Polsek Tulungagung Kota Kawal Aksi Sosial "Warung Gratis Berkah" Lintas Komunitas Sosial



TULUNGAGUNG -  Situasi pandemi covid - 19 yang sampai saat ini masih belum berakhir menggugah kepedulian sekelompok komunitas sosial di Tulungagung mengadakan kegiatan berbagi sesama dengan menyediakan menu sarapan  pagi secara gratis di depan Mapolsek Kota Tulungagung.

Dengan penuh ramah sekelompok komunitas sosial dari Fosmita, SYD, Kenthog Holik, Banaspati menyapa kepada pengguna jalan di depan Mapolsek Kota Tulungagung untuk singgah menikmati menu sarapan pagi secara gratis.

Sigit Purwanto (40) salah satu kordinator lintas komunitas sosial mengatakan, dalam giat berbagi nasi hari ini menyediakan kurang lebih sebanyak 300 porsi makanan dengan lauk ikan lele.

"Alhamdulillah menu gratis  yang kami sediakan dalam waktu sebentar sudah habis.  Menu gratis ini kami sediakan bagi tukang becak, ojol, pemulung, dan bagi siapa saja yang melintas di jalur depan Mapolsek kota Tulungagung," ujar Sigit, Minggu (31/10/2021) pagi.

Sigit mengaku kegiatan berbagi ini dilakukannya pada setiap dua minggu sekali dengan tempat yang berbeda.

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua teman - teman yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan ini, dan juga dari pihak Polsek Kota dan Koramil yang telah ikut membantu kelancaran kegiatan kami ini," ucap Sigit.

Sementara itu, Kapolsek Kota Kompol Rudi Purwanto, SH saat ditemui di sela - sela kegiatan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan berbagi lintas komunitas sosial tersebut 

"Kami mengapresiasi kegiatan positif ini, semoga kegiatan berbagi ini menjadi amal yang baik dan berkah bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," kata Kapolsek Tulungagung Kota

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga memberikan himbauan kepada lintas komunitas dan warga masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kami juga mengajak kepada warga masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan, untuk itu kami juga mengajak peran serta masyarakat untuk ikut mensukseskan program pemerintah percepatan vaksinasi demi memutus virus covid - 19 khususnya di Tulungagung," ajak Kompol Rudi

Ditempat yang sama, Slamet (55) salah satu tukang becak yang singgah menikmati menu gratis juga mengucapkan terimakasih adanya kegiatan berbagi ini.

"Alhamdulillah mas, pagi ini kami bersama teman - teman bisa menikmati sarapan gratis, semoga amal teman - teman komunitas ini barokah," tuturnya. (IM-RESTU)
Share:

Wujudkan Kamtibmas dan Cegah Kenakalan Remaja, Satbinmas Polres Tulungagung Sosialisasi Kepada Pelajar dan Ojol



TULUNGAGUNG  – Melalui Ops Kewilayahan dengan sandi Bina Kusuma 2021 Satuan Binmas Polres Tulungagung menggelar pembinaan dan penyuluhan tentang kenakalan remaja.

Polres Tulungagung bekerja sama dengan SMP Negeri 1 Kedungwaru, memberikan materi mencegah kenakalan remaja yang di sampaikan oleh Kasat Binmas AKP Djatmiko, SH didampingi Kaur Bin Ops Ipda M Zainudin, SH,  Sabtu (30/10/2021).

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH melalui Kasat Binmas AKP Djadmiko, SH mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberikan sosialisasi Kamtibmas tentang kenakalan remaja seperti, bahaya miras dan pelecehan seksual serta pentingnya vaksinasi dan kepatuhan terhadap protokol Covid-19.

“Materi Sosialisasi yang kita sampaikan  merupakan salah satu upaya memberikan pemahaman tentang bahaya serta dampaknya semua jenis kenakalan yang harus dihindari"

"Selain arahan tentang kenakalan remaja kami juga menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba, obat-obatan terlarang, miras dan pelecehan seksual. Hal tersebut kita lakukan dalam rangka membangun generasi yang gemilang,” kata AKP Djadmiko.

Selain memberikan materi, para siswa juga diajak berdialog langsung agar apa yang disampaikan bisa mudah dipahami sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Selain memberikan pembinaan pada Pelajar,  Sat Binmas Polres Tulungagung juga melakukan pembinaan Kamtibmas kepada Komunitas ojek online (Ojol) bertempat di pangkalan Grap Karangasem Tulungagung.

“Operasi Bina Kusuma tidak hanya menyasar kepada pelajar namun juga masyarakat maupun komunitas komunitas sehingga himbauan Kamtibmas serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid 19 yang disampaikan bisa mewujudkan situasi  yang kondusif dan terhindar dari penyeberan virus corona”, terang Kasat Binmas.

“Sasaran Ops Bina Kusuma tahun 2021 yakni pencegahan kenakalan remaja dan premanisme,” pungkas AKP Djadmiko (NN95)
Share:

Unit Inafis Polres Tulungagung Olah TKP Orang Meninggal Dunia di Kebun


TULUNGAGUNG - Warga di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Sabtu sore (30/10/2021) digegerkan penemuan orang meninggal dunia di kebun.

Selanjutnya kejadian tersebut oleh warga  dilaporkan ke Polsek Sumbergempol.

Kapolsek Sumbergempol AKP I Nengah Suteja, SH melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, SH mengatakan,
korban meninggal diketahui seorang kakek bernama Sukarno (80) warga Dusun Junjung Desa Pasir Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Menurut keterangan dari sejumlah saksi, Iptu Nenny menerangkan, awalnya korban berpamitan kepada keluarganya berangkat ke kebun untuk mencari rumput.

Namun hungga sore hari korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga oleh adik korban kemudian dicarinya di kebun milik korban dekat sungai.

"Sesampainya di kebun, adik korban menemukan korban dengan posisi tergeletak dan sudah dalam keadaan tak bernyawa,” terang Kasi Humas

Selanjutnya, adik korban memberitahukan kejadian tersebut ke warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Sumbergempol.

Setelah mendapat laporan dari warga, petugas Polsek Sumbergempol menghubungi SPKT, Reskrim dan Tim Inafis Polres Tulungagung  untuk mendatangi lokasi kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh  petugas, tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pada jasad korban, sedangkan hasil keterangan dari pihak keluarga, korban sebelumnya mempunyai riwayat sakit jantung dan sesak nafas,” lanjutnya.

Atas permintaan keluarga, korban tidak dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, karena pihak keluarga sudah membuat pernyataan dan menerima atas kematian korban.

“Pihak keluarga korban sudah menyatakan menerima atas kematian korban, selanjutnya jasad korban di bawa pulang kerumah duka untuk dilakukan pemakaman,” Pungkasnya (NN95)
Share:

Bhabinkamtibmas Polsek Campurdarat Bersama Perangkat Desa dan Warga Bersihkan Material Dampak Banjir Lumpur



TULUNGAGUNG - Bhabinkamtibmas Polsek Campurdarat Aiptu M. Dafiq bersama Perangkat Desa dibantu warga Masyarakat membersihkan material lumpur di area Balai Desa  Ngentrong Kecamatan Campurdarat , Sabtu (30/10/2021) Pagi. 

Banjir terjadi akibat hujan deras pada malam hari yang cukup lama sehingga sekitar pukul 02.00 Wib dinihari debit air meluap mengakibatkan tembok pembatas air jebol sehingga air yang membawa material lumpur masuk ke area Balai Desa Ngentrong. 

Kepala Desa Ngentrong yang di wakili Sekdes Sdr.Agus Joko Budi Santoso mengatakan, akibat hujan yang terjadi hari jumat malam hingga sabtu pagi membuat Genangan air di Kantor Balai Desa Ngentrong dengan ketinggian mencapai 50 Cm. 

“Ruang Kepala Desa, ruang Sekdes, Ruang Pelayanan Masyarakat, ruang Puskesmas Desa termasuk 2 Kelas PAUD Dan TK ikut tergenang Lumpur" Lanjutnya
 
Untuk itu sebagai upaya agar pelayanan kepada masyarakat dan Aktifitas di Puskesmas Maupun Sekolah dapat berjalan sebagaimana mestinya maka secara bersama sama Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas dan warga masyarakat bergotong royong membersihkan Genangan air dan lumpur. 

Menurut keterangan H. Jumiran selaku Tokoh Masyarakat"Kejadian seperti ini sudah terjadi selama 3 kali dalam kurun waktu 3 tahun terakhir yang di perkirakan akibat gundulnya hutan di area Hulu sehingga air mengalir deras tak terkendali yg membawa material lumpur, yang mengakibatkan daerah Hilir terdampak banjir yang meluap sampai kejalan raya dan di halaman pemukiman warga"

Sementara itu Bhabinkamtibmas desa Ngentrong yang turun langsung ke lokasi bersama warga mengatakan, "Banjir yang terjadi tadi malam  tidak ada korban jiwa, hanya menggenangi area Balai desa dan jalan raya juga halaman sebagian warga Desa Ngentrong. Kami sudah berkordinasi dengan Kades  terkait solusi penanggulangan banjir" Ungkap Aiptu M. Dafiq (DF80)
Share:

Salurkan Aspirasi Pecinta Seni, Polda Jawa Timur Gelar Bhayangkara Mural Festival 2021




SURABAYA,- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Humas Polri, Polda Jawa Timur menggelar festival mural di lapangan Tenis Indoor, Mapolda Jatim, Sabtu (30/10/2021).

Kegiatan ini sendiri serentak dilakukan di 34 Polda se-Indonesia.

Waka Polda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan di ruang tenis indoor polda jatim. Bhayangkara mural festival 2021 merebutkan piala Kapolri yang pertama kali dilaksanakan.

"Ini adalah wadah karya seni yang perlu dimanfaatkan agar rekan-rekan yang mempunyai jiwa seni untuk bisa memberikan tempat dan ruang dalam menyampaikan aspirasi," kata Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Sabtu (30/10/2021) siang.

Selain itu juga digunakan untuk memberikan wadah menyampaikan aspirasi. Seperti yang disampaikan Bapak Kapolri tadi, polri tidak risih dalam mendapatkan kritikan. Untuk itu aspirasi yang ada bisa dituangkan ke mural.

"Bicara soal mural, namun saya bisa memaknai ketika mampu membuat mata kita memaksa untuk melihat maka itulah keberhasilan dalam mural. Artinya, apa yang dibuat coret-coretan gambar harus membuat kita melihat," tambahnya.

Sehingga berilah kesan untuk membuat kita melihat, sehingga pesan yang ingin disampaikan maupun kritikan yang disampaikan betul-betul bisa tersampaikan

"Saya ucapkan terima kasih kepada Kabid Humas Polda Jatim bersama tim yang sudah bersama sama mensukseskan kegiatan mural bhayangkara festival 2021 di wilayah jawa timur," tutupnya.

Sedangkan perwakilan dari jawa timur yang terbaik sudah berangkat ke Mabes Polri.

Sementara itu jumlah peserta sendiri yang ikut dalam lomba Bhayangkara Mural Festival 2021 tahun ini. Diikuti oleh 50 peserta. Dari 50 peserta disaring sebanyak 21 peserta, dimana satu peserta sebelumnya sudah berangkat ke Mabes Polri Jakarta sebagai perwakilan dari Polda Jatim.

Sedangkan juara satu lomba mural diraih oleh Alif Edi Hermawan dan Yuda Ramadhana, keduanya warga Surabaya dan Driorejo, Kabupaten Gresik. Menurut Yuda, bahwa konsep yang ia gambarkan dalam seni mural dengan gambar Presiden Joko Widodo. Mempunyai makna bahwa Indonesia Satu.

"Artinya, bahwa Negara ini tidak bisa dipimpin hanya satu orang, melainkan harus bersama sama baik TNI, Polri dan juga masyarakat indonesia," kata Yuda, usai menerima penghargaan.

Ditambahkan Alif, kenapa kami menggambar wajah Presiden Republik Indonesia, dengan menunjuk satu jari di depan dengan diikuti oleh banyak orang. Bahwa presiden ini seorang pemimpin, namun untuk menuju indonesia satu semua harus bersatu.

"Sebenarnya ini kritik, namun kritik lebih elegan dengan mengekspresikan ke dalam sebuah gambar melalui karya seni mural," ucap Alif.

Dengan adanya lomba mural yang diselenggarakan oleh Humas Polda Jawa Timur. Para peserta berharap, ini bisa dilanjutkan kembali. Karena dengan lomba ini, anak muda yang mempunyai jiwa seni bisa menyalurkan bakat mereka.

"Saya terima kasih kepada humas polda jatim, kegiatan lomba mural ini sangat positif. Berharap kedepan bisa dilakukan kembali," pungkas dia.

Usai acara selesai, para juara mulai satu, dua dan tiga. Menerima piagam serta uang pembinaan yang diberikan secara langsung oleh Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Selain itu, bagi peserta yang lain. Juga diberikan uang pembinaan dan sertifikat serta sembako. (NN95)
Share:

Kedua kalinya Satbrimob Polda Sulteng Gelar Vaksinasi dan Pengobatan Gratis di Poso




POSO, Kali kedua wilayah operasi Madago Raya di Kabupaten Poso mendapatkan perhatian dari Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sulawesi Tengah dengan menggelar Bhakti Sosial berupa vaksinasi covid-19 dan pengobatan gratis,

Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dan Polres Poso, melaksanakan bhakti sosial Satbrimob Polda Sulteng yang diselenggarakan di Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (29/10/2021).

Bahkti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 76 Korps Brimob Polri  yang jatuh pada tanggal 14 November 2021 mendatang, 

“Satbrimob Polda Sulteng bekerjasama dengan Pemda Poso dan Polres Poso telah menyelenggarakan bhakti sosial vaksinasi covid-19 dan pengobatan gratis dalam rangka percepatan vaksinasi nasional,” jelas Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Polisi Joko Sulistyo, SIK di Poso, Jumat (29/10/2021),

Masih kata Joko, kegiatan bhakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke 76 Korps Brimob Polri sebagai perwujudan bhakti Brimob untuk Indonesia,

Dansat Brimob Polda Sulteng ini juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat yang hadir untuk membantu menjaga kamtibmas, menolak segala bentuk radikalisme dan terorisme yang ada di Kabupaten Poso,

Sementara itu Kasatgas Humas melalui Wakasatgas humas AKBP Bronto Budiyono mengungkapkan bhakti sosial Satbrimob Polda Sulteng dengan menggelar vaksinasi covid-19 dan pengobatan gratis di wilayah Poso Pesisir Selatan mentargetkan 800 orang untuk divaksin covid-19 dimana desa Tangkura masuk dalam wilayah Operasi Madago Raya 2021.

Tentunya kegiatan vaksinasi ini juga untuk mendukung program pemerintah vaksinasi nasional covid-19 bagi masyarakat Sulawesi Tengah khususnya diwilayah Kabuoaten Poso sehingga setelah divaksin diharapkan akan terbentuk herd imunity bagi masyakat.

Bronto juga mengajak kepada masyarakat untuk berani melapor apabila melihat orang tidak dikenal yang ciri-cirinya sesuai dalam foto DPO teroris Poso.

Turut hadir dalam Bakti Sosial Satbrimob Polda Sulteng yaitu Dansat Brimob Polda Sulteng, Kapolres Poso, Ketua tim Badan Intelijen Keamanan, Camat dan Kepala Puskesmas Poso Pesisir Selatan (NN95)
Share:

Tak Ingin Ada Pengguna jalan Terjatuh, Polisi Tulungagung Bersihkan Kerikil Yang Berserakan di Jalan



TULUNGAGUNG - Tidak ingin ada pengguna jalan  terjatuh gara – gara batu kerikil, Kapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung AKP Siswanto bersama anggotanya membersihkan kerikil yang berserakan di Jalan.

Dengan menggunakan sapu lidi terlihat personil Polsek Kedungwaru Polres Tulungagung dipimpin Kapolsek langsung menyapu tumpahan kerikil yang berserakan di simpang empat RSU Lama Tulungagung.
Kamis (28/10/2021) siang.

Dikonfirmasi mengenai aksinya ini, AKP Siswanto mengatakan, khawatir jika tidak segera ditanganni akan membahayakan para pengguna jalan.

"Kalau tidak segera kita respon khawatir banyak pengendara khususnya sepeda motor banyak yang jatuh karena tergelincir batu koral yang tercecer ditengah jalan sampai ke marka jalan ," ujarnya.

Kapolsek juga sudah  koordinasi dengan Dinas Perhubungan utnuk mencari kendaraan yang telah ceroboh memuat kerikil hingga berserakan di jalan.

"Kita sudah koordinasi dengan Dishub kabupaten Tulungagung untuk mengecek melalui CCTV  kendaraan yang muatannya jatuh berserakan di jalan dan sangat membahayakan orang banyak," pungkasnya.

AKP Siswanto mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan tidak melakukan hal-hal yang bisa membahayakan pengguna jalan. (NN95)
Share:

Wakapolda Jambi Berikan Penghargaan dan Insentif Nakes Civitas Akademisi Kesehatan

Jambi – Polda Jambi melalui Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs Yudawan R, SH, MH didampingi Irwasda Kombes Pol Drs. Dwi Gunawan, MM memberikan Penghargaan dan Insentif Nakes terhadap Civitas Akademika Kesehatan di Lobi Utama Polda Jambi, Kamis (28/10/21).

Dalam sambutan Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK yang dibacakan oleh Wakapolda Jambi menyampaikan bahwa Kecepatan Vaksinasi saat ini berkendala pada kekurangan vaksin, karakter masyarakat yang belum ingin di Vaksin dan kita saat ini di wilayah masih kekurangan untuk Vaksinatornya.

“Kita tidak mempunyai kekuatan tanpa kerelaan bapak-ibu sekalian yang mempunyai Vaksinator yang dapat membantu kegiatan Vaksinasi di Provinsi Jambi, Kami atas nama Intitusi Polda Jambi sangat berterima kasih kepada Nakes yang membantu kami dari awal diadakan Vaksinasi hingga saat ini,” ucap Brigjen Pol Yudawan.

Wakapolda Jambi menyebutkan bahwa saat ini vaksinasi di Provinsi Jambi belum mencapai target, maka dari itu Polda Jambi berencana mengadakan kegiatan Vaksinasi di Pelosok Desa dan akan mengundang para nakes untuk bersama sama untuk menjangkau masyarakat di pelosok desa untuk mendapatkan Vaksinasi.



“ Semoga kerjasama ini semakin membuat kita semakin semangat untuk melaksanakan Vaksinasi dalam memutus mata rantai Covid-19,” Tandas Wakapolda Jambi.

Dalam acara pemberian Penghargaan dan Insentif Nakes tersebut tampak hadir Pejabat Utama Polda Jambi, Dekan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Dr. Dr. Humaryanto. SP. OT. M.kes., Rektor Universitas Adiwangsa sdr. Seno Aji, S.P.D, M. Eng. Prac., Ketua Stikes Baiturrahim Dr. Filius Candra M.M., Wadir I Akbid Budi Mulya sdri. Yuliana Saputrianti, S.T.R, kes, M.kep., Perwakilan Nakes Stikes Baitulrahim dan Perwakilan Universitas Kedokteran Unja.

Share:

Orang tua Hamzah DPO Teroris Poso, Minta Anaknya Segera Pulang




POSO, Kembali beredar di media sosial whatsapp video berdurasi 45 detik, “Harapan orang tua Hamzah salah seorang teroris di Poso”

Video yang merekam orang tua dengan berkopiah putih diduga adalah orang tua salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso.   

Menggunakan dialek bahasa Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), pria tua itu meminta agar anaknya pulang, bapaknya sakit, bapaknya tidak mampu mencari nafkah lagi, berikut kutipan dialek dalam video tersebut

“Hamzah pulang sudah, bapakmu ini sudah tidak kuat lagi, saat ini bapak lagi sakit. Pulang datang ke rumah, bantu bapak sudah tidak bisa bepergian lagi dan mencari makan,” pintanya

Masih kata orang tua itu,“Hamzah pulang sudah, bapakmu ini sudah tidak kuat lagi, saat ini bapak lagi sakit. Kamu pergi tidak mikir-mikir saya yang sudah tua ini,”

“Saya sekarang sakit, sudah tidak bisa naik turun dirumah panggung ini. Mari pulang nak, bantu bapakmu ini berkebun” tutupnya

Sementara itu Kasatgas Humas Operasi Madago Raya melalui Wakasatgas AKBP Bronto Budiyono membenarkan adanya video yang beredar di media sosial tersebut,

“Iya benar, telah beredar video dengan durasi 45 detik, “Harapan orang tua Hamzah salah seorang teroris di Poso” Jelas AKBP Bronto Budiyono di Poso, Selasa (26/10).

“Didalam video tersebut diduga adalah orang tua dari DPO teroris Poso, akan tetapi untuk kita ketahui ada 2 DPO teroris Poso yang gunakan nama Hamzah,” kata Bronto.

“2 DPO tersebut adalah Hamzah H. Abidin alias Nae alias Galuh dan Askar alias Jaid alias Hamzah alias pak guru,” Jelasnya.

“Bapak tua itu meminta agar anaknya pulang, bapaknya sakit, bapaknya tidak mampu mencari nafkah lagi,” ungkap Bronto.

Orang tua siapapun itu yang jelas diusianya yang sudah cukup tua mengharapkan anaknya pulang dan menyadari akan kesalahannya serta sebaiknya segera menyerahkan diri, pungkasnya.

Sebelumnya dalam kesempatan berbeda Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Polisi Rudy Sjufahriadi dihadapan media kembali tegaskan agar DPO Poso sebaiknya menyerahkan diri,

“Hari ini saya sampaikan masalah DPO, DPO yang empat orang itu saya masih menghimbau kepada masyarakat atau DPO nya atau dengan keluarganya, kalau memang bisa menyerahkan diri, silahkan kami tunggu.” Ungkap Irjen Polisi Rudi Sjufahriadi saat berada di Mapolda Sulteng, (NN95)
Share:

Tutup Sespimti Polri Dikreg ke-30, Kapolri : Jadilah Pemimpin yang Layani Warga dan Anggota



JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61 dan Sespimma Polri Angkatan ke-66, di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021).

Dalam sambutannya, Sigit menekankan kepada seluruh perwira lulusan tersebut untuk bisa menjadi pemimpin yang mengayomi dan melayani bagi warga dan anggotanya. 

"Jadilah pemimpin yang melayani. Pemimpin yang bisa melayani dan menempatkan anggota dan masyarakat sebagai prioritas. Jangan hanya memerintah tapi tidak tahu kesulitan. Ini menjadi masalah," kata Sigit dalam sambutannya.

Menjadi seorang pemimpin, kata Sigit, harus memiliki sifat dan sikap yang kuat, menguasai lapangan, bergerak cepat, responsif, peka terhadap perubahan dan berani keluar dari zona nyaman.

Tak hanya itu, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, seorang pemimpin harus mau turun ke bawah untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari masyarakat dan anggotanya. Pemimpin yang kuat akan mampu menciptakan rasa saling menghormati antara pimpinan dan jajarannya.

Sigit menekankan, dalam menjalankan tugas, pemimpin tidak boleh mudah terpancing emosinya. Hal itu, sambung Sigit, dapat berpengaruh pada tindakan yang tidak diinginkan oleh masyarakat. 

"Turun langsung ke lapangan agar tahu apa yang dirasakan masyarakat dan anak buah. Jaga emosi, jangan terpancing. Emosi mudah meledak akan akibatkan perbuatan yang tidak terukur. Apalagi diberikan kewenangan oleh undang undang maka tindakan tidak tersebut akan berpotensi menjadi masalah," ujar eks Kabareskrim Polri ini. 

Menurut Sigit, pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi semua pihak. Sebagaimana, semangat dari lahirnya konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). 

Sigit menyatakan, konsep Presisi akan bisa dirasakan oleh masyarakat dan internal kepolisian, apabila benar-benar diimplementasikan dengan baik. Dengan melaksanakan gagasan itu, maka Polri akan menjadi institusi yang semakin diharapkan oleh masyarakat Indonesia. 

"Itu yang saya tuangkan dalam konsep Presisi. Bagaimana kita menghadirkan pemolisian yang prediktif, responsibilitas dan mampu melaksanakan semua secara transparan dan memenuhi rasa keadilan. Ini menjadi harapan masyarakat dan tugas rekan-rekan untuk mampu mewujudkan semua ini dari level pemimpin sampai dengan pelaksana," kata Sigit.

Dalam perjalanannya, konsep Presisi telah melahirkan tingkat kepercayaan masyarakat yang meningkat berdasarkan survei di pertengahan tahun. Namun, Sigit mengakui, belakangan ini tren positif kepercayaan itu mengalami penurunan karena adanya beberapa perbuatan oknum. 

Namun, Sigit percaya bahwa, institusi Polri jauh lebih banyak diisi oleh orang-orang yang baik dan memiliki semangat perubahan untuk mewujudkan semangat dari Presisi. 

"Kemudian survei di awal Oktober kita turun, karena adanya penyimpangan anggota yang viral dengan cepat dengan didukung   perkembangan teknologi informasi dalam dunia media. Ketika banyak anggota yg viral, maka itu menjadi koreksi bagi kita  masyarakat. Maka dari itu, perbuatan yang dilakukan oleh personel bila bersifat positif maka dampaknya secara organisasi akan positif. Begitupun sebaliknya. Jadi persepsi itu muncul menjadi generalisasi. Masih sangat banyak polisi yang baik dibanding oknum sehingga manfaatkan perkembangan teknologi untuk memunculkan terobosan kreatif dan positif yang ada." ujar Sigit. 

Terkait kepemimpinan, Sigit pun mengutip peribahasa, 'Ikan Busuk Mulai dari Kepala'. Atau dengan kata lain, segala permasalahan internal di kepolisian, dapat terjadi karena pimpinannya bermasalah atau tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya. 

"Ada pepatah, ikan busuk mulai dari kepala, kalau pimpinannya bermasalah maka bawahannya akan bermasalah juga. Pimpinan harus jadi teladan, sehingga bawahannya akan meneladani. Karena kita tidak mungkin diikuti kalau kita tidak memulai yang baik, kita tidak mungkin menegur kalau tidak jadi teladan, harus mulai dari pemimpin atau diri sendiri. Ini yang saya harapkan rekan-rekan mampu memahami. Hal yang dijalankan penuh keikhlasan akan menjadi buah keikhlasan. Tolong ini diimplementasikan bukan hanya teori dan pepatah," papar Sigit. 

Sebagai Kapolri, Sigit memastikan, dirinya beserta pejabat utama Mabes Polri memiliki komitmen untuk memberikan reward bagi personel yang menjalankan tugasnya dengan baik dan bekerja keras untuk melayani serta mengayomi masyarakat.

"Saya dan seluruh pejabat utama memiliki komitmen kepada anggota yang sudah bekerja keras di lapangan, kerja bagus, capek, meninggalkan anak-istri. Akan selalu komitmen berikan reward, kalau saya lupa tolong diingatkan." ucap Sigit.

Namun sebaliknya, Sigit menegaskan, sanksi tegas akan diberikan kepada seluruh personel yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik, atau melanggar aturan yang ada. 

Bahkan, Sigit tak ragu untuk menindak tegas pimpinannya apabila tidak mampu menjadi tauladan bagi jajarannya, apabila kedepannya masih melanggar aturan. Menurut Sigit, semua itu dilakukan untuk kebaikan Korps Bhayangkara kedepannya. 

"Namun terhadap anggota yang melakukan kesalahan dan berdampak kepada organisasi maka jangan ragu melakukan tindakan. Kalau tak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah berjuang. Menjadi teladan, pelayan dan pahami setiap masalah dan suara masyarakat agar kita bisa ambil kebijakan yang sesuai," tutur Sigit.

Sementara itu, Sigit juga meminta kepada seluruh personel Polri untuk siap menghadapi segala bentuk tantangan baik dari dalam ataupun luar negeri. Kepolisian harus mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. 

Adapun tantangan yang harus dipersiapkan antara lain, kejahatan terorisme, kemajuan teknologi informasi di Revolusi 4.0, Pandemi Covid-19, pinjaman online ilegal, bencana alam, dan Pemilu kedepannya.(NN95)
Share:

Dialog Interaktif Virtual Bersama Kasetukpa Polri dan Forkopimda Kota Sukabumi, Panglima TNI: Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19

Sukabumi | Panglima TNI Marsekal Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengingatkan masyarakat untuk terus berhati-hati dan tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat.

Meski saat ini penularan Covid-19 di tanah air berangsur-angsur melandai, namun harus tetap waspada dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya mewaspadai ancaman ketiga Covid-19.

"Sekali lagi saya ingatkan untuk tetap waspada terhadap ancaman virus varian baru, mengingat lonjakan kasus di Inggris dan Amerika," kata Hadi saat dialog interaktif virtual bersama Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum dan Forkopimda Kota Sukabumi, di acara penyaluran bansos dan serbuan vaksinasi, Rabu (27/10/2021).



Marsekal Hadi mengingatkan selalu terapkan protokol kesehatan, melaksanakan 3T(Testing, Tracing, Treatment) atau Pengujian, Penelusuran, dan Perawatan. Hadi juga minta menggalakan vaksinasi Covid-19 sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Dalam akhir November ini harus mencapai 50 persen dari target sasaran dan di akhir tahun 2021 harus dapat mencapai 70 persen dari target sasaran. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus menjelang hari libur Natal dan Tahun Baru," ungkap Panglima Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.H melaporkan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Panglima TNI Marsekal Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P bahwa saat ini terkait program pendidikan yang sedang dilaksanakan di Setukpa adalah Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara menjadi Perwira Polri gelombang I tahun 2021.

Adapun jumlah siswa sebanyak 1.267 orang, dimana 818 orang berada di Setukpa dan 449 orang lainnya tersebar di pusdik lain yaitu Pusdik Brimob, Pusdik Min, Pusdik Sabhara, Pusdik Intelkam dan Pusdik Binmas.

"Sampai saat ini alhamdulillah tidak ada yang terpapar Covid-19. Adapun kondisi level pembatasan kegiatan masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19 di wilayah Kota Sukabumi saat ini ada di PPKM level 2," ungkap Brigjen Mardiaz.

Mardiaz juga menjelaskan bahwa vaksinasi di Kota Sukabumi untuk dosis 1 sudah mencapai 84,57 persen, dan dosis 2 mencapai 43,33 persen. Dari angka tersebut, Kota Sukabumi telah mencapai target vaksinasi urutan 5 besar di jajaran Provinsi Jawa Barat.

Kepada Panglima TNI dan Kapolri, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz juga melaporkan bahwa selama tahun 2021 Setukpa Lemdiklat Polri telah melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat Kota Sukabumi sebanyak 13 kali berupa pembagian sembako, operasi bibir sumbing dan pengobatan masal gratis.
Share:

Komjen Firli Bahuri : Kita Berikan Penghargaan Kepada TNI Polri Yang Sudah Bekerja Keras Mengendalikan Covid-19 di Jatim



SIDOARJO,- Ketua IKDB Komjen Pol Firli Bahuri, yang juga Alumni AKABRI Angkatan 90 sekaligus Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Selasa (26/10/2021) pagi, meninjau pelaksanaan Vaksinasi yang dilaksanakan di UMAHA (Universitas Ma,Arif Hasyim Latif) Kelurahan Ngelom, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Baksos dan Vaksinasi Dalam Rangka 31 Tahun GELAR 90 (Gema Lembah Tidar 1990) " Mengabdi Untuk Negeri".

Dalam giat tersebut juga diikuti oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui video virtual.

Selain itu juga Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.

Kegiatan ini sebagai puncak "31 Tahun GELAR 90 Mengabdi Untuk Negeri". Selain meninjau vaksinasi, Komjen Pol Firli Bahuri, juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak seribu paket sembako bagi Santri dan juga para Lansia.

Komjen Pol Firli Bahuri, menjelaskan, kedatangan di Jawa Timur ingin meninjau langsung kegiatan Vaksinasi di Jawa Timur. Salah satunya yang dilaksanakan di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo.

"Kita berikan penghargaan kepada aparat TNI, Polri aparatur sipil Negara. Karena kita rasakan kerja keras kita membawakan hasil pandemi Covid-19 bisa dikendalikan, ini adalah karya besar anak bangsa dan seluruh masyarakat," kata Komjen Pol Firli Bahuri, usai meninjau vaksinasi di Sidoarjo, Selasa (26/10/2021) pagi.

"Pagi ini saya hadir di jawa timur ingin memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar, dan tentu kita berharap semua akan sukses. Sehingga akan menimbulkan kekebalan kepada rakyat, dengan rakyat kebal, rakyat sehat Indonesia jadi kuat dan tentu pertumbuhan ekonomi indonesia semakin meningkat," sambungnya.

Selain itu, vaksinasi yang dilaksanakan ini juga disediakan dua Unit mobil gerai vaksin keliling dan juga satu buah bus. Sedangkan jumlah vaksinasi yang dilaksanakan pada hari ini sebanyak 5 ribu dengan disiapkan tenaga Vaksinator sebanyak 74 tenaga kesehatan.

Usai meninjau vaksinasi di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo. Komjen Pol Firli Bahuri, juga meninjau vaksinasi di Mapolda Jawa Timur.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan penanganan Covid-19, TNI, Polri selalu sinergi dan kolaborasi. Dalam penanganan Covid-19, tentunya banyak juga anggota TNI, Polri sampai jatuh sakit bahkan ada yang meninggal.

"Kami mohon kepada bapak kiranya bisa memberikan semangat kepada keluarga yang hadir pada hari ini," jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta.

Selain itu, dalam kegiatan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Ketua KPK bersama Kapolda Jatim, juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu. (NN95)
Share:

Cegah Lonjakan COVID-19 saat Libur Nataru, Kapolri : Tak Boleh Abai dan Prokes Tetap Kuat




Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran TNI-Polri dan seluruh stakeholder untuk mewaspadai laju pertumbuhan COVID-19, saat menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Menurut Sigit, antisipasi tersebut harus dipersiapkan untuk mencegah adanya potensi laju pertumbuhan COVID-19 di Indonesia meningkat pasca-hari libur. 

Hal ini disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan Akabri 1990 di Gedung Jaga Nusantara 1 (JN1) Kelapa Dua, Tangerang Selatan, Selasa, (26/10/2021).

"Dalam kesempatan ini karena kita akan menghadapi Nataru, kita tahu dengan pengendalian laju COVID-19 yang kita laksanakan, maka aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan karena sudah dilakukan penurunan level di masing-masing PPKM. Namun demikian saya ingatkan kita tidak boleh lalai, abai dan harus waspada," kata Sigit.

Eks Kapolda Banten ini mengingatkan, meskipun angka COVID-19 di Indonesia yang saat ini sudah mulai bisa dikendalikan, namun hal itu tak lantas membuat penanganan dan pengendalian Pandemi virus corona menjadi tidak maksimal lagi kedepannya. 

Sigit menegaskan, kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilakukan meskipun laju pertumbuhan COVID-19 telah menurun. Apalagi, ketika menghadapi libur-libur panjang nantinya. 

"Kuncinya bagaimana di tengah relaksasi dan kesempatan yang diberikan untuk aktivitas, prokes harus dilaksanakan secara ketat dan kuat. Ini membutuhkan kedisiplinan dan kesadaran bagi seluruh masyarakat untuk menjaga prokes karena kita lihat di beberapa wilayah saat ini sudah mulai kendor terutama penggunaan masker," ujar mantan Kabareskrim Polri ini. 

Jika tidak waspada dan hati-hati, Sigit menyebut, kedepannya dikhawatirkan akan ada potensi meningkatnya kembali angka COVID-19 terutama saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang. Mengingat, adanya mobilitas yang tinggi dari masyarakat.

"Ini kalau tak hati-hati kita hadapi Nataru akan ada potensi mobilitas yang tinggi, kerumunan dan ini berdampak kepada meningkatnya angka COVID-19. Karena di negara tetangga kita masih terjadi fluktuasi terhadap angka covid," ucap Sigit.

Sigit menuturkan, saat ini Indonesia berada di peringkat nomor satu di Asia Tenggara dalam mengendalikan laju pertumbuhan COVID-19. Menurutnya, tren positif ini harus tetap dipertahankan kedepannya.

Ia pun menyebut kolaborasi antara penegakan aturan, disiplin prokes, pelaksanaan 3M dan 3T serta percepatan vaksinasi adalah kunci untuk tetap bisa mengendalikan laju pertumbuhan COVID-19.

"Kolaborasi antara penegakan aturan, disiplin prokes, 3M dan 3T serta vaksinasi ini menjadi kolaborasi untuk menjaga laju covid betul-betul bisa dikendalikan," tutur Sigit.

Sementara itu, disisi lain, Sigit menekankan kepada jajaran TNI-Polri dan stakeholder untuk terus bersinergi dan bergandengan tangan demi mewujudkan target Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) guna mencapai vaksinasi 70 persen pada akhir tahun ini. 

"Strategi yang dilakukan mulai dari vaksinasi massal, door to door untuk menyentuh masyarakat terpencil khususnya masyarakat rentan, lansia dan juga masyarakat yang memang memiliki risiko tertentu harus dilaksanakan secara agresif. Tentunya ini menjadi bagian kontribusi TNI-Polri yang bergabung dengan stakeholder yang ada untuk bisa melakukan akselerasi vaksinasi yang menjadi harapan Pak Presiden," tutup Sigit. (NN95)
Share:

Ratusan Pelajar SD di Kecamatan Kauman Tulungagung Ikut Vaksinasi Dosis 1



TULUNGAGUNG – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Vaksinasi di wilayah Kecamatan Kauman Tulungagung, Polsek Kalangbret Polres Tulungagung bersama Koramil dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Kauman melaksanakan pengamanan dan pemantauan jalannya vaksinasi.

Vaksinasi hari ini dilaksanakan di beberapa sekolah Dasar yang ada di kecamatan Kauman, untuk petugas vaksinator dari tim Nakes Kecamatan Kauman, Selasa (26/10/2021).

Kapolsek Kalangbret AKP Puji Hartanto S.Pd.,mengatakan, Gerai vaksin TNI POLRI hari ini dilaksanakan pada Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Kauman.

“Kegiatan Vaksinasi Tahap I di SDN 1 Bolorejo 23 Anak, SDN 2 Bolorejo 15 Anak, SDN 1 Balerejo 16 Anak, SDN 2 Balerejo 8 Anak, SDN 1 Mojosari 18 Anak, SDN 3  Mojosari 22 Anak, 77 anak pelajar usia 12 tahun ke atas SDN 1 2 3 Desa Kauman, SDN 1 Karanganom 13 Anak, SDN 2 Karanganom 42 Anak, SDN 1, 2 Desa Banaran 32 siswa, SDN Kalangbret 17 Anak, SDN 1 Pucangan 19 Anak, SDN 2 Pucangan 23 Anak, SDN 1 Jatimulyo 11 Anak, SDN 2 Jatimulyo 36 Anak, SDN 3 Jatimulyo 19 Anak, SDN 1 Sidorejo 10 Anak, SDN 3 Sidorejo 14 Anak, SD Islam An Naser 10 Anak, SDN 1,2 Desa Kates 68 anak”, ucap Kapolsek.

"Jumlah keseluruhan yang divaksin yaitu 493 pelajar", Lanjutnya

Sedangkan teknis pelaksanaan vaksinasi yakni meliputi, pendaftaran, pengukuran tensi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin dan observasi setelah vaksin selama ± 30 menit.

Kapolsek mengatakan layanan vaksinasi berjalan tertib dan teratur, siswa terlihat antri dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker “Layanan vaksinasi dilakukan di beberapa ruang kelas sehingga siswa terbagi dan tidak menimbulkan kerumunan”, kata Kapolsek 

Kehadiran Polri bersinergi dengan TNI dan instansi terkait bersama sama melaksanakan pengamanan guna keamanan dan kelancaran kegiatan vaksinasi Covid-19.

“Petugas Keamanan memastikan jalannya vaksinasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat”, terangnya

AKP Puji Hartanto juga mengajak kepada masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin dengan mendatangi gerai vaksin terdekat dan tetep selalu patuhi Protokol Kesehatan. (NN95)
Share:

Polres Pasuruan Kota Berhasil Tangkap Sindikat Penipuan dan Pengelapan Kendaraan Rental



TULUNGAGUNG  – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pasuruan Kota, melaksanakan Konferensi Pers hasil pengungkapan Sindikat Penipuan dan Atau Penggelapan Kendaraan Rental, Selasa (26/10) siang. Konferensi Pers di sampaikan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si kepada awak media baik cetak maupun elektronik di Lapangan Apel depan Gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota. 

Saat penyampaian Konferensi Pers, Kapolres Pasuruan Kota di dampingi oleh Kasat Reskrim, Kasie Humas, Kasat Tahti dengan menghadirkan tersangka, turut hadir juga sejumlah awak media yang ada di Kota Pasuruan. 

Kapolres Pasuruan Kota menjelaskan, siang ini Polres Pasuruan Kota merilis Kasus penipuan dan penggelapan yang berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota terhadap tersangka berinisial MZA yang kurang lebih 3 bulan beroprasi. 

"Modus pelaku dengan meminjam kendaraan dari rental kemudian menggelapkan dan menggadaikan kepada korban- korbannya dengan modus memalsukan bukti leasing seakan- akan mobil tersebut adalah milik pelaku, sehingga para korban percaya dan menyerahkan uang berkisar Rp. 25.000.000.- sampai Rp. 35.000.000.- persatu unit kendaraan, dan pada saat jatuh tempo tersangka tidak bisa mengembalikan uang tersebut." Kata Kapolres. 

Total kerugian dari 10 korban kurang lebih Rp. 230.000.000.- dan yang berhasil Sat Reskrim amankan ada 8 mobil yang digelapkan oleh pelaku. 

Kapolres menambahkan, "tersangka MZA ini Dibantu oleh tersangka H yang memalsukan bukti lising sehingga seakan- akan mobil tersebut adalah milik dari pada tersangka. Tersangka sudah melakukan aksinya kurang lebih 3 bulan, dari bulan Juni sampai dengan September di Kota dan Kabupaten Pasuruan." 

Hadir dalam Konferensi Pers bapak Isna Almuzami pengelola rental Isna Trans, dalam kesempatannya menyampaikan, "Trimakasih banyak kepada Bapak Kapolres Pasuruan Kota dan jajarannya telah cepat dan tanggap menangkap pelaku sindikat penggelapan mobil rental. Terimakasih banyak Polres Pasuruan Kota." 

Dalam kasus ini, tersangka di jerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (NN95)
Share:

Cegah Kenakalan Remaja, Polres Tulungagung Beri Materi Ops Bina Kusuma di SMAN 1 Kedungwaru



Tulungagung - Polres Tulungagung berupaya menekan kenakalan remaja melalui Satuan Binmas Polres Tulungagung menggelar Operasi Kewilayah dengan sandi Bina Kusuma yang bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir kenakalan remaja di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Satbinmas Polres Tulungagung bekerja sama dengan SMAN 1 Kedungwaru, memberikan materi mencegah kenakalan remaja yang di sampaikan oleh Kasat Binmas di dampingi Kaur Bin Ops Binmas Polres Tulungagung, Senin (25/10/2021).

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH melalui Kasat Binmas AKP  Djadmiko, SH mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberikan sosialisasi Kamtibmas tentang kenakalan remaja seperti, bahaya miras dan pelecehan seksual serta pentingnya vaksinasi dan kepatuhan terhadap protokol Covid-19.

“Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemberian pemahaman tentang bahaya serta dampaknya semua jenis kenakalan yang harus dihindari. Selain  arahan tentang kenakalan remaja kami juga menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba, obat-obatan telarang,miras dan pelecehan seksual dalam rangka membangun generasi yang gemilang,” kata AKP  Djadmiko.

Selain memberikan materi para siswa juga diajak berdialog  langsung agar apa yang disampaikan bisa  mudah dipahami oleh para pelajar sehingga tahu apa yang harus dilakukan.

“Sasaran Ops Bina Kusuma yakni pencegahan kenakalan remaja dan premanisme,” Pungkas Kasat Binmas (NN95)
Share:

Vaksinasi Lansia Door To Door di Kelurahan Tamanan Tulungagung Mendapat Pengawalan TNI POLRI



Tulungagung – Upaya Pemerintah mempercepat penanganan Covid – 19 dengan percepatan vaksinasi terus berlanjut.

Untuk mencapai target vaksinasi, Polsek Tulungagung Kota bersama instansi terkait dan tenaga kesehatan (Nakes) turun langsung melaksanakan vaksinasi kepada lansia secara door to door ke rumah warga.

Selain menggelar vaksinasi secara terpusat, juga dilakukan vaksinasi secara door to door atau jemput bola untuk menyasar warga yang belum divaksin.

Pihak Puskesmas dikawal Babinsa dan Bhabinkamtibmas mendatangi rumah lansia.

Kompol Rudi Purwanto, SH Kapolsek Tulungagung Kota mengatakan, yang menjadi sasaran program jemput bola ini diprioritaskan warga lanjut usia (lansia) ataupun warga yang rumahnya jauh dari tempat layanan vaksinasi.

“Vaksinasi secara door to door Intinya ini mendekatkan layanan vaksinasi”, ujar Kapolsek.

Petugas vaksin Nakes Kecamatan Kota Tulungagung dengan sasaran Kelurahan Tamanan.

“26 orang lansia Kelurahan Tamanan mendapatkan layanan vaksin secara Door to Door”, terang Kompol Rudi.

Sedangkan teknis pelaksanaan vaksinasi yakni meliputi, pendaftaran, pengukuran tensi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin dan observasi setelah vaksin selama ± 30 menit.

Kehadiran Polri bersinergi dengan TNI bersama sama melaksanakan pengamanan guna keamanan dan kelancaran kegiatan vaksinasi Covid-19.

Kompol Rudi berharap kepada masyarakat yang keluarganya belum divaksin agar diberitahu untuk mengikuti vaksinasi. (NN95)
Share:

Kembali Polres Magetan Gelar Vaksinasi 2.160 Dosis Untuk Umum dan Penyandang Disabilitas



MAGETAN - Kembali Polres Magetan menggelar vaksinasi untuk percepatan Herd Immunity di wilayah Kabupaten Magetan. 

Dengan menggandeng tenaga kesehatan dari Dokes Polres Magetan, 2.160 dosis vaksin diberikan untuk Dissabilitas, Pelajar dan umum dosis ke -2 termasuk lansia. 

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareksha, S.I.K, M.Si saat mengunjungi pelaksanaan Vaksinasi di lokasi Wisata Magetan Park jalan Pahlawan Kota Magetan,  Senin (25/10/2021). 

"Ada sebanyak 2160 dosis jenis sinovac kita siapkan, untuk difabel khusus pelajar ada sebanyak 100 dosis, lansia 500 dosis. Pelajar umum setingkat SMK sebanyak 600 dosis dan selebihnya bagi masyarakat umum untuk dosis ke- 2," kata Kapolres Magetan, Senin (25/10/21). 

AKBP Yakhob Silvana menambahkan, vaksinasi yang digelar hari ini adalah rangkaian vaksinasi terhadap penyandang disabilitas yang sudah dilaksanakan Polres Magetan sebelumnya. Bedanya pemberian vaksinasi ini khusus untuk disabilitas usia sekolah. 

"Penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama dengan warga lainnya termasuk dalam mendapatkan vaksin, agar mereka mendapatkan kekebalan tubuh dan terhindar dari penularan Covid-19," jelas AKBP Yakhob Silvana. 

Selain itu lanjut AKBP Yakhob, vaksinasi yang digelar oleh Polri termasuk Polres Magetan juga dalam rangka upaya dalam membantu pemerintah untuk pencapaian "kekebalan komunal (herd imunitty). 

Sementara itu salah seorang difabel pelajar penerima vaksin, dengan didampingi Ibunya, Fahri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Magetan, yang telah peduli kepada dirinya dan teman temanya. 

"Terima kasih buat Polres Magetan atas perhatiannya sehingga kami dan teman teman bisa divaksin, kami ingin kembali bersekolah," ungkapnya dengan perasaan penuh semangat. (NN95)
Share:

Jemput Bola, 3 Pilar Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Vaksinasi Lansia Secara Door To Door




TULUNGAGUNG  – Upaya Pemerintah mempercepat penanganan Covid – 19 dengan percepatan vaksinasi terus berlanjut.

Untuk mencapai target vaksinasi Polsek Ngunut Polres Tulungagung bersama instansi terkait dan tenaga kesehatan (Nakes) turun langsung melaksanakan vaksinasi kepada lansia secara door to door ke rumah warga.

Selain menggelar vaksinasi secara terpusat, juga dilakukan vaksinasi secara door to door atau jemput bola untuk menyasar warga yang belum divaksin. Pihak Puskesmas dikawal Babinsa dan Bhabinkamtibmas mendatangi rumah lansia.

Kapolsek Ngunut Kompol Ernawan, SH mengatakan, yang menjadi sasaran program jemput bola ini diprioritaskan warga lanjut usia (lansia) ataupun warga yang rumahnya jauh dari tempat layanan vaksinasi.

“Vaksinasi secara door to door Intinya ini mendekatkan layanan vaksinasi”, ujar Kapolsek

Petugas vaksin dari Nakes Kecamatan Ngunut dengan sasaran enam Desa di wilayah Kecamatan Ngunut.

“Door to Door Rumah warga Desa Sumberingin kidul dengan sasaran 10 orang lansia dan warga Desa Selorejo 10 orang Lansia”, terang Kompol Ernawan.

“Kemudian warga desa Kalangan 10 orang lansia, desa Sumberingin kulon 13 orang lansia, warga Desa Kacangan 11 orang dan warga desa Pandansari 9 orang lansia”, lanjut Kapolsek

Sedangkan teknis pelaksanaan vaksinasi yakni meliputi, pendaftaran, pengukuran tensi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin dan observasi setelah vaksin selama ± 30 menit.

Kehadiran Polri bersinergi dengan TNI bersama sama melaksanakan pengamanan guna keamanan dan kelancaran kegiatan vaksinasi Covid-19.

Kompol Ernawan berharap kepada masyarakat yang keluarganya belum divaksin agar diberitahu untuk mengikuti vaksinasi. (NN95)
Share:

Polda Jatim Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya dan Sidoarjo



SURABAYA,- Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, ungkap kasus Pinjaman Online (Pinjol) yang meresahkan warga, pengungkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda. Satu lokasi diungkap di Surabaya, dan satu lagi di Kabupaten Sidoarjo.

"Untuk pengungkapan pinjol di surabaya, dilakukan pada 15 Oktober 2021, dari pengungkapan ini, penyidik berhasil mengamankan ASA, (30) warga Perum Samudra Residence, RT 01 RW 25, Kelurahan Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor Provinsi Jabar," jelas Irjen Nico Afinta, usai konfrensi pers di Mapolda Jatim, Senin (25/10/2021).

ASA sendiri berposisi sebagai (Desk Collection-Pengirim pesan SMS penagihan).

"Selain itu satu tersangka lain yakni, RH alias A, (28) warga KP. Ciaruteun, RT 01/ RW 02, Desa Cimanggui, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jabar. Yang tinggal di Jalan Tim Asih, gang
2 RT 04/ RW 08, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jabar," tambahnya.

Untuk tersangka RH alias A ini, selaku (Desk Collection - Pengirim data).

Setiap pesan singkat melalui WhatShapp atau yang dikirim ke pinjol, para tersangka menggunakan kata - kata atau kalimat yang tidak pantas.

Tersangka RH alias H, meminta kepada tersangka SAS, untuk mengirim pesan penagihan ke para Debitur yang berisi kalimat yang tidak pantas dan ancaman.

"Sedangkan para tersangka digaji oleh perusahaan sebesar Rp 4.200.000, selain itu, para tersangka mendapat fasilitas dari perusahaan berupa kuota internet 
serta mendapat insentif/ bonus dari pekerjaan jika penagihan tersebut berhasil," katanya.

"Jika penagihan mencapai 65 persen dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu. Maka tersangka akan mendapat Rp 162.000, jika 70 persen, dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu, maka tersangka
akan mendapatkan Rp 200.000. Jika 75 persen, mendapat Rp 250.000. Dan intensif/ bonus itu diluar dari gaji bulanan mereka," lanjutnya.

Polda Jatim akhirnya mengungkap pinjol ini, setelah adanya laporan dari masyarakat pada Desember 2020. Dimana BSB, selaku Debitur meminjam ke pinjol atas nama aplikasi “RUPIAH MERDEKA DAN DANA NOW”.

"Sekira bulan Februari 2021, pinjaman debitur atas nama BSB, di aplikasi “RUPIAH MERDEKA dan DANA NOW”, sudah lunas. Namun, pada bulan Juli 2021, pelapor menerima tagihan dari beberapa pinjol lain diantaranya, KSP PLANET BAHAGIA, KSP BOS DUIT, DANA HEBAT dan LUCKY UANG," cetusnya.

Pada bulan Juli 2021, pelapor akhirnya membuat pengaduan ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Atas dasar laporan tersebut, bulan Agustus 2021, Penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan, yang akhirnya bisa mengungkap pinjol di surabaya.

Sedangkan barang bukti yang disita dari tersangka ASA, dua unit HP, dua unit laptop, dan satu unit charger, sedangkan dari tersangka RH alias A, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit HP dan laptop

Sementara itu, penyidik juga mengungkap di Kabupaten Sidoarjo, yang dilakukan pada 7 Oktober 2021. Penyidik telah meringkus tersangka, APP, (27) warga Surabaya, kelahiran Kabupaten Jombang. Yang bekerja di PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA.
Dengan posisi bagian (Desk Collection).

"Tersangka sendiri diringkus pada hari Jumat (15/10/2021), sekira pukul 14.00 WIB. Yang dilakukan di rumahnya di Kedinding, Kota Surabaya. Dari keterangan tersangka, petugas kemudian melakukan penggeledahan di kantor PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA, yang berlokasi di daerah 
Sukomanunggal, Kota Surabaya," jelasnya.

PT . DUYUNG SAKTI INDONESIA sendiri, dipimpin oleh seseorang bernama, SR dan HRD atas nama QNK. Perusahaan ini sendiri tidak terdaftar pada OJK (Otoritas Jasa Keungan). Nama pinjaman online (pinjol) dari PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA antara lain, UNTUNG CEPAT, RUPIAH CEPAT, PUNDI UANG, PINJAM CAIR, MONEY KU, MAU TUNAI, KREDIT DASH, GIFT TUNAI, GET UANG, DOMPET SHARE, DANA CHARGE, BULL DANA, SAKU MED, SAKU KILAT, RUPIAH AID, FAST RUPIAH, CASH HUT, SIAP TUNAI, MONEY PRO, RUPIAH EXPRESS, GIFT TUNAI, LAJU TUNAI, SUKA GESIT, UR MONEY, UANG SAKU, PINJAM DULU, PINJAM CASH, MONEY PRO, MONEY PLUS, KREDIT KILAT, KREDIT DANA, DOMPET APPLE, DANA MAYA, DANA MAJU, MONEY GOODSHOW DANA dan MONEY CHARGE.

"Dari 36 Pinjaman Online yang di miliki oleh PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA. Hanya ada satu yang legal sesuai yang terdaftar di OJK, atas nama aplikasi Rupiah Cepat," sebut dia.

Dari pengungkapan ini, polda jatim berhasil mengamankan barang bukti antara lain, hasil cetak screen shot chat whatsapp antara korban (M) dan tersangka. 21 unit hanphone, 14 laptop, charger laptop, 70 buah bungkus Kartu Perdana dari berbagai profeder.

Modus yang dilakukan tersangka ini, tersangka menggunakan akun whatsapp dengan foto profil dan nama tidak sesuai aslinya, mengaku dari aplikasi pinjaman online "DOMPET SHARE" mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP korban ke akun whatsapp korban disertai kalimat "bagus ini foto dan KTP ini diviralkan yaa". Sehingga korban merasa takut dan terancam foto wajah dan KTP nya disebarkan.

"Kronologisnya, pada hari Rabu, 29 September 2021, pelapor meminjam pada aplikasi pinjaman online " MONEY KU", yang menginduk pada aplikasi "RUPIAH MAJU" sejumlah Rp. 1.023.000. Yang kemudian sekitar tanggal 07 Oktober 2021, pinjaman tersebut telah dilunasi oleh pelapor sebesar Rp 1.860.000," pungkasnya.

Dan dihari yang sama, pelapor menerima pesan masuk dari terlapor akun Whatsapp yang mengaku dari pihak Aplikasi Pinjaman Online "DOMPET SHARE". Yang juga menginduk pada aplikasi pinjaman online " RUPIAH MAJU" melalukan penagihan dengan cara mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP serta mengancam akan menyebarkan data pribadi pelapor.

Dari pengungkapan ini, para tersangka akan dikenakan Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) Pasal 29 Jo Pasal 45B UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (NN95)
Share:

Forkopimda Tululungagung Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Antisipasi Bencana Alam



TULUNGAGUNG - Jawa Timur merupakan salah satu Provinsi di Pulau Jawa yang sering dilanda bencana khususnya bencana alam Hidrometeologi, hal ini disebabkan wilayah jawa timur berada pada dua aliran sungai besar yaitu sungai bengawan solo dan sungai brantas. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat sejak Tanggal 1 Januari samapai 19 Maret 2021 telah terjadi 258 bencana banjir di wilayah jawa timur, sebelas diantaranya merupakan banjir bandang dan tiga kali terjadi banjir Rob.

Bencana alam Hidrometeologi tidak hanya banjir, BPBD Jatim juga melaporkan terjadinya bencana angin kencang sebanyak 5 kejadian, angin puting beliung 2 kejadian, tanah longsor 1 kejadian dan gempa bumi. Dari kejadian tersebut mengakibatkan adanya dampak baik korban meninggal maupun yang luka luka serta adanya kerusakan Rumah.

Melihat besarnya ancaman bencana alam tersebut Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Dalam Rangka Antisipasi Menghadapi Bencana Alam Tahun 2021 Di Wilayah Kabupaten Tulungagung bentempat di Halaman Pemkab Tulungagung, Senin (25/10/2021) pagi.

Apel Gelar Pasukan dan Peralatan yang dilaksanakan serentak diseluruh wilayah Jawa Timur merupakan momentum yang tepat bagi satuan pelaksana penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi, karena diketahui bersama bahwa bencana alam merupakan sesuatu yang sulit diprediksi, namun dapat dilakukan langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana tersebut.

Sedangkan di Kabuoaten Tulungagung, Apel Gelar Pasukan Dan Peralatan Dalam Rangka Antisipasi Menghadapi Bencana Alam dipimpin Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H. Dandim 0807 Tulungagung LETKOL INF Yoki Malinton Kurniafari, S.H., M.Tr (Han), M.I.Pol. dan dihadiri sejumlah undangan yakni Karumkit RS Bhayangkara Tulungagung AKBP dr. Lusianto Madyo Nugroho, M. Mkes, Wakapolres Tulungagung KOMPOL Christopher Adhikara Lebang, S.I.K., S.H., Sekda Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M. Si., PJU Polres dan Kodim 0807 Tulungagung, Kapolsek Jajaran Polres Tulungagung, Kepala BPBD Kabupaten Tulungagung Soeroto, S. Sos, M.M., OPD Pemerintah Kabupaten Tulungagung terkait dan peserta apel Satu Pleton POM TNI, Pleton KODIM 0807, Pleton Dalmas Polsek, Pleton Satlantas, Pleton Polwan, Pleton Reskrim, Intel, Narkoba, Pleton Dishub, Pleton POL PP dan Pleton Tagana.

Bupati Tulungagung Selaku Irup daĺam sambutannya menyampaikan beberapa penekanan Gubernur Jatim Dalam Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapan Penanggulangan Bencana antara lain
Pertama, Tingkatkan Sinergitas Antar Stake Holder baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten atau Kota dalam rangka upaya pencegahan, mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Kedua, Diharapkan kepala daerah segera menyusun rencana kontijensi yang di sesuaikan dengan tata kelola kedaruratan protokol kesehatan termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan yang dapat betul-betul dilaksanakan semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tuntas.

Ketiga, Laksanakan pendekatan secara preemtif kepada masyarakat terkait peran serta mereka dalam menghadapi bencana alam.

Keempat, Agar masing-masing daerah menyiapkan lokasi pengungsian dan jalur evakuasi yang telah disesuaikan dengan prokes guna mencegah penyebaran covid-19.

Kelima, Laksanakan latihan secara intens dan terpadu terhadap personel yang akan ditugaskan sehingga mereka siap dalam menjalankan tugas.

Keenam, Lakukan penngecekan secara intens dan berkala terhadap seluruh peralatan SAR yang dimiliki oleh masing-masin instasi agar peralatan tersebut siap pakai pada saat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana alam.

Ketujuh, Jaga kesehatan dan tetap pedomi Prokes dalam pelaksanaan tugas agar para Anggota yang bertugas dilapangan dapat menjalankan tugas secara optimas.

Seusai pelaksanaan Apel Gelar pasukan, Forkopimda Kabupaten Tulungagung mengecek peralatan yang akan di pakai dalam penanggulangan bencana. (NN95)
Share:

Forkopimda Jatim Gelar Apel Kontijensi Bencana Alam



TULUNGAGUNG - Forkopimda Jawa Timur, gelar apel pasukan dan peralatan dalam rangka kontijensi kesiapan penanggulangan bencana alam tahun 2021 di Jawa Timur, pada Senin (25/10/2021) di lapangan Kodam V Brawijaya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pimpin apel kontijensi penanggulangan bencana di Jawa Timur tahun 2021, didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kaskoarmada II Laksma TNI Rahmad Jayadi menyiapkan pasukan dari TNI-Polri dan Stakeholder serta peralatan terkait untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa puncak hujan di Jawa Timur pada bulan November sampai dengan Februari 2022. 

Dalam kesempatan apel ini diikuti pasukan apel sebanyak 825 personel terdiri dari anggota TNI/Polri, BPBD dan Dinkes Prov Jatim serta peralatan yang digunakan untuk penanganan bencana alam antara lain kendaraan Ambulance, Truk evakuasi korban, kendaraan Covid hunter, kendaraan Videotron Bidhumas, Genset darurat, perahu karet, tenda darurat BPBD dan Dinsos Prov Jatim serta dapur umum lengkap.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan. Seluruh stakeholder harus sudah membangun sinergitas dalam menyiapkan segala sesuatu, yang terkait dengan kemungkinan jika ada puncak hujan di bulan November sampai dengan Januari, Februari 2022 yang seringkali dikenal dengan bencana alam hidrometeorologi. 

Menurut Khofifah, hidrometeorologi ini bisa karena cuaca ekstrem, bisa hujan dengan kapasitas air yang sangat tinggi, bisa kemudian berakibat pada longsor dan juga bisa karena perubahan iklim global. 

"Oleh karena itu semua lini, jadi Forkopimda di jajaran Pemprov, Forkopimda kabupaten /kota, seluruh relawan Basarnas, semua sudah harus bersinergi melakukan kesiapsiagaan, melakukan mitigasi, untuk bisa mengantisipasi segala sesuatu yang harus kita lakukan, antisipasi secara komperhensif," tandasnya usai melakulan pengecekan pasukan dan peralatan dalam rangka kontijensi kesiapan penanggulangan bencana alam di Jatim. 

"Jadi setiap bencana alam berpotensi terhadap bertambahnya kemiskinan, bahkan bisa sampai di atas 50%, nah 80% Jawa Timur ini berpotensi terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, bencana alam akibat hidrometeorologi ini bisa berakibat pada rusaknya infrastruktur, kemudian rumah, karena bisa juga berseiring dengan angin puting beliung, ada hujan ada angin puting beliung, ada longsor dan seterusnya," tambah Gubernur Jatim di hadapan awak media. 

Selain itu, Khofifah juga mengingatkan kepada setiap daerah yang dulu sudah mendapatkan pelatihan siaga bencana sudah harus menyiapkan relawannya, karena secara scientific bisa di prediksi. 

"Oleh karena itu, daerah-daerah yang dulu sudah pernah mendapatkan pelatihan di kampung siaga bencana, atau Kampung tangguh, ini sama-sama harus sudah menyiapkan relawannya kita tidak berharap bahwa bencana alam itu terjadi, tapi kita harus tetap melakukan kesiapsiagaan karena memang secara scientific itu bisa diprediksi," pungkasnya Gubernur Jatim di dampingi Pangdam dan Kapolda Jatim. (NN95)
Share:

Menkopolhukam Silaturahmi Dengan Budayawan dan Seniman Se-Jatim di Gedung Mahameru Polda Jatim



SURABAYA,- Menteri Koordinator Bidang Polhukam Republik Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD. Sabtu (23/10/2021) malam, Silaturahmi bersama Seniman dan Budayawan yang ada di Jawa Timur, di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur.

Dalam silaturahmi yang dilaksanakan di mapolda jatim, antara Menkopolhukam bersama dengan para seniman dan budayawan di jatim. Juga didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Dalam sambutannya, Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, menyebutkan, bahwa saat ini masyarakat menjalani normal baru serta peradaban baru untuk ke depan. Seperti jika bertemu dengan orang, saat ini tidak boleh berpelukan maupun berjabat tangan.

Selain itu, masyarakat harus tetap ikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan Vaksin. Karena fungsi vaksin untuk mencegah sebelum orang kena Covid-19.

Selain itu, dengan kegiatan malam ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jatim, yang telah memfasilitasi untuk bertemu dan berdialog dengan para Budayawan dan Seniman se Jawa Timur.

"Silahkan untuk para budayawan dan seniman jika yang ingin ditanyakan maupun harapan untuk kedepan," ucapnya.

Menkopolhukam dalam silaturahmi yang digelar di polda jatim pada malam ini, memberikan kesempatan kepada para seniman dan budayawan untuk berdialog secara langsung. Terkait dengan keluhan serta harapan mereka selama Pandemi Covid-19.

Saat diberi kesempatan, Percil salah satu seniman muda ini mempertanyakan, kapan dirinya dan juga seniman yang lainnya bisa manggung kembali. Karena selama Pandemi Covid-19 ini, banyak seniman yang belum mempunyai aktifitas.

"Kapan pak Menko, kita para seniman boleh manggung kembali pak," tanya Percil.

Sementara itu, Menko Polhukam Prof Mahfud MD menyebutkan, bahwa Pemerintah Pusat sungguh - sungguh ingin membangun kesenian di Indonesia. 

"Semua harus tetap sabar dan tetap mentaati aturan dari Pemerintah, jangan sampai ketika dibuka maka akan ada klaster baru lagi. Semua harus tetap menahan diri dahulu," jelas Menko Polhukam.

"Adanya serangan Covid-19 ini, para seniman memang sangat terdampak," tambahnya.

Sedangkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa Asesmen Mendagri, saat ini untuk wilayah yang masih berada di Level 4 maupun 3 masih belum diberikan izin untuk menggelar kegiatan.

"Untuk kegiatan nikahan sudah diperbolehkan, untuk di level satu namun tetap taati aturan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan juga mencuci tangan," jelas Kapolda Jatim.

Sehingga kami meminta kepada para seniman untuk membantu pemerintah mengajak masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi, karena di jatim sendiri targetnya 70 persen.(NN95)
Share:

Berbagi Bansos di Masa Pandemi Covid-19 Bersama Warga Indonesia Timur



Surabaya – Organisasi Masyarakat Indonesia Timur bersikukuh untuk menjaga NKRI dan merah putih sampai mati. Hal ini disampaikan langsung oleh Pieter Rumasep selaku ketua Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) pada saat kegiatan bansos dari Forkopimda Jatim dan Kota Surabaya.

Berkaitan dengan ini, Pieter Rumasep mengucapkan banyak terimakasih kepada pimpinan Forkopimda Jatim dan Kota Surabaya yang senantiasi selalu memperhatikan keadaan dan membantu beban kebutuhan hidup warga timur Indonesia yang berada di wilayah Jawa Timur khsusnya ditengah masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya kegiatan ini kita semua dapat berkumpul bersama saudara Indonesia Timur, berinteraksi untuk dapat menjaga tali persaudaraan, menjaga NKRI dan merah putih sampai mati,” ucap Pieter, Sabtu (23/10/2021).

Kemudian, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han yang hadir pada kegiatan bansos itu mengatakan, hal ini merupakan hal yang luar biasa dengan niat baik Forkopimda Jatim ataupun Kota Surabaya bersama masyarakat untuk memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Dan hal ini akan terus berkelanjutan, semoga situasi gotong royong ini tidak berhenti dengan bansos. Namun, juga dalam pengendalian Covid-19 dan menjaga keamanan di Kota Surabaya,” ucap Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Terakhir, Kapolrestabes Surabaya berharap kegiatan bantuan sosial yang dilaksanakan oleh Forkopimda Jawa Timur ataupun Kota Surabaya menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu beliau juga mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan Ormas Indonesia Timur yang ada di Surabaya.

Adapun jumlah bansos yang disalurkan kepada Masyarakat Indonesia Timur yang berdomisili di Kota Surabaya antara lain: warga Papua, Ambon, NTT / Flores, Eks Timor-Timor dan  Sulawesi dengan jumlah total 500 lebih paket sembako. (NN95)
Share:

Tingkatkan Kepatuhan Prokes, Polres Tulungagung dan Satgas Covid 19 Menggelar Patroli Skala Besar



TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung bersama Kodim 0807 dan Satpol PP Kabupaten Tulungagung menggelar Patroli Skala Besar dalam rangka pendisiplinan Penerapan protokol kesehatan di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Sebelum melaksanakan patroli, dilaksanakan apel bersama didepan Pendopo Tulungagung dipimpin Padal IPDA Sugeng, Sabtu (23/10/2021) malam.

Perwira pengendali lapangan (Padal) saat mengambil apel Kepada petugas gabungan menyampaikan, dalam tugas pendisiplinan agar lebih humanis dan mengutamakan sosialisasi serta penyadaran kepada masyarakat tentang disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Terkait patroli Skala Besar dan operasi yustisi yang terus digelar, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SIK, SH, MH melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, SH menegaskan, hal itu dilakukan untuk menjaga kamtibmas dan juga sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Wilayah Tulungagung.

“Patroli skala besar dan operasi yustisi dilakukan guna menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Saat menggelar patroli kemudian menjumpai café, rumah makan, pedagang angkringan, petugas gabungan menghimbau pedagang maupun pengunjung untuk mentaati aturan sesuai yang ditetapkan.

“Kita menghimbau secara humanis agar pengunjung tetap mematuhi prokes, pakai masker dan tidak berkerumun,” tuturnya.

Tidak hanya pendisiplinan Protokol kesehatan “petugas gabungan juga melaksanan stasioner seputaran Kota Tulungagung”, kata Iptu Nenny. 

Demi memutus penyebaran covid-19, Iptu Nenny Berharap agar warga masyarakat selalu memperhatikan protokol kesehatan, menggunakan masker, sering melakukan cuci tangan, menggunakan handsanitizer, hindari kerumunan. (NN95)
Share:

Vaksinasi Lansia di Desa Gebang Pakel Tulungagung Selain Dikawal TNI POLRI, Juga Dapat Paket Telor dan Beras



TULUNGAGUNG – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Gerai Vaksin Merdeka di wilayah Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung, Polsek Pakel Polres Tulungagung bersama Koramil dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Pakel melaksanakan pengamanan dan pemantauan jalannya vaksinasi.

Antusias Warga mengikuti vaksinasi terlihat dengan kehadiran mereka yang berdatangan dan mengantre satu persatu untuk menerima vaksin yang dilayani petugas dari tim Nakes Kecamatan Pakel, Sabtu (23/10/2021).

Kapolsek Pakel AKP Randhy Irawan, S.H., M. Si., mengatakan, Gerai vaksin Merdeka hari ini dilaksanakan di Balai Desa Gebang Kecamatan Pakel dengan sasaran 82 orang.

“Warga yang ikut Vaksin Lansia 26 orang, Remaja 2 orang dan Umum 54 orang seluruhnya dari warga Desa Gebang”, Ucap Kapolsek.

Sedangkan teknis pelaksanaan vaksinasi yakni meliputi, pendaftaran, pengukuran tensi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin dan observasi setelah vaksin selama ± 30 menit.

Dalam kegiatan Vaksinasi kepada lansia hari ini dibarengi pembagian Sejuta Telur Bagi Lansia yang berpartisipasi untuk divaksin Covid-19.

"Untuk setiap Lansia yang selesai divaksin akan mendapat 1 paket telur dan beras", ujar Kapolsek

Kehadiran Polri bersinergi dengan TNI dan instansi terkait bersama sama melaksanakan pengamanan guna keamanan dan kelancaran kegiatan vaksinasi Covid-19.

“Petugas Keamanan memastikan jalannya vaksinasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

AKP Randhy Irawan juga mengajak kepada masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin dengan mendatangi gerai vaksin terdekat dan tetep selalu patuhi Protokol Kesehatan. (NN95)
Share:

Satresnarkoba Polres Lumajang Berhasil Mengungkap Produsen Sabu di Lumajang



LUMAJANG - GY (47) tak berkutik ketika dibekuk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang di rumah salah seorang warga di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang pada Kamis, 21 Oktober 2021 siang yang lalu. 

Di lokasi itu, petugas Polisi berhasil mengamankan berbagai barang bukti yang disinyalir kuat digunakan oleh pelaku untuk memproduksi narkotika jenis sabu-sabu. 

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. menjelaskan, sesuai hasil pengembangan kasus produksi sabu-sabu tersebut, anggotanya telah menemukan 4 lokasi yang disinyalir kuat dijadikan tempat memproduksi sabu-sabu oleh pelaku. 

Empat lokasi tersebut diantaranya 1 rumah di Desa Besuk Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, dan 3 rumah di Desa Wonogriyo Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang. 

“Hasil pemeriksaan kami berkembang ke 3 TKP lainnya, selanjutnya dari 4 TKP yang kita identifikasi sebagai tempat pembuatan sabu ini, banyak kita temukan bahan dasar untuk membuat sabu," jelas AKBP Eka Yekti,Jumat (22/10/21). 

Kapolres Lumajang juga mengungkapkan banyak ditemukan bahan kimia, bahan-bahan kimia tersebut kami duga kuat sebagai bahan pembuatan sabu oleh pelaku di lokasi tersebut. 

Tak hanya itu, Eka menambahkan selama proses penyelidikan berlangsung, pihak Satresnarkoba Polres Lumajang juga berhasil menemukan sabu cair yang memasuki tahap pengkristalan. 

“Ini hanya menunggu proses pengkristalan. Jadi, ini bisa mengkristal dan menjadi sabu yang siap dijual,” tambah AKBP Eka Yekti. 

Masih menurut Eka Yekti bahwa tidak mungkin pelaku mengandalkan kemampuannya meracik bahan-bahan kimia tersebut secara otodidak mengikuti konten youtube yang dilihatnya. 

Karena menurut Eka dalam pembuatan sabu membutuhkan keahlihan khusus, ia meyakini ada orang lain atau bahkan jaringan pelaku yang terlibat. 

"Pelaku mengaku belajar dari youtube, kemudian dalam enam bulan ini ia sengaja meracik bahan-bahan kimia tersebut untuk mencari unsur-unsur kimia yang akan digunakan dalam pembuatan sabu,tapi itu tidak mungkin dan pasti ada gurunya," jelas Eka Yekti. 

Selain itu, untuk membuat sabu pelaku berbekal bahan yang ada dan mudah didapat. Pelaku mendapat bahan-bahan kimia dari luar kota, dan berusaha keras memperoleh unsur-unsur kimia yang diperlukan, selanjutnya semua bahan dicampur menjadi satu untuk diproses. 

"Pelaku dalam pembuatan sabu ini berusaha keras menggunakan bahan-bahan yang ada dan mudah didapat, pelaku mendapat bahan-bahan kimia tersebut dengan cara membeli dari luar kota," tambah Eka Yekti. 

Menurut Eka Yekti, dalam pengungkapan perkara ini, sudah kurang lebih 30 sample barang bukti yang sudah diambil untuk segera dilakukan pemeriksaan di laboratorium forensik Polda Jatim. 

Sementara itu Kasubdit Narkoba Bidlabfor Polda Jatim, AKBP Imam Mukti menjelaskan, pelaku memproduksi sabu menggunakan metode shake and bake ini tergolong sangat berani, walaupun sebenarnya resikonya sangat tinggi. 

"Baru pertama kali kami temukan pembuat sabu dengan metode shake and bake di Lumajang ini, ya satu satunya di Jawa Timur, dalam metode ini, pelaku mencampur semua bahan yang diperlukan dalam pembuatan sabu pada satu wadah, kemudian dikocok," ulas Imam. 

Kasubdit Narkoba Bidlabfor Polda Jatim mengaku Metode shake and bake ini belum pernah dijumpai di kasus lainnya. 

" Rata-rata pembuat sabu tidak menggunakan metode ini, karena sangat riskan, resikonya sangat berbahaya bisa menimbulkan ledakan akibat reaksi termokimia. Jadi setelah bahan-bahan kimia dicampur dalam satu wadah kemudian dikocok dan selanjutnya tinggal proses pengkristalan untuk mendapatkan sabu,"imbuh Imam. 

Masih menurut Imam, bahan-bahan dalam pembuatan sabu ini, sudah banyak yang memenuhi unsur, seperti adanya aseton dan soda api. 

Namun untuk mengetahui kualitas dari hasil proses pembuatan sabu ini, pihaknya akan meneliti lebih dalam di laboratorium forensik Polda jatim. 

“Dari pemeriksaan sementara, kami dapatkan sudah banyak bahan-bahan yang memenuhi unsur pembuatan sabu, sedang untuk menentukan kualitas sabu buatan pelaku belum bisa kita ketahui, sample akan kami bawa ke labfor dan akan kami dalami ini,” pungkas Imam. (NN95)
Share:

Polres Tulungagung : 100 Persen Target BTPKLW Telah Didistribusikan Kepada 3500 Pedagang Kaki Lima dan Warung



TULUNGAGUNG  - Polres Tulungagung telah menyalurkan bantuan uang tunai dari pemerintah pusat kepada 3.500 orang Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTKLW) yang terdampak pandemi Covid-19.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH, melalui Kasihumas Polres Iptu Nenny Sasongko mengatakan, bantuan disalurkan secara bertahap selama 31 hari dari terhitung mulai tanggal 21 September Sampai dengan 22 Oktober 2021.

Iptu Nenny  menjelaskan, penyaluran BTPKLW selain didistribusikan dihalaman oMapolres Tulungagung dilaksanakan pada saat Launching dan dihadiri Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo dan Pasi Intel Kodim 0807, penyaluran juga dilaksanakan setiap hari kerja bertempat di Halaman Masjid Al Hafidz Polres Tulungagung dengan memperhatikan protokol Kesehatan secara ketat dan jaga jarak. Sabtu (23/10/2021)

“Sementara itu, untuk nominal yang diterima oleh masing-masing pedagang kakinlima maupun warung nominalnya sama, yakni sebesar 1,2 juta tiap penerima”, jelas Iptu Nenny.

Tim pelaksana penyaluran bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) yakni Sat Binmas dan Seksi Keungan Polres Tulungahung.

Kegiatan penyaluran bantuan ini menindaklanjuti program bapak Presiden dalam memperhatikan dan membantu masyarakat yang terdampak akibat Covid-19.

“Alhamdulillah bantuan telah selesai disalurkan, sehingga para pedagang yang layak sebagai penerima dapat merasakan manfaatnya,” terangnya.

Penyerahan BTPKLW kepada masyarakat sesuai mekanisme  yakni penyerahan Undangan sari penerima BTPKLW, scan, cetak kuitansi, penanda tanganan Berita Acara dan penyerahan uang tunai kemudian foto dokumentasi bagi penerima.

"Alhamdulillah, Kuota penyaluran BTKLW di Polres Tulungagung sesuai dengan target yakni 3.500 orang pedagang dan telah selesai penyalurannya pada Jumat, 22 Oktober 2021, ssmoga bantuan Tunai yang diberikan pemerintah melalui Polres Tulungagung bermanfaat bagi para pedagang kaki lima maupun warun,” pungkas Iptu Nenny. (NN95)
Share:

Beri Semangat Prajurit TNI-Polri, Kapolri : Pengabdian Terbaik Kepada Bangsa dan Masyarakat di Papua



PAPUA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyapa sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit TNI-Polri yang bertugas menjaga kamtibmas di Papua, Jumat (22/10/2021).

Sigit menegaskan, seluruh personel TNI-Polri yang telah bekerja keras dan mengerahkan segala kemampuannya untuk untuk menjaga keamanan di Papua, adalah bentuk pengabdian terbaik seorang prajurit, bagi Bangsa, Negara dan rakyat Indonesia.

"Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel TNI-Polri yang tanpa lelah dan terus semangat bertugas di lapangan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara serta masyarakat," kata Sigit. 

Salah satu contoh kerja keras yang dilakukan oleh TNI-Polri, kata Sigit adalah, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, yang berlangsung lancar dari segi keamanan. Sekaligus, aman dari segi kesehatan di tengah Pandemi Covid-19. 

"Alhamdulilah, semuanya berjalan dengan aman lancar dan juga hal-hal yang terkait dengan laju pertumbuhan Covid-19 semuanya berjalan dengan aman dan tidak terjadi lonjakan," ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun melihat bagaimana kerja keras anggota TNI-Polri yang terus bersinergi bersama dengan Dinkes dan relawan terkait dengan percepatan vaksinasi.

"Pada saat kegiatan pelaksanaan PON walaupun dihadiri penonton namun hanya terjadi 136 orang yang terpapar positif dan saat ini rata-rata hampir sebagian sembuh. Kita lihat satu minggu terakhir ini dibanding minggu lalu terjadi penurunan terhadap konfirmasi positif. Artinya seluruh jerih payah yang dilakukan rekan-rekan terkait dengan upaya mengendalikan laju covid berjalan dengan baik," ujar Sigit.

Lebih dalam, dari sisi pengendalian COVID-19, mantan Kapolda Banten ini juga mengapresiasi jajaran TNI-Polri yang mengamankan penyelenggaraan PON dari gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Menurut Sigit, penyelenggaraan keberhasilan pengamanan event nasional di Papua, dapat menjadi cerminan bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event baik dalam negeri maupun internasional.

"Ini menunjukan di mata dunia, Indonesia di masa COVID-19 mampu menyelenggarakan event besar dengan penonton dan berjalan lancar dan aman. Itu semua bisa terjadi atas kerja keras rekan-rekan TNI-Polri, masyarakat dan elemen terkait untuk bagaimana mewujudkan PON berjalan dengan baik," tutur Sigit.

Selain itu, Sigit mengatakan bahwa penyelenggaraan PON ini menunjukan Indonesia mampu untuk melakukan langkah-langkah pengendalian penyebaran COVID-19.

Saat ini, kata Sigit, Indonesia berada di posisi nomor satu paling tinggi dalam menanggulangi COVID-19 di kawasan Asia Tenggara. Hal ini yang menurutnya harus dipertahankan.

"Terkait hal tersebut tentunya ke depan akan banyak event yang dibuka baik bersifat nasional maupun internasional. Oleh karena itu PON kemarin menjadi role model yang terus menerus kita pertahankan dan kita akan sambut untuk mempersiapkan event internasional berikutnya," papar Sigit.

Dalam pengamanan di Papua, Sigit pun mengingatkan jajaran TNI-Polri untuk tetap waspada meskipun pada penyelenggaraan PON kemarin berjalan aman.

Lebih jauh, Sigit menekankan, sinergitas dan soliditas TNI-Polri bersama stakeholder lainnya harus terus dipertahankan dan diperkuat lagi kedepannya. Menurutnya, keberhasilan sejauh ini dapat terjadi karena faktor strategis tersebut. 

"Berkat sinergisitas dan soliditas TNI-Polri serta dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Papua. Kita berhasil menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua," ucap Sigit.

Tak hanya itu, Sigit menekankan soliditas dan sinergitas TNI-Polri harus dipertahankan demi menjaga kedaulatan negara dan Papua.

"Papua bisa maju, Papua bisa membangun dengan seluruh sumber daya yang ada, maka kuncinya adalah stabilitas terkait keamanan," tutup Sigit. (NN95)
Share:

Kapolsek Tulungagung Kota Pantau Vaksinasi Lansia Berbonus Telur di Kantor Kelurahan Kenayan



TULUNGAGUNG – Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Purwanto, SH  Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Lansia di Kantor Kelurahan Kenayan Kecamatan Kota Tulungagung.

Vaksinasi diikuti Masyarakat Lansia, melibatkan vaksinator dari Nakes Puskesmas Kota Kecamatan Tulungagung, Jumat (22/10/2021).

 Kompol Rudi Purwanto, SH  mengatakan, vaksinasi yang diselenggarakan hari ini diikuti 40 Orang Lansia.

“Ini bentuk dukungan mensukseskan program pemerintah untuk pencegahan Covid-19,” kata Kompol Rudi Purwanto.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, vaksinasi ini merupakan kegiatan percepatan untuk mencapai herd immunity dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tulungagung.

Dalam kegiatan Vaksinasi kepada lansia hari ini dibarengi pembagian Sejuta Telur Bagi Lansia yang berpartisipasi untuk divaksin Covid-19.

"Untuk setiap Lansia yang selesai divaksin akan mendapat 1 paket telur berisi 10 butir", ujar Kapolsek

Sementara itu demi kelancaran kegiatan tersebut, Polri bersinergi dengan TNI dan Gugus Tugas hadir dilokasi untuk melaksanakan pengamanan kegiatan vaksinasi Covid-19.

“Pengamanan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, sekaligus mengantisipasi terjadinya kerumunan demi mencegah penyebaran Covid-19,” terang Kompol Rudi.

Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi berjalan aman dan lancar “Kami mengajak kepada masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin dengan mendatangi gerai vaksin terdekat seperti yang sudah di gelar di setiap Puskesmas, Gerai vaksin TNI dan Gerai Vaksin Polri dan tetap patuhi Prokes.

 Terimakasih atas kolaborasi dari semua pihak yang telah menyukseskan Vaksinasi di wilayah kecamatan Kota Tulungagung”, pungkas Kompol Rudi (NN95)
Share:

Arsip Blog