"Pak Gubernur, kalau sampah di Tangerang Selatan belum bisa diatasi, saya siap bantuin, saya angkutin. Ini pembicaraan saya dengan Pak Gubernur," ujar Pramono di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (04/02/2026).
Pramono juga mengatakan untuk persoalan antar wilayah tidak harus diselesaikan oleh daerah secara sendiri-sendiri.
Pramono menambahkan Pemprov DKI Jakarta siap membantu dalam hal transportasi.
"Saya membayangkan kalau memang problemnya adalah transportasi, tentunya Jakarta akan punya alat transportasi yang bisa digunakan," Ungkap Pramono.
Walaupun untuk urusan lokasi dan pengelolaan akhir tetap sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
"Mengenai pembuangannya, ya tentunya sepenuhnya kewenangan dari Tangerang Selatan. Jadi intinya begini, kami ingin untuk saling mengisi," Jelas Pramono.
Sebelumnya, Diketahui beberapa waktu terakhir sampah menjadi persoalan yang rumit di kota Tangerang Selatan, karena sulitnya pengangkutan dan pembuangan.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Benyamin Davnie membentuk tim khusus percepatan pengelolaan sampah di tujuh wilayah kecamatan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel bahkan sempat menetapkan status tanggap darurat sampah pada periode 6 hingga 19 Januari 2026. (Hen/Afi)
Komentar0