Penangkapan ART Saiful Jamil, GPK: Rakyat Harus Cerdas, Jangan Terima Informasi Sepotong-potong

Jakarta - Gerakan Pemerhati Kepolisian (GPK) mengapresiasi langkah sigap Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Tambora yang telah melakukan penangkapan Asisten Saipul Jamil (SJ), Steven Arthur Ristiady, yang viral beberapa waktu lalu.

"Kinerja Polri khususnya Polres Jakbar dan Polsek Tambora patut diapresiasi yang sudah bekerja keras membasmi perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Indonesia. Khususnya jaringan artis, termasuk Asisten Saipul Jamil yang heboh beberapa waktu lalu," tegas Ketua GPK Abdullah Kelrey, hari ini.

Menurutnya, langkah Polri kali ini harus didukung semua pihak agar tidak ada lagi korban-korban berikutnya dan banyaknya kalangan artis tersandung narkoba.
"Gerak cepat Polri harus didukung agar pemasok-pemasok narkoba ke para artis bisa diseret ke jeruji besi. Apalagi, baru-baru ini kalangan artis mulai dari Ammar Zoni hingga Ibra Azhari kesandung narkoba lagi. 

"Dan GPK kali ini acungi jempol Polres Metro Jakbar yang berhasil tangkap pemasok narkoba untuk artis terkenal," tambahnya.

Kata Kelrey, Polisi telah menunjukkan prestasi dan keberhasilannya dalam rangka untuk memberantas peredaran narkotika yang meresahkan masyarakat.

Disisi lain, Kelrey berpesan agar masyarakat tidak terprovokasi dengan berita atau framing negatif terkait penangkapan Asisten Saipul Jamil. Sebab, Polri sudah melakukan langkah profesional dalam penangkapan tersebut.

"Polisi sudah bertindak profesional mulai dari ketok kaca, perkenalkan diri tapi malah berupaya melarikan diri. Masyarakat harus cerdas, jangan kebawa dengan informasi yang tidak jelas atau sepotong-potong saja. Utuh lah ceritanya mulai dari penangkapan, banyak kok saksinya," pungkasnya.