TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

BMKG ingatkan 16- 17 Januari 2026, Beberapa wilayah akan hujan Lebat

Jakarta, DINAMIKA NEWS - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 16–17 Januari 2026. 

Dalam rentang waktu tersebut, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang diperkirakan terjadi di berbagai wilayah Indonesia. 

Untuk itu Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas transportasi.

BMKG menjelaskan, peringatan dini ini didasarkan pada prakiraan akumulasi curah hujan harian tertinggi di tingkat provinsi.

Status peringatan dibagi ke dalam kategori Waspada, Siaga, dan Awas, sesuai dengan potensi intensitas hujan yang dapat terjadi.

Peringatan Dini BMKG 16 - 17 Januari 2026

Pada Jumat (16/01/2026), sejumlah wilayah diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat dengan status Waspada. 

Wilayah tersebut meliputi sebagian Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Papua.

Sementara itu, wilayah dengan status Siaga atau berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat mencakup Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku. 

Untuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem, BMKG menyatakan nihil.

Selain hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang di sejumlah wilayah, antara lain Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, serta beberapa wilayah Sulawesi.

Memasuki Sabtu (17/1/2026), pola cuaca ekstrem masih berlanjut. 

Memasuki Sabtu (17/01/2026), pola cuaca ekstrem masih berlanjut. 

Status Waspada hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di berbagai wilayah Sumatra, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Adapun wilayah dengan status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Sumatra Selatan, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. 

Untuk kategori Awas, BMKG kembali menyatakan tidak ada wilayah yang masuk dalam level ini.

BMKG juga mencatat potensi angin kencang pada 17 Januari 2026 di wilayah Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Pihak BMKG mengingatkan, hujan lebat dan angin kencang berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi darat, laut, dan udara. 

Wilayah dengan topografi perbukitan dan daerah aliran sungai diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana saat cuaca ekstrem terjadi, serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik guna mengurangi risiko genangan.

BMKG juga menegaskan, informasi cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. 

Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta Call Center 196.

Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, dampak cuaca ekstrem pada 16–17 Januari 2026 diharapkan dapat diminimalkan.(Iki/Lif)

Komentar0

Type above and press Enter to search.