TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

Insiden Tewasnya Pelajar di matraman, Josephine Minta Pemprov DKI segera Perbaiki Jalan Rusak di Jakarta

JAKARTA, DINAMIKANEWS.com - Insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan kematian seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jalan Matraman pada hari Senin (09/02/2026) lalu itu menandakan tanda bahaya seputar kondisi jalanan di Jakarta yang berlubang dan keselamatan berkendara.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Josephine Simanjuntak, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar segera melakukan langkah-langkah perbaikan jalan yang rusak dengan maksimal.

Hal ini ditegaskan Josephine buntut meninggalnya seorang pelajar SMK yang tewas karena kecelakaan tunggal akibat jalan rusak di Jalan Matraman, Senin (09/02/2026) lalu.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya salah satu anak kita yang mengalami kecelakaan belum lama ini di kawasan Matraman. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberi kebesaran hati dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya.

"Kejadian nahas ini harus kita jadikan pelajaran bersama agar tidak terulang lagi di masa depan. Di satu sisi, musim hujan ini memang mengakibatkan jalanan berlubang di mana-mana," Ujar Josephine, dikutip Kamis (12/02/2026).

DPRD DKI Desak Pemprov DKI segera perbaiki Semua Ruas Jalan yang Rusak di Jakarta 

Josephine menilai bahwa masalah kerusakan jalan ini sudah terjadi selama ini dan menimbulkan kerusakan kendaraan dan bahaya terhadap para pengendara jalanan, terutama para pengguna motor. Dengan adanya kecelakaan yang naas itu, ia mendesak agar Pemprov DKI Jakarta bergerak lebih cepat lagi.

Hal ini dibuktikan dengan kejadian seorang siswa SMK yang berakhir meninggal dunia karena jalanan yang rusak mengakibatkan kecelakaan tunggal.

Menurut Josephine, kecelakaan akibat jalan rusak sebenarnya sering berulang. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta harus segera mengambil langkah tegas.

"Ini menyangkut keselamatan para pengemudi di jalan raya, sehingga harus cepat-cepat diperbaiki," Tegasnya menambahkan.

Ia kemudian mengatakan, saat ini faktor cuaca membuat kondisi di Jakarta berubah. Sebab, curah hujan sekarang lebih tinggi dan lebih panjang.

Pemprov DKI Jakarta harus segera mengantisipasi hal ini dengan memperbaiki semua jalan yang rusak dan kualitasnya harus lebih kuat lagi.

“Kondisinya sekarang juga sudah berubah. Curah hujan makin tinggi, genangan air juga menjadi lama. Harus dipastikan kalau jalanan-jalanan kita bisa bertahan lebih lama lagi. Oleh karena itu, aspal yang digunakan untuk memperbaiki jalanan-jalanan rusak harus berkualitas tinggi,” ucapnya menambahkan.

Selain itu, lanjut Josephine, pemerintah juga diminta tidak cuma memperbaiki jalan-jalan utama seperti Sudirman-Thamrin. Dirinya menegaskan jalanan lainnya yang rusak juga harus diperhatikan dengan serius.

Lebih lanjut, Josephine juga kembali menghimbau kepada para orang tua serta orang-orang dewasa agar lebih mengawasi anak-anaknya supaya tidak berkendara selama masih di bawah umur dan belum memiliki izin mengemudi. 

“Jadi, sudah semestinya masyarakat juga dapat mencegah anak-anaknya berkendara dengan menggunakan kendaraan baik mobil maupun motor,” ujarnya.

“Itu juga untuk keselamatan mereka sendiri. Mohon kesediaannya bagi para orang tua untuk mengantar anak-anaknya apabila harus bepergian. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,” pungkasnya.(oNe/aFi)



Kami DINAMIKANEWS.com akan selalu berkomitmen memberikan fakta, terpercaya bukan Rumor, dan berimbang. Mohon Dukungannya demi keberlanjutan Jurnalisme dengan menyajikan Fakta bukan Rumor dan nikmati kenyamanannya saat menikmati Berita Kami tanpa iklan melalui like, Gabung dan ikuti terus DINAMIKANEWS.com mulai dari sekarang.. 🙏🏼🙏🏼

Komentar0

Type above and press Enter to search.