“Untuk seng diubah menjadi genteng, 1.000 persen saya setuju,” kata Pramono saat ditemui di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (03/02/2026).
Pramono menegaskan, seluruh arahan Presiden Prabowo akan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Namun demikian, ia belum merinci apakah kebijakan gentengisasi tersebut akan diterapkan dengan mengganti atap rumah-rumah di Jakarta yang masih menggunakan seng. “Yang pertama tentunya apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta kami akan tindak lanjuti,” ujar dia.
Selain itu, Pramono juga memastikan akan menjalankan instruksi Presiden untuk membersihkan jalan-jalan dari spanduk yang semrawut, termasuk di flyover. “Oh saya, arahan Bapak Presiden 1.000 persen pasti saya jalankan. Karena saya memang berkeinginan Jakarta akan menjadi lebih rapi, lebih bersih,” ucap Pramono.
Pramono juga akan menertibkan pedagang kaki lima yang menggunakan trotoar. “Saya meminta semua trotoar yang sekarang sedang dibangun di Jakarta, jangan trotoarnya selesai kemudian pedagang kaki lima dibiarkan untuk memanfaatkan trotoar itu. Yang seperti itu pasti akan saya tertibkan,” ucap dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan kepada para kepala daerah, salah satunya terkait gagasan proyek "gentengisasi". Prabowo menyoroti masih banyaknya rumah, terutama di kawasan perdesaan, yang menggunakan atap seng. Menurut dia, kondisi tersebut perlu diubah dengan mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah di seluruh wilayah Indonesia. Program ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam upaya pembersihan lingkungan dari sampah.
“Saya lihat saudara-saudara semua kota, hampir semua desa saya kira. Maaf ya banyak genteng dari seng," Ujar Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, yang disiarkan live, Senin (02/02/2026).
"Ini panas untuk penghuni, juga berkarat. Jadi tidak mungkin genteng dari seng. Saya tidak tahu industri aluminium dari mana,” tegasnya. Ia ingin semua rumah di Indonesia menggunakan atap genteng melalui sebuah gerakan nasional.
“Saya ingin semua atap (rumah) di Indonesia pakai genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi,” imbuh Prabowo.
Tak hanya itu, dalam gerakan Indonesia ASRI, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan kepada semua kepala daerah untuk menertibkan spanduk yang terpampang di jalan-jalan.
"Saya minta kepada kepala pemerintah ya tolong tertibkan iklan-iklan, spanduk-spanduk terlalu banyak. Kalau saya ke Balikpapan dan saya ke Banjarmasin hampir tidak berbeda, spanduk, spanduk, spanduk," Ucap Prabowo. "Kalau saya naik ke Hambalang, spanduk, spanduk, spanduk, ayam goreng. Pesan satu dapat satu free. Kenapa harus besar-besar sih? Turis datang enggak mau lihat spanduk. Bogor dulu kota paling indah, Bung Karno lebih senang di Bogor daripada di Jakarta. Dari dulu aku ingin tinggal di Bogor, akhirnya jadi presiden ya tinggal di Bogor," Kata Prabowo.
Prabowo mengeluhkan sudah terlalu banyak spanduk, baliho, dan iklan yang terpampang bebas di jalan. Dia meminta kepada kepala daerah untuk bicara dengan asosiasi pengusaha, seperti Kadin dan Hipmi, untuk menata ini dengan tidak terlalu berlebihan.(Put/Lif)
Komentar0