TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

Bunda Josephine Menyoroti adanya Kesenjangan Kompetensi Kerja Anak Muda Jakarta

Jakarta, DINAMIKANEWS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti adanya kesenjangan kompetensi anak muda dengan kebutuhan dunia kerja. Ia menilai, keterampilan yang diperoleh melalui pendidikan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan perusahaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Josephine dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam rapat kerja bersama jajaran eksekutif. Menurutnya, persoalan keterampilan menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang handal. 

“Mau bekerja di perusahaan pun mereka sudah tidak mampu. Kenapa? Karena keahlian sekolahnya sudah tidak ada,” ucap Josephine.

Selain persoalan keterampilan, Josephine juga menyoroti orientasi dan kreativitas generasi muda dalam mempersiapkan masa depan. Ia berharap anak muda tidak hanya berorientasi pada peluang di luar negeri, tetapi turut memikirkan kontribusi bagi pembangunan Indonesia.

“Orientasi mereka malah ke luar negeri, mereka tidak pernah membayangkan tentang Indonesia, seperti apa masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Josephine meminta pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada kegiatan yang bersifat seremonial dalam program kepemudaan. Menurutnya, program tersebut perlu diarahkan untuk membangun kreativitas dan kemampuan anak muda menghadapi tantangan kehidupan.

“Jangan cuma bicara tentang olahraga terus-menerus, tetapi bagaimana membangun anak muda ini agar bisa kreatif ke depan dalam menghadapi tantangan hidup,” Tegasnya. 

Pernyataan tersebut disampaikan setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menurut pandangan Josephine, perlu menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.

“Orientasi mereka malah ke luar negeri, mereka tidak pernah membayangkan tentang Indonesia, seperti apa masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Josephine meminta pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada kegiatan yang bersifat seremonial dalam program kepemudaan. Menurutnya, program tersebut perlu diarahkan untuk membangun kreativitas dan kemampuan anak muda menghadapi tantangan kehidupan.

“Jangan cuma bicara tentang olahraga terus-menerus, tetapi bagaimana membangun anak muda ini agar bisa kreatif ke depan dalam menghadapi tantangan hidup,” ucap dia

Pernyataan tersebut disampaikan setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menurut pandangan Josephine, perlu menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.(Lif/Iki)


Kami DINAMIKANEWS.com akan selalu berkomitmen memberikan fakta, terpercaya bukan Rumor, dan berimbang. Mohon Dukungannya demi keberlanjutan Jurnalisme dengan menyajikan Fakta bukan Rumor dan nikmati kenyamanannya saat menikmati Berita Kami tanpa iklan melalui like, Share, Gabung dan ikuti terus Link Berita DINAMIKANEWS.com mulai dari sekarang.

Komentar0

Type above and press Enter to search.