi Kapolri berterima kasih terhadap seluruh personel TNI dan Polri serta petugas Dinkes yang selama ini bertugas tidak kenal lelah dalam upaya menurunkan angka Covid-19 sehingga angka kasus harian bisa ditekan menjadi 2.200 perhari, serta BOR RS yang sempat menembus angka 90 persen, saat ini hanya sekitar 12 hingga 15 persen. 

“Positivity rate dibawah WHO 5 persen saat ini kita positivty ratenya 2,19 persen. Ini hasil kerja keras rekan-rekan yang tergabung dalam tim. Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh anggota kita dimanapun bertugas karena telah bekerja keras melakukan upaya agar laju covid diturunkan,” ujarnya. 

Meski demikian, Kapolri tetap mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan aparat terus bergerak melakukan sosialisasi disiplin protokol kesehatan hingga akselerasi percepatan vaksinasi demi mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity masyarakat. 

“Bagaimana harapan dari pak Presiden kita harus wujudkan. Kita harus bisa mengubah dari pandemic menjadi endemic. Kita harus bisa hidup dan terbiasa berdampingan dengan covid. Tentunya prokes yang kuat harus kita laksanakan, program vaksinasi kita tingkatkan sehingga masyarakat siap menghadapi kondisi tersebut,” imbau Kapolri. 

Dalam vaksinasi massal ini, alumni Akpol 1997 menggelarnya di 34 Polda Jajaran serta tiga negara. Kegiatan ini akan berlangsung lima hari dimulai dari 18-22 September 2021. Adapun total vaksinasi yang ditarget dalam kegiatan ini sebanyak 63.400 dosis vaksin. 

Terdapat pula sebanyak 36.350 item dengan rincian, paket sembako sebanyak 33.353 pax, bantuan voucher kuota internet untuk pelajar, santri dan guru sebanyak 1.997 voucher, serta bantuan voucher belanja 100.000 sebanyak 1.000 voucher kepada masyarakat kurang mampu, yatim piatu dan disabilitas.
Share:

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bersama Tim Nakes Melakukan Tracing 14 Warga Kelurahan Bago Tulungagung



TULUNGAGUNG,  – Bhabinkamtibmas Kelurahan Bago Tulungagung Aipda Joko Dwi Priyanto bersama Babinsa Pelda Sigit dan perangkat Kelurahan Bago mendampingi petugas kesehatan melaksanakan kegiatan tracing terhadap warga yang kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi Covid 19 di Kelurahan Bago Kecamatan/ Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Sabtu (18/09/2021).

Keduanya mendampingi dan mengawal tim tracing untuk mendata 14 orang yang kontak erat dengan warga Kelurahan Bago yang terkonfirmasi covid 19.

Hasil dari tracing 14 orang yang kontak erat  semua menunjukkan hasil negatif.

“Berdasarkan tracing kami, ada 14 orang yang kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi, alhamdulillah semua negatif,” terang Aipda Joko.

Tim Tracing Kelurahan Bago Bersinergi Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk bersama sama memutus Penyebaran Covid-19

Lebih lanjut Bhabinkamtibmas Kelurahan Bago menambahkan bahwasanya kegiatan tracing ini untuk memastikan warga binaannya yang pernah melakukan kontak erat dengan warga terkonfirmasi covid-19 tidak ikut menyebarkan virus covid 19.

Tim tracing sedini mungkin memberikan himbauan agar mereka sementara ini tidak berinteraksi dengan orang lain sebagai langkah awal untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.

“Kami sedini mungkin memberikan himbauan kepada warga kami yang melakukan kontak erat dengan warga terkonfirmasi covid agar sementara waktu tidak berinteraksi dengan warga lain untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.” Pungkas Pak Bhabin (NN95)
Share:

Kapolres Tulungagung Bersama Forkopimda dan Stake Holder, Dampingi Kunker Gubernur Jatim di UIN



TULUNGAGUNG - 
Sabtu,18/9/ 2021 pukul 15.30 s/d 19.00 Wib Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M. Si melaksanakan kunjungan kerja di UIN Sayyid Ali Rahmatullah dan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung dalam rangka Vaksinasi Massal untuk masyarakat Tulungagung menuju Jawa Timur Herd Immunity serta meninjau perkembangan Covid 19 di Kabupaten Tulungagung

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Jatim didampingi 
Sekdaprov Jatim Dr. Ir. HERU TJAHYONO, M.M
, Kapolres Tulungagung *AKBP HANDONO SUBIAKTO, S.H., S.I.K., M.H.*, Bupati Tulungagung Drs. MARYOTO BIROWO, M.M., Dandim 0807 Tulungagung LETKOL INF. YOKI MALINTON K.SH.M.Tr (Han) M.l.Pol, Sekda Kab. Tulungagung Drs. SUKAJI, M. Si., Ketua PW ISNU Jatim Prof. Dr. Mas'ud Said, PHD
, Rektor UIN Prof. Dr. Martuhin, MAS. Rois Syuriah PCNU Tulungagung KH. Mukhson Hamdani
, Ketua PCNU Tulungagung KH. Abdul Hakim Mustofa, Muslimat NU, Fatayat NU, IPPNU, IPNU Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak semua komponen untuk menjaga status Level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang disandang Jatim.
Menurutnya,  pencapaian level 1 ini juga berkat peran serta dari semua pihak.

Hal ini disampaikan Gubernur Khofifah, saat meninjau vaksinasi massal ISNU Jawa Timur, di Gedung KH Arief Mustaqiem, Sabtu (10/9/2021) sore.

“Pendekatan pentahelix yang sudah dilaksanakan, yakni  ada pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media dan masyarakat. Lima komponen ini saya mohon tetap kompak dan terus dilertahankan,” ujar Khofifah

Lima komponen di Jatim ini bukan hanya bersinergi, namun juga kerja keras untuk mengatasi pandemi Covid-19.
Karena itu dirinya juga tetap berharap semua tetap kompak, menjaga level 1. Diantaranya dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan percepatan vaksinasi.

“Jika bisa tetap dijaga, pembelajaran tatap muka bisa dipercepat. Sekarang masih terbatas, bertahap bisa ditingkatkan lagi,” sambung Gubernur Khofifah.

Selain itu pencapaian Level 1 juga memungkinkan melakukan penguatan di sektor lain, seperti pariwisata.
Seluruh kegiatan interaksi masyarakat yang selama ini dibatasi bisa pula dimulai bertahap.
Jika Covid-19 semakin terkendali, maka ekonomi akan tumbuh dan bangkit.

“Mohon semua bisa jaga protokol kesehatan. Bisa seiring melakukan percepatan vaksinasi,” terangnya.

Sebelumnya Gubernur Jawa Timur menyampaikan, Jawa Timur menjadi provinsi pertama dari 34 provinsi di Indonesia yang mencapai level 1.
Hal ini berdasarkan hasil asesmen Kementerian Kesehatan dengan standar WHO. (NN95 HUM RESTU)
Share:

Ali Kalora dan Ikrima Tewas Dalam Kontak Tembak Dengan Satgas Madago Raya




PARIGI, Belum cukup sebulan upaya pencarian sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso dipimpin oleh Irjen Polisi Rudy Sufahriadi membuahkan hasil,

Rudy Sufahriadi yang kembali dipercaya Kapolri untuk menahkodai Polda Sulteng menunjukan keseriusannya dalam pencarian sisa DPO teroris Poso tersebut.

Dua DPO teroris Poso berhasil ditangkap, satu diantaranya adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora yang dikenal sebagai pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Dihadapan awak media, Minggu (19/9/2021) Irjen Polisi Rudy Sufahriadi mengungkapkan, telah terjadi kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan DPO teroris Poso di Desa Astina Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu tanggal 18 September 2021 Pukul 18.00 Wita,

Akibat kontak tembak tersebut telah tertembak dua DPO teroris Poso atas nama Ali Ahmad alias Ali Kalora dan Ikrima alias Jaka Ramadhan alias Rama dalam kondisi meninggal dunia di TKP, terang Rudy.

Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga menerangkan, Satgas Madago Raya juga telah mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras panjang jenis M.16 diduga milik Ali Kalora, Dua buah ransel, satu buah bom Tarik, satu buah buah bom bakar dan lain-lain,

Dengan ditangkapnya 2 DPO teroris Poso, maka sisa DPO teroris Poso tinggal 4 orang, diharapkan kepada sisa DPO teroris Poso untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas terukur apabila bertemu dilapangan, tegas Kapolda Sulteng.

Adapun 4 sisa DPO teroris Poso yang menjadi buruan satgas madago raya saat ini adalah Askar Alias Jaid Alias Pak Guru, Nae Alias Galuh Alias Muklas, Suhardin Alias Hasan Pranata dan Ahmad Gazali Alias Ahmad Panjang.
Share:

Satresnarkoba Polres Tulungagung Kembali Menangkap Pengedar Sabu dan Pil Double L



TULUNGAGUNG - Lagi, Anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung berhasil menyita 3 poket sabu dan 51 butir Pil Double L dari tangan seorang pengedar narkotika yang ditangkap di sebuah rumah kos Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Identitas pengedar yang berhasil diringkus pada Kamis (16/09/2021) sekitar pukul 15.30 WIB tersebut yakni, KA (28), Lk, asal Dusun Krajan, Desa Kedoyo, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Kasatresnarkoba IPTU Didik Riyanto, SH, MH melalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko, SH mengatakan, berbekal informasi dari masyarakat, anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung langsung melakukan penyelidikan, akhirnya, pelaku yang merupakan pengedar narkotika berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

Pelaku pun, mengakui semua perbuatannya.
Tanpa menunggu waktu, anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung langsung membawa pelaku ke Mapolres Tulungagung untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Selain mengamankan 3 poket sabu bruto 1,48 gram dan 51 butir Pil Double L, anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung juga mengamankan barang bukti lain berupa sebuah pipet kaca berisi sisa sabu bruto 1,33 gram, 3 buah potongan lakban warna hitam, sebuah potongan tisue, sebuah bungkus bekas rokok, sebuah scrop dari sedotan, sebuah sumbu, sebuah korek api, sebuah plastik klip kosong 1 bungkus bekas Pil Double L, sebuah bong, sebuah baju kemeja warna hitam tempat menyimpan sabu, uang tunai sebesar Rp. 200.000,- hasil penjualan sabu dan 2 buah HP.

Saat ini pelaku sudah ditempatkan di rumah tahanan Polres Tulungagung guna mwmpertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 197 Sub Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 ke 10 UU RI No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” pungkas IPTU Nenny (NN95-SYA)
Share:

Forkopimda Jatim Tinjau Vaksinasi di Kampus IAI Al Qolam Malang



TULUNGAGUNG - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, terdiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, meninjau vaksinasi Covid-19 di Institut Agama Islam (IAI) Al Qolam Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sabtu (18/9/2021)

Serbuan vaksinasi itu digelar oleh PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Jatim bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dengan target sebanyak 1000 dosis, yang dilaksanakan selama 2 hari (hari ini sabtu (18/9) dan esok hari minggu (19/9).

Sedangkan jumlah vaksinator yang dilibatkan sebanyak 40 tenaga keseharan dari PDGI, dimana setiap tim terdiri dari enam orang.

Untuk sasaran vaksinasi masal ini, mulai dari santri, mahasiswa dan masyarakat sekitar IAI Al Qolam, Malang. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan, salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, selain dengan menerapkan protokol kesehatan, juga dengan vaksinasi. Sehingga seluruh forkopimda se Jawa Timur, didorong masif melaksanakan vaksinasi.

"Jadi kami melakukan koordinasi dengan seluruh Bupati Walikota, Kapolres dan Dandim se Jawa Timur, salah satu yang kita harapkan, bisa mewujudkan kekebalan komunitas adalah dengan melakukan vaksinasi," ujarnya.

Kabupaten Malang, menjadi salah satu wilayah yang didorong meningkatkan jumlah sasaran vaksinasi. Khofifah meminta kepada seluruh elemen strategis di kabupaten ini dan masyarakat, terus melakukan ikhtiar memaksimalkan vaksinasi.

"Kita melihat bahwa Kabupaten Malang sudah memasuki level 2, ini merupakan capaian yang membanggakan. Semua unsur di Kabupaten Malang dari Pak Bupati, Dandim dan Kapolres saling berkerja sama untuk mempercepat vaksinasi untuk masyarakatnya. Saya sangat mengapresiasi upaya ini," imbuhnya.

Khofifah mengaku bersyukur, lantaran masyarakat Kabupaten Malang sangat antusias mengikuti vaksinasi tersebut. Vaksinasi massal ini merupakan bagian dari program serbuan vaksinasi yang juga melibatkan TNI dan Polri.

"Kabupaten Malang menjadi perhatian kami, karena diketahui bahwa Malang sangat baik dalam program percepatan vaksinasi nya sehingga sudah masuk level 2, semoga segera disusul oleh kabupaten kota lainnya" ujarnya.

Selain itu, pihaknya mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi di IAI Al Qolam berjalan dengan baik. 

"Saya apresiasi pelaksanaan vaksinasi ini, karena terlihat sangat baik sinergi, partisipasi masyarakat juga baik serta berjalan teratur," tambahnya.

Mantan Menteri Sosial ini, berharap kepada masyarakat Kabupaten Malang yang telah melaksanakan vaksinasi, agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Saya juga berpesan pada semua masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19," harapnya.

Selanjutnya, Gubernur Jatim juga menjelaskan bahwa hasil asesmen, Provinsi Jatim masuk level 1.

"Ini patut kita pertahankan. Ini hasil kerja kita semua pemerintah Provinsi Jatim, Pangdam, Kapolda. Didukung oleh kepala daerah walikota bupati, dandim dan kapolres. Tak lupa juga kepada jajaran di tingkat bawah mulai Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bidan desa dan Perawat desa yang tak kenal lelah melakukan tracing hingga angka Covid-19 di Jawa Timur menurun," tutupnya. (NN95)
Share:

Tempat Wisata di Jatim Sudah Mulai Dibuka Secara Terbatas dan Bertahap



TULUNGAGUNG - Forkopimda Jawa Timur terus kejar capaian target vaksinasi. Kali ini sebanyak 2000 dosis vaksinasi di salurkan untuk Mahasiswa di Universitas Brawijaya (UB) dan Masyarakat Malang Raya, pada Sabtu (18/9/2021) di Gedung Samanta Krida Universitas Brawijaya. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Sabtu siang melakukan pengecekan pelaksanaan Vaksinasi sebanyak 2.000 dosis, untuk mahasiswa Universitas Brawijaya dan Masyarakat Malang Raya, hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity khususnya di lingkungan pelajar. 

Kegiatan diawali dengan pengecekan vaksinasi dengan didampingi oleh Rektor Universitas Brawijaya dan Forkopimda Kota Malang, mulai dari tahapan Screening, Pendaftaran, Vaksinasi dan Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Vaksinasi ini didukung oleh vaksin dari dinkes Prov. Jatim dengan vaksinator berjumlah 98 tenaga kesehatan dari Kemahasiswaan dan RS Universitas Brawijaya. 

Sementara Gubernur Jatim saat melakukan pengecekan vaksinasi di UB Malang mengatakan, Ikhtiar kita kalau misalnya untuk melihat pengendalian covid dimana saja, antara lain dilihat dari positivity rate. 

"Nah dari sisi positivity rate maka dihitung testingnya, dihitung testingnya. Testing itu auto rilis. Racing juga auto rilis. Kalau tracing sudah melalui silacak, kalau vaksinasi seperti ini melalui P-care. Jadi proses untuk input data semuanya sudah dilakukan sesuai dengan sistem yang ada di aplikasi masing-masing," kata Khofifah. 

Lebih lanjut Khofifah memaparkan, dari kinerja 38 Kabupaten /Kota di Jawa Timur, sinergitas dengan seluruh elemen strategis di Jawa Timur. 

"Per tanggal 15 kemarin sudah 37 Kabupaten /kota di Jawa Timur itu zona kuning, kalau zona kuning itu artinya resiko rendah, tinggal satu yang zona orange, zona orange adalah resiko sedang, itu adalah Kota Blitar, tapi kita sudah mengkoordinasikan mudah-mudahan Kota Blitar terus membaik, yang zona kuning sudah bisa menjadi zona hijau dalam seminggu terakhir, ada 21 kabupaten kota yang angka kematian hariannya sudah nol," paparnya. 

"Artinya bahwa insyaallah semua sudah bisa terkontrol terkendali, maka sekarang saya mohon semuanya tetap jaga protokol kesehatan, tetap melakukan percepatan vaksinasi, tidak boleh ada yang kendor, tidak boleh ada yang lengah," ujar Gubernur Jatim didampingi Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. 

Lanjut Khofifah menjelaskan, level 1 sekarang ini di Jawa Timur ada 10 Kabupaten /kota. Level 2 ada 26 Kabupaten /kota. Sehingga tinggal 2 yang masuk level 3, maka semuanya justru harus sangat waspada jangan sampai lengah, jangan sampai longgar, karena pada saat yang sama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai dilaksanakan. 

"Pembelajaran tatap muka secara terbatas sudah mulai dilakukan. Pembukaan wisata sudah mulai dilakukan secara terbatas bertahap. Lalu mall sudah mulai dibuka terbatas bertahap. Restoran-restoran yang dulu 20 menit, 30 menit sudah 1 jam," lanjut Gubernur Jatim. 

"Tetaplah menjaga protokol kesehatan dengan ketat di seluruh lini. Nah sekarang ini kita harus memaksimalkan vaksinasi terutama di titik-titik yang memang harus kita dorong bersama," pungkasnya Gubernur Jatim saat berkunjung di Universitas Brawijaya Malang bersama Forkompimda. (NN95)
Share:

Edarkan Sabu dan Ribuan Pil Double L, Tiga Remaja Satu Desa Ditangkap Tim Gabungan BNNK dan Satresnarkoba Polres Tulungagung




TULUNGAGUNG - Tiga serangkai pengedar narkotika jenis sabu dan Pil Double L berhasil diringkus tim gabungan Satresnarkoba Polres Tulungagung dengan anggota BNN Kabupaten Tulungagung pada Rabu (15/09/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Ketiga pengedar narkotika yang masih berusia remaja tersebut, ditangkap petugas yang khusus menangani narkoba di Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Ketiga pemuda yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni, FFA alias Kuru (22), YAN (22) dan ABW alias Sepul (24).
Ketiganya pemuda asal Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Dari tangan ketiga tersangka tersebut, petugas gabungan berhasil menyita barang bukti berupa 7 poket sabu dalam plastik klip bruto 8,86 gram dan 82.159 butir Pil Double L.

Selain itu, barang bukti lain yang berhasil disita yakni, sebuah pipet kaca berisi sisa sabu seberat 1,44 gram, 1 pipet kaca kosong, 3 buah sekrop dari sedotan plastik, sebuah tutup bong, sebuah korek api, sebuah alat pembersih pipet, 1 buku rekening BRI beserta ATM, 2 buah HP, 10 lembar palstik klip, 1 lembar potongan plastik bekas bungkus sabu, 1 lembar kantong plastik,sebuah tas, 2 buah timbangan digital, sebuah bong, 2 buah skrop palstik, 1 pembersih pipet, 5 buah korek gas, sebuah kotak plastik transparan, 28 pak plastik klip dan sebuah alat press plastik.

Kasatresnarkoba Polres Tulungagung IPTU Didik Riyanto, SH, MH Melalui Kasi Humas Iptu Nenny  Sasongko, S.H., membenarkan penangkapan terhadap 3 pemuda yang kompak mengedarkan narkotika asal Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung tersebut.

“Meskipun tergolong masih remaja, tetapi, dari barang bukti yang didapatkan petugas gabungan, ketiganya bukan pengedar kecil dan diduga sudah cukup lama berkecimpung dalam bisnis haram tersebut,” kata Iptu Nenny.

Kekompakan ketiga remaja asal 1 desa tersebut, membuat ketiganya bersama-sama menjadi penghuni baru rumah tahanan Polres Tulungagung.

"Unruk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiganya dikenakan Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 197 sub pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 ke 10 UU RI No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo pasal 55 KUH Pidana,” pungkas Kasi Humas (NN95- SYA)
Share:

Jatim Satu-satunya Provinsi di Indonesia Capai Level 1 Penanganan Covid-19


TULUNGAGUNG - Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia dengan level 1, berdasarkan asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dimana asesmen itu diadopsi dari World Health Organization (WHO). Hal ini disampaikan Forkopimda Jawa Timur dalam Konferensi pers yang di gelar di gedung negara Grahadi, pada Jum'at petang (17/9/2021). 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada beberapa data yang mungkin bisa dijadikan referensi bahwa Jawa Timur ini alhamdulillah masuk level 1.

"Alhamdulillah atas kerja sama, gotong royong dan kekompakan kita semua, Jawa Timur menjadi provinsi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang masuk level 1," ucap Khofifah. 

Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim, dokter Joni Wahyu Hadi memaparkan indikator capaian. Pulau Jawa dan Bali, hanya Jawa Timur yang asesmen 1 dari 6 parameter. Dari testing, tracing, treatment, kemudian kapasitas respons semuanya memadai pada level 1. 

Kalau dilihat dari progresnya dibanding tanggal 1 Agustus kemarin, di mana masih ada 30 kabupaten kota waktu itu, sekarang sudah ndak ada lagi. Kemudian ada 10 kabupaten kota level 1 dan 26 level 2, ini masih menjadi PR kita semuanya. 

Kalau dari tingkat zonasi, masih ada 2 daerah, yakni Kabupaten Blitar dan Bangkalan yang level 3, kemudian tidak ada yang level 4, ada 10 yang level 1, dan 26 yang level 2. 

"Kalau kita lihat zonasinya sudah tidak ada lagi zona merah. Zona merah di Kabupaten kota di Jawa Timur, 34 menjadi 37, kalau kita lihat dari BOR sudah turun semuanya di bawah 60%, WHO mensyaratkan 60%, untuk ICU 18%, kemudian isolasi rumah sakit 18% dan untuk rumah sakit darurat hanya 13% persen. Artinya ini bahwa di masyarakat pun itu juga kecil hasilnya cuma 13%," paparnya Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim saat konferensi pers perkembangan covid-19 di Jatim. 

"Jadi ICU rumah sakit kemudian isolasi rumah sakit, rumah sakit lapangan semuanya di bawah 60%, artinya sudah masuk di dalam standar WHO untuk memadai," ucapnya. 

Joni juga menjelaskan, kalau gambaran ICU di kabupaten kota. ICU kurang 20% itu sudah hijau. Jadi tanggal 16 September ini tidak ada ICU yang di bawah 20%. 

"Untuk yang antri di UGD kita lihat pada bulan-bulan Juli kemarin itu begitu tingginya, tapi sekarang semuanya sudah tidak ada, antrian di UGD turun drastis dari PPKM darurat waktu itu sekitar 835% per hari di awal Agustus 365% dan sekarang sudah tidak ada lagi antrian di UGD, ini artinya case di masyarakat, bukti bahwa sangat menurun," jelasnya. 

"Sementara untuk vaksinasi 1 saat ini mencapai 38,34%, vaksinasi yang 2 20,57%. Kalau kita simpulkan memang vaksinasi belum 70% atau 80% tetapi Jawa Timur sudah bisa mengendalikan laju penularan, maupun kapasitas responnya dengan baik. Artinya prokes di Jawa Timur sudah on the day," kata Dr. Joni yang juga sebagai direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya. 

Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto juga mengatakan, ini merupakan capaian yang luar biasa, namun kami tidak berpuas diri, kami menyadari sepenuhnya bahwa pandemi covid-19 ini jauh dari selesai jadi berakhir dan di Jawa Timur sendiri memang secara provinsi sudah menduduki level 1, tapi sebetulnya di tingkat kabupaten kota masih banyak yang harus ditingkatkan. 

"Baru 10 kabupaten kota yang benar-benar level 1, kemudian ada 26 kabupaten kota yang menduduki level 2 dan masih ada 2 kabupaten yang menduduki level 3. Ini yang masih level 3 ini kami akan tingkatkan menjadi level 2 dan yang level 2 mudah-mudahan bisa menambah kepada yang level 1 dan yang level 1 bisa dipertahankan," ucap Pangdam. 

"Yang menjadi fokus kami bersama di samping penanganan covid itu sendiri, tentu saja vaksinasi. Vaksinasi Jawa Timur relatif cukup tinggi sebetulnya, dari segi jumlah kita sudah 12 juta hampir 13 juta yang sudah divaksin dosis 1, tapi memang ada beberapa kabupaten yang juga harus ditingkatkan, paling tidak ada 3 kabupaten yang terus kita dorong antara lain Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Bangkalan," tandasnya.

Kendati demikian, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif, di dalam pencapaian level 1 di seluruh Jawa Timur. 

"Ini pasti bisa berhasil kalau masyarakat mendukung. Tentunya kami dari jajaran Polda Jatim siap mendukung Ibu Gubernur dan Bapak Pangdam di dalam bersinergi untuk mempertahankan meningkatkan serta menjaga level 1 di jajaran Jawa Timur," akunya. 

"Kami memohon kepada masyarakat karena memang covid-sembilan belas masih lama ayo tetap kita disiplin broadcast sehingga situasi makin membaik tentunya harapan ke depan ekonomi dapat juga membaik," pungkas Kapolda Jatim. (NN95)
Share:

Primer Koperasi Kepolisian Resort Jember, Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Konsumen se-Jawa Timur


TULUNGAGUNG - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menggelar acara Penyerahan Penghargaan Bagi Para Pemenang Lomba Perkoprasian dan UKM Berprestasi Tahun 2021. Acara ini untuk memperingati Hari Koprasi yang ke-74 tahun 2021 yang sempat tertunda dikarenakan adanya pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia. 

Acara berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Tamu undangan diminta membawa hasil rapid test yang masih berlaku dan dilakukan pengecekan suhu tubuh serta diberlakukan jaga jarak. 

Penyerahan Penghargaan Bagi Para Pemenang Lomba Perkoprasian dan UKM Berprestasi Tahun 2021 melibatkan 15 Koperasi dan 15 UKM Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Cepi Sukur Laksana mengatakan, adapun tujuan dari lomba perkoprasian dan UKM berprestasi ini adalah mengembangkan kesadaran berkoprasi, meningkatkan kualitas produk dan keterampilan, selain itu juga sebagai dukungan agar UMKM naik kelas sesuai dengan program dari pemerintah. 

Adapun jenis-jenis lomba yang dilakukan yaitu, “koperasi prestasi jenisnya koperasi konsumen, koperasi pemasaran, koperasi produsen, koperasi jasa, dan koperasi simpan pinjam. Sedangkan jenis dari UKM yang diperlombakan adalah milenial preneur bidang lomba fashion, milenial preneur bidang handycraft, milenial preneur bidang makanan dan minuman,” demikian pemaparan Cepi mengenai jenis-jenis lomba yang telah dilaksanakan.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menyampaikan, alhamdulillah dengan adanya keputusan Gubernur No. 188/421/KPTS/2021 tentang Pemenang Lomba Perkoperasian dan UMKM Prov Jatim Th. 2021, Kabupaten Jember telah memenangkan Lomba diantaranya: 

1. Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Konsumen, yaitu PRIMER KOPERASI KEPOLISIAN RESORT JEMBER;
2. Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Simpan Pinjam. Yaitu : KOPERASI SIMPAN PINJAM PEMBIAYAAN SYARIAH NUR INDAH ABADI;
3. Juara I Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Pemasaran, Yaitu : KOPERASI KARYAWAN SAEKA KAPTI AGAWE RAHARJO;
4. Juara II, Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Produsen, Yaitu : KOPERASI KARYAWAN KARTANEGARA PTPN X;
5. Juara III, Lomba Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Konsumen, yaitu : KOPERASI KARYAWAN ALAMANDA;
6. Juara Harapan I, Lomba UKM Berprestasi Kelompok Wirausaha Muda Berprestasi, yaitu a.n HELMI ZAMRUDIANSYAH, CV MARGARINDO BERKAH GROUP

Arif menuturkan, Penyerahan Penghargaan dilaksanakan pada Hari Rabu (15/9/21), Jam 07.30 WIB bertempat di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya yang diserahkan oleh Dinas Kop UMKM Ptov Jatim kepda Seluruh Peserta) sedangkan khusus Juara I diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim di di Grand City, Rabu (15/09/2021) Siang sekira Pukul 13.00 WIB, tandasnya.(NN95)
Share:

Arsip Blog