Forkopimda Tululungagung Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Antisipasi Bencana Alam



TULUNGAGUNG - Jawa Timur merupakan salah satu Provinsi di Pulau Jawa yang sering dilanda bencana khususnya bencana alam Hidrometeologi, hal ini disebabkan wilayah jawa timur berada pada dua aliran sungai besar yaitu sungai bengawan solo dan sungai brantas. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat sejak Tanggal 1 Januari samapai 19 Maret 2021 telah terjadi 258 bencana banjir di wilayah jawa timur, sebelas diantaranya merupakan banjir bandang dan tiga kali terjadi banjir Rob.

Bencana alam Hidrometeologi tidak hanya banjir, BPBD Jatim juga melaporkan terjadinya bencana angin kencang sebanyak 5 kejadian, angin puting beliung 2 kejadian, tanah longsor 1 kejadian dan gempa bumi. Dari kejadian tersebut mengakibatkan adanya dampak baik korban meninggal maupun yang luka luka serta adanya kerusakan Rumah.

Melihat besarnya ancaman bencana alam tersebut Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Dalam Rangka Antisipasi Menghadapi Bencana Alam Tahun 2021 Di Wilayah Kabupaten Tulungagung bentempat di Halaman Pemkab Tulungagung, Senin (25/10/2021) pagi.

Apel Gelar Pasukan dan Peralatan yang dilaksanakan serentak diseluruh wilayah Jawa Timur merupakan momentum yang tepat bagi satuan pelaksana penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi, karena diketahui bersama bahwa bencana alam merupakan sesuatu yang sulit diprediksi, namun dapat dilakukan langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana tersebut.

Sedangkan di Kabuoaten Tulungagung, Apel Gelar Pasukan Dan Peralatan Dalam Rangka Antisipasi Menghadapi Bencana Alam dipimpin Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H. Dandim 0807 Tulungagung LETKOL INF Yoki Malinton Kurniafari, S.H., M.Tr (Han), M.I.Pol. dan dihadiri sejumlah undangan yakni Karumkit RS Bhayangkara Tulungagung AKBP dr. Lusianto Madyo Nugroho, M. Mkes, Wakapolres Tulungagung KOMPOL Christopher Adhikara Lebang, S.I.K., S.H., Sekda Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M. Si., PJU Polres dan Kodim 0807 Tulungagung, Kapolsek Jajaran Polres Tulungagung, Kepala BPBD Kabupaten Tulungagung Soeroto, S. Sos, M.M., OPD Pemerintah Kabupaten Tulungagung terkait dan peserta apel Satu Pleton POM TNI, Pleton KODIM 0807, Pleton Dalmas Polsek, Pleton Satlantas, Pleton Polwan, Pleton Reskrim, Intel, Narkoba, Pleton Dishub, Pleton POL PP dan Pleton Tagana.

Bupati Tulungagung Selaku Irup da─║am sambutannya menyampaikan beberapa penekanan Gubernur Jatim Dalam Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapan Penanggulangan Bencana antara lain
Pertama, Tingkatkan Sinergitas Antar Stake Holder baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten atau Kota dalam rangka upaya pencegahan, mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Kedua, Diharapkan kepala daerah segera menyusun rencana kontijensi yang di sesuaikan dengan tata kelola kedaruratan protokol kesehatan termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan yang dapat betul-betul dilaksanakan semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tuntas.

Ketiga, Laksanakan pendekatan secara preemtif kepada masyarakat terkait peran serta mereka dalam menghadapi bencana alam.

Keempat, Agar masing-masing daerah menyiapkan lokasi pengungsian dan jalur evakuasi yang telah disesuaikan dengan prokes guna mencegah penyebaran covid-19.

Kelima, Laksanakan latihan secara intens dan terpadu terhadap personel yang akan ditugaskan sehingga mereka siap dalam menjalankan tugas.

Keenam, Lakukan penngecekan secara intens dan berkala terhadap seluruh peralatan SAR yang dimiliki oleh masing-masin instasi agar peralatan tersebut siap pakai pada saat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana alam.

Ketujuh, Jaga kesehatan dan tetap pedomi Prokes dalam pelaksanaan tugas agar para Anggota yang bertugas dilapangan dapat menjalankan tugas secara optimas.

Seusai pelaksanaan Apel Gelar pasukan, Forkopimda Kabupaten Tulungagung mengecek peralatan yang akan di pakai dalam penanggulangan bencana. (NN95)
Share:

Arsip Blog