TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

PERTI Menuju Abad kedua Dari Gerakan Tarbiyah ke Arsitektur Peradaban


DINAMIKANEWS - Insya Allah, Tanggal 05 Mei 2028 Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) kini genap berusia satu abad. Seratus tahun bukan sekadar angka kronologis, melainkan jejak peradaban—jejak ulama, madrasah, surau, dan pengabdian sunyi yang membentuk watak Islam Nusantara: bermazhab, bertasawuf, beradat, dan berbangsa.

Sejarah tidak berhenti di masa lalu. Ia menuntut keberlanjutan visi dan keberanian melangkah. Menjelang abad kedua, PERTI menunjukkan tanda-tanda kebangkitan substantif—bukan euforia simbolik—melalui konsolidasi pendidikan sebagai poros utama perjuangan.

Peneguhan itu memperoleh momentumnya ketika Ustaz Abdul Somad, Lc., MA, dai nasional dengan jejaring umat lintas negara, bersedia memikul amanah sebagai Direktur Lembaga Penyelenggaraan Pendidikan PERTI Nasional (LP3N). Ini bukan sekadar penunjukan figur, tetapi penyatuan sanad dakwah, sanad keilmuan, dan sanad kelembagaan.

Pada Rabu, 17 Desember 2025, sejarah kembali ditulis. PERTI menerima wakaf gedung dua lantai untuk pendirian Universitas Internasional PERTI (UIP) di Pekanbaru, disertai wakaf 12 hektare kebun sawit sebagai basis kemandirian ekonomi lembaga.

Bersamaan itu, dilantiknya pula Perwakilan PERTI Luar Negeri (Malaysia) dan LP3N PERTI Sumatera Barat. Inilah arsitektur awal abad kedua: pendidikan, wakaf produktif, dan jejaring internasional berjalan serempak.

Sekretaris LP3N Perwakilan Sumatera Barat Ahmad Busraly menukilkan pidato UAS saat penerimaan wakaf, pencanangan UIP dan pelantikan Perwakilan.

Khutbah Iftitah yang Menjadi Manifesto

(Intisari dan Penguatan Gagasan UAS)

Pidato UAS pada momen bersejarah itu bukan pidato seremonial. Ia adalah manifesto gerakan. Pesan kuncinya tegas:

“Jangan menunggu sempurna untuk memulai”

Kesempurnaan bukan syarat awal, tetapi karunia Allah di tengah perjalanan bagi mereka yang ikhlas dan istiqamah.

Pengalaman pendirian pesantren berbasis wakaf umat menjadi bukti empiris: pendidikan Islam bertahan bukan karena modal besar, melainkan karena niat lillāh, kepercayaan umat, dan ketekunan mengelola amanah. Dari wakaf kecil tumbuh institusi besar; dari doa orang-orang baik lahir ketahanan jangka panjang.

Majelis itu ditegaskan sebagai majelis ulama dan perjuangan lintas wilayah. PERTI bukan milik satu daerah, tetapi milik umat. Hubungan yang dirajut bukan hubungan administratif, melainkan hubungan hati dan perjuangan—yang harus dijaga dari ego, konflik kecil, dan fragmentasi.

“Bersama kita di PERTI, bersama pula kita di surga nanti, insya Allah.”

Kalimat ini bukan retorika, melainkan etika kolektif: persatuan adalah syarat keberkahan.

LP3N sebagai Mesin Gerak Abad Kedua

Pelantikan LP3N Perwakilan Sumatera Barat dan Malaysia dimaknai sebagai pengukuhan amanah, bukan jabatan. LP3N dituntut menjadi:

Penggerak kerja nyata, bukan sekadar struktur.

Jembatan ulama–umat–i nstitusi, bukan papan nama.

Pengawal mutu pendidikan PERTI, dari pesantren hingga universitas.

Lintas wilayah dan lintas negara adalah keharusan. Sumatera Barat dengan tradisi keilmuannya, Malaysia dengan jejaring internasionalnya—bersatu untuk memperluas dampak. Sendiri sempit, bersama Allah lapangkan.

Universitas Internasional PERTI (UIP): Kampus Peradaban

UIP diproyeksikan bukan sekadar kampus, tetapi proyek peradaban. Orientasinya jelas:

Berilmu (kuat sanad dan metodologi), Berakhlak (integritas dan adab), Berdaya (kepemimpinan dan kemandirian).

Karena itu, penekanan pada fakultas terapan menjadi strategis:

1.Pendidikan sebagai jantung—menyiapkan kader guru dan pemimpin lembaga.

2.Pertanian & Peternakan Terapan—menjawab kemandirian pangan umat.

3.Ekonomi Terapan—menggerakkan ekonomi riil, bukan sekadar wacana.

Wakaf kebun sawit adalah simbol dan instrumen: pendidikan harus ditopang ekonomi produktif, agar mandiri, berkelanjutan, dan bermartabat.

Penutup: Basamo Awak Lapang

Abad kedua PERTI menuntut kepemimpinan kolektif, kerja sunyi, dan kesetiaan pada tarbiyah. Bukan lomba popularitas, melainkan ketekunan membangun sistem. Bukan klaim sejarah, melainkan tanggung jawab masa depan.”

Basamo awak lapang, sendiri awak sampik”

Bersama kita kuat. Bersama Allah ditolong. Bersama Allah dimudahkan.

Semoga Allah memberkahi amanah para pengurus, meneguhkan langkah LP3N, dan menjadikan Universitas Internasional PERTI sebagai cahaya ilmu, akhlak, dan kemandirian umat di abad kedua PERTI. (Iki)

Komentar0

Type above and press Enter to search.