Agenda tersebut mencakup pengambilan sumpah dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga pejabat fungsional.
Undangan pelantikan telah beredar sejak Senin sore (23/02/2026). Ratusan pejabat dari eselon II, III, IV, serta jabatan fungsional masuk dalam daftar pengukuhan.
Kepala Bidang Pengembangan Karir dan Pengangkatan pada BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ahmad Rodi Sakho, membenarkan rencana tersebut.
Ia menyebutkan perombakan kali ini didominasi rotasi dan mutasi sebagai bagian dari penyegaran organisasi, bukan semata promosi jabatan.
“Ada ratusan yang akan diangkat. Ini rotasi dan mutasi, bukan hanya promosi,” ucapnya, Senin (23/02/2026).
Menurutnya, tidak seluruh pejabat eselon II akan mengalami pergeseran. Sebagian tetap dipertahankan sesuai kebutuhan organisasi dan evaluasi kinerja.
Sejumlah jabatan strategis yang selama ini kosong dipastikan akan terisi, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Sekretaris DPRD (Setwan), serta Direktur RSUD Waled.
Termasuk posisi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang cukup lama dijabat pelaksana tugas (Plt).
“DPKPP akan diisi. Walaupun proses hukum sebelumnya belum inkrah, kami sudah berkoordinasi dengan BKN,” ungkapnya.
Berikut Nama-nama Pejabat yang menduduki Posisi Strategis
Berdasarkan informasi yang berkembang, sejumlah nama diprediksi akan menempati posisi baru. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Hilman Firmansyah, disebut-sebut akan bergeser ke DPKPP.
Sementara posisi Kadishub kemungkinan diisi Dadang Raiman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperidagin).
Untuk jabatan Direktur RSUD Waled, dr Deni Wirhana Surjono yang saat ini menjabat Dokter Ahli Madya di RSUD Waled, disebut akan dipercaya memimpin rumah sakit tersebut.
Posisi Sekretaris DPRD diprediksi diisi Mira Indra Yulia yang sebelumnya menjabat Sekretaris Bapenda sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan.
Sementara itu Suhartono disebut akan mengisi jabatan Kepala Disperidagin, dan Fajar Sutrisno yang sebelumnya Sekretaris Diskominfo diproyeksikan memimpin Disbudpar.
Rotasi dan mutasi ini disebut sebagai bagian dari upaya optimalisasi kinerja birokrasi serta penguatan struktur organisasi pemerintahan daerah agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Afi/lif)
Kami DINAMIKANEWS.com akan selalu berkomitmen memberikan fakta, terpercaya bukan Rumor, dan berimbang. Mohon Dukungannya demi keberlanjutan Jurnalisme dengan menyajikan Fakta bukan Rumor dan nikmati kenyamanannya saat menikmati Berita Kami tanpa iklan melalui like, Gabung dan ikuti terus DINAMIKANEWS.com mulai dari sekarang.
Komentar0