TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

Pram-Doel Lepas keberangkatan 774 Bus dan 34.000 Peserta Mudik Gratis di Monas

Jakarta, DINAMIKANEWS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melepas keberangkatan 744 unit bus Mudik Gratis di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/03/2026)

“Pada tahun ini, Program Pemerintah DKI Jakarta adalah "Mudik Gratis dari Jakarta untuk Keluarga". Tema ini mengingatkan pada kita semua bahwa mudik bukan hanya sekadar perjalanan pulang, tetapi momentum untuk merawat silaturahmi,” ujar Pramono saat dijumpai di Monas, Jakarta Pusat, Selasa.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Pram itu mengaku bersyukur program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta. Ia menyebutkan jumlah peserta pada 2026 naik 34%
sekitar 34.000 pemudik. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan dukungan 744 unit bus yang melayani rute di Pulau Jawa hingga Sumatera.

Ucapan Terima kasih kepada Mitra Kolaborator

Pramono menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan serta berbagai kolaborator yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut, termasuk DPRD Jakarta, PT Bank Jakarta, Baznas Bazis, PAM Jaya, Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol, dan PT Farcos Citra Internasional.

"Pada hari ini, Pemerintah Jakarta mengadakan program Mudik Lebaran tahun 2026 yang tadi sudah kami sampaikan bahwa jumlahnya kurang lebih 34.000 pemudik. Mengalami kenaikan 34% dibandingkan dengan tahun lalu," ucap Pramono setelah pelepasan peserta mudik.

Peserta mudik diberangkatkan menuju 20 kota dan kabupaten di enam provinsi, meliputi Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Jumlah bus yang diberangkatkan hari ini 744 bus. Kita juga memberangkatkan mudik orang yang naik motor dari Pulo Gadung pakai truk. Jumlahnya kurang lebih bolak-balik ada 388, atau nanti pulang pergi sekitar kurang lebih hampir 800-900 motor. Kenapa ini kami lakukan? Ini untuk memberikan keamanan, kenyamanan bagi para pemudik yang akan ke kampung halamannya masing-masing," Jelss Pramono.

Selain bus, pemerintah juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor menggunakan truk dari Pulo Gadung. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pemudik selama perjalanan.

Pramono berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

"Bagi para pemudik yang akan kembali ke kampung halamannya, mudah-mudahan mereka semua nyaman, aman, dan juga menikmati perjalanannya," harap Pramono.

Ia juga mengingatkan warga yang kembali ke Jakarta agar memiliki kesiapan, terutama dalam hal pekerjaan dan skil kemampuan.

"Kami Pemerintah Jakarta mengharapkan siapa pun yang akan kembali dan masuk Jakarta, Jakarta terbuka. Tetapi sekali lagi, orang yang datang ke Jakarta harapannya adalah orang yang dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan Pemerintah Jakarta saat ini ataupun dunia usaha yang ada di Jakarta. Karena kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu," Tegasnya. 

Pramono menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja. Pemerintah Provinsi Jakarta juga memastikan tidak akan ada operasi yustisia bagi warga yang datang untuk mencari penghidupan di ibu kota.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo juga melaporkan pelaksanaan mudik gratis pada Senin, 16 Maret 2026, berupa pemberangkatan truk pengangkut sepeda motor sebanyak 388 unit dari terminal Pulo Gadung menuju lima kota tujuan di Pulau Jawa.

Sementara pada Selasa, diberangkatkan peserta mudik gratis menuju 20 kota tujuan yang tersebar di enam provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.

“Jumlah armada yang disiapkan pada layanan mudik dan balik gratis tahun ini sebanyak 744 unit bus, di mana sebanyak 660 bus merupakan anggaran dari APBD dan 83 bus merupakan CSR, BUMD, dan swasta di Jakarta,” jelas Syafrin.

Lebih lanjut, dia merinci dalam program tersebut, dialokasikan 400 unit bus untuk arus mudik dengan kapasitas penumpang 18.813 penumpang dan arus balik sebanyak 344 bus dengan kapasitas 16.199 penumpang.

Dengan demikian, total jumlah penumpang yang diangkut pada program mudik dan balik gratis tahun ini sebanyak 35.012 orang.

Selain keberangkatan bus program Mudik Gratis, dia mengatakan ada pula bantuan dari Baznas Bazis DKI Jakarta berupa enam unit bus bagi penyandang disabilitas.

“Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan perjalanan, seluruh armada yang digunakan dalam program mudik gratis tahun 2026 telah dilakukan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check. Demikian pula dengan pramudi, dilakukan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif,” Pungkas Syafrin.(B4r/Lif) 

Kami DINAMIKANEWS.com akan selalu berkomitmen memberikan fakta, terpercaya bukan Rumor, dan berimbang. Mohon Dukungannya demi keberlanjutan Jurnalisme dengan menyajikan Fakta bukan Rumor dan nikmati kenyamanannya saat menikmati Berita Kami tanpa iklan melalui like, Gabung dan ikuti terus DINAMIKANEWS.com mulai dari sekarang.

Komentar0

Type above and press Enter to search.