Jakarta, DINAMIKANEWS.com - Salam Mitra Satya Waspada, Di sebuah kota yang katanya modern, transparan, dan akuntabel, dibentuklah sebuah tim bernama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM)
Tugas FKDM mulia:
Mendeteksi potensi konflik.
Membaca gejala sosial.
Menjaga stabilitas keamanan, kenyaman dan ketertiban lingkungan.
Ironisnya, Kesbangpol yang buat Aturan, Kesbangpol pula yang merubah Aturannya sendiri, dan Tim yang dibentuk ini justru lahir dari proses yang tidak bisa dibaca publik.
Tidak ada pengumuman.
Tidak ada seleksi terbuka.
Tidak ada Test Materi
Tidak ada Psykotes
Tidak ada daftar peserta.
Tidak ada berita acara.
Salah satunya Rinto warga yang merasa kecewa dengan Proses Perekrutan FKDM kali ini sangat berbeda, proses itu semua Seperti makhluk yang muncul dari Langit kabut hitam, bukan dari prosedur yang telah dibuat oleh Kesbangpol, tapi kenyataannya kesbangpol pula yang merubah aturan itu. Ungkap Rinto
Rekomendasi yang Menguap
Di tingkat kelurahan:
• Lurah tahu wilayahnya.
• Babinsa tahu suhu sosial.
• Bhabinkamtibmas tahu denyut konflik wilayah.
• RT/RW tahu karakter Warganya.
Di tingkat kecamatan:
• Camat tahu peta administratif.
• Kapolsek tahu kerawanan Wilayah.
• Danramil tahu dinamika suhu keamanan.
Mereka semua telah memberi Rekomendasi.
Namun ketika sampai di meja semua kota,
Dari nama-nama yang di awal daftar telah lengkap berkas pendaftaraanya dan yang telah di Rekomendasikan itu langsung berubah total.
kenapa Setelah Surat keputusan (SK) Walikota turun, nama-nama yang terpilih di semua kecamatan dan kelurahan itu, ada beberapa nama titipan dari langit langsung lolos. Ujar Rinto
Rinto merasa Aneh bin ajaib kenapa setelah penutupan pendaftaran dan setelah SK walikota keluar ada beberapa nama titipan yang terpilih tersebut baru mengurus dan menyerahkan berkas kelengkapan persyaratan seperti Surat domisili, SKCK, PM1, pada hal yang kita ketahui kelengkapan Berkas persyaratan domisili, SKCK dan PM 1 itu syarat awal pendaftaran, bukan di akhir setelah pendaftaran dan bukan setelah pengumuman SK Walikota turun.
Semua Rekomendasi dari pemangku wilayah setempat seolah hanya Ritual Administratif.
Seperti tanda tangan di kertas yang sudah diputuskan sebelumnya.
Begitu pun hal nya Menurut Mat Robek Dari Fenomena tersebut Kesbangpol Se - Jakarta telah dikangkangi oleh Petualang ambisi Politik sesaat. Saat ini Memang sedang marak para Petualang Politik untuk membangun jaringan yg dibutuhkan pada 2029 nanti.
Ia juga mengatakan Tidak hanya FKDM, perangkat Pemilu 2029 sudah mereka Rancang sedemikian Rapi untuk kepentingan kelompoknya.
Sikap kami sebagai SANSINO Comunity, "Terserah Gubernur Pram, Terserah kesbangpol dan Para Birokrat mengaturnya. Tidak memenuhi janji politik saat Kampanye Pilgub pun kami tidak peduli.
SANSINO Comunity dalam Bulan Ramadhan ini mengajak Para Pejabat Birokrat Jakarta Tidak Pelit Informasi dan lain-lain, Perbanyaklah istigfar, Tawakal, Shodaqoh dan mohon Ampunan serta mohon perlindungan dari Allah SWT.(B4r/Lif)
Kami DINAMIKANEWS.com akan selalu berkomitmen memberikan fakta, terpercaya bukan Rumor, dan berimbang. Mohon Dukungannya demi keberlanjutan Jurnalisme dengan menyajikan Fakta bukan Rumor dan nikmati kenyamanannya saat menikmati Berita Kami tanpa iklan melalui like, Gabung dan ikuti terus DINAMIKANEWS.com mulai dari sekarang.

Komentar0