TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

Kapolri Memprediksi Puncak Arus Mudik lebaran 2026 terjadi 2 Gelombang

Jakarta, DINAMIKANEWS.com
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, puncak arus mudik Lebaran atau Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Berdasarkan prediksi pemerintah, puncak arus mudik gelombang pertama akan terjadi pada 14 sampai 15 Maret 2026.

"Sementara gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026," ucap Sigit saat menyampaikan amanat dalam apel Operasi Ketupat di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (12/03/2026), dikutip dari siaran Youtube Kompas TV.

 Sedangkan puncak arus balik Lebaran juga diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret 2026 (Gelombang I) dan 28-29 Maret 2026 (Gelombang II).

"Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan kendaraan," Kata Sigit. Adapun pada periode libur Lebaran 2026, Polri memperkirakan pergerakan 143,9 juta orang selama libur Idul Fitri 1447 H.

Angka tersebut menurun dibandingkan dengan realisasi pada Lebaran 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. "Meski turun tipis dari tahun lalu, angka ini tetap dianggap sangat besar dan memerlukan penanganan khusus," ungkap Sigit.

Operasi Ketupat 2026

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait. Untuk mendukung pengamanan mudik, Polri juga menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu.

Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Selain pengamanan jalur mudik, aparat juga akan memfokuskan pengamanan terhadap 185.607 objek yang tersebar di berbagai wilayah, seperti masjid, lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri, obyek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara. "Pada kesempatan ini perlu saya tekankan kembali bahwa keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu mari kita terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas," Pungkas Sigit.(Lif/B4r)


Kami DINAMIKANEWS.com akan selalu berkomitmen memberikan fakta, terpercaya bukan Rumor, dan berimbang. Mohon Dukungannya demi keberlanjutan Jurnalisme dengan menyajikan Fakta bukan Rumor dan nikmati kenyamanannya saat menikmati Berita Kami tanpa iklan melalui like, Gabung dan ikuti terus DINAMIKANEWS.com mulai dari sekarang.

Komentar0

Type above and press Enter to search.