TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

Paska Tanggal 17 Desember 2025 Santer Isu Mutasi : ada 8 Kadis Bergeser dan Surprise untuk Tiga Srikandi


Kuningan (DINAMIKANEWS) - Aroma dinamika dan perubahan besar kembali menyelimuti lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan. Sebuah isu yang sangat dinanti terkait mutasi, rotasi dan promosi jabatan Eselon II dan Eselon III dikabarkan akan segera direalisasikan. Waktu pelaksanaannya dirumorkan paska tanggal 17 Desember 2025.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sedikitnya delapan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan mengalami rotasi. Rotasi tersebut ditengarai menyasar para pejabat yang selama dua gelombang mutasi sebelumnya di bawah kepemimpinan Bupati H. Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani belum pernah berpindah dari posisi awalnya.

Selain agenda rotasi, mutasi tersebut menjadi momentum penting karena akan mengisi beberapa jabatan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang telah lama kosong. Hal itu dimungkinkan berkat adopsi konsep Manajemen Talenta dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kuningan. Prinsip ini memberi ruang gerak bagi pemerintah untuk menempatkan pejabat terbaik di lini yang dibutuhkan.

Jabatan-jabatan Eselon II strategis yang hingga kini belum memiliki pimpinan definitif meliputi kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin), kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Pengisian posisi-posisi penting ini merupakan langkah fundamental untuk menjamin semua sektor pemerintahan dapat bergerak optimal.

Dari ketiga posisi kosong tersebut, pengisian jabatan kepala Disdikbud yang ditinggalkan Uu Kusmana karena promosi menjadi sekretaris daerah (Sekda), menjadi topik paling hangat diperbincangkan. Jabatan Disdikbud sendiri adalah posisi strategis yang seringkali menjadi cerminan arah kebijakan daerah di bidang pendidikan.

Dua birokrat senior yang namanya santer diisukan adalah mereka yang sebelumnya berhasil masuk tiga besar dalam seleksi calon Sekda Kuningan. Yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan), Wahyu Hidayah serta Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), H. Deni Hamdani. Salah satu dari keduanya dirumorkan mengisi kursi kepala Disdikbud sehingga menciptakan persaingan level tinggi.

Namun, spekulasi lain mengalir, menyebutkan bahwa H. Deni Hamdani kemungkinan disiapkan untuk memimpin dinas lain yang tak kalah penting. Yakni, kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) untuk menggantikan pejabat saat ini, H.M. Mutofid. Sementara itu, jika jabatan Disdikbud sengaja dibiarkan kosong untuk sementara waktu, muncul desas-desus bahwa jabatan SKPD terbesar di Kota Kuda tersebut dipersiapkan untuk sosok Carlan atau lebih dikenal Elon Carlan. Ia saat ini bertugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekononi Keuangan. Gelombang penyegaran tersebut juga membawa kabar menggembirakan bagi peningkatan representasi perempuan dalam birokrasi. Satu dari tiga nama birokrat perempuan dirumorkan akan mendapatkan promosi signifikan ke posisi kepala dinas karena selama ini pejabat Eselon II dari kalangan perempuan hanya seorang.

Ketiga nama yang santer jadi bahan perbincangan tersebut adalah Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda, Tatiek Ratna Mustika, Kepala Bagian Umum Setda, Hj. Eva Nurafifah Latief serta Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Hj. Ria Apriani. Potensi promosi ini menandai langkah maju Kuningan dalam menciptakan komposisi kepemimpinan yang lebih inklusif.

Namun, spekulasi lain mengalir, menyebutkan bahwa H. Deni Hamdani kemungkinan disiapkan untuk memimpin dinas lain yang tak kalah penting. Yakni, kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) untuk menggantikan pejabat saat ini, H.M. Mutofid. Sementara itu, jika jabatan Disdikbud sengaja dibiarkan kosong untuk sementara waktu, muncul desas-desus bahwa jabatan SKPD terbesar di Kota Kuda tersebut dipersiapkan untuk sosok Carlan atau lebih dikenal Elon Carlan. Ia saat ini bertugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekononi Keuangan. Gelombang penyegaran tersebut juga membawa kabar menggembirakan bagi peningkatan representasi perempuan dalam birokrasi. Satu dari tiga nama birokrat perempuan dirumorkan akan mendapatkan promosi signifikan ke posisi kepala dinas karena selama ini pejabat Eselon II dari kalangan perempuan hanya seorang.

Ketiga nama yang santer jadi bahan perbincangan tersebut adalah Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda, Tatiek Ratna Mustika, Kepala Bagian Umum Setda, Hj. Eva Nurafifah Latief serta Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Hj. Ria Apriani. Potensi promosi ini menandai langkah maju Kuningan dalam menciptakan komposisi kepemimpinan yang lebih inklusif. Perubahan struktural juga terjadi di level Eselon III. Sumber mengindikasikan bahwa banyak pejabat setingkat sekretaris dinas atau badan termasuk dari kepala bagian lingkup Setda, akan kembali ditugaskan sebagai Camat. Penempatan birokrat berpengalaman sebagai garda terdepan pelayanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi tata kelola dan mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno melalui Sekretaris, Dodi Sudiana ketika dikonfirmasi pelaksanaan mutasi paska tanggal 17 Desember 2025, membantahnya dengan jawaban singkat melalui via whatsapps (WA). "Gak," ucapnya. (4pi)

Komentar0

Type above and press Enter to search.