TpG5GSM5GfO7GpdlTpW0TUdpBY==

Anggota DPRD Josephine Simanjuntak Menerima Keluhan para Driver Ojol Perempuan soal Sistem Pendidikan Anak dan Perlindungan Sosial

Jakarta, DINAMIKANEWS.com -- Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menerima aspirasi para janda yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) di Posko Josephine Simanjuntak, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa (30/06/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri pengemudi ojol perempuan dari berbagai komunitas, antara lain OSR, Sulit Rawamangun, Lady Bikers, KOK, DLI, dan Korwil Timur.

“Saya akan bantu persoalan dari ibu-ibu sebagai driver ojol. Aspirasi ini akan saya perjuangkan agar mendapat perhatian dari pemerintah,” ucap Josephine dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dalam dialog Pertemuan tersebut, mereka menyampaikan berbagai keluhan dan persoalan yang mereka hadapi sebagai orang tua tunggal sekaligus tulang punggung keluarga. Keluhan yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan sulitnya memenuhi kebutuhan pendidikan anak, belum meratanya akses bantuan sosial, serta pendapatan yang tidak menentu.

Menurut Josephine, perempuan sebagai kepala keluarga yang bekerja di sektor informal, termasuk pengemudi ojol, sangat membutuhkan perhatian lebih melalui program perlindungan sosial, bantuan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Disini Negara harus hadir untuk memastikan anak-anak mereka tetap memperoleh akses pendidikan yang layak dan para ibu memiliki kesempatan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” imbuh dia.

Persoalan yang dihadapi para pengemudi ojol perempuan juga menjadi perhatian berbagai penelitian.

Diketahui riset Konde.co yang dilakukan di sembilan kota pada 2025 menunjukkan sekitar 20 persen pengemudi ojol merupakan perempuan.

Dari jumlah responden yang diteliti, 40 persen berstatus cerai, sehingga banyak yang menjadi kepala keluarga sekaligus penanggung nafkah utama bagi keluarganya. 

Mayoritas bekerja 9–12 jam per hari, bahkan sebagian lebih dari 12 jam, namun 73,3 persen mengaku hanya memperoleh pendapatan bersih di bawah Rp100 ribu per hari.

Selain itu, banyak pengemudi ojol perempuan memilih profesi tersebut karena sulit memperoleh pekerjaan formal dan membutuhkan fleksibilitas waktu untuk tetap mengurus keluarga. Namun, mereka tetap menghadapi risiko kecelakaan kerja, pendapatan yang rendah, serta minimnya perlindungan sosial.

Josephine pun menegaskan seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan masukan untuk diperjuangkan melalui DPRD DKI Jakarta, terutama terkait perluasan bantuan pendidikan bagi anak-anak pengemudi ojol, peningkatan akses perlindungan sosial, dan program pemberdayaan ekonomi bagi perempuan kepala keluarga.(Prim/Lif)


Kami DINAMIKANEWS.com akan selalu berkomitmen memberikan fakta, terpercaya bukan Rumor, dan berimbang. Mohon Dukungannya demi keberlanjutan Jurnalisme dengan menyajikan Fakta bukan Rumor dan nikmati kenyamanannya saat menikmati Berita Kami tanpa iklan melalui like, Share, Gabung dan ikuti terus Link Berita DINAMIKANEWS.com mulai dari sekarang.

Komentar0

Type above and press Enter to search.