Unit Inafis Polres Tulungagung Bersama Dokter Puskesmas Boyolangu Olah TKP Pria Gantung Diri



TULUNGAGUNG,--  Sabtu pagi (6/11/21) Warga perumahan di wilayah Dusun Kates, Desa Serut, Kecamatan Boyolangu digemparkan adanya kejadian orang gantung diri di sebuah bengkel.

Kapolsek Boyolangu AKP Sukirno,SH melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, SH mengatakan,  kejadian tersebut baru diketahui pagi tadi sekitar pukul 07.50 WIB.

"Korban meninggal gantung diri berinisial KY (42) warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan / Kabupaten Tulungagung," terang Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko, Sabtu (06/11/2021) siang.

"Awalnya pada Jumat (05/11/2021) sekira pukul 21.30 WIB, korban bersama dua orang saksi kerja lembur disebuah kafe di wilayah Kelurahan Karangwaru untuk membuat meubel dan paranet. Setelah makan malam sekitar pukul 01.30 WIB korban berpamitan pulang kepada salah satu saksi. Kemudian setelah itu kedua saksi juga pulang kerumah masing -  masing.

 Sekira pukul 07.30 WIB, seusai bangun tidur salah seorang saksi mencari korban karena sepeda motornya dibawa oleh korban.

"Namun saat saksi mencari korban di gudang bengkel milik korban, saksi terkejut karena melihat korban sudah dalam keadaan menggantung dengan posisi menghadap ke barat dengan leher miring kekanan terikat tali plastik sepanjang 4 meter," jelas Iptu Nenny.

Melihat kejadian tersebut, sekira pukul 08.45 WIB saksi memberitahukan warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Boyolangu.

Selanjutnya, petugas dari Polsek Boyolangu bersama unit Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis dari Puskesmas Beji Boyolangu mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Dari keterangan dr Emi petugas dari Puskesmas Beji Boyolangu menerangkan, pada leher korban ada tanda bekas membiru dan lecet," Terang Iptu Nenny

"Dari hasil pemeriksaan tersebut, kematian korban dinyatakan murni gantung diri karena tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban," pungkasnya.(NN95 - HUM RESTU)
Share:

Arsip Blog