Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Mohammad Amin, mengatakan api berhasil dipadamkan lebih dulu sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Diduga karena fenomena kelistrikan yang terbakar baliho ‘Selamat Natal’," kata Amin dalam keterangannya, Minggu, dikutip dari TribunJakarta.com.
Insiden kebakaran tersebut sempat menarik perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.
Amin menjelaskan, api pertama kali diketahui oleh seorang petugas parkir yang berada di lokasi. Temuan itu kemudian segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama petugas keamanan gedung. Pemadaman awal pun dilakukan oleh pihak internal gedung sebelum tim pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian.
“Yang melihat pertama kali saksi mata petugas parkir lalu berkoordinasi ke sekuriti gedung untuk melaksanakan pemadaman,” ucap Amin. Meski api sudah berhasil dipadamkan, petugas Gulkarmat tetap diterjunkan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.
Sebanyak 32 personel dengan delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi sebagai langkah antisipasi. Akibat kejadian tersebut, area papan reklame yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 1 x 5 meter dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. (B4r)
Komentar0